<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1371000015272472145</id><updated>2011-11-17T07:23:37.954+07:00</updated><category term='home'/><category term='university of theology'/><category term='Free Forum Powered by Nabble'/><category term='amma'/><category term='kesehatan'/><category term='Muhammad Al Idsa'/><category term='2006-2008 Mario Teguh Super Talk'/><title type='text'>miska Library</title><subtitle type='html'>NoRTH DISCUSsION GRoUP</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://amma06.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amma06.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>muhammad al Idsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15114300583919009618</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/SY2Uf1iBkPI/AAAAAAAAAQ0/74XOnOO9Y98/S220/Aang.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>147</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1371000015272472145.post-3236700157789980702</id><published>2010-05-02T22:42:00.000+07:00</published><updated>2010-05-02T22:43:53.073+07:00</updated><title type='text'>penciptaan manusia</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KONSEP MANUSIA BERKUALITAS MENURUT AL-QUR'AN DAN UPAYA PENDIDIKAN Hujair AH. Sanaky&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Pendahuluan Berbicara dan berdiskusi tentang manusia selalu menarik. Karena selalu menarik, maka masalahnya tidak pernah selesai dalam artia tuntas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembicaraan mengenai makhluk psikofisik ini laksana suatu permainan yang tidak pernah selesai. Selalu ada saja pertanyaan mengenai manusia (Rif'at Syauqi Nawawi, 1996 : 1). Manusia merupakan makhluk yang paling&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menakjubkan, makhluk yang unik multi dimensi, serba meliputi, sangat terbuka, dan mempunyai potensi yang agung. Timbul pertanyaaan siapakah manusia itu? Pertanyaan ini nampaknya amat sederhana, tetapi tidak mudah memperoleh jawaban yang tepat. Biasanya orang menjawab pertanyaan tersebut menurut latar belakangnya, jika seseorang yang menitik beratkan pada kemampuan manusia berpikir, memberi pengertian manusia adalah "animal rasional", "hayawan nathiq" "hewan berpikir". Orang yang menitik beratkan pada pembawaan kodrat manusia hidup bermasyarakat, memberi pengertian manusia adalah "zoom politicon", "homo socius", "makhluk sosial". Orang yang menitik beratkan pada adanya usaha manusia untuk mencukupi kebutuhan hidup, memberi pengertian manusia adalah "homo economicus", "makhluk ekonomi". Orang yang menitik beratkan pada&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;keistimewaan manusia menggunakan simbul-simbul, memberi pengertian manusia adalah "animal symbolicum". Orang yang memandang manusia adalah makhluk yang selalu membuat bentuk-bentuk baru dari bahan-bahan alam untuk mencukupkan kebutuhan hidupnya, memberi pengertian manusia adalah "homo faber", [Ahmad Azhar Basyir, 1984 : 7] dan seterusnya. Al-Qur'an, mendudukan manusia sebagai makhluk ciptaan Allah berupa jasmani dan rohani. Al-Qur'an memberi acuan konseptual yang sangat mapan dalam memberi pemenuhan kebutuhan jasmani dan ruhani agar manusia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berkembang secara wajar dan baik. Al-Qur'an memberi keterangan tentang manusia dari banyak seginya, untuk menjawab pertanyaan siapakan manusia itu?. Dari ayat-ayat Qur’an tersebut, dapat disimpulkan bahwa manusia adalah makhluk fungsional yang bertanggungjawab, pada surat al-Mu'minun ayat 115 Allah bertanya kepada manusia sebagai berikut : "Apakah kamu mengira&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bahwa kami menciptakan kamu sia-sia, dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?" Dari ayat ini, menurut Ahmad Azhar Basyir, terdapat tiga penegasan Allah yaitu [1] manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan, [2] manusia diciptakan tidak sia-sia, tetapi berfungsi, dan [3] manusia akhirnya akan dikembalikan kepada Tuhan, untuk mempertanggungjawabkan semua perbuatan yang dilakukan pada waktu hidup di dunia ini, dan perbuatan itu tidak lain adalah realisasi daripada fungsi manusia itu sendiri. Manusia diciptakan Allah sebagai makhluk berpribadi, sebagai makhluk yang hidup bersama-sama dengan orang lain, sebagai makhluk yang hidup di tengah-tengah alam dan sebagai makhluk yang diciptakan dan diasuh oleh Allah. Manusia sebagai makhluk berpribadi, mempunyai fungsi terhadap diri pribadinya. Manusia sebagai anggota masyarakat mempunyai fungsi terhadap masyarakat. Manusia sebagai makhluk yang hidup di tengah-tengah alam, berfungsi terhadap alam. Manusia sebagai makhluk yang diciptakan dan diasuh, berfungsi terhadap yang menciptakan dan yang mengasuhnya. Selain itu manusia sebagai makhluk pribadi terdiri dari kesatuan tiga unsur yaitu : unsur perasaan, unsur akal, dan unsur jasmani [Ahmad Azhar Basyir, 1984 : 7-8]. Untuk mengaktualisasikan potensi di atas, dibutuhkan kemampuan dan kualitas manusia yaitu kualitas iman, kualitas ilmu pengetahuan, dan kualitas amal saleh untuk mampu mengolah dan mengfungsikan potensi yang diberikan Allah kepada manusia tersebut. Berdasarkan permasalahan yang dikemukakan di atas, maka makalah ini lebih difokuskan pada pembahasan manusia berkualitas menurut al-Qur'an, dengan menyoroti konsep manusia, fungsi manusia, dan manusia berkualitas menurut al-Qur'an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Konsep Manusia dalam al-Qur'an Dalam al-Qur'an, ada tiga kata yang digunakan untuk menunjukkan arti manusia, yaitu kata insan, kata basyar dan kata Bani Adam. Kata insan dalam alQur'an dipakai untuk manusia yang tunggal, sama seperti ins. Sedangkan untuk jamaaknya dipakai kata an-nas, unasi, insiya, anasi. Adapun kata basyar dipakai untuk tunggal dan jamak. Kata insan yang berasal dari kata al-uns, anisa, nasiya dan anasa, maka dapatlah dikatakan bahwa kata insan menunjuk suatu pengertian adanya kaitan dengan sikap, yang lahir dari adanya kesadaran penalaran [Musa Asy'arie, 1992 : 22]. Kata insan digunakan al-Qur'an untuk menunjukkan kepada manusia dengan seluruh totalitasnya, jiwa dan raga. Manusia yang berbeda antara seseorang dengan yang lain adalah akibat perbedaan fisik, mental, dan kecerdasan [M.Quraish Shihab, 1996 : 280]. Kata insan jika dilihat dari asalnya nasiya yang artinya lupa, menunjuk adanya kaitan dengan kesadaran diri. Untuk itu, apabila manusia lupa terhadap seseuatu hal, disebabkan karena kehilangan kesadaran terhadap hal tersebut. Maka dalam kehidupan agama, jika seseorang lupa sesuatu kewajiban yang seharusnya dilakukannya, maka ia tidak berdosa, karena ia kehilangan kesadaran terhadap kewajiban itu. Tetapi hal ini berbeda dengan seseorang yang sengaja lupa terhadap sesuatu kewajiban. Sedangkan kata insan untuk penyebutan manusia yang terambil dari akar kata al-uns atau anisa yang berarti jinak dan harmonis, (Musa Asy'arie, 1996 : 20) karena manusia pada dasarnya dapat menyesuaikan dengan realitas hidup dan lingkungannya. Manusia mempunyai kemampuan adaptasi yang cukup tinggi, untuk dapat menyesuaikan diri dengan perubahan yang terjadi dalam kehidupannya, baik perubahan sosial maupun alamiah. Manusia menghargai tata aturan etik, sopan santun, dan sebagai makhluk yang berbudaya, ia tidak liar baik secara sosial maupun alamiah. Kata basyar dipakai untuk menyebut semua makhluk baik laki-laki ataupun perempuan, baik satu ataupun banyak. Kata basyar adalah jamak dari kata basyarah yang berarti kulit. "Manusia dinamai basyar karena kulitnya tampak jelas, dan berbeda dengan kulit binatang yang lain". Al-Qur'an menggunakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kata ini sebanyak 36 kali dalam bentuk tunggal dan sekali dalam bentuk mutsanna [dual] untuk menunjukkan manusia dari sudut lahiriyahnya serta persamaannya dengan manusia seluruhnya. Karena itu Nabi Muhammad SAW diperintahkan untuk menyampaikan bahwa "Aku adalah basyar (manusia) seperti kamu yang diberi wahyu [QS. al-Kahf (18): 110]. Di sisi lain diamati bahwa banyak ayat-ayat al-Qur'an yang menggunakan kata basyar yang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mengisyaratkan bahwa proses kejadian manusia sebagai basyar, melalui tahapan-tahapan sehingga mencapai tahapan kedewasaan. Firman allah [QS.alRum (3) : 20] "Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya [Allah] menciptakan kamu dari tanah, ketika kamu menjadi basyar kamu bertebaran". Bertebaran di sini bisa diartikan berkembang biak akibat hubungan seks atau bertebaran mencari rezki [M.Quraish Shihab,1996 : 279]. Penggunaan kata basyar di sini "dikaitkan dengan kedewasaan dalam kehidupan manusia, yang menjadikannya mampu memikul tanggungjawab. Dan karena itupula, tugas kekhalifahan dibebankan kepada basyar [perhatikan QS alHijr (15) : 28], yang menggunakan kata basyar, dan QS. al-Baqarah (2) : 30 yang menggunakan kata khalifah, yang keduanya mengandung pemberitahuan Allah kepada malaikat tentang manusia [M.Quraish Shihab,1996 : 280]. Musa Asy'arie [1996 : 21], mengatakan bahwa manusia dalam pengertian basyar tergantung sepenuhnya pada alam, pertumbuhan dan perkembangan fisiknya tergantung pada apa yang dimakan. Sedangkan manusia dalam pengertian insan mempunyai pertumbuhan dan perkembangan yang sepenuhnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tergantung pada kebudayaan, pendidikan, penalaran, kesadaran, dan sikap hidupnya. Untuk itu, pemakaian kedua kata insan dan basyar untuk menyebut manusia mempunyai pengertian yang berbeda. Insan dipakai untuk menunjuk pada kualitas pemikiran dan kesadaran, sedangkan basyar dipakai untuk menunjukkan pada dimensi alamiahnya, yang menjadi ciri pokok manusia pada umumnya, makan, minum dan mati. Dari pengertian insan dan basyar, manusia merupakan makhluk yang dibekali Allah dengan potensi fisik maupun psihis yang memiliki potensi untuk berkembang. Al-Qur'an berulangkali mengangkat derajat manusia dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berulangkali pula merendahkan derajat manusia. Manusia dinobatkan jauh mengungguli alam surga, bumi dan bahkan para malaikat. Allah juga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menetapkan bahwa manusia dijadikan-Nya sebagai makhluk yang paling sempurna keadaannya dibandingkan dengan makhluk-makhluk lain [Q.S.95 :4]. Allah sendirilah yang menciptakan manusia yang proporsional [adil] susunannya [Q.S.82:7]. Abdurrahman An-Nahlawi [1995], mengatakan manusia menurut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pandangan Islam meliputi : [1] Manusia sebagai makhluk yang dimuliakan, artinya Islam tidak memposisikan manusia dalam kehinaan, kerendahan atau tidak berharga seperti binatang, benda mati atau makhluk lainnya [QS..al-Isro: 70 dan al-Hajj : 65]. [2] Manusia sebagai makhluk istimewa dan terpili. Salah satu anugrah Allah yang diberikan kepada manusia adalah menjadikan manusia mampu membedakan kebaikan dan kejahatan atau kedurhakaan dari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ketakwaan. Ke dalam naluri manusia, Allah menanamkan kesiapan dan kehendak untuk melakukan kebaikan atau keburukan sehingga manusia mampu memilih jalan yang menjerumuskannya pada kebinasaan. Dengan jelas Allah menyebutkan bahwa dalam hidupnya, manusia harus berupaya menyucikan, mengembangkan dan meninggalkan diri agar manusia terangkat dalam keutamaan [Q.S.as-Syam: 7-10]. [3] Manusia sebagai makhluk yang dapat dididik. Allah telah melengkapi manusia dengan kemampuan untuk belajar, dalam surat al-Alaq : 3 dan 5, Allah telah menganugrahi manusia sarana untuk belajar, seperti penglihatan, pendengaran dan hati. Dengan kelengkapan sarana belajar tersebut, Allah selalu bertanya kepada manusia dalan firman-Nya "afala ta'kilun", “afala tata fakkarun", dan lain-lain pertanyaan Allah kepada manusia yang menunjukkan manusia mempunyai potensi untuk belajar. Al-Qur'an menggambarkan manusia sebagai makhluk pilihan Tuhan, sebagai khalifah-Nya di muka bumi, serta sebagai makhluk semi-samawi dan semi duniawi, yang di dalam dirinya ditanamkan sifat-sifat : mengakui Tuhan, bebas, terpercaya, rasa tanggungjawab terhadap dirinya maupun alam semesta; serta karunia keunggulan atas alam semesta, lagit dan bumi. Manusia dipusakai dengan kecenderungan jiwa ke arah kebaikan maupun kejahatan. Kemaujudan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mereka dimulai dari kelemahan dan ketidakmampuan, yang kemudian bergerak ke arah kekuatan. Tetapi itu tidak akan menghapuskan kegelisahan psikis mereka, kecuali jika mereka dekat dengan Tuhan dan selalu mengingat-Nya [Rif'at Syauqi Nawawi, 2000 : 11]. Selain itu, al-Qur'an juga menyebutkan sifat-sifat kelemahan dari manusia. Manusia banyak dicela, manusia dinyatakan luar biasa keji dan bodoh. Qur'an mencela manusia disebabkan kelalaian manusia akan kemanusiaannya, kesalahan manusia dalam mempersepsi dirinya, dan kebodohan manusia dalam memanfaatkan potensi fitrahnya sebagai khalifah Allah di muka bumi ini. Manusia dicela karena kebanyakan dari mereka tidak mau melihat kebelakang (al'aqiba), tidak mau memahami atau tidak mencoba untuk memahami tujuan hidup jangka panjang sebagai makhluk yang diberi dan bersedia menerima amanah. Manusia tidak mampu memikul amanah yang diberikan Allah kepadanya, maka manusia bisa tak lebih berarti dibandingkan dengan setan dan binatang buas sekalipun - derajat manusia direndahkan - Firman Allah QS. alAhzab : 72 :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatirkan menghianatinya, dan dipukullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh". Selanjutnya dalam firman Allah : QS. at-Tiin (95) : 5-6 : "Kemudian Kami [Allah] kembalikan dia [manusia] ke kondisi paling rendah", kecuali mereka yang beriman kepada Allah dan beramal saleh". Selain itu al-Qur'an juga mengingat manusia yang tidak menggunakan potensi hati, potensi mata, potensi telinga, untuk melihat dan mengamati tanda-tanda kekuasaan Allah. Pernyataan ini ditegaskan dalam firman Allah QS. al-A'raf : 179 sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sesungguhnya Kami Jadikan untuk [isi neraka Jahanam] kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakan untuk memahami [ayat-ayat Allah] dan mereka mempunyai mata [tetapi] tidak dipergunakan untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga [tetapi] tidak dipergunakannya untuk mendengarkan (ayatayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai". Untuk itu, manusia yang diciptakan Allah sebagai makhluk yang paling canggih, mampu menggunakan potensi yang dimilikinya dengan baik, yaitu mengaktualisasikan potensi iman kepada Allah, menguasai ilmu pengetahuan, dan melakukan aktivitas amal saleh, maka manusia akan menjadi makhluk yang paling mulia dan makhluk yang berkualitas di muka bumi ini seseuai dengan rekayasa fitrahnya. C. Fungsi Manusia Menurut al-Qur'an Dalam al-Qur'an, manusia berulang kali diangkat derajatnya karena aktualisasi jiwanya secara posetif. Al-Qur'an mengatakan bahwa manusia itu pada prinsipnya condong kepada kebenaran (hanief) sebagai fitrah dasar manusia. Allah menciptakan manusia dengan potensi kecenderungan, yaitu cenderung kepada kebenaran, cenderung kepada kebaikan, cenderung kepada keindahan, cenderung kepada kemulian, dan cenderung kepada kesucian. Firman Allah [QS. ar-Ruum (30) : 30], sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Allah), tetaplah atas fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. [Itulah] agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui" [ QS. 30 : 30]. Manusia juga diciptakan sebagai makhluk berpribadi yang memiliki tiga unsur padanya, yaitu unsur perasaan, unsur akal (intelektua), dan unsur jasmani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga unsur ini berjalan secara seimbang dan saling terkait antara satu unsur dengan unsur yang lain. William Stren, mengatakan bahwa manusia adalah Unitas yaitu jiwa dan raga merupakan suatu kesatuan yang tak terpisahkan dalam bentuk dan perbuatan. jika jiwa terpisah dari raga, maka sebutan manusia tidak dapat dipakai dalam arti manusia yang hidup. Jika manusia berbuat, bukan hanya raganya saja yang berbuat atau jiwanya saja, melainkan keduanya sekaligus. Secara lahiriyah memang raganya yang berbuat yang tampak melakukan perbuatan, tetapi perbuatan raga ini didorong dan dikendalikan oleh jiwa [Sukirin, 1981 : 17-18]. Jadi unsur yang terdapat dalam diri pribadi manusia yaitu rasa, akal, dan badan harus berjalan seimbang, apabila tidak maka manusia akan berjalan pincang. Sebagai contoh : apabila manusia yang hanya menitik beratkan pada memenuhi fungsi perasaannya saja, maka ia akan terjerumus dan tergelan dalam kehidupan spritualistis saja, fungsi akal dan kepentingan jasmani menjadi tidak penting. Apabila manusia hanya menitik beratkan pada fungsi akal [intelektual] saja, akan terjerumus dan tenggelam dalam kehidupan yang rasionalistis, yaitu hanya hal-hal yang dapat diterima oleh akal itulah yang dapat diterima kebenarannya. Hal-hal yang tidak dapat diterima oleh akal, merupakan hal yang tidak benar. Sedangkan pengalaman-pengalaman kejiwaan yang irasional hanya dapat dinilai sebagai