earth bending - water bending - fire bending - wind bending

10.10.2009

berbaik sangka

. 10.10.2009


Siapa yang tahu maksud Alloh ?*

Assalaamu'alaikum wR.wB.

Semoga bermanfaat :)

Wassalaamu'alaikum wR.wB.


Dwitas
----------------

Rasulullah pada suatu waktu pernah berkisah. Pada zaman sebelum
kalian, pernah ada seorang raja yang amat dzalim. Hampir setiap orang
pernah merasakan ke zalimannya itu.

Pada suatu ketika, raja zalim ini tertimpa penyakit yang sangat
berat. Maka seluruh tabib yang ada pada kerajaan itu dikumpulkan.
Dibawah ancaman pedang, mereka disuruh untuk menyembuhkannya. Namun
sayangnya tidak ada satu tabib pun yang mampu menyembuhkannya. Hingga
akhirnya ada seorang Rahib yang mengatakan bahwa penyakit sang raja
itu hanya dapat disembuhkan dengan memakan sejenis ikan tertentu,
yang sayangnya saat ini bukanlah musimnya ikan itu muncul ke
permukaan.

Betapa gembiranya raja mendengar kabar ini. Meskipun raja
menyadari bahwa saat ini bukanlah musim ikan itu muncul ke permukaan
namun disuruhnya juga semua orang untuk mencari ikan itu. Aneh bin
ajaib.... walaupun belum musimnya, temyata ikan itu sangatlah mudah
ditemukan. Sehingga akhirnya sembuhlah raja itu dari penyakitnya.

Di lain waktu dan tempat, ada seorang raja yang amat terkenal
kebijakannya. Ia sangat dicintai oleh rakyatnya. Pada suatu ketika,
raja yang bijaksana itu jatuh sakit. Dan ternyata kesimpulan para
tabib sama, yaitu obatnya adalah sejenis ikan tertentu yang saat ini
sangat banyak terdapat di permukaan laut. Karena itu mereka sangat
optimis rajanya akan segera pulih kembali. Tapi apa yang terjadi ?
Ikan yang seharusnya banyak dijumpai di permukaan laut itu, tidak ada
satu pun yang nampak..! Walaupun pihak kerajaan telah mengirimkan
para ahli selamnya, tetap saja ikan itu tidak berhasil diketemukan.
Sehingga akhirnya raja yang bijaksana itu pun mangkat...

Dikisahkan para malaikat pun kebingungan dengan kejadian itu.
Akhirnya mereka menghadap Tuhan dan bertanya, "Ya Tuhan kami, apa
sebabnya Engkau menggiring ikan-ikan itu ke permukaan sehingga raja
yang zalim itu selamat; sementara pada waktu raja yang bijaksana itu
sakit, Engkau menyembunyikan ikan-ikan itu ke dasar laut sehingga
akhirnya raja yang baik itu meninggal?" Tuhan pun berfirman, "Wahai
para malaikat-Ku, sesungguhnya raja yang zalim itu pernah berbuat
suatu kebaikan. Karena itu Aku balas kebaikannya itu, sehingga pada
waktu dia datang menghadap-Ku, tidak ada lagi kebaikan sedikitpun
yang dibawanya. Dan Aku akan tempatkan ia pada neraka yang paling
bawah ! Sementara raja yang baik itu pernah berbuat salah kepada-Ku,
karena itu Aku hukum dia dengan menyembunyikan ikan-ikan itu,
sehingga nanti dia akan datang menghadap-Ku dengan seluruh
kebaikannya tanpa ada sedikit pun dosa padanya, karena hukuman atas
dosanya telah Kutunaikan seluruhnya di dunia!"

Kita dapat mengambil beberapa pelajaran dari kisah bersayap
ini. Pelajaran pertama adalah: Ada kesalahan yang hukumannya langsung
ditunaikan Allah di dunia ini juga; sehingga dengan demikian di
akhirat nanti dosa itu tidak diperhitungkan-Nya lagi. Keyakinan hal
ini dapat menguatkan iman kita bila sedang tertimpa musibah.

Pelajaran kedua adalah: Bila kita tidak pernah tertimpa musibah,
jangan terlena. Jangan-jangan Allah 'menghabiskan' tabungan kebaikan
kita. Keyakinan akan hal ini dapat menjaga kita untuk tidak terbuai
dengan lezatnya kenikmatan duniawi sehingga melupakan urusan ukhrowi.
Pelajaran ketiga adalah: Musibah yang menimpa seseorang belum
tentu karena orang itu telah berbuat kekeliruan. Keyakinan ini akan
dapat mencegah kita untuk tidak berprasangka buruk menyalahkannya,
justru yang timbul adalah keinginan untuk membantu meringankan
penderitaannya.
Pelajaran keempat adalah: Siapa yang tahu maksud Allah ?

*di quote dari INFOTEX FORUM



Rasulullah pada suatu waktu pernah berkisah. Pada zaman sebelum
kalian, pernah ada seorang raja yang amat dzalim. Hampir setiap orang
pernah merasakan ke zalimannya itu.

Pada suatu ketika, raja zalim ini tertimpa penyakit yang sangat
berat. Maka seluruh tabib yang ada pada kerajaan itu dikumpulkan.
Dibawah ancaman pedang, mereka disuruh untuk menyembuhkannya. Namun
sayangnya tidak ada satu tabib pun yang mampu menyembuhkannya. Hingga
akhirnya ada seorang Rahib yang mengatakan bahwa penyakit sang raja
itu hanya dapat disembuhkan dengan memakan sejenis ikan tertentu,
yang sayangnya saat ini bukanlah musimnya ikan itu muncul ke
permukaan.

0 komentar:

 
Namablogkamu is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com | Distributed by Blogger Templates