hasil lamunan [ilusi] semata-mata. Selain perhatian yang terlalu dikonsentrasikan pada hal-hal atau kebutuhan jasmani atau badaniah, cenderung kearah kehidupan yang meterialistis dan positivistis. Maka Al-Qur'an memberikan hudan kepada manusia, yaitu mengajarkan agar adanya keseimbangan antara unsur-unsur tersebut, yaitu unsur perasaan terpenuhi kebutuhannya, unsur akal juga terpenuhi kebutuhannya, demikian juga unsur jasmani terpenuhi kebutuhannya [Ahmad Azhar Basyir, 1984 : 8]. Berbicara tentang fungsi manusia menurut al-Qur'an, apabila&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;memperhatikan surah al-Mukminun : ayat 115 yang dikemukan pada pendahuluan di atas, dapat ditemukan dalam konteks ayat tersebut, bahwa "manusia adalah makhluk fungsional dan bertanggungjawab". Artinya manusia berfungsi terhadap diri pribadinya, berfungsi terhadap masyarakat, berfungsi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terhadap lingkungan, dan berfungsi terhadap Allah Sang Pencipta Manusia. Fungsi manusia dapat dijabarkan sebagai berikut : 1. Fungsi Manusia Terhadap Diri Pribadi Manusia pribadi terdiri dari kesatuan unsur jasmani dan rohani, unsur rohani terdiri dari cipta (akal), rasa dan karsa. Unsur yang ada pada diri pribadi manusia merupakan kesatuan, meskipun masing-masing berbeda, tetapi tidak dapat dipisahkan satu dari yang lain. Unsur "cipta (akal) meliputi pengamatan, ingatan, pikiran dan sebagainya. Unsur rasa terdiri dari perasaan jasmani meliputi sakit, enak, lapar, kenyang, dan sebagainya. Perasaan rohani meliputi perasaan keindahan, kesusilaan, keagamaan, sosial, harga diri, dan keilmuan. Unsur karsa terdiri dari kemauan, cita-cita, keinginan, refleks, instink dan sebagainya (Sukirin, 1981 : 20). Dengan mengetahui unsur tersebut, jika ingin memahami tingkah laku manusia, harus melihat atau meninjaunya secara total, karena manusia merupakan suatu kesatuan jiwa dan raganya; tingkah laku atau perbuatannya adalah pencerminan dari kegiatan jiwa dan raganya. Fungsi manusia terhadap diri pribadi yaitu memenuhi kebutuhankebutuhan unsur-unsur tersebut secara menyeluruh agar kebutuhan pribadi tetap terjaga. Unsur jasmani yang memerlukan makan-minum, pakaian, tempat tinggal, kesehatan dan sebagainya dipenuhi dengan sebaik-baiknya. Akal yang merupakan salah satu segi unsur rohani kita bertabiat suka berpikir. Tabiat suka berpikir akan dipenuhi dengan berbagai macam ilmu pengetahuan yang berguna bagi hidup manusia. Rasa yang juga merupakan salah satu segi unsur rohani yang selalu merindukan keindahan, kebenaran, keadilan dan sebagainya itu kita penuhi pula kebutuhannya dengan berbagai keseniaan yang sehat, hidup dengan pedoman yang benar, berlaku adil dan sebagainya [Ahmad Azhar Basyir, 1985 : 4]. Perasaan yang rindu kepada kebaikan diisi dengan nilai-nilai moral, perasaan yang rindu kepada keindahan diisi dengan nilai-nilai senibudaya, perasaan yang rindu kepada kemuliaan diisi dengan taqwa, perasaan yang rindu kepada kesucian diisi dengan usaha-usaha meninggalkan sifat-sifat tercela, seperti dengki, takabbur, aniaya dan sebagainya (Ahmad Azhar Basyir, 1984 : 8), kebutuhan tersebut dipenuhi dengan sebaik-baiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehendak yang merupakan unsur rohani terpenting bagi manusia dalam usaha meningkatkan hidup dan kehidupannya harus selalu dihidupkan, jangan jangan sampai terjangkit penyakit malas yang akan mematikan unsur kehendak manusia. Kematian kehendak berarti kematian makna hidup bagi manusia. Suka menangguhkan pekerjaan yang semistinya dapat dan sempat diselesaikan segera akan mengakibatkan kemalasan, yang berarti kemalasan kehendak [Ahmad Azhar Basyir, 1985 : 5]. Dalam memenuhi unsur-unsur jasmani dan rohani, harus dijaga jangan sampai terjadi saling bertentangan satu dengan lainnya. Pertentangan yang terjadi dalam diri manusia akan mengakibatkan kegoncangan-kegoncangan, akhirnya manusia akan stres, labil, tidak tenang. Apabila sudah terjadi stres, labil, dan tidak tenang pada diri manusia, maka manusia akan mencoba mencari jalan keluar untuk mengobati dirinya, dan kadang-kadang alternatif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pengobatannya tidak sesuai dengan norma-norma ajaran agama. 2. Fungsi Manusia Terhadap Masyarakat Manusia sebagai makhluk sosial berfungsi terhadap masyarakatnya. Fungsi manusia terhadap masyarakat ditegakan atas dasar rasa yang tertanam dalam bahwa umat manusia merupakan keluarga besar, berasal dari satu keturunan Adam dan Hawa, dan dijadikan Allah berbangsa-bangsa dan bersukusuku agar mereka saling interaksi untuk saling mengenal, tolong menolong dalan berbuat kebaikan dan bertaqwa. Antara sesama manusia tidak terdapat perbedaan tinggi rendah martabat kemanusiaannya. Perbedaannya martabat manusia hanyalah terletak pada aktivitas amal perbuatannya dan rasa ketaqwaan kepada Allah. Firman Allah, QS. al-Hujarat : 13, Allah mengajarkan kepada manusia sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hai manusia, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, dan telah kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling mengenal. Sesungguhnya orang paling mulia di antara kamu di hadirat Allah ialah orang yang paling taqwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal" [QS.al-Hujarat: 13]. Dari ayat ini dapat diketahui bahwa manusia adalah makhluk individual, makhluk relegius, dan makhluk sosial. "Sebagai makhluk individual manusia mempunyai dorongan untuk kepentingan pribadi, sebagai makhluk relegi manusia mempunyai dorongan untuk mengadakan hubungan dengan kekuatan di luarnya [Allah], adanya hubungan yang bersifat vertikal, dan sebagai makhluk sosial manusia mempunyai dorongan untuk berhubungan dengan manusia yang laiannya", ...maka kemudian terbentuklah kelompok-kelompok masyarakat [Bimo Walgito, 1987 : 41]. Fungsi manusia terhadap masyarakat terbangun atas dasar sifat sosial yang dimiliki manusia, yaitu adanya kesedian untuk selalu melakukan interaksi dengan sesamanya. Ditegaskan dalam al-Qur'an bahwa manusia selalu mengadakan hubungan dengan Tuhannya dan juga mengadakan hubungan dengan sesama manusia. Kesedian untuk memperhatikan kepentingan orang lain, dalam hal ini adalah tolong menolong. Hal ini ditegaskan dalam al-Qur'an surat al-Maidah ayat 2, sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan tolong menolong-menolong kamu dalam (mengerjakan) kebaikan dan taqwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran". 3. Fungsi Manusia Terhadap Alam dan Lingkungan Fungsi manusia terhadap alam adalah bagaimana manusia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;memanfaatkan potensi alam untuk mencukupkan kebutuhan hidup manusia. Banyak ayat-ayat al-Qur'an yang menegaskan bahwa segala sesuatu di langit dan dibumi ditundukan Allah kepada manusia untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia sendiri [QS.al-Jatsiyah:13]. Laut, sungai, matahari, bulan, siang dan malam dijadikan sebagai sarana kemakmuran hidup manusia [QS. Ibrahim : 3234]; binatang ternak diciptakan Allah untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia [QS. an-Nahl : 5] ; laut ditundukkan kepada manusia sebagai sarana komunikasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan untuk digali dan dimanfaatkan kekayaannya [QS. Fathir:12 dan an-Nahl:14] [Ahmad Azhar Basyir, 1988 : 40]. Manusia berkewajiban mengolah dan menjaga potensi alam untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia merupakan tuntutan fungsi manusia terhadap alam. Oleh karena, dalam mengolah potensi alam yang diberikan Allah kepada manusia merupakan fardhu kifayah, karena tidak semua manusia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mempunyai kemampuan untuk menggali potensi alam yang diberikan tersebut. Untuk itu apabila manusia menyia-nyiakan potensi alam artinya tidak dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia berarti mengabaikan fungsi manusia terhadap alamnya. Dalam memenuhi fungsi manusia terhadap alam, hendaknya selalu diusahakan agar keselamatan manusia tidak terganggu. Tidak memanfaatkan potensi alam secara berlebih-lebihan, agar generasi mendatang masih dapat menikmatinya, karena potensi alam terbatas [Ahmad Azhar Basyir, 1985 : 16]. Apabila berlaku belebih-lebihan, tamak, rakus, dalam menanfaatkan potensi alam akan berakibat kerusakan pada manusia itu sendiri. Dalam hubungan ini, Allah memperingatkan manusia [QS. Ruum : 41] bahwa, "Kerusakan di darat dan laut terjadi akibat perbuatan tangan manusia sendiri; Allah merasakan kepada mereka sebagai [akibat] perbuatan mereka, supaya mereka kembali ke jalan yang benar". Berdasarkan ayat ini, maka pemanfaatan potensi alam untuk kepentingan manusia sekarang, harus memperhatikan kepentingan generasi mendatang, dengan berusaha menjaga, melestarikan potensi alam tersebut. 4. Fungsi Manusia Terhadap Allah Fungsi manusia terhadap Allah ditegaskan dalam al-Qur'an surat adzDzariyat ayat 56, sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam al-Qur'an surat al-Baqarah ayat 21, Allah memerintahkan manusia untuk beribadah, sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hai manusia, beribadahlah kamu kepada Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dan orang-orang sebelummu, agar kamu bertaqwa". Dengan demikian, beribadah kepada Allah yang menjadi fungsi manusia terhadap Allah baik dalam bentuknya umum maupun dalam bentuk khusus. Ibadah dalam bentuk umum ialah melaksanakan hidup sesuai ketentuanketentuan Allah, sebagaimana diajarkan al-Qur'an dan Sunnah Rasul. Ibadah dalam pengertiam umum mencakup segala macam perbuatan, tindakan dan sikap manusia dalam hidup sehari-hari. Sedangkan ibadah dalam bentuk khusus (mahdhah) yaitu berbagai macam pengabdian kepada Allah yang cara melakukannya sesuai dengan ketentuan syara'. Dalam bidang 'aqidah, fungsi manusia terhadap Allah adalah meyakini bahwa tiada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah. Bertuhan kepada selain Allah berarti suatu penyimpangan dari fungsi manusia terhadap Allah. Bertuhan kepada Allah adalah sesuai sifat dasar manusia yaitu sifat relegius, tetapi sifat "hanief" yang ada pada manusia membuat manusia harus condong kepada kebenaran yaitu mentauhidkan Allah. D. Manusia Berkualitas Menurut al-Qur'an Berbagai konsep dilontarkan orang tentang hakikat manusia. Manusia dikatakan sebagai makhluk yang pandai menciptakan bahasa untuk menyatakan fikiran dan perasaan, sebagai makhluk yang mampu membuat alat-alat, sebagai makhluk yang dapat berorganisasi sehingga mampu memanfaatkan lingkungan untuk kepentingan manusia, sebagai makhluk yang suka bermain, dan sebagai makhluk yang beragama. Dalam al-Qur'an, manusia berulangkali diangangkat derajatnya karena aktualisasi jiwanya secara posetif, al-Qur'an mengatakan manusia itu "hanief" yaitu condong kepada kebenaran, mentauhidkan Tuhan, dan nilai-nilai luhur lainnya. Yang banyak dibicarakan al-Qur'an tentang manusia adalah sifat-sifat dan potensinya. Dalam hal ini, ditemukan sekian ayat al-Qur'an yang dengan terang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;memuji dan memuliakan manusia, seperti pernyataan tentang terciptanya manusia dalam bentuk dan keadaan sebaik-baiknya (QS. at-Tiin (95) : 5) dan penegasan tentang dimuliakannya makhluk ini dibandingkan dengan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kebanyakan makhluk-makhluk Tuhan yang lain (QS. al-Isra (17) : 70). Tetapi, di samping itu, sering pula manusia mendapat celaan Tuhan karena ia amat lalim (aniaya) dan mengingkari nikmat (QS. Ibrahim (14) : 34) (Rif'at Syauqi Nawawi, 2000 : 8). Apabila ditelusuri konsep-konsep tentang jati diri manusia yang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dikemukakan, maka pertanyaan bagaimanakah konsep manusia berkualitas menurut al-Qur'an. Pertanyaan ini memang sangat menarik dan menantang. Untuk menjawab pertanyaan ini terlebih dahulu mengkaji beberapa pendapat dari tokoh-tokoh Psikologi tentang manusia berkualitas, sebagai berikut : (1) Karen Horney (1942, seorang ahli Psikologi), mengatakan bahwa "manusia berkualitas adalah orang yang telah mampu menyeimbangkan dorongandorongan dalam dirinya, sehingga mewujudkan tingkahlaku yang harmonis. Ia mampu berhubungan dengan lingkungannya, mampu menciptakan suasana aman dan harmonis. Ia tidak agresif, tidak mengasingkan diri dari lingkungannya, dan hidupnya tidak pula bergantung pada orang lain". (2) Gordon Allport (1964), "manusia berkualitas dipandang sebagai orang yang telah menunjukkan kemampuan untuk memperluas lingkungan hidupnya, menghayati situasi untuk dapat berkomunikasi dengan hangat, menerima dirinya sebagaimana adanya, mempersepsi lingkungan secara realistik, memandang dirinya secara obyektif, serta berpegang pada pandangan hidup secara utuh. Ciri-ciri ini dimiliki oleh manusia yang telah matang (mature)". (3) Jourard (1980), "manusia berkualitas adalah manusia sehat yang memiliki ciri (a) membuka diri untuk menerima gagasan orang lain; (b) peduli terhadap dirinya, sesamanya serta lingkungannya; (c) kreatif; (d) mampu bekerja yang memberikan hasil (produktif); dan (e) mampu bercinta". (4) Thomas J. Peters dan Robert H.Waterman, "menamakan manusia berkualitas dilihat dari keberhasilan menjalankan usaha, adalah orang yang menampilkan ciri-ciri sebagai berikut : (a) memeiliki kegemaran untuk selalu berbuat sesuatu, dari pada banyak bertanya; (b) menampilkan hubungan yang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;erat dengan para rekannya; (c) bersifat otonom dan memperlihatkan kewiraswastaan; (d) membina kesadaran bahawannya untuk menampilkan upaya terbaik; (e) memandang penting keuletan dalam menjalankan usaha; (g) menempatkan orang secara proporsional; dan (h) menggunakan prinsip pengawasan yang lentur (longgar tapi ketat)". Masih banyak tokoh lain yang telah mencoba merumuskan karakteristik manusia berkualitas, berdasarkan sudut pandang yang berbeda. Manusia berkualitas itu antara lain dinamakan sebagai integrated personality, healthy personality, normal personality, dan productive personality [M.D.Dahlan, 1990 : 2-3]. Lebih jauh lagi ditemukan penamaan manusia berkualitas itu sebagai insan kamil, manusia yang seutuhnya, sempurna, manusia [insane] kaffah, manusia yang hanief. Apabila memperhatikan al-Qur'an banyak sekali (tidak kurang dari 91) ayat yang berbicara tentang kejadian manusia, status manusia, martabat manusia. kesucian manusia, fitrah manusia, sifat manusia, tuags manusia, pembinaan manusia, penggangu manusia, kemampuan manusia, perbedaan manusia, nasib manusia, dan perjalan hidup manusia. Pembicaraan tentang manusia berkualitas, tersebar di antara ayat-ayat tersebut. Banyak istilah yang digunakan al-Qur'an dalam menggambarkan manusia berkualitas atau makhluk yang diciptakan Allah dalam sosok yang paling canggih, di antaranya kata manusia beriman [al-Hujarat (49 : 14, dll] dan beramal saleh (QS. at-Tiin (95) : 6, dll), diberi Ilmu (al-Isra (17) : 85, Mujadalah : 11, Fathir : 28, dll), alim (al-Ankabut (29) : 43, dll), berakal (al-Mulk (67) : 10, dll), manusia sebagai khalifah (QS.al-Baqarah (2) : 30,dll), jiwa yang tenang (QS. al-Fajr (89) : 27-28, dll), hati yang tenteram (al-Ra'd (30) : 28, dll), kaffah (al-Baqarah (2) : 208, dll), muttaqin (al-Baqarah (2) : 2, dll), taqwa (al-Baqarah (2) : 183, dll) , mu'minin, muhsinin, syakirin, muflihin, shalihin, yang kemudian diberi keterangan untuk mendeskripsikan ciri-cirinya. Istilah-istilah tersebut saling berkaitan dan saling menerangkan. Jadi, apabila mengambil salah satu istilah dari istilah-istilah yang digunakan al-Qur'an, maka deskripsinya akan saling melengkapi dan merupakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ciri bagi yang lainnya. Dapat dikatakan bahwa konsep dan karakteristik manusia berkualitas tidak tunggal, akan tetapi komprehensif dan saling melengkapi. "Jelaslah bahwa manusia berkualitas hendaknya menampilkan ciri sebagai hamba Alla yang beriman, sehingga hanya kepada Allah ia bermunajah, serta memberikan manfaat bagi sesamanya. Sekirannya lebih dalam ditelusuri, kedua ciri utama itu kita dapatkan pada manusia taqwa, sehingga manusia berkualitas dapat pula diartikan sebagai manusia yang beriman dan bertaqwa" [M.D.Dahlan,1990:7]. Artinya manusia yang berperilakutawakkal, pemaaf, sabar, muhsin, mau bersyukur, berusaha meningkatan kualitas amalnya dan mengajak manusia lain untuk beramal. Untuk itu, keutamaan manusia berpangkal pada adanya iman kepada Allah dan keimannya diwujudkan dalam perilaku yang memberi manfaat bagi masyarakat, berilmu pengetahuan, dan beramal saleh. Djamaludin Ancok [1998:12], mengutip Hartanto [1997], Raka &amp; Hendroyuwono [1998], ada empat kapital, yaitu kapital intelektual [intelect capital], kapital sosial [social capital], kapital lembut [soft capital], dan kapital spritual [spritual capital]. Empat kapital yang dikemukan ini juga menggambar ciri manusia berkualitas. Maka, karakteristik yang dikemukakan al-Qur'an, menurut hemat pemakalah menjadi tolak ukur kualitas manusia, karena karakteristik tersebut diturunkan dari konfigurasi nilai-nilai yang dikemukakan al-Qur'an yang hadir bersama dengan kelahiran manusia ke dunia, dan menjadi sifat penentu dalam pembentukan kepribadian manusia, yaitu kualitas iman, ilmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pengetahuan, kualitas amal saleh, dan kualitas sosial. 1. Kualitas Iman Keimanan merupakan kebutuhan hidup manusia, menjadi pegangan keyaninan dan motor penggerak untuk perilaku dan amal (aktivitas kerja) manusia. Iman sebagai syarat utama dalam mencapai kesempurnaan atau insan utama, dan merupakan langkah awal untuk menuju keshalihan dan mewujudkan perilaku, amal saleh dan pengorbanan manusia bagi pengabdian kepada Allah, karena iman juga sangat terkait dengan amal saleh. Dalam keadaan beriman, manusia dapat memperlihatkan kualitas perilaku, kualitas amal salah, dan kualitas sosialnya yaitu ketulusan dalam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kehidupan pribadi maupun kehidupan masyarakat luas. Manusia akan berperilaku, bekerja, dan bermasyarakat sesuai dengan fitrah kejadiannya yang condong kepada hanief. Manusia berkualitas akan berjuang melawan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;penindasan, tirani, dan tidak membiarkan kediktatoran atau tindakan sewenangwenang. Karena imam memberikan pula kedamaian jiwa, kedaimaian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berperilaku, dan kedaiaman beramal saleh. Djamaludin Ancok [1998:15], pada pembahasan kapital spritual,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mengatakan bahwa "semakin tinggi iman dan taqwa seseorang semakin tinggi pula kepital Intelektual, kapital sosial, dan kapital lembut". Manusia yang beriman hatinya akan dibimbing Allah, jiwanya menjadi tenang dalam melakukan aktivitas hidupnya, dalam QS.at-Taghaabun : 11, Allah berfirman :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;..."Siapa yang beriman kepada Allah, Allah akan memimpin hatinya" [QS.64:11]. 2. Kualitas Intelektual Kualitas intelektual sudah menjadi potensi awal manusia, karena ketika manusia diciptakan, "Allah mengajarkan kepada Adam segala nama benda" [QS.al-Baqarah (2):31]. Untuk itu, manusia sejak lahir telah memiliki potensi intelektual, kemudian potensi intelektual ini dikembangkan. Kualitas intelektual merupakan perangkat yang sangat diperlukan untuk mengolah alam ini. Rasulullah bersabda "barang siapa yang ingin memperoleh kebahagian dunia, dengan ilmu dan barang siapa yang ingin memperoleh kebahagian akhirat, dengan ilmu dan barang siapa yang ingin memperoleh kebahagian keduanya juga dengan ilmu". Dalam al-Qur'an surat Mujadalah ayat 11, orang yang memiliki ilmu pengetahuan : Allah mengangkat derajat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Allah mengangkat orang-orang yang beriman dari golonganmu semua dan juga orang-orang yang dikaruniai ilmu pengetahuan hingga beberapa derajat".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian dalam firman Allah QS. Zumar : 9, Allah memberi perbedaan orang yang berilmu pengetahuan dan orang yang tidak memiliki ilmu pengetahuan, sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Katakanlah : Adakah sama orang-orang yang berilmu pengetahuan dan orangorang yang tidak berimu pengetahuan". Ilmu pengetahuan dibutuhkan manusia guna menopang kelangsungan peradabannya, karena manusia diamanatkan Allah untuk mengolah dan memberdayakan alam ini. Oleh karena itu, ilmu yang dimiliki manusia menghantarkan manusia ketingkat martabat yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan makhluk ciptaan Allah yang lain. Al-Qur'an, memberikan derajat yang tinggi bagi manusia yang memiliki ilmu pengetahuan, dan memberikan perbedaan yang jelas antara manusia yang memiliki ilmu pengetahuan dan yang tidak memiliki ilmu pengatahuan. Perbedaan antara manusia berimu dan tidak berimu dalam al-Qur'an, memberikan pejalaran bahwa "segala kejadian yang berlangsung, senantiasa dikembalikan kepada orang-orang yang berilmu pengetahuan (ahlinya), bahkan martabat mereka itu disusulkan setingkat kemudian sesudah martabat pada nabi dalam mangkasyafkan hukum Allah Ta'ala" [Muhammad Jamaluddin Alqasimi Addimasyqi, 1973 : 15]. Djamaludin Ancok [1998:12], mengatakan bahwa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"kapital intelektual adalah perangkat yang diperlukan untuk menemukan peluang dan mengelola ancaman dalam kehidupan. Banyak pakar yang mengatakan bahwa kapital intelektual sangat besar peranannya di dalam menambah nilai suatu kegiatan". Untuk itu, Ilmu pengetahuan telah menjadikan manusia dengan berbagai keahlian (ahliha). Tiap keahlian menjadi unsur penyempurna dalam perakitan kehidupan sosial. Tiap aspek sosial yang tidak dikaji oleh bidang ilmunya yang sesuai akan menimbulkan usaha yang di luar kontrol nilai sosial, dan besar kemungkinan dapat mengakibatkan terjadinya ketidakharmonisan [kerusakan] di bumi. Oleh karena itu, menempatkan ahli dalam suatu bidang kehidupan tertentu menjadi jaminan keadilan bagi kehidupan kemanusiaan [Ahmad Muflih Saefuddin,1992 : 6].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Kualitas Amal Saleh Amal saleh adalah pembentukan kualitas manusia, sebab tiap kerja yang dilakukan setiap saat merupakan ukiran kearah terbentuk kepribadian manusia. Amal saleh sebagai pengejawantahan iman, maka suatu pekerjaan yang dilakukan harus memiliki orientasi nilai. Ini berarti sistem keimanan teraktualisasi melalui kerja amal saleh, karena kerja semacam ini memilik dimensi yang abadi. Al-Qur'an surat at-Tiin ayat 5-6, menyampaikan bahwa "manusia akan dikembalikan kekondisi yang paling rendah, kecuali manusia yang beriman dan mengerjakan amal salah". Amal saleh merupakan perbuatan yang bernilai bagi manusia, dan itu pula yang akan dilihat dalam cermin hidupnya. Menurut Ahmad Muflih Saefuddin [1992:7] bahwa, "amal terwujud di kala mereka memiliki ilmu pengetahuan. Tanpa ilmu pengetahuan tidak terwujud perbuatan yang memiliki makna bagi kehidupan manusia. Amal tidak terwujud jika tidak ada sikap percaya dalam dirinya, karena keraguan tidak dapat mewujudkan perbuatan". Oleh karena itu, amal perbuatan yang bermakna bagi kehidupan manusia, baru dapat terwujud apabila sebelumnya ada iman dan ilmu pengetahuan. Karena dengan beriman memberikan kelapangan terhadap penderitaan, memberikan kelapangan dalam beramal. Dengan demikian Iman dapat membentuk kekuatan dalam diri manusia untuk dapat mengubah penderitaan menjadi kebahagiaan, memberikan semangat kerja. Selain itu, amal saleh juga terkaitan dengan kualitas ilmu, karena dengan berilmu manusia memiliki orientasi kesanggupan melakukan perbaikan dan melakukan sesuatu perbuatan amal untuk kepentingan dan kemaslahatan manusia. 4. Kualitas Sosial Manusia sebagai makhluk sosial berfungsi terhadap masyarakatnya, artinya memiliki kemampuan untuk melakukan hubungan dengan orang lain, karena manusia merupakan keluarga besar, yang berasal dari satu keturunan Adam dan Hawa. Selain itu, Allah menjadikan manusia dalam berbangsa-bangsa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan bersuku-suku, agar mereka saling interaksi untuk saling mengenal dan tolong menolong dalan berbuat kebaikan dan bertaqwa. Sifat sosial yang dimiliki manusia sesuai dengan fitrahnya, yaitu adanya kesedian untuk melakukan interaksi dengan sesamanya. Dalam al-Qur'an, bahwa "manusia selalu mengadakan hubungan dengan Tuhannya dan juga mengadakan hubungan dengan sesama manusia". Selain itu dalam al-Qur'an surat al-Maidah ayat 2 : bahwa manusia dalam melakukan aktivitas sosial sifat yang terbangun adalah saling "tolong menolong-menolong dalam (mengerjakan) kebaikan dan taqwa, dan dilarang tolong-menolong dalam berbuat maksiat, berbuat kejahatan". Maka, kualitas sosial sangat terkait dengan kualitas iman, ilmu, dan amal selah. Djamaludin Ancok [1998:13], juga mengatakan bahwa intelektual Kapital baru akan tumbuh bila masing-masing orang berbagai wawasan. Untuk dapat berbagi wawasan orang harus membangun jaringan hubungan sosial dengan orang lainnya. ... Semakin luas pergaulan seseorang dan semakin luas jaringan hubungan sosial [social networking] semakin tinggi nilai seseorang. "Kapital&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sosial dimanifestasikan pula dalam kemampuan untuk bisa hidup dalam perbedaan dan menghargai perbedaan [diversity]. Pengakuan dan penghargaan atas perbedaan adalah suatu syarat tumbuhnya kreativitas dan sinergi. Kemampuan bergaul dengan orang yang berbeda, dan menghargai dan memanfaatkan secara bersama perbedaan tersebut akan memberikan kebaikan buat semua". Dalam al-Qur'an, mamusia diciptakan dalam berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar saling kenal mengal, saling tolong-menolong. Dengan dasar ini, manusia membangun jaringan silahturrahmi antara sesamanya sesuai dengan fitrahnya. Karena dengan jaringan silaturrahmi akan memberikan kebaikan yaitu manusia dapat membangun ukhuawah antar semamanya, dengan silahturrahim antar semasamanya tercipta atau terbuka peluang-peluang yang lain, apakah berupa pengalaman, pengetahuan, amal, dan memperkuat ikatan persaudaraan yang dibangun atas dasar iman untuk menuju muara taqwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, manusia sebagai makhluk sosial sangat membutuhkan jaringan sosial, untuk membangun persaudaraan yang abadi. E. Upaya Pendidikan Bagi Pemberdayakan Manusia Unggul Pembicaraan tentang manusia, merupakan kunci yang paling strategis dalam upaya membangun menuju masyarakat mdani Indonesia. Maka, konsep dan proses pendidikan dalam hal ini pendidikan Islam, harus dapat melihat kedudukan manusia sebagai subjek didik yang memiliki potensi untuk diberdayakan dan dikembangkan. Artinya pendidikan merupakan proses&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;humanisasi dengan menghargai segala potensi yang dimiliki manusia. Proses humanisasi dalam pendidikan, dimaksudkan sebagai upaya megembangkan manusia sebagai makhluk hidup yang tumbuh dan berkembang dengan segala potensi [fitrah] yang ada padanya. Manusia dapat dibesarkan [potensi jasmania] dan diberdayakan [potensi rohaniah] agar dapat berdiri sendiri serta dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Dalam proses humanisasi, berarti menusia bukan hanya sekedar memenuhi kebutuhan biologisnya saja, tetapi juga ia harus bertanggungjawab terhadap dirinya sendiri dan terhadap kesejahteraan masyarakatnya [H.A.R. Tilaah, Pendidikan, Kebudayaan, dan…, hlm. 171. ]. Maka dalam konteks ini, “manusia harus belajar untuk bertanggungjawab, mengenal dan menghayati serta melaksanakan nilai-nilai moral [knowing is doing]., sebab tanpa tanggungjawab dan melaksanakan nilai-nilai moral tidak mungkin akan tercipta suatu masyarakat yang aman dan tenteram di mana kepribadian dapat berkembang”1. Dalam al-Qur’an, manusia dianggap sebagai makhluk yang sebagai makhluk Allah yang paling&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;memiliki potensi yang tidak terbatas,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sempurna [QS. 32: 7], memiliki potensi [fitrah] bawaan [QS.30:30] yang tidak terbatas, dapat diberdayakan, dapat dididik dan mendidik [melakukan proses mengajar] sehingga manusia kehidupnya. menjadi makhluk terdidik dan unggul dalam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses humanisasi “merupakan proses yang terbuka, di mana manusia diberdayakan dan dioptimalkan potensi [fitrah] bawaannya sehingga manusia dapat menguasai ilmu pengetahuan, keterampilan, teknologi serta penerapannya dan penghayatan pada seni serta budaya, dan sebagainya”2. Ini berarti, peran dan fungsi pendidikan sangat senteral dalam upaya proses humanisasi tersebut. Pendidikan dalam hal ini pendidikan Islam, harus dapat meletakkan kedudukan manusia sebagai subjek dalam proses pembinaan dan pengembangan potensi [fitrah] bawaannya. Dengan demikian dalam proses humanisasi, sangat dibutuhkan konsep pendidikan yang betul-betul dapat memberi gambaran yang komprehensip sebagai solusi dalam upaya memanusiakan manusia [humanisasi] dengan menekankan keharmonisan hubungan baik sesama manusia,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;masyarakat, maupun dengan lingkungan yang didasarkan pada nilai-nilai normatif ilahiyah. Pendidikan dalam konsep Islam sebenarnya telah menetapkan dasar dan bertujuan untuk membangun manusia sebagai insan kamil, yaitu manusia paripurna, integral, totalitas dalam membangun hidup dan kehidupannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan Islam, meletakan kedudukan manusia sangat senteral sebagai subjek didik dalam upaya pembinaan dan pengembangannnya. Proses pendidikan berusaha untuk “melatih sensibilitas manusia [peserta didik]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sedemikian rupa, sehingga dalam perilaku mereka terhadap kehidupan, langkahlangkah dan keputusan, begitu pula pendekatan mereka terhadap semua ilmu pengetahuan diatur dan didasarkan pada nilai-nilai etika Islam. Mereka akan terlatih dan secara mental yang sangat disiplin, sehingga pengetahuan yang dimiliki bukan hanya untuk pemuasan rasa ingin tahu intelektuan atau untuk manfaat yang sifat duniawi, tetapi juga untuk tumbuh sebagai makhluk rasional, makhluk yang berbudi, bermoral dan spiritual dalam kehidupannya secara menyeluruh bagi kesejahteraan masyarakat dan umat manusia3. pendidikan harus berupaya mengembangkan manusia agar Proses memiliki&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pengetahuan, keterampilan, spritual, dan berpikir rasional, sehingga tumbuh perilaku manusia yang mencintai demokrasi, perdamaian, hidup selaras, stabil,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berbudi dan berbudaya sebagai makhluk Tuhan dan makhluk sosial yang hidup bersama manusia lain dengan tujuan memakmurkan, mengontrol dan mengatur alam semesta berdasarkan otoritas Tuhan. Artinya proses pendidikan Islam akan menghasilkan manusia yang beramal ilahiyah dan berilmu ilahiyah sebagai manusia yang unggul [insan kamil]. Dengan dasar ini, pengembangan konsep dasar pendidikan Islam harus bersumber dari konsep ilahiyah [ketuhanan], konsep insaniyah [humanisme] dan konsep seimbang. A. Malik Fadjar, menyatakan bahwa manusia sebagai makhluk lingkungan yang integratif dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pengemban atau pemegang amanah khalifahan mempunyai potensi yang luar biasa besarnya, sehingga dapat mendayagunakan alam dan sesama manusia dalam rangka membangun peradaba4 berdasarkan nilai-nilai ilahiyah. Potensi [fitrah] bawaan manusia itu, menyangkut dengan potensi ilahiyah [ketuhanan] dan potensi kehidupan yang dilengkapi dengan hati nurani, akal pikirannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[cipta], rasa, karsa, serta dilengkapi dengan kemampuan kebebasan. Manusia juga memiliki kemampuan kebebasan untuk berbuat sesuatu sesuai dengan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pilihan-pilihannya [taqwa dan fujur] yang dapat dipertanggungjawabkan sebagai makhluk individu dan makhluk sosial, makhluk fungsional, makhluk bercirikan etika-religius, makhluk berbudaya, yang kesemuanya itu merupakan nilai-nilai yang akan terkonstruksi dalam hidup dan kehidupan manusia itu sendiri. Manusia sebagi makhluk Tuhan yang memiliki potensi [fitrah] bawaan ini bersifat integral-holistik. Dengan demikian pengembangan sistem pendidikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;harus berorientasi kepada potensi [fitrah] tersebut, baik menyangkut dengan potensi ukhrawi dan duniawi sekaligus secara integral. Pengembangan sistem pendidikan Islam tidak hanya berorientasi kepada persoalah ukhrawi [akhirat] saja, tetapi harus terintegrasi dengan persoalan-persoalan duniawi, seperti ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, sosial kemasyarakatan, dan sebaginya. Apabila konsep pendidikan Islam dapat mengintegrasikan persoalan ukhrawi dengan duniawi, maka konsep pendidikan Islam akan tampil berbeda dengan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;konsep pendidikan lainnya, karena secara integratif dapat mengembangkan pendidikan ukrawiyah dan duniawiyah secara integral sekaligus. Pandangan ini, didasarkan pada konsep ajaran Islam, bahwa ajaran Islam “tidak menghendaki penghayatan agama yang mengarah pada pelarian diri dari kehidupan duniawi, tetapi bahkan sebaliknya, Islam mengajarkan asketisme duniawi, yaitu memakmurkan dan memajukan kehidupan dunia, tanpa tenggelam dalam kenikmatan semu”5. Uraian di atas, menegaskan bahwa dalam sistem pendidikan Islam “manusia dipahami sebagai zat theomorfis, maksudnya, manusia berorientasi untuk menjadi pribadi yang bergerak di antara dua titik ekstrem yaitu antara taqwa dan fujur, antara Allah dan setan dan manusia juga memiliki kehendak bebas. Artinya, manusia mampu membentuk nasibnya sendiri dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bertanggungjawab, sehingga manusia mampu menerima amanah khusus dari Allah”6. Qur’an memberikan gambaran, bahwa para malaikat bersujud&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kepadanya [Adam], karena ia memiliki potensi yang integral, sehingga manusia mampu menjadi khalifah fil ardli. Allah menciptakan dan melengkapi manusia dengan potensi atau daya-daya yang ada dalam dirinya, kemudian perkembangan selanjutnya terserah pada manusia sendiri7 dan manusia dapat menentukan nasibnya sendiri. Tugas manusialah yang dapat memberdayakan potensi-potensi tersebut, karena daya-daya untuk mewujudkan kehendak itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;telah ada dalam diri manusia sebelum ada perbuatan. Maka dari sini, posisi dan peran pendidikan dalam sistem pendidikan Islam adalah sangat senteral untuk memberdayakan dan mengaktualisasikan potensi fitrah, melalui pendidikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sehingga memperoleh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ilmu pengetahuan, teknologi, keterampilan, seni dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;budaya berdarkan nilai-nilai ilahiyah. Dalam al-Qur’an, Allah telah memberikan postulat-postulat atau aksioma sebagai kunci dalam memahami, mengembangkan, dan memberyagunakan manusia, antara lain: [1] Allah telah memerintahkan manusia agar senantiasa berpikir dan menggunakan akal pikirannya dalam memcahkan persoalan-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;persoalan hidup yang dihadapi, seperti berpolitik, ekonomi, pendidikan dan lain sebagainya. Ini artinya, Allah telah menyediakan potensi [fitrah] pada manusia untuk diberdayakan, sehingga menjadi manusia yang fungsional. [2] Allah telah melakukan liberalisasi dalam bidang ilmu dan semua manusia [khususnya muslim] baik laki-laki maupun perempuan diwajibkan mencari ilmu kepada siapa saja dan di mana saja [Hadis]. [3] Dengan potensi akal, manusia diperintahkan untuk membuktikan kekuasaan Allah dengan cara mengkaji dan mengolah alam demi keperluan hidupnya dan dilarang berbuat semena-mena, kerusakan dan pertumpahan darah. Allah telah memberikan pertanyaan-pertanyaan penting dalam al-Qur’an tentang potensi-potensi besar yang ada di darat, laut dan angkasa. Al-Qur’an memberikan postulat-postulat atau aksioma sebagai kunci bagi manusia untuk memahami dan mendayagunakan alam. [4] Manusia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;diperintahkan untuk fantasirun fil ardl [mengembara di muka bumi] dalam rangka mencari ilmu pengetahuan. Ini artinya, setiap manusia, masyarakat, dan bangsa, oleh Allah diberi keistimewaan masing-masing, ilmu pengetahuan dan perkembangan pemikiran umat manusia tidak berhenti. [5] Kecintaan terhadap informasi atau pengetahuan yang akhirnya menumbuhkan kecintaan kepada kegiatan belajar8. Al-Qur’an pada ayat pertama kali turun adalah perintah iqra’, mengandung perintah untuk membaca dan belajar yang berorientasi pada upaya mengkaji tentang hakekat Tuhan [ilahiyah], mengkaji hakekat manusia [insaniyah], mengkaji penomena-penomena alam semesta [sunatullah], dan hubungan antara ketiganya serta fungsinya masing-masing secara terus menerus dalam rangka mewujudkan manusia dan masyarakat yang unggul dan terbaik dalam kehidupan. Uraian di atas, menegaskan bahawa dengan potensi [fitrah] tersebut,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;manusia memiliki kecenderungan untuk dibina dan dikembangkan sesuai dengan potensinya, karakteristiknya dan hakekat kemanusian, sehingga dapat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;fungsional dalam kehidupan yang betul-betul eksis sebagai pemegang amanah khalifah fil ardl. Untuk itu, pendidikan yang berdasarkan konsep dasar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pendidikan Islam, harus memandang manuasi sebagai makhluk pemegang amanah khalifah fil ardl, manusia dapat didik, dilatih dan diberdayakan untuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;melahirkan manusia beriman, manusia yang sempurna, bermoral tinggi [anggung dalam moralnya], memiliki pengetahuan, berwawasan luas, sebagai manipestasi dari liberalisasi Allah terhadap kewajiban seorang muslim untuk menuntut ilmu. Hal ini diujudkan dengan perintah Allah untuk membaca [iqra’] dan fantasirun fil ardl dalam rangka eksplorasi ilmu pengetahuan. Selain itu, manusia juga berkemampuan untuk mengintegrasikan nilai-nilai spritual ilahiyah dengan nilainilai kultural duniyawiyah dalam konstruksi yang kokoh, seimbang, harmonis, dinamis dan kreatif dalam kehidupan manusia. Dengan demikian, potret&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;manusia semacam inilah yang dikehendaki dalam bangunan pendidikan Islam berdasarkan konsep potensi [fitrah] yang bernilai ilahiyah yang aktual dalam hidup dan kehidupan manusia. Pengembangan pendidikan, harus tetap memperhatikan aspek potensi dasar manusia yang ideal dan fungsional tersebut, karena semua potensi yang dimiliki manusia akan menjadi sasaran pendidikan untuk dikembangkan melalui kondisi-kondisi yang diciptakan dengan memberikan rangsangan sesuai dengan kondisi yang diinginkan dan dikehndaki. Kondisi ini mungkin saja dapat mempengaruhi potensi, baik yang tercipta melalui proses alamiah maupun situasi yang diciptakan dalam proses pendidikan. Dengan pengembangan potensi tersebut, memungkinkan manusia tumbuh dan berkembang secara utuh, harmonis, integratif sesuai dengan nilai-nilai dan hakekat humanisasi. Maka, melalui proses pendidikan, dapat “menimbulkan pertumbuhan yang seimbang dari kepribadian total manusia melalui latihan spritual ilahiyah, intelek, rasional diri, perasaan dan kepekaan terhadap perkembangan manusia. Karena itu, proses pendidikan seharusnya menyediakan dan menciptakan jalan bagi pertumbuhan manusia dalam segala aspeknya, yaitu aspek spritual ilahiyah, intelektual, imaginatif, fisikal, ilmiah, linguistik” 9, baik secara individual maupun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;secara kolektif serta dapat memotivasi semua aspek tersebut untuk mencapai kebaikan dan kesempurnaan manusia [insan kamil]. Sejalan dengan pandangan di atas, maka pendidikan sesuai dengan fungsi dan perannya diharapkan mampu melahirkan manusia dan masyarakat yang memiliki kemampuan spritual, berilmu, bermoral, memiliki kemampuan profesional, kemampuan inovasi dalam membangun dan menata kehidupan dunia yang rahmatan lil ‘alamin. Usman Abu Bakar, menyatakan bahwa output pendidikan Islam sekurang-kurangnya diharapkan mampu melahirkan manusia yang memiliki kemampuan spritual ilahiyah yang tinggi, ketinggian ilmu,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;memiliki komitmen terhadap profesionalisme, memiliki akhlak al-karimah, yaitu akhlak terhadap dirinya, akhlak terhadap Allah Sang Pencipta-Nya dan akhlak terhadap makhluk-Nya yang mencerminkan “keanggunan moralitas” manusia dalam keluarga, masyarakat dan berbangsa yang merupakan ciri masyarakat madani10. Jadi manusia dan masyarakat yang unggul adalah manusia dan masyarakat yang “melakukan liberalisasi dalam bidang berpikir dan ilmu pengetahuan. Masyarakat dan bangsa yang tidak menganggap dirinya paling maju, bangsa yang terbuka untuk menerima ilmu dari mana saja, bangsa agresif dan mendunia. Bukan bangsa yang tertutup, arogan, dan mengaggap ilmu orang lain sebagai ilmu sekuler, ilmu kafir, dan sebagainnya”11. Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa “manusia” dan [1]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“masyarakat” yang unggul dalam masyarakat madani Indonesia, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia dalam menjalankan hidupnya merupakan pengabdian kepada Allah semata [QS.51:56], karena Islam mengajarkan hidup dan seluruh aspeknya harus diniatkan sebagai pengabdian [ibdah] kepada Allah. [2] Cara terbaik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk mendapatkan prestasi dalam hidup ini adalah dengan mempunyai ilmu dan memiliki etos kerja yang tinggi. Rasulullah saw, bersabda yang artinya : “Barang siapa menghendaki kebahagian kehidupan dunia haruslah dengan ilmu dan barang siapa menghendaki kebahagian akhirat haruslah dengan ilmu dan barang siapa menghendaki kebahgian keduanya haruslah dengan ilmu pula” [al-Hadis]. [3] Berorientasi ke masa depan, kerja keras, teliti, hati-hati, menghargai waktu,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;penuh rasa tanggungjawab dan berorientasi pada prestasi [achievement oriented] dan bukan prestige semata12. Jadi, manusia dan masyarakat yang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;unggul yang dikehendaki dalam kehidupan masyarakat madani adalah manusia yang : [a] memiliki ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, untuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;peningkatan derajat dan martabatnya, [b] mempunyai cita-cita, visi dan misi, dalam kehidupan, [c] memiliki keunggulan kompetitif, komporatif, dan keunggulan inovatif, [d] taat hukum, menghargai hak asasi manusia, dan menghargai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;perbedaan [pluralisme], [e] memiliki rasa tanggungjawab, karena “semua masalah dalam kehidupan harus dihadapi dengan penuh rasa tanggungjawab [responsibility] dan penuh perhitungan [accountability], [f] bersikap rasional, menghargai waktu, memperhatikan masa depan [membuat perencanaan hidup] dan perubahan, kreatif dan berkarya execelence”13, sehingga tercipa “manusia madani” dalam arti manusia yang mengota, elite, dan berbudaya tinggi. Secara umum dapat dikatakan, bahwa manusia berkualitas adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;manusia yang memiliki ciri sebagai hamba Allah yang berimanan, berilmu pengetahuan dan keterampilan, yang dapat memberikan manfaat bagi sesama manusia. Ketiga cirri utama ini didapatkan pada manusia yang taqwa, sehingga manusia dan masyarakat berkualitas dapat pula diartikan sebagai manusia yang beriman, bertaqwa kepada Allah dengan memiliki sikap tawakkal, sabar, pemaaf, muhsin, dan selalu mau bersyukur. Manusia yang berusaha meningkatkan diri dengan memiliki pengetahuan dan keterampilan, memiliki kemampuan inovasi, kemampuan melakukan perubahan serta mengajak orang untuk meningkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuntutannya, peranan pendidikan dibutuhkan untuk mensosialisasikan nilai-nilai tersebut dalam rangka mewujudkan manusia dan masyarakat Indonesia yang unggul, sehingga keberadaannya secara fungsional menjadi pemeran utama bagi terwujudnya tatanan dunia yang rahmatan lil ‘alamin masyarakat madani Indonesia yang demokratis. dalam kehidupan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;F. Kesimpulan Dari pembahasan tentang karakteristik manusia berkualitas menurut alQur'an, dan beberapa pendapat dari pada akhli Psikologi tentang manusia berkualitas. Maka dapat disimpulkan sebagai berikut : 1. Bahwa Allah menjadikan manusia tidak sia-sia. Manusia merupakan makhluk fungsional dan bertanggungjawab, artinya manusia berfungsi terhadap diri pribadinya, berfungsi terhadap masyarakat, berfungsi terhadap alam dan lingkungan, dan manusia berfungsi terhadap Allah Sang Penciptanya. 2. Manusia berkualitas menurut al-Qur'an adalah manusia yang memiliki Iman kepada Allah, memiliki amal saleh, memiliki ilmu pengetahuan, dan menjalin hubungan sosial yang baik antara sesama manusia dengan tidak memandang derajat, suku bangsa, dan agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdurrahman An-Nahlawi, Pendidikan Islam di Masyarakat, Jakarta Gema Insani Press, 1995.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumah,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekolah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahmad Azhar Basyir, Falsafah Ibadah dalam Islam, Perpustakaan Pusat UII, Yogyakarta, 1984.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-------, Citra Manusia Muslim, Penerbit Fakultas Hukum UII, Yogyakarta, 1985. -------, Manusia dan Tanggung Jawab Pembinaan Kepribadian Muslim, dalam Darwin Harsono (editor), Peranan dan Tanggung Jawab, Badan Pembinaan dan Pengembangan Keagamaan Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, 1988. Ahmad Muflih Saefuddin, Kualitas Akademis Lulusan Tarbiyah, Makalah : Seminar Nasional dan Sarasehan Mahasiswa Tarbiyah, Prospek Tarbiyah dan Tantangannya, Pada tanggal, 22-23 Januari 1992, Senat Mahasiswa Fakultas Tarbiyah, UII, Yogyakarta, 1992. Departemen Agama RI, Al-Qur'an dan Terjemahannya. Bimo Walgito, Psikologi Sosial [Suatu Pengantar], Yayasan Penerbit Fakultas Psikologi UGM, Yogyakarta, 1987. Djamaludin Ancok, Membangun Kompotensi Manusia Dalam Milenium Ke Tiga, Psikologika, Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi, Fakultas Psikologi UII, Yogyakarta, 1998. Rif'at Syauqi Nawawi, Konsep Manusia Menurut al-Qur'an, Makalah Disampaikan Pada Simposium Psikologi Islami, Pada Sabtu, tanggal, 14 Desember 1996, Universitas Padjadjaran, Bandung, 1996.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-------, Konsep Manusia Menurut al-Qur'an, dalam Rendra K (Penyunting), Metodologi Psikologi Islam, Pustaka Pelajar, Yogyakarta, 2000. M.D.Dahlan, Konsep Manusia Berkualitas Yang Dipersepsi Dari Al-Qur'an, AlHadits dan Qoul Ulama, Makalah Seminar Nasional Fakultas Syari'ah dan Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, tanggal, 19 Maret 1990.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muhammad Jamaluddin Alqasimi Addimasyqi, Mau'izhatul Mukminin min Ihya' 'Ulumuddin" Imam Alghazali", Al-Maktabah At-Tijjariyyah al-Kubro (tidak bertahun), Terjemahan Moh. Abdai Rathomy, Diponegoro, Bandung, 1973. Musya Asy'arie, Manusia Pembentuk Kebudayaan dalam al-Qur'an, Lembaga Studi Filsafat Islam, 1992. M.Quraish Shihab, Wawasan al-Quran, Mizan, Bandung, 1996. Sukirin, Pokok-pokok Psikologi Pendidikan, FIP-IKIP, Yogyakarta, 1981.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usman Abu Bakar, 1999, Pendidikan Politik Islam sebuah Prospektus Menuju Masyarakat Madani, Dinamika, Journal Of Islamic Studies, STAIN, Surakarta. H.A.R.Tilaar,Pendidikan,Kebudayaan,.., hlm.171. H.A.R. Tilaah, Pendidikan, Kebudayaan, dan…, hlm. 171. bid, hlm. 171. Ali Ashraf, Horison Baru Pendidikan Islam, terj. hlm. 23. A. Malik Fadjar, Reorientasi Pendidikan Islam, hlm. 42. Ibid, hlm. 45. Ali Syari’ati, Tentang Sosiologi Islam, Terj. Saifullah Mahyuddin, (Yogyakarta: Ananda, 1982), hlm.125. Harun Nasution, Teologi Islam, Aliran-aliran,Sejarah,Analisis Perbandingan, (Jakarta: UI Press,1983),hlm.102. A. Malik Fadjar, Reorientasi Pendidikan Islam, hlm. 43-44. Ali Ashraf, Horison Baru Pendidikan…,, hlm. 2. Usman Abu Bakar, 1999, Pendidikan Politik Islam sebuah Prospektus Menuju Masyarakat Madani, Dinamika, Journal Of Islamic Studies, STAIN, Surakarta, hlm. 9-13. A. Malik Fadjar, Reorientasi Pendidikan Islam, , hlm. 24-25. Ibid, hlm. 45. Ibid, hlm. 48.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendahuluan Berbicara dan berdiskusi tentang manusia selalu menarik. Karena selalu menarik, maka masalahnya tidak pernah selesai dalam artia tuntas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembicaraan mengenai makhluk psikofisik ini laksana suatu permainan yang tidak pernah selesai. Selalu ada saja pertanyaan mengenai manusia (Rif'at Syauqi Nawawi, 1996 : 1). Manusia merupakan makhluk yang paling&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menakjubkan, makhluk yang unik multi dimensi, serba meliputi, sangat terbuka, dan mempunyai potensi yang agung. Timbul pertanyaaan siapakah manusia itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendahuluan Berbicara dan berdiskusi tentang manusia selalu menarik. Karena selalu menarik, maka masalahnya tidak pernah selesai dalam artia tuntas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembicaraan mengenai makhluk psikofisik ini laksana suatu permainan yang tidak pernah selesai. Selalu ada saja pertanyaan mengenai manusia (Rif'at Syauqi Nawawi, 1996 : 1). Manusia merupakan makhluk yang paling&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menakjubkan, makhluk yang unik multi dimensi, serba meliputi, sangat terbuka, dan mempunyai potensi yang agung. Timbul pertanyaaan siapakah manusia itu?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1371000015272472145-3236700157789980702?l=amma06.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amma06.blogspot.com/feeds/3236700157789980702/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1371000015272472145&amp;postID=3236700157789980702' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/3236700157789980702'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/3236700157789980702'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amma06.blogspot.com/2010/05/penciptaan-manusia_02.html' title='penciptaan manusia'/><author><name>muhammad al Idsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15114300583919009618</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/SY2Uf1iBkPI/AAAAAAAAAQ0/74XOnOO9Y98/S220/Aang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1371000015272472145.post-6748594670101981906</id><published>2010-05-02T22:17:00.002+07:00</published><updated>2011-01-06T20:19:35.563+07:00</updated><title type='text'>energi Pencerahan</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bismillaahirrahmaanirrahiim&lt;br /&gt;al kalamu huwad du'a&lt;br /&gt;doa adalah pikiran positif,harapan dan kenyataan,bunga-bunga yang indah dalam bangunnya dan kehidupan&lt;br /&gt;setiap rangkaian kata adalah sugesti, keyakinan, pola pikir, akhlak , dan pola kata yang menjadi hasilnya&lt;br /&gt;hidup adalah pilihan&lt;br /&gt;hidup adalah ketetapan&lt;br /&gt;saya ingin selalu bersyukur dan berilmu dalam menghadap ALLAH yang esa&lt;br /&gt;saya ingin ikhlas&lt;br /&gt;saya ingin selalu berbaik sangka dan berpikir positif&lt;br /&gt;saya ingin selalu ingin berolah raga dan hidup sehat&lt;br /&gt;saya ingin selalu kaya dan membahagiakan keluarga, kerabat, rekan dan masyarakat luas&lt;br /&gt;saya  selalu ingin belajar dan belajar&lt;br /&gt;saya ingin selalu bahagia dalam ketenagan dan keseimbangan emosional&lt;br /&gt;saya selalu ingin menghafal Quran yang begitu tinggi sastra dan keistimewaan bahasanya.&lt;br /&gt;saya selalu ingin jujur&lt;br /&gt;saya selalu ingin berakhlaq baik&lt;br /&gt;saya selalu ingin menjadi pencerahan&lt;br /&gt;saya selalu ingin melakukan hal baik&lt;br /&gt;saya selalu ingin membuat pustaka digital dan arsip/manuskrip&lt;br /&gt;saya selalu ingin berjuang mendapatkan hal yang saya inginkan&lt;br /&gt;saya selalu ingin mewujudkan pelita bagi manusia&lt;br /&gt;saya selalu ingin ikhlas dan semata-mata karena ALLAh&lt;br /&gt;saya selalu ingin berteman dengan komunitas yang baik&lt;br /&gt;saya selalu ingin hidup dan mati bersama orang-orang yang beriman dan bertaqwa kepada satu zat agung yaitu ALLAH&lt;br /&gt;saya selalu ingin belajar metafisika dan fisika&lt;br /&gt;saya selalu ingin belajar ontologi (hakikat) dan aksiologi (nilai)&lt;br /&gt;saya selalu ingin menjadi pemenang dalam menaati perintah ALLAH&lt;br /&gt;saya selalu ingin menjadi pemenang setiap harinya terutama buat diri saya sendiri&lt;br /&gt;saya selalu ingin jadi pemaaf&lt;br /&gt;saya selalu ingin menjadi pemberani&lt;br /&gt;saya selalu ingin disiplin,kredibel,amanah dan istiqamah/komit&lt;br /&gt;saya ingin selalu berbuat baik untuk orang lain&lt;br /&gt;saya ingin selalu menjadi manusia ringan&lt;br /&gt;saya selali ingin mendapat rahmat dan ampunan dari ALLAH&lt;br /&gt;saya selalu ingin mencintai semua karena ALLAH&lt;br /&gt;saya selalu ingin menyambung rantai kehidupan dari komunitas yang shalih dan shalihah&lt;br /&gt;saya selalu ingin  ALLAH ridha&lt;br /&gt;saya selalu ingin sukses dalam berbagai bidang terutama ilmu fardhu dan dilanjutkan dengan sains&lt;br /&gt;saya selalu ingin berpikir dengan akal/ilmiah&lt;br /&gt;saya selalu ingin berpikir dengan otak kanan dan otak kiri (teori hemisfer) dan perkembangan limit teori itu (otak tengah).&lt;br /&gt;saya selalu ingi berpikir dengan emosional/perasaan&lt;br /&gt;saya selalu ingin berpikir dengan rasional/intelektual&lt;br /&gt;saya selalu ingin berpikir dengan bijak dan adil dalam cahaya eksternal(tuhan) dan internal (diri)&lt;br /&gt;saya selalu ingin menarik energi positif&lt;br /&gt;saya selalu ingin melakukan hal positif&lt;br /&gt;saya selalu ingin berparadigm luas&lt;br /&gt;saya selalu ingin memberi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;thanks problems&lt;br /&gt;inilah problem yang akan meng-up-grade  saya&lt;br /&gt;bagaimana masalah ini menjadi tangga ajaib menuju impian saya&lt;br /&gt;masalah adalah peluang&lt;br /&gt;apa yang harus saya lakukan sekarang&lt;br /&gt;dari titik mana saya harus memulainya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pernafasan redam 4-2-8&lt;br /&gt;pbs alpha dan shalat khusyu'&lt;br /&gt;tafakkur/meditasi&lt;br /&gt;saya melepaskan dan menyelesaikan problem ini satu persatu yang akan mendatangkan impian saya&lt;br /&gt;maaf "BAB" (buang air besar) masa theta yang dibawa ke masa alpha (kondisi antara alpha dan theta)&lt;br /&gt;sarannya sugesti positif dengan bacaan baik buku atau artikel or koran jngan biarkan otak dalam keadaan zero negatif&lt;br /&gt;Thaharah (kesucian) dan adab, pola akhlak&lt;br /&gt;niat (dawafiq) tujuan dari energi keikhlasan kepada Allah yang maha besar/keajaiban berpikir positif&lt;br /&gt;hidup sehat (la dharra wa la  dhirara )&lt;br /&gt;kualitaskan mimpi dan atur sesuai impian&lt;br /&gt;Afirmasi berulang&lt;br /&gt;sugesti emosional&lt;br /&gt;PBS ; delta (dibawah 4 cps; kondisi ketidak sadaran total/tidur pulas/pemulihan kesehatan jasmani dan rohani&lt;br /&gt;     theta (4-8 cps;mimpi dan relaksasi)&lt;br /&gt;     alpha (8-12 cps; kondisi meditatif)&lt;br /&gt;     beta   (12 s.d 40 cps; kondisi terjaga,berpikir, argumentasi logis, bertindak, keputusan,etc)&lt;br /&gt;alpha kondisi terbaik untuk belajar (kondisi antara Alpha dan theta)&lt;br /&gt;PBS memiliki kekuatan 30 000 kali lipat  dari pikiran sadar para ahli lebih senang mengatakaan tidak ada batas kekuatan PBS&lt;br /&gt;RUH, kehidupan, kematian, tidur dan MIMPI&lt;br /&gt;kenali 5 potensi dasar (RUH, jasmani, INDERA, OTAK/akal, HATI NURANI)&lt;br /&gt;hasil atau nilai yang saya dapati seperti dibawah ini:&lt;br /&gt;- ketenangan (equilibrium transquility)&lt;br /&gt;- isostasi jiwa (at tawasut bainal amraini)&lt;br /&gt;- pemuda yang dalam kesendiriannya yang selalu mengingat ALLAH&lt;br /&gt;- pemuda yang selalu rajin belajar dan shalih terutama ibadah sosial dan ibadah individual&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;belajar dan menulis&lt;br /&gt;menulis adalah mengikat ilmu lebih teratur dan rapi&lt;br /&gt;lebih terhindar dari makna yang bias&lt;br /&gt;terjaga kedhabitannya&lt;br /&gt;mutawatir rangkaiannya&lt;br /&gt;terpelihara cahayanya&lt;br /&gt;dan lebih lama eksistensinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;membaca adalah sekedar membaca tanpa tau arti teks atau makna tersirat di dalamnya,&lt;br /&gt;membaca juga bermakna membaca dan mengetahui maknanya&lt;br /&gt;membaca juga bermakna mendengar karena sama-sama informasi yang disampaikan ke otak&lt;br /&gt;membaca juga bermakna melihat&lt;br /&gt;membaca juga bermakna merasakan&lt;br /&gt;membaca juga bermakna mengajarkan karena informasi yang diterima dan disampaikan sama dengan membaca dalam&lt;br /&gt;proses kerja INDERA manusia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;al kalamu huwad du'a&lt;br /&gt;doa adalah pikiran positif,harapan dan kenyataan,bunga-bunga yang indah dalam bangunnya dan kehidupan&lt;br /&gt;setiap rangkaian kata adalah sugesti, keyakinan, pola pikir, akhlak , dan pola kata yang menjadi hasilnya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1371000015272472145-6748594670101981906?l=amma06.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amma06.blogspot.com/feeds/6748594670101981906/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1371000015272472145&amp;postID=6748594670101981906' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/6748594670101981906'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/6748594670101981906'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amma06.blogspot.com/2010/05/energi-pencerahan.html' title='energi Pencerahan'/><author><name>muhammad al Idsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15114300583919009618</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/SY2Uf1iBkPI/AAAAAAAAAQ0/74XOnOO9Y98/S220/Aang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1371000015272472145.post-3475768876198353286</id><published>2010-02-12T19:20:00.001+07:00</published><updated>2010-02-12T19:22:30.890+07:00</updated><title type='text'>motivasi diri anda</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;1. Bermimpilah! Karena dengan bermimpi suatu saat Anda akan berani berkata “ Terima kasih ya Allah. Mimipi saya jadi kenyataan.” Bagaimana Anda mampu menjadi orang besar kalau bermimpi saja tidak berani?&lt;br /&gt;2. Apa benar keberadaan Anda saat ini tidak berarti apa-apa?, apa arti keberadaan Anda saat ini?&lt;br /&gt;3. Rasa percaya diri akan tumbuh karena dipersiapkan perencanaan dan pelaksaanaannya.&lt;br /&gt;4. Anda tidak akan sukses ketika sikap mental anda tidak yakin terhadap diri Anda.&lt;br /&gt;5. Ingat! Anda dilahirkan bukan untuk melakukan semuanya, tapi Anda dilahirkan untuk melakukan seseuatu. Carilah sesuatu itu. Anda pasti BISA!&lt;br /&gt;6. Tips sederhana untuk memvisualisasikan mimpi-mimpi Anda adalah TAJAM ; T (Tekad yang kuat dan Tujuan yang jelas), A (Arahkan pada potensi positif), J (Jauhkan dari Metafora Negatif), A (ambil ,manfaat dari setiap kegagalan), M (Mantapkan motivasi dengan motivasi mantap)&lt;br /&gt;7. Burung elang tampak gagah ketika terbang dan bukan dengan berlari. Sebaliknya kuda akan gagah ketika harus berlari dan bukan berenang.&lt;br /&gt;8. Hilangkan keluhan dari otak Anda sekarang , maka Insyaallah sikap optimis akan menghampiri Anda.&lt;br /&gt;9. jangan bilang “ saya tidak mampu melakukan itu.” Tapi katakanlah “ bagaimana cara saya melakukan itu;”&lt;br /&gt;10. setelah kesulitan pasti ada kemudahan. Rumus orang sukses adalah ; orang SUKSES lebih banyak gagalnya dari pada orang gagal. Sering mencoba sering gagal, tak pernah mencoba tak pernah gagal. Tapi hasilnya pasti beda!&lt;br /&gt;11. Bangkitkan diri Anda dengan tiga hal : 1, Jangan mengeluh. 2, coba lagi dan coba lagi. 3, berdoalah kepada Allah dengan sesungguhnya.&lt;br /&gt;12. cara tercepat mengubah sikap teman Anda terhadap diri Anda adalah dengan mengubah sikap anda sendiri.&lt;br /&gt;13. Tidak akan pernah terjadi sebuah perubahan kalau yang Anda lakukan adalah menunggu orang lain mengubah dirinya untuk Anda tanpa adanya perubahan dari diri Anda.&lt;br /&gt;14. cara praktis memulai sebuah perubahan adalah keberanian Anda untuk memutuskan kemana arah perubahan yang Anda inginkan, apa saja yang ingin Anda ubah dan kemudian berjanji pada diri Anda sendiri untuk menjaga keputusan tersebut.&lt;br /&gt;15. Hanya orang sukses yang mampu menanggung resiko dari setiap pilihan yang dia ambil, senantiasa mengevaluasii perkembangan perubahan dan memperbaiaki kegagalan yang telah lalu dengan tidak mengulangi kesalahan yang sama sambil melakukan perbaikan yang ditargetkan.&lt;br /&gt;16. Unsur terpenting dalam mengubah sudut pandang akan kehidupan adalah kemampuan anda untuk percaya pada dirii sendiri, kemampuan menguasai diri dan kemampuan menerjemahkan ide atau gagasan ke dalam aksi nyata dengan dimulai dari diri Anda sendiri.&lt;br /&gt;17. Penderitaan, masalah, rasa sakit, dan kesuksesan adalah satu paket harga yang tak dapat dibeli secara terpisah.&lt;br /&gt;18. Kalau Anda ingin sukses maka Anda harus siap menjalani hal-hal yang tidak mau dilakukan oleh orang-orang biasa. Dan orang-orang biasa terbiasa menghindari masalah, banyak mengeluh dan senang mencari-cari alasan yang membenarkan kemalasannya.&lt;br /&gt;19. Kemauan, antusiasme, sikap optimis, keyakinan dan mau bertindak nyata adalah bagian dari perangkat yang harus dipersiapakan untuk mewujudkan siapa jati diri Anda.&lt;br /&gt;20. Selama Anda tidak pernah berhenti/menyerah, Anda tidak pernah gagal.&lt;br /&gt;21. Rasa takut dan kemalasan adalah antimotivasi yang membuat manusia selalu mencari jlan pintas dan jalan mudah. “Succes is My Right”&lt;br /&gt;22. Harga sebuah kegagalan dan kesuksesan bukan dinilai dari hasil akhir, tapi dinilai dari proses perjuangannya.&lt;br /&gt;23. Kalau Anda bercita-cita mendapatkan ikan paus. Mengapa Anda memancing di selokan ? bukankah ikan paus itu ada di samudera?&lt;br /&gt;24. Cita-cita akan sebanding dengan resiko yang akan Anda alami.&lt;br /&gt;25. Orang sukses dinilai dari bagaimana ia menghadapi masalah dengan tenang dan berani.&lt;br /&gt;26. Setiap keputusan akan menuai kontroversi. Anda tidak mampu menyenangkan semua orang.&lt;br /&gt;27. Tidak penting berapa kali Anda jatuh dan gagal . yang lebih penting adalah apakah Anda senantiasa bangun kembali?&lt;br /&gt;28. Banyak orang ingin berubah tetapi perubahan yang diinginkan hanya sebatas keingininan dan keputusan tanpa diringi kemauan yang keras untuk memulai langkah pertama.&lt;br /&gt;29. seorang juara selalu memiliki tujuan akhir untuk mencapai yang terbaik , tetapi ia bersedia mendekatinya dengan selangkah demi selangkah.&lt;br /&gt;30. Sikap mental sang juara senantiasa di isi oleh prasangka-prasangka positif atas setiap kegagalan yang dialaminya. Selama tidak pernah berhenti , Sang juara tidak pernah gagal. Bagi orang yang bermental juara, kegagalan hanyalah peristiwa, dan akan diperbaiki pada tahap berikutnya.&lt;br /&gt;31. Kesiapan menerima beban yang dihindari orang-orang biasa adalah syarat mutlak yang harus disadari oleh seorang pemenang.&lt;br /&gt;32. Sang pemenang tidak pernah menyerah , dan orang yang menyerah tidak akan pernah menang.&lt;br /&gt;33. Masalahnya bukanlah apakah Anda dijatuhkan, tetapi apakah Anda mampu bangkit kembali. (Vince Lombardi)&lt;br /&gt;34. Orang yang berhasil akan mengambil manfaat dari keslahan-kesalahannya dan mencoba lagi sutau cara yang berbeda. (Dale Carnegie)&lt;br /&gt;35. Sesungguhnya aku tidak gagal. Aku telah berhasil menemukan beribu-ribu cara yang salah untuk membuat bola lampu. (Thomas Alfa Edison)&lt;br /&gt;36. Kunci utama nilai diri untuk mengetahui seberapa besar harga diri kita adalah dengan melakukan : 1) Keluar dari zona kenyamanan dengan berani melakukan sesuatu yang baru. 2) Keberanian untuk membentuk diri dengan menghilangkan bagian yang tidak berguna berupa sifat-sifat negatif yang selama ini menempel pada diri kita. 3) keberanian untuk menempatkan diri pada tempat yang layak dengan kesiapan menerima tantangan dan hambatan dari pihak lain sehingga harga kita akan dinilai.&lt;br /&gt;37. Apalah artinya seorang yang bisa melakukan banyak hal namun selalu tidak mau melakukan banyak hal.&lt;br /&gt;38. Kunci utama nilai diri untuk meningkatkan harga diri adalah KEMAUAN untuk mencoba sehingga BISA setelah mengalamii bernbagai kegagalan dan hambatan dari luar maupun dari dalam diri sendiri.&lt;br /&gt;39. Jangan biarkan apa yang tidak dapat Anda kerjakan tercampur dengan apa yang dapat Anda kerjakan. (John Wooden)&lt;br /&gt;40. Semua impian Anda akan menjadi kenyataan ketika Anda mempunyai kebranian untuk mengejar impian-impian tersebut. (Walt Disney)&lt;br /&gt;41. Kesuksesan adalah 1 persen ide dan 99 persen keringat.&lt;br /&gt;42. Hari ini adalah hari yang lebih baik dari kemarin, dan besok harus lebih baik dari hari ini.&lt;br /&gt;43. Seorang besar tahu bahwa ketika seorang belajar menggoreng tempe dan gosong, maka yang gosong adalah temepnya, bukan yang menggorengnya.&lt;br /&gt;44. Anda mungkin tidak mampu mengubah dunia yang Anda lihat sekitar Anda. Tetapi Anda mampu mengubah cara pandang Anda melihat dunia yang ada dalam diri Anda. (Anonim)&lt;br /&gt;45. Perubahan besar pada dasarnya adalah kumpulan dari perubahan-perubahan kecil yang terkumpul dan menjadi sebuah kebiasaan…&lt;br /&gt;46. Anda adalah sesuai apa yang ada dalam pikiran Anda. Kemenangan dan keseksesan diawali dari bagiamana pikiran Anda.&lt;br /&gt;47. Bahagia, sedih, senang, dan semua rasa berawal dari bagaimana Anda memandang sesuatu dengan pikiran Anda.&lt;br /&gt;48. di setiap masalah pasti ada peluang. Dan sebaliknya di setiap peluang tentu ada masalah.&lt;br /&gt;49. Orang-orang luar biasa akan senantiasa memandang sesuatu yang baru adalah tantangan untuk lebih maju.&lt;br /&gt;50. Peluang adalah kesempatan untuk berhasil namun juga kesempatan untuk menambah kegagalan.&lt;br /&gt;51. Tiga langkah cerdas menghadapi masalah ; 1) Melangkahlah setahap demi setahap. 2) Belajarlah dari keslahan Anda sendiri. 3) Yakin dan percaya diri Anda pada Allah SWT.&lt;br /&gt;52. dalam perjalanan hidup , kekecewaan dan kegagalanlah yang akan mengawali kesuksesan.&lt;br /&gt;53. Beranilah menganggung resiko terburuk dari apa yang Anda kerjakan.&lt;br /&gt;54. Cicak pun percaya bahwa selama ia mau bergerak dan mencari peluang , ia tidak akan mengalami kelaparan walau semua makanannya mampu terbang sedangkan cicak tidak. Bagaimana dengan Anda? Allah SWT Maha Kaya. Yaqinkanlah!!!&lt;br /&gt;55. Seorang yang berhasil adalah orang yang dapat meletakkan sebuah batu dasar yang kuat dengan batu bata yang dilemparkan orang lain kepadanya. (David Brinkley)&lt;br /&gt;56. Ingat, semua kata-kata miring akan luntur dengan bukti nyata.&lt;br /&gt;57. Kalimat “sulit tapi bisa” berakhir pada sikap optimis dan berlanjut pada gerak mencoba, sedangkan kalimat “Bisa tapi sulit” cenderung mendorong sikap pesimis dan menyerah sebelum melakukan percobaan.&lt;br /&gt;58. Kesalahan Anda dalam memilih kosa kata akan berpengaruh pada mandeknya kreativitas bawah sadar.&lt;br /&gt;59. Emosi kita akan membentuk sikap tubuh dan sikap tubuh kita dipengaruhi oleh emosi. Sikap tubuh Anda akan mampu mengbah emosi Anda.&lt;br /&gt;60. Saya akan coba fokuskan pada “ Bagaimana sikap Anda mampu mengubah emosi Anda.” Sekarang Anda bayangkan satu masalah yang paling berat, kemudian Anda angkat wajah Anda menatap ke depan dengan tegas. Kepalkan tangan Anda. Bayangkan peristiwa bahagia yang sangan brekesan dalam hidup Anda. Melompatlah. Mulailah tersenyum dan bayangkan keinginan-keinginan Anda yang Indah. Teriakkan “Aku Pasti Bisa!” maka gairah baru akan Anda rasakan.&lt;br /&gt;61. Sepuluh pola salah yang akan menghambat proses pencarian jati diri positif ; 1) Takut mengmbail resiko, 2) Kurang tekun, 3) Ingin mempreoleh hasil dengan cepat, 4) Kurangnya prioritas, 5) mementingkan diri sendiri dan ketamakan, 6) Tidak berpendirian, 7) Keengganan menyususn rencana dan mempersiapkan diri, mencari pembenaran terhadap keslahan diri, 9) Tidak belajar dari kesalahan masa lalu, 10) Kurangnya tujuan.&lt;br /&gt;62. Anda sekarang berada di tempat dimana pikiran Anda telah membawa diri Anda, Anda kelak berada pada tempat dimana pikiran Anda membawa Anda. (James Allen)&lt;br /&gt;63. Banyak peluang besar yang hilang karena faktor kebimbangan. Ketakutan menimbulkan rasa tidak aman, kurang percaya diri serta kecenderungan menunda-nunda pekerjaan.&lt;br /&gt;64. Orang yang tidak berani mencoba akan kalah sebelum berusaha.&lt;br /&gt;65. Persiapan adalah ; Tujuan + Prinsip + Perencanaan + Pelaksanaan + Ketekunan + Kesabaran + Kebanggaan.&lt;br /&gt;66. Persiapan berarti memberi toleransi pada kegagalan, meskipun tidak pernah menerimanya. Artinya berani menerima kegagalan tanpa harus merasa gagal, kecewa tanpa kehilangan keberanian.&lt;br /&gt;67. Cara terbaik menghadapi kesalahan adalah ; Segere mengakuinya, tidak mendiamkannya, belajar dari kesalahan itu, tidak mengulanginya, tidak melemparkan kesalahan tau mencari-cari alasan.&lt;br /&gt;68. Tidak ada kemenangan yang bisa diulang kembali jika kemenagan itu adalah buah dari kebetulan. Kemenangan tanpa perencanaan akan membawa kebanggaan sesaat dan penderitaan berikutnya.&lt;br /&gt;69. Proses untuk menang lebih berharga dari hasil. Kunci kegagalan adalah ketika Anda ingin menyenangkan semua orang.&lt;br /&gt;70. Syarat pencapaian tujuan jangka panjang adalah dengan bertekun pada langakah jangka pendek. Sang juara tahu bahwa lebih baik bercucuran keringat ketika berlatih lebih baik dari pada berdarah-darah ketika bertanding.&lt;br /&gt;71. Tidak ada kata mustahil bagi seorang juara. Mustahil hanya dimiliki oleh orang-orang yang belum pernah mencoba. Sulit hanyalah kosa kata orang yang tak mau berlatih. Gagal adalah perbendaharaan kata orang-orang yang terlalu cepat menyerah.&lt;br /&gt;72. Dengan kepercayaan penuh, kerja keras dan tidak setengah hati maka hasil yang diperolehpun tidak setengah-setengah.&lt;br /&gt;73. Anda tidak pernah mencapai kesuksesan yang sesungguhnya samapai Anda menyukai apa yang sedang Anda kerjakan. (Dale Carnegie)&lt;br /&gt;74. Kerjakan apa yang Anda cintai dan cintai apa yang Anda kerjakan.&lt;br /&gt;75. Ketika ada dinding penghalang di depannya, maka seorang juara pantang berbalik karena ia selalu melihat garis finish secara jelas.&lt;br /&gt;76. Anda dan saya tidak melihat hal-hal sebagaimana orang melihat. Kita melihat hal-hal sebagaimana kita melihat. (Heb Cohen)&lt;br /&gt;77. Kita terlalu mempersulit hal yang sederhana dan kurang usaha untuk menyederhanakan hal yang sulit.&lt;br /&gt;78. Tanpa tindakan yang nyata dan keras, kata-kata kehilangan maknanya.&lt;br /&gt;79. Tiga penyakit mental yang selalu mersuki sang juara adalah penyakit M2B, yaitu Menunda, malas dan Banyak alasan.&lt;br /&gt;80. Ada kegagalan yang Anda rasakan karena memang Anda tidak memilki kemampuan pada bidang yang diujikan, namun lebih banyak kegagalan yang terjadi bukan karena Anda tidak mampu, tetapi karena adanya sifat MENUNDA.&lt;br /&gt;81. Anda lebih sering menunda dengan harapan mampu membayarnya pada waktu berikutnya.&lt;br /&gt;82. “Malas” adalah kosa kata permanen untuk semua kegagalan.&lt;br /&gt;83. Malas adalah sifat dasar orang yang kehilangan motivasi. Malas adalah kata yang selalu muncul pada diri sang pecundang sejati. Kemalasan adalah cikal bakal penyesalan pada setiap kesimpulan akhir.&lt;br /&gt;84. Malas bermula dari pikiran negatif yang terpelihara, kemudian terpupuk oleh rasa meremehkan sesuatu yang akhirnya berujung pada kesimpulan akhir, « Aku tidak mampu » atau Kenapa harus aku yang mengerjakannya ? »&lt;br /&gt;85. Alasan senantiasa benar bagi yang beralasan.&lt;br /&gt;86. Kata kasihan sangat patut diberikan pada orang-orang yang dipercaya oleh orang lain apa yang dikatakannya, namun dirinya sendiri tidak mempercayai apa yang diutarakannya.&lt;br /&gt;87. Kebahagiaan tidak tergantung pada hal-hal disekitar Anda, tetapi pada sikap Anda. Segala sesuatu dalam kehidupan Anda tergantung pada sikap Anda. (Alferd A. Montapert)&lt;br /&gt;88. Arahkan potensi Anda pada kelebihan Anda. Konsentrasilah pada kekuatan Anda. Jangan campurkan kelebihan Anda dengan kekurangan Anda, maka muncullah kompetensi Anda.&lt;br /&gt;89. Keputusan besar akan beriringan dengan masalah dan ujian yang besar. Anda berhak memilih apapun namun Anda tidak berhak memilih konsekensi pilihan Anda.&lt;br /&gt;90. Anda berhak memilih dan memutuskan apapun dalam kehidupan Anda, namun Anda tidak dapat memilih konsekuensi dan akibat dari pilihan-pilihan dan keputusan Anda.&lt;br /&gt;91. Menyerah adalah suatu pemecahan permanen untuk masalah temporer. (Anonim)&lt;br /&gt;92. Kegagalan hakiki adalah ketika Anda telah berhenti mencoba.&lt;br /&gt;93. Ujian bagi para pecundang tidak lebih dari suatu penderitaan tak berujung yang menimbulkan persangkaan buruk pada setiap orang yang ada disekitarnya, bahkan kepada Allah.&lt;br /&gt;94. Ujian bagi pemenang adalah merupakan jalan cepat menuju naik kelas.&lt;br /&gt;95. Dengan masalah, kita akan banyak belajar, tekun, dan sabar. Dengan masalah, kita mampu menemukan hal-hal baru.&lt;br /&gt;96. Lakukan apa yang Anda takutkan, dan takut akan lenyap.&lt;br /&gt;97. Kesalahan terbesar yang dapat dibuat seseorang adalah tidak melakukan apa-apa. (Maxwell)&lt;br /&gt;98. Tahukah Anda bahwa orang gagal karena melakukan sesuatu 1000 kali lebih baik dari pada orang yang tidak pernah melakukan sesuatu.&lt;br /&gt;99. Kegagalan akan melahirkan pengalaman dan dari pengalaman akan terlahir kecerdasan emosional yang tidak pernah diperoleh orang yang tidak pernah melakukan apapun.&lt;br /&gt;100. Anda akan memperoleh kekuatan, keberanian, dan kepercayaan diri dengan setiap pengalaman.&lt;br /&gt;101. Penundaan akan memperbesar rasa takut Anda, dan tindakanlah yang akan menguranginya.&lt;br /&gt;102. Mendapatkan keuntungan tanpa resiko, pengalaman tanpa tantangan, dan imbalan tanpa kerja sama mustahilnya dengan hidup tanpa dilahirkan. (A.P Gouthey)&lt;br /&gt;103. Yang lain dapat menghentikan langkah Anda hanya sementara, namun Andalah satu-satunya orang yang dapat melakukannya secara permanen. (Maxwell)&lt;br /&gt;104. Pengorbanan yang sesungguhnya adalah investasi, dimana kita melepaskan sesuatu hari ini dan kita akan memperoleh sesuatu yang lebih berharga di esok hari.&lt;br /&gt;105. Pemenang tidak melakukan sesuatu yang beda, pemenang hanya melakukan sesutau dengan cara yang berbeda.&lt;br /&gt;106. Seseorang yang optimis mungkin saja melihat suatu cahaya dimana ada kegelapan, dan seorang pesimis selalu berlari untuk memedamkannya. (Michel D. Piere)&lt;br /&gt;107. Keberhasilan ataupun kegagalan bukanlah sebuah hasil yang datang secara tiba-tiba, sebuah keberhasilan berasal dari proses yang panjang yang diawali keberanian memutuskan, kemauan untuk melakukan,dan kesiapan menerima resiko dan konsekuensi apapun dari tindakan yang dilakukan.&lt;br /&gt;108. Tidak ada usaha tanpa gerak. Gerak akan terkontrol jika Anda memiliki niat yang yang kuat, Niat Anda akan konsisten jika tujuan Anda terukur, Tujuan Anda terukur jika ada KOMITMEN yang sinergi dengan GERAK, NIAT, dan TUJUAN. (Aris ABCo)&lt;br /&gt;109. Bergeraklah! Karena bergeraklah air tidak bau. Karena bergeraklah udara terasa segar. Karena bergeraklah motor berjalan lancar dan tidak berbenturan.&lt;br /&gt;110. Kesalahan terbesar yang senantiasa dibuat manusia dalam kehidupannya adalah ketakutan untuk melakukan kasalahan sehingga tidak melakukan sesuatu.&lt;br /&gt;111. Kegagalan adalah kesempatan untuk memulai lagi dengan lebih pandai. (Henry Ford)&lt;br /&gt;112. Orang gagal senantiasa mengeluh dan diam pada titik kegagalan dan mencarai faktor kegagalan dari pihak yang lain.&lt;br /&gt;113. Orang sukses akan menjadikan kegagalan sebagai bagian dari temuan baru sebagai cara salah yang tak perlu terulang kedua kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;114. Rasa takut adalah satu mata rantai dengan keengganan bertindak. Keengganan mencoba karena takut gagal adalah kegagalan yang sebenarnya.&lt;br /&gt;115. Ketika Anda tidak pernah melakukan kesalahan sebaiknya Anda lihat kembali langkah Anda. Jangan-jangan Anda tidak perah melakukan sedikitpun.&lt;br /&gt;116. Pada setiap kegagalan senantiasa tersimpan kesempatan yang tersembunyi.&lt;br /&gt;117. Setiap Anda mampu meraih kesuksesan ketika Anda mau mempersiapkan diri, melakukan kerja keras, dan mau belajar dari kegagalan.&lt;br /&gt;118. kebanggaan terbesar kita adalah bukan karena kita tidak pernah gagal, tapi kebanggaan terbesar kita adalah ketika kita mampu bangkit kembali setiap kali kita jatuh.&lt;br /&gt;119. Orang yang paling mudah gagal dalam hidup adalah orang yang tidak mempunyai tujuan hidup.&lt;br /&gt;120. Selalu tanamkan dalam pikiran Anda bahwa ketetapan hati Anda untuk berhasil lebih penting dari hal apapun. (Abraham Lincoln)&lt;br /&gt;121. Kebebasan manusia yang terakhir adalah memilih sikap dalm situasi apapun yang telah ditentukan baginya. (Victor Frankl)&lt;br /&gt;122. Orang-orang besarpun memiliki rasa takut. Yang membedakan adalah mereka hanya menganggap rasa takut itu sebagai ilusi semata.&lt;br /&gt;123. Semangat memang diperlukan karena dia adalah bensin bagi sebuah mobil. Namun apalah artinya bensin ketika sebuah mobil mewah tidak bisa bergerak karena tidak beresnya sang sopir.&lt;br /&gt;124. kebanyakan dari kita telah memiliki komitmen untuk menjadi yang terbaik, kita mengeluarkan ucapan-ucapan yang hebat, berpenampilan luarbiasa. Namun pada saat harus menunujukkan bukti, kita hanya memberi alasan dan bukan jawaban.&lt;br /&gt;125. Anda tidak mungkin berkomitmen pada diri Anda kalau Anda masih berusaha untuk menyenangkan semua orang.&lt;br /&gt;126. Kesengsaraan adalah sebuah pilihan. (Anonim)&lt;br /&gt;127. Lima sikap mental yang harus dimiliki oleh seorang pemenang ; tekad baja, tekun dan tabah, berpikir positif, menjunjung tinggi kejujuran dan bersikap konsisten.&lt;br /&gt;128. Untuk berhasil, sejumlah hambatan dan rintangan seperti kemalasan, ketakutan, godaan, keterbatasan pengetahuan, keterbatasan relasi, kurang fasilitas, kurang modal dan 1001 kekurangan lainnya harus diatasi.&lt;br /&gt;129. Ketekunan dan ketabahan adalah kemampuan menyelesaikan suatu pekerjaan sampai tuntas, selesai dan berhasil, apapun halangannya.&lt;br /&gt;130. Anda tidak pernah berada di depan siapapun selama Anda berusaha untuk tetap sejajar dengan mereka. (Anonim)&lt;br /&gt;131. Ada banyak cara yang sangat membantu Anda dalam memperbaiki kreativitas ; 1) Biarkan diri Anda sendiri bermimpi. Biarkan imajinasi Anda mengalir. Konsentrasikan kesadaran Anda untuk berfikir tentang suatu objek…..dan kemudian biarkan fikiran Anda mengalir, 2) Gunakan akal untuk menilai dan menghubungkan dengan pengetahuan yang ada sehinggga bisa diterima logika. Lanjutkan dengan memeriksa data, membuat perencanaan strategi untuk merealisasikannya.&lt;br /&gt;132. Intuisi dapat diperoleh melalui ; 1) Pemikiran mendalam mengenai persoalan dan data sehingga pikiran kita dijenuhi, 2) Syarat yang penting yang harus dipenuhi adalah kebebasan dari persoalan-persoalan lain atau gangguan perhatian lain, 3) Banyak orang memperoleh intuisi sewaktu beristirahat dari pekerjaannya setelah usaha yang intensif, 4) Pikiran-pikiran yang timbul sering muncul sewaktu-waktu yang sangat singkat saja.&lt;br /&gt;133. Beberapa cara untuk memperluas pengetahuan sehingga Anda mampu berpikir kreatif ; membaca, pengamatan atas persoalan, transfer pengetahuan dengan menghadiri seminar, lokakarya, pelatihan/workshop, Diskusi, terbuka terhadap berbagai bentuk informasi (leaflet, booklet dll)&lt;br /&gt;134. Jika Anda ingin mengubah sikap, mulailah dengan mengubah kebiasaan. Dengan kata lain, mulailah melakukan bagian, dengan sebaik yang Anda bisa, dari orang yang Anda teladan, menjadi orang yang paling Anda inginkan, secara berangsur-angsur, manusia lama dan penakut akan hilang. (William Glasser)&lt;br /&gt;135. Musuh terburuk kreativitas adalah keraguan atas kemampuan diri sendiri.&lt;br /&gt;136. Seorang yang bahagia bukanlah seseorang yang dalam situasi serba pasti, tapi lebih pada seseorang dengan sikap yang serba pasti.&lt;br /&gt;(Hugh Downs)&lt;br /&gt;137. Sembilan puluh sembilan persen kegagalan berasal dari orang yang mempunyai kebiasaan membuat alasan. (George Washington)&lt;br /&gt;138. Hukuman pertama bagi orang yang berbohong dari kebohongannya adalah dia tetap dianggap bohong ketika ia bersikap jujur. (Ibnul Mubarak Rahimahullah)&lt;br /&gt;Virus-virus penghambat kesuksesan :&lt;br /&gt; Virus “menunda” : Ketika akan melakukan sesuatu, sering berpikir “ntar dulu dech, masih ada waktu”.&lt;br /&gt;Bahayanya :&lt;br /&gt;* Menyesal&lt;br /&gt;* Mengalami kegagalan&lt;br /&gt;* Gelisah semakin parah&lt;br /&gt;* Pegal-pegal dan bikin lemas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengobatannya :&lt;br /&gt;* Say no to “Menunda”! now…now…and now.&lt;br /&gt;* Jangan menyerah pada masa-masa sulit.&lt;br /&gt;* Berkonsentrasilah pada tugas.&lt;br /&gt; Virus “Malas” : disebabkan oleh hilangnya motivasi. Malas adalah pecundang sejati. Malas = Kalah sebelum bertanding.&lt;br /&gt;Bayahanya :&lt;br /&gt;* Gagal (Malas : kata permanen sebuah kegagalan)&lt;br /&gt;* Menyesal (Malas : cikal bakal penyesalan)&lt;br /&gt;* Gelisah semakin parah, frustasi.&lt;br /&gt;Pengobatannya :&lt;br /&gt;* Jadikan dan anggap semua aktivitasmu menyenangkan dan sangat bermanfaat.&lt;br /&gt;* Lawan bisikan malas.&lt;br /&gt; MCA (Mencari Cari Alasan)&lt;br /&gt;-Menjadikan ketidaksempurnaan dirinya sebagai alasan untuk tidak berbuat sesuatu.&lt;br /&gt;-Tidak percaya diri&lt;br /&gt;-Suka mencari-cari alasan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahayanya :&lt;br /&gt;* Tidak akan dipercaya&lt;br /&gt;* Gagal&lt;br /&gt;* Gelisah, sedih dan menyesal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengobatanya :&lt;br /&gt;* Carilah alasan untuk berbuat, bukan untuk tidak berbuat.&lt;br /&gt;* Apabila seseorang ingin melakukan, maka ia akan mencari cara. Tapi bila seseorang tidak mau melakukan sesuatu, maka ia akan mencari alasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Apa benar keberadaan Anda saat ini tidak berarti apa-apa?, apa arti keberadaan Anda saat ini?&lt;br /&gt;3. Rasa percaya diri akan tumbuh karena dipersiapkan perencanaan dan pelaksaanaannya.&lt;br /&gt;4. Anda tidak akan sukses ketika sikap mental anda tidak yakin terhadap diri Anda.&lt;br /&gt;5. Ingat! Anda dilahirkan bukan untuk melakukan semuanya, tapi Anda dilahirkan untuk melakukan seseuatu. Carilah sesuatu itu. Anda pasti BISA!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;diposkan oleh&lt;br /&gt;http://edyhariyanto.blog.com/2009/09/10/be-yourself/&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1371000015272472145-3475768876198353286?l=amma06.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amma06.blogspot.com/feeds/3475768876198353286/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1371000015272472145&amp;postID=3475768876198353286' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/3475768876198353286'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/3475768876198353286'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amma06.blogspot.com/2010/02/motivasi-diri-anda.html' title='motivasi diri anda'/><author><name>muhammad al Idsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15114300583919009618</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/SY2Uf1iBkPI/AAAAAAAAAQ0/74XOnOO9Y98/S220/Aang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1371000015272472145.post-2065964105149540810</id><published>2009-11-14T17:11:00.004+07:00</published><updated>2010-09-09T14:32:31.136+07:00</updated><title type='text'>Cinta Dunia</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/Sv6FBgZsPsI/AAAAAAAAAYI/XJr4O-o5CDI/s1600-h/97-03.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 210px; height: 210px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/Sv6FBgZsPsI/AAAAAAAAAYI/XJr4O-o5CDI/s320/97-03.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5403902863815229122" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Imam Al-Ghazali&lt;br /&gt;Cinta dunia adalah pangkal dari segala dosa. Dunia tidaklah sama dengan harta dan tahta saja. Harta dan tahta hanyalah bagian terkecil dari kehidupan dunia yang amat luas itu. Kehidupan dunia adalah kondisi obyektif Anda sebelum meninggalkan dunia. Sedangkan akhirat adalah kondisi obyektif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda setelah meninggal. Apa pun isi kehidupan yang Anda hadapi sebelum meninggal, maka itu adalah kehidupan dunia, kecuali ilmu pengetahuan, ma’rifat dan kebebasan. Kehidupan duniawi itu amat variatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang ada setelah kematian, juga merupakan wahana kenikmatan, bagi yang memiliki matahati. Tetapi wahana setelah meninggal itu bukanlah dunia, walaupun muncul di dunia.&lt;br /&gt;Bagian-bagian duniawi tersebut saling terkait satu sama lain, berkaitan pula dengan upaya perbaikan kerja Anda, yang kembali pada harta-benda yang ada dan bagian Anda di dalamnya, serta kesibukan Anda untuk memperbaikinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang berupa harta-benda (materi) adalah bumi beserta isinya. Allah swt. berfirman:&lt;br /&gt;“Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang ada di bumi sebagai perhiasan baginya...” (Q.s. Al-Kahfi: 7).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepentingan manusia terhadap bumi itu pun bervariasi, bergantung pada sisi bumi itu sendiri. Tanahnya secara umum dimanfaatkan oleh manusia sebagai tempat tinggal dan kebun. Tetumbuhannya sebagai obat dan makanan. Barang tambangnya sebagai sumber devisa, bahan-bahan produksi dan berbagai peralatan. Sedangkan binatang-binatang difungsikan sebagai alat kendaraan dan bahan makanan. Adapun manusia itu sendiri berperan sebagai khalifah Allah yang bertugas memakmurkan bumi dengan melakukan berbagai kebajikan dan mengembangkan keturunan. Semua itu telah terhimpun dalam firman Allah swt.:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak...” (Q.s. Ali Imran: 14).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan bagian duniawi Anda di muka bumi, telah diungkapkan Al-Qur’an melalui kata “hawa nafsu”.&lt;br /&gt;Allah swt. berfirman: “... dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya ...” (Q.s. An-Nazi’at: 40).&lt;br /&gt;Kemudian sebagai rincian terhadap ayat tersebut, Allah swt. berfirman pula:&lt;br /&gt;“... Sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permaianan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak...” (Q.s. Al.-Hadid: 20).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di balik semua itu berbagai ancaman terselubung terhadap batin, berupa kedengkian, kesombongan, riya’, hipokrit, berfoya-foya, cinta dunia dan gila sanjungan. Semua itu adalah dunia batin. Sementara kekayaan fisik adalah dunia lahiriah. Kesibukan Anda untuk memakmurkan dan mengolah dunia melalui industri dan profesi, yang membuat manusia sibuk sehingga lupa diri, lupa prinsip dan kehilangan makna hidup, semata karena kelelapan mereka terhadap kesibukan duniawi itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesibukan itu muncul akibat dua kaitan: ketergantungan hati karena cinta dunianya, dan ketergantungan fisik dengan sibuk mengolahnya.&lt;br /&gt;Itulah hakikat dunia, yang -apabila -mencintainya merupakan pangkal dari segala dosa. Padahal dunia diciptakan semata sebagai bekal menuju akhirat. Hanya saja gemerlap dunia itu seringkali membuat orang tersesat sehingga lupa pada tujuan hidupnya sebagai musafir menuju alam akhir. Ibarat pemula yang menunaikan ibadat haji, dia pasti disibukkan dengan segala persiapan dan perbekalan maupun perlengkapan kendaraannya, sehingga akhirnya dia pun tertinggal oleh rombongannya dan gagal menunaikan ibadat haji, malah dimangsa oleh binatang buas di padang pasir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah dunia yang tercela dan yang menghancurkan. Padahal substansinya adalah ladang akhirat. Kehidupan dunia merupakan salah satu fase perjalanan menuju Allah swt. Ia ibarat perumahan yang dibangun di tengah jalan. Di situ segala bekal perjalanan dipersiapkan dan disimpan. Siapa pun yang mempersiapkan dan mengambil bekal perjalanannya di situ sekadar kebutuhan, seperti bekal makanan, pakaian, menikah dan kebutuhan lain, maka la benar-benar menanam tanaman dan akan dipetiknya kelak di akhirat. Tetapi, barangsiapa melebihi batas dalam mengambil bekal dan terlena olehnya, maka dia bakal binasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup di dunia, ibarat suatu kaum yang mengendarai sebuah kapal. Di suatu pulau, kapal itu berlabuh. Para awak kapal menyuruh penumpang turun untuk melihat-lihat kondisi alam di pulau tersebut dan sekaligus memenuhi hajat yang diperlukan. Akan tetapi, mereka diliputi kekhawatiran tertinggal oleh kapal dan tempatnya diambil alih orang lain. Maka, reaksi mereka pun berbeda-beda satu sama lain. Ada yang segera turun dan memenuhi hajat kebutuhannya, lalu segera kembali ke kapal sehingga mendapatkan tempat yang luas dan masih kosong. Ada yang terlena menyaksikan panorama pulau itu, sehingga terlambat naik ke kapal dan akibatnya dia pun tidak mendapatkan tempat yang cukup luas untuk dirinya berikut buah tangan yang dibawanya. Karenanya, buah tangannya itu terpaksa dipikul di atas bahunya hingga ke tempat tujuan.&lt;br /&gt;Dan bahkan ada yang amat terlena hingga masuk ke dalam belantara yang berpanorama sangat indah, terpesona oleh keindahan bunga-bunga, tidak ingat ancaman binatang buas, keganasan alam, dan sebagainya. Ketika tiba di pantai, dia mendapatkan bahwa dirinya ternyata tertinggal seorang diri di tepi pantai. Selang beberapa saat kemudian datanglah binatang buas dan binatang berbisa yang siap memangsanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah ilustrasi kehidupan di alam dunia bila dikaitkan dengan kehidupan akhirat. Cobalah kita renungkan!&lt;br /&gt;Orang yang mengenal dirinya sendiri, akan mengenal Tuhannya. Siapa yang mengenal perhiasan dunia dan mengenal akhirat, maka la akan menyaksikan dengan cahaya jiwa, betapa kehidupan dunia itu bertentangan dengan kehidupan akhirat. Salah satunya adalah, bahwa seseorang tidak akan mencapai kebahagiaan di akhirat, kecuali jika menghadap Allah swt. dengan ma’rifat dan mahabbah kepada-Nya. Dan mahabbah tidak akan bisa dicapai, kecuali dengan melanggengkan dzikir.&lt;br /&gt;Demikian pula ma’rifat kepada-Nya tidak akan teraih, kecuali dengan terus “mencari” dan “berpikir”. Dan keduanya tidak dapat dilakukan, kecuali menghindarkan diri dari kesibukan duniawi. Sebab, cinta dan ma’rifat kepada Allah tidak akan pernah bersandar di hati, kecuali bila hati itu sendiri terlepas dari rasa cinta kepada selain Allah swt. Dan teosofi seperti ini hanya dapat dihampiri oleh orang-orang yang tergolong ahli bashirah. Jika Anda memiliki matahati (bashirah), Anda adalah ahli rasa (dzauq) dan musyahadah. Bila Anda tidak mungkin seperti mereka, cukuplah Anda menjadi kelompok taqlid dan ahli iman saja. Namun perhatikan peringatan Allah dalam Al-Qur’an dan AsSunnah.&lt;br /&gt;Allah swt. berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Barangsiapa yang menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan kepada mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna...” (Q.s. Hud:15).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Yang demikian itu disebabkan karena sesungguhnya mencintai kehidupan di dunia lebih dari akhirat...” (Q.s. An-Nahl: 107).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Adapun orang yang melampaui batas, dan lebih mengutamakan kehidupan dunia...” (Q.s. An-Nazi’at: 37-8).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepertiga dari Al-Qur’an, ayat-ayatnya mengecam dunia dan para pengabdi dunia.&lt;br /&gt;Rasulullah saw bersabda:&lt;br /&gt;“Sesungguhnya dunia itu dilaknat, berikut segenap isinya juga dilaknat, kecuali jika disertai untuk tujuan kepada Allah swt.” (Al-Hadits).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dunia adalah manisan hijau. Dan Allah mengangkat kamu sebagai khalifah di atasnya, dan Dia menyaksikan bagaimana cara kamu bekerja.” (Al-Hadits).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabdanya pula, “Barangsiapa di waktu paginya menjadikan dunia sebagai cita-cita utama, dia tidak akan mendapatkan apa pun dari Allah swt. Justru Dia akan senantiasa menyiksa hatinya dengan empat perkara: Kesusahan yang tidak ada putus-putusnya, kesibukan yang tiada akhirnya, kemiskinan yang tiada mencapai kekayaannya, dan angan-angan yang tidak akan pernah sampai tujuannya selama-lamanya. “&lt;br /&gt;Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a, dia berkata, “Rasulullah saw bersabda, ‘Hai Abu Hurairah, maukah kamu bila kuperlihatkan dunia secara keseluruhan?’Aku menjawab, `Ya.’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu beliau memegang tanganku dan menjulurkannya ke tempat sampah yang di dalamnya terdapat tengkorak kepala manusia, kotoran, kain lusuh dan tulang-belulang. Kemudian beliau bersabda, ‘Hai Abu Hurairah, kepala-kepala (tengkorak) ini adalah ketamakan dan angan-angan manusia, kini ia telah menjadi tulang tanpa kulit dan akan menjadi debu. Sedangkan kotoran ini adalah aneka makanan yang dimakan dan hasil usaha manusia, yang kemudian mereka buang dari perutnya, sehingga mereka saling menjaganya. Dan kain lusuh ini adalah pakaian mereka yang dicerai-beraikan oleh hembusan angin. Sedang tulang-belulang ini adalah tulang-belulang binatang yang mereka cari dan pelihara sampai ke berbagai penjuru. Barangsiapa menangisi dunia, maka menangislah!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hadits lain beliau bersabda, “Kelak pada hari Kiamat akan datang suatu kaum yang amal perbuatan mereka seperti Gunung Tihamah; tetapi mereka digiring ke neraka.”Para sahabat berkata, “Termasuk orang yang mengerjakan salat wahai Rasulullah?” Nabi saw. menjawab, “Ya, mereka salat, puasa dan bangun di sebagian tengah malam. Dan bila ditawarkan nilai dunia, maka mereka sama-sama bergegas merebutnya.”&lt;br /&gt;Nabi Isa as. menegaskan, “Cinta pada dunia dan juga pada akhirat tidak bisa menempati hati seorang Mukmin, seperti air dan api tidak bisa berada pada satu tempat.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw bersabda, “Waspadalah terhadap dunia, karena lebih dini daripada Malaikat Harut dan Marut.”&lt;br /&gt;Nabi Isa as. bersabda, “Wahai Hawariyun, relakanlah dirimu mendekati dunia disertai keselamatan agama, sebagaimana penghuni dunia rela mendekati agama disertai keselamatan dunia.”&lt;br /&gt;Diriwayatkan, bahwa Isa as. diperlihatkan substansi dunia dengan gambaran wanita tua yang buruk rupa, walaupun diberi perhiasan macam-macam. Isa as. berkata, “Berapa kali engkau menikah?”Wanita tua itu menjawab, `Aku tidak bisa menghitung suami-suamiku.” Isa as. bertanya lag’, “Mereka menceraikan kamu atau kamu ditinggal mati mereka?” Wanita itu berkata, “Kubunuh semuanya.” Isa as. berkata, “Sungguh mengejutkan sekali, suami-suamimu yang terakhir, mengapa mereka tidak mengambil pelajaran pada suami-suami terdahulu?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu Anda ketahui, orang yang menyangka bahwa memakai pakaian dunia pada badannya, sementara hatinya tetap sunyi dari dunia, berarti orang tersebut tertipu. Sebab Rasulullah saw bersabda, “Perumpamaan orang yang cinta pada dunia ibarat orang yang berjalan di atas air. Dapatkah orang berjalan di atas air, kakinya tidak basah?” (Al-Hadits).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika Ali bin Abi Thalib r.a. berkirim surat kepada Salman Al-Farisi r.a, “Dunia itu laksana ular, halus disentuh, tetapi bisanya membahayakan. Berpalinglah dari dunia yang mengagumkan diri Anda, karena Anda bersahabat sedikit dengannya; letakkan segala kegelisahan dunia, karena Anda yakin akan berpisah dengannya; jadilah diri Anda sebagai orang yang senang dengan apa adanya, karena lebih waspada dari bahayanya; sebab, pemilik dunia ketika merasa tentram la akan dikejutkan oleh sesuatu yang dibencinya.”&lt;br /&gt;Nabi Isa as. berkata, “Dunia ibarat orang yang minum air laut, semakin banyak semakin terasa haus, sehingga membinasakan diri sendiri.” Ketahuilah, orang yang merasa tentram pada dunia dengan keyakinannya, bahwa la telah lari dari dunia, itu tergolong orang yang sombong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia, bahkan, seperti rumah yang disiapkan pemiliknya, dihiasi untuk menerima tamu-tamu yang datang. Kemudian la memasuki salah satu rumahnya, lalu disodorkan mangkuk emas berisi dupa yang harum, agar la mencium baunya.Dupa itu dibiarkan untuk orang-orang yang menemuinya, tetapi tidak untuk dimiliki. Tetapi, pikirannya bodoh, orang tersebut menyangka dupa dan mangkuk emas itu diberikan kepadanya. Ketika hatinya mulai berhasrat la menuntut, lalu la gelisah dan rakus. Kalau saja la cerdas dan mengetahui pasti la cukup mengambil manfaatnya, dan berterima kasih, lalu mengembalikannya dengan hati yang bersih dan dada yang lapang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula Sunnatullah di dunia. Dunia adalah rumah jamuan bagi orang yang lewat. Bahkan rumah para penghuni, agar orang-orang yang lewat memanfaatkan mengambil bekal perjalanan, seperti pemanfaatan barang pinjaman. Kemudian dipindahkan kepada orang berikutnya dengan hati yang lapang tanpa ada ketergantungan hati terhadap apa yang beralih dari tangannya. Bukannya seperti orang yang menyesal ketika dunianya berakhir ke tangan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Cinta dunia adalah pangkal dari segala dosa. Dunia tidaklah sama dengan harta dan tahta saja. Harta dan tahta hanyalah bagian terkecil dari kehidupan dunia yang amat luas itu. Kehidupan dunia adalah kondisi obyektif Anda sebelum meninggalkan dunia. Sedangkan akhirat adalah kondisi obyektif&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1371000015272472145-2065964105149540810?l=amma06.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://sufinews.com/' title='Cinta Dunia'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amma06.blogspot.com/feeds/2065964105149540810/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1371000015272472145&amp;postID=2065964105149540810' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/2065964105149540810'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/2065964105149540810'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amma06.blogspot.com/2009/11/cinta-dunia.html' title='Cinta Dunia'/><author><name>muhammad al Idsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15114300583919009618</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/SY2Uf1iBkPI/AAAAAAAAAQ0/74XOnOO9Y98/S220/Aang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/Sv6FBgZsPsI/AAAAAAAAAYI/XJr4O-o5CDI/s72-c/97-03.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1371000015272472145.post-5170921326400442369</id><published>2009-11-14T17:00:00.003+07:00</published><updated>2009-11-14T17:10:55.050+07:00</updated><title type='text'>maob lewat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/Sv6CKfqeUFI/AAAAAAAAAYA/RWtT_XtHtCI/s1600-h/silesti-epic_293_210.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 293px; height: 210px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/Sv6CKfqeUFI/AAAAAAAAAYA/RWtT_XtHtCI/s320/silesti-epic_293_210.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5403899719701123154" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;MEMAÖBKAN ORANG DAN MENGORANGKAN MAÖB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasanuddin Yusuf Adan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Ketua Umum Dewan Dakwah NAD)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel ini sudah dimuat di Gema Baiturrahman, Jum’at 27/03/2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;             Dalam kehidupan ke-Aceh-an banyak hal yang dimitoskan sehingga orang-orang Aceh yakin dan meyakini akan eksistensi mitos tersebut. Salah satunya adalah maöb, selain itu juga ada baluem bidi di sungai, ada geuntëut di hutan dan rimba serta sejumlah mitos lain yang terpatri dalam minda generasi muda serta orang tua kampung yang jauh dari kota dan perkembangan pengetahuan modern.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Mitos-mitos tersebut sering dikaitkan dengan sesuatu aktivitas dalam kesempatan-kesempatan tertentu dan di waktu tertentu pula. Maöb umpamanya, sering dipopulerkan untuk menakut-nakuti orang pada masa-masa tertentu, atau sebaliknya untuk menarik perhatian orang pada kesempatan-kesempatan tertentu pula seperti menakut-nakuti anak agar tidak keluar di malam hari atau menarik perhatian orang agar orang datang ketempat tertentu atau memilih benda tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengertian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Maöb dalam persepsi orang Aceh adalah sesuatu benda baik yang nampak dilihat mata atau yang tidak nampak dipandang mata tetapi dapat memberikan aspirasi atau kengerian atau harapan tertentu dari benda tersebut. Umpamanya kalau anak-anak di kampung-kampung dilarang pergi sendiri ke meunasah pada malam hari karena takut diamil maöb, lalu terbayanglah kepada si anak bahwa di sudut jurong pulan akan ada satu bentuk makhluk hitam yang mengerikan dan dapat membawanya kedalam kesesatan atau dapat memberikan satu harapan dalam kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Dalam persepsi lain; orang-orang tua di kampung-kampung sering juga mengamanahkan kepada anak-anak kalau berpergian di malam hari maka jangan tengok-tengok kebelakang. Karena di belakang ada maöb yang selalu mengintainya, kalau melirik kebelakang maöb tersebut akan menerkamnya. Tetapi kalau tidak melihat kebelakang si maöb tidak akan mengganggunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Persepsi seumpama ini memberikan inspirasi bahwa maöb itu selalu membayang-bayangi seseorang dengan melantuni dua hal; pertama si maöb akan dapat menghancurkan seseorang dan yang kedua si maöb akan mampu mengajak seseorang bersamanya dengan memberi banyak harapan. Si maöb akan menghancurkan seseorang apabila orang tersebut tidak mau menuruti dan mengikuti apa yang  ia minta, dan si maöb akan memberikan sesuatu kepada seseorang manakala orang tersebut mematuhi dan mengikuti permintaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Dengan demikian maka posisi si maöb menjadi sebuah bayang-bayang yang mirip dengan latarbelakang tertentu yang selalu digunakan orang untuk memenangkan sesuatu pertaruhan. Bagi seorang pelaga lembu atau kerbau maka orang itu akan mengecat muka lembu atau kerbaunya dengan warna yang ditakuti oleh lembu atau kerbau lawannya, yang ini namanya memaöbkan lembu dan melembukan maöb, atau memaöbkan kerbau dan mengkerbaukan maöb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Contoh konkrit lainnya adalah ketika pasukan Geudeu-geude Aceh ingin bertanding di sesuatu tempat, masing-masing kontingen mempersiapkan orang-orang yang berbadan besar, tegab dan tinggi untuk menampakkan kepada lawan bahwa mereka mempunyai kekuatan yang handal. Bila perlu mereka disuruh jalan-jalan disekeliling pihak lawan agar lawan patah semangat dan kalah dalam pertandingan, meskipun orang-orang yang badan besar tersebut tidak bertanding dalam Geudeu-geudeu. Yang ini namanya; Memaöbkan orang dan mengorangkan maöb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Implementasi masa kini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Menjelang pemilihan umum Republik Indonesia tahun 2009, kondisi partai politik di Aceh (baik partai lokal maupun nasional) amat berbeda dengan pemilu tahun sebelumnya. Pemilu tahun lalu masyarakat masih diminta untuk memilih dan mencoblos salah satu tanda gambar peserta pemilu dari sejumlah partai politik yang ada dan sah. Namun kali ini rakyat diminta untuk memilih seseorang yang mereka senangi dari sejumlah orang yang mencalonkan diri mewakili sesuatu partai atau perseorangan untuk menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) atau Dewan Perwakilan Daerah (DPD).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Karena terlalu banyak partai dan terlalu ramai yang berminat untuk menjadi anggota DPR dan DPD, maka rakyat menjadi bingung mau pilih yang mana dan mau pilih siapa. Kondisi ini dialami oleh masyarakat gampông yang jauh dari informasi pemilu dan tidak punya interes apa-apa dalam pemilu tersebut selain karena menggunakan hak warga negara untuk pesta demokrasi. Begi mereka, ada dengan tidak ada pemilu tidak bakal banyak perubahan dalam kehidupannya, yang akan berubah tentunya orang-orang yang mereka pilih dan menjadi anggota DPR/DPD. Dengan demikian, memilih dengan tidak memilih tidak membawa beban yang bermakna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Lain halnya dengan para calon anggota DPR dan DPD, mereka sangat was-was dan harap-harap cemas antara terpilih dengan tidak terpilih menjadi anggota DPR atau DPD. Karena rasa kekhawatiran yang amat mendalam maka mereka membuat banyak gebrakan untuk mencari perhatian. Di antara gebrakan-gebrakan itu termasuklah Memaöbkan orang dan mengorangkan maöb. Caranya, hampir semua calon DPR atau DPD menempelkan fotonya di tepi-tepi jalan yang berlatarbelakang maöb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Tentunya maöb di sini berbeda dengan maöb-maöb lain dalam konteks lain pula, kalau maöb lain ada yang berkonotasi positif-negatif, maka maöb di sini tetap berkonotasi positif untuk meluruskan jalan menuju parlemen. Makanya hampir semua calon anggota DPR dan DPD terpampang gambarnya di sepanjang jalan di Naggroe Aceh yang berlatarbelakang maöb. Sehingga terkesan ada gambar-gambar tertentu yang seperti benar-benar mirip dengan maöb. Kalau yang begini barangkali rakyat akan takut memilihnya karena takut kepada maöb. Yang lebih aneh lagi kalau ada orang yang memaöbkan orang itu betul-betul mirib dengan maöb. Rakyat pasti takut pada maöb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Umumnya manusia calon anggota DPR dan DPD di Nanggroe Aceh kali ini mengedepankan gezah orang-orang tertentu yang punya hubungan emosional dengannya untuk meyakinkan rakyat bahwa dia dan partainya ikut dimiliki oleh orang-orang bergezah tersebut. Makanya terlihatlah tulisan-tulisan seperti; sipulan anak sipulin atau sipulan isteri sipulin atau partai pulan yang memperjuangkan pulin, atau ada gambar orang-orang tertentu di belakang gambar calon sendiri. Yang lebih ngeri lagi kalau ada pihak-pihak tertentu yang memaöbkan orang dan mengorangkan maöb dengan rembesan pesan-pesan kuno, kolot dan ortodoks sehingga dapat memperbodoh masyarakat Aceh yang sedang menuju pandai ini. pihak tersebut umpamanya menggembar gemburkan issue hanya pihak mereka saja yang sesuai dengan undang-undang dan berhak hidup di Aceh sementara yang lain tidak berhak dan batil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khatimah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Mencermati kondisi seperti itu untuk musim pemilu tahun ini maka apa yang harus dilakukan oleh siapa. Pertanyaan ini sulit dijawab apabila jawaban itu harus selaras dengan keinginan rakyat. Oleh karenanya rakyat Aceh tidaklah harus terpropokasi oleh maöb-maöb tersebut hanya sekedar ingin memperoleh kursi di parlemen. Yang sangat penting hari ini adalah; siapa yang membuat apa. Maöb kah yang membuat apa untuk rakyat atau calon anggota DPR/DPD yang mampu membuat sesuatu untuk menyejahterakan rakyatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Kepada segenap rakyat Aceh haruslah bertindak arif dan cerdas untuk menentuan nasib sendiri selama lima tahun kedepan. Dan jangan terpengaruh oleh maöb-maöb yang sekarang sedang bergentayangan di seluruh penjuru wilayah Aceh. Yakinlah maöb-maöb tersebut tidak akan mampu melakukan sesuatu yang amat berguna bagi rakyat manakala hanya terus menerus menjadi maöb. Sebaliknya, yang mencalonkan diri itu yang harus bertanggungjawab terhadap rakyat ketika mereka terpilih nantinya. Untuk itu semua, pastikan para anggota DPR/DPD dari dan untuk Aceh kedepan harus dari partai Islam dan orang-orang Islam yang betul-betul konsen dengan Syari’at Islam, berkualitas tinggi dan bertanggung jawab terhadap rakyatnya. Sekali lagi maöb tidak akan dapat berbuat apa untuk siapa.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dalam kehidupan ke-Aceh-an banyak hal yang dimitoskan sehingga orang-orang Aceh yakin dan meyakini akan eksistensi mitos tersebut. Salah satunya adalah maöb, selain itu juga ada baluem bidi di sungai, ada geuntëut di hutan dan rimba serta sejumlah mitos lain yang terpatri dalam minda generasi muda serta orang tua kampung yang jauh dari kota dan perkembangan pengetahuan modern.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1371000015272472145-5170921326400442369?l=amma06.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amma06.blogspot.com/feeds/5170921326400442369/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1371000015272472145&amp;postID=5170921326400442369' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/5170921326400442369'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/5170921326400442369'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amma06.blogspot.com/2009/11/maob-lewat.html' title='maob lewat'/><author><name>muhammad al Idsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15114300583919009618</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/SY2Uf1iBkPI/AAAAAAAAAQ0/74XOnOO9Y98/S220/Aang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/Sv6CKfqeUFI/AAAAAAAAAYA/RWtT_XtHtCI/s72-c/silesti-epic_293_210.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1371000015272472145.post-8486577418194034524</id><published>2009-11-14T16:42:00.002+07:00</published><updated>2009-11-14T16:49:38.408+07:00</updated><title type='text'>ZINA; ANTARA KELEZATAN DAN KESENGSARAAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/Sv59Ku28k1I/AAAAAAAAAX4/BJsvxHMj_UE/s1600-h/images.jpeg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 129px; height: 129px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/Sv59Ku28k1I/AAAAAAAAAX4/BJsvxHMj_UE/s320/images.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5403894226221830994" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Hasanuddin Yusuf Adan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Ketua Umum Dewan Dakwah NAD)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Para fuqaha telah memberikan definisi zina dalam pengertian yang tidak terlalu jauh berbeda antara satu dengan fuqaha lainya. Secara majmu’ mereka berpendapat bahwa zina adalah; memasukkan zakar (kelamin) lelaki kedalam faraj (vagina) perempuan sampai dengan teguh, diibaratkan seperti timba masuk kedalam sumur. Definisi ini sudah lumayan sempurna dan dapat dipahami secara umum oleh setiap orang, namun demikian kalaupun tidak sampai teguh atau tidak seperti timba masuk kedalam sumur karena sesuatu hal juga sudah termasuk dalam kategori zina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Allah sangat melarang perbuatan zina ini, malah melarangnya untuk tidak mendekati zina. Firman-Nya dalam surah Al-Israk (17) ayat 32 yang artinya  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan janganlah kamu mendekati zina; Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelezatan sementara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Banyak orang yang tergiur dengan perbuatan zina karena didorong keras oleh hawa nafsu yang tidak mampu dikendalikan. Dan banyak pula yang menyesal secara luarbiasa setelah melakukan zina. Tetapi tidak berguna lagi karena sudah terlanjur berbuat zina. Yang paling kita sayangkan adalah seorang pezina yang baru sekali berzina akan dipacu oleh syaithan untuk berzina kedua kali, kemudian ketiga kali dan seterusnya berkali-kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Beberapa orang yang terlanjur berzina pernah menuturkan dan mengkisahkan pengalaman zinanya kepada penulis seperti itu. Karenanya penulis mengibaratkan berzina itu tak obahnya seperti orang minum air es yang semakin diminum semakin haus dan ia akan berakhir dengan pening kepala atau serak suara. Demikian juga dengan seorang pezina yang berakhir dengan kecewa dan dosa serta jiwa raga rusak binasa. Karenanya jauhilah perbuatan zina karena ia merupakan suatu perbuatan keji dan sebuah jalan yang buruk yang patut dilakukan orang-orang buruk dan keji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Bagi yang belum menikah, rasanya berzina itu sesuatu yang lezat dan sedap, tetapi setelah berzina menyesal luarbiasa. Kelezatan sementara yang ditimbulkan perbuatan zina sangat tidak sebanding dengan dosa dan akibat yang ditanggung di Mahkamah Allah Ta’ala. Oleh karena itu yang sudah membutuhkan persetubuhan maka kawinlah segera sesuai dengan syari’at Islam. Yang sudah punya seorang isteri lalu masih suka kepada isteri lainnya silakan tambah dua sampai menjadi empat orang isteri dengan syarat mau berlaku adil untuk semua mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Islam telah lama memberikan solusi kepada kita, lalu kenapa pula manusia itu meninggalkan ketentuan Islam dan mengambil ketentuan syaithan? Berarti mereka patut disamakan dengan syaithan karena telah mengambil perangai syaithan. Ketahuilah olehmu wahai anak Adam zina itu terkesan lezat dan mengasyikkan tetapi janganlah lupa bahwa itu perbuatan terkutuk dan terlarang yang amat mengecewakan. Untuk itu katakan tidak kepada zina, ingat azab Allah ketika dekat dengan zina, ingat anak-isteri dan anak-suami ketika sudah dekat dengan zina. Ingat kalau anak kita dizinahi orang ketika kita mau berzina, ingat bagaimana kalau isteri atau suami kita dizinahi orang.  Rasanya tidak ada perbedaan bersetubuh dengan isteri atau suami sendiri dengan berzina karena itu bukan buah mangga atau buah salak yang berlainan pohon maka berlainan pula rasanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesengsaraan Berkepanjangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Diakui atau tidak, kerusakan dan kesengsaraan bagi seorang pezina akan tinggal berkekalan sepanjang zaman. Seorang pezina akan hilang maruah dalam kehidupan, hina dalam pandangan orang, berdausa dengan tuhan dan diazad dalam neraka jahannam. Keturunan mereka akan disisihkan dan diboikot secara hukum alam, keberkatan hidup tidak akan pernah datang. Mereka senantiasa dikejar oleh bayang-bayang hitam yang mengerikan dan menyeramkan, kalau tidak di waktu muda, di waktu tua pasti akan datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Dalam hukum Islam, seorang pezina muhsan (sudah kawin) harus dirajam sampai mati dilapangan atau di simpang jalan. Dizaman Rasulullah SAW ada kasus-kasus zina muhsan seperti kasus Maiz dan wanita Ghamidiyah. Sementara pezina ghair muhsan (seseorang yang belum kawin) maka hukumannya adalah dicambuk seratus kali. Demikian praktik yang pernah berlaku baik di zaman Rasulullah SAW maupun para sahabat. Untuk lebih puas tentang hukuman tersebut silakan baca Al-Qur’an al-Karim surah An-Nur ayat 2 sebagai berikut; Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus dali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan orang-orang yang beriman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Ini berarti di dunia ia akan sengsara dengan hukuman rajam atau cambuk, dalam masyarakat ia tidak terhormat dan hina dina, di akhirat kelak akan mendapat azab yang sangat luar biasa. Memang tidak seorangpun dapat memberikan contoh konkrit tentang azab neraka sebagai mana memberikan contoh konkrit untuk sebuah perbuatan di dunia seperti zina. Namun itu janji Allah yang pasti adanya dan tiada seorangpun yang mampu lari daripadanya, walau seorang jenderal, seorang presiden selama hidup di dunia. Kalau tidak percaya silakan tanya kepada mereka yang sudah melakukannya di hari kemudian nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Tapi semua itu akan tidak berguna lagi ketika Allah sudah menetapkan hukumannya. Sekaranglah waktunya untuk menjaga diri, keturunan dan keluarga. Dalam qa’idah syari’ah ada poin Hifzun-Nasl yang berkaitan dengan hak menjaga kemurnian keturunan. Seorang muslim perlu dan berhak menjaga kemurnian keturunan sehingga ia bersih dalam kehidupan. Ia juga punya hak untuk berketurunan dan mengembangkan keturunan secara sah dan bersih. Hal ini berbeda dengan kehidupan orang-orang kafir terutama di belahan barat dunia yang mengamalkan model kehidupan animal sehingga dapat bersetubuh dengan siapa saja, kapan saja dan di mana saja dengan satu azas yaitu; senang sama seang. Islam tidak membolehkan demikian karena itu dapat mengotori kehidupan, mengotori reputasi orang tua dan keturunan serta mengotori lingkungan yang dapat menimbulkan penyakit yang sangat amat membahayakan. Untuk itu semua jauhilah akan perbuatan zina karena ia menjanjikan yang enak dengan menghasilkan yang sakit, menjanjikan kesedapan dengan memperoleh penyesalan yang pahit, baik setelah maupun ketika dilakukan. Katakan tidak kepada zina. Hän-ééék...lôn...meuzinaaaa...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; Zina merupakan sebuah istilah yang kadangkala menyenangkan dan kadangkala menyeramkan dalam pendengaran kita. Ia juga menakutkan bagi orang-orang beriman sehingga perkataan tersebut menjadi momok yang amat negative serta mengerikan bagi mereka. Barangkali perkataan tersebut menyenangkan bagi pelaku zina yang siang malam pikirannya tertumpu kesana. Terkadang ia menyeramkan bagi orang-orang yang nafsu syahwatnya sedang mencuat kepermukaan tetapi mereka belum pernah melakukannya. Yang jelas ia menjadi momok dan ‘aib besar bagi muslim dan muslimah yang beriman kepada Allah SWT.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1371000015272472145-8486577418194034524?l=amma06.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amma06.blogspot.com/feeds/8486577418194034524/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1371000015272472145&amp;postID=8486577418194034524' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/8486577418194034524'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/8486577418194034524'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amma06.blogspot.com/2009/11/zina-antara-kelezatan-dan-kesengsaraan.html' title='ZINA; ANTARA KELEZATAN DAN KESENGSARAAN'/><author><name>muhammad al Idsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15114300583919009618</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/SY2Uf1iBkPI/AAAAAAAAAQ0/74XOnOO9Y98/S220/Aang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/Sv59Ku28k1I/AAAAAAAAAX4/BJsvxHMj_UE/s72-c/images.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1371000015272472145.post-7996110101417053516</id><published>2009-11-14T16:31:00.002+07:00</published><updated>2009-11-14T16:38:23.851+07:00</updated><title type='text'>rokok plus keuntungan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/Sv56f2p-UbI/AAAAAAAAAXw/TzTm8VyPPD4/s1600-h/cigarette_smoke.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/Sv56f2p-UbI/AAAAAAAAAXw/TzTm8VyPPD4/s320/cigarette_smoke.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5403891290557272498" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;posted DDII&lt;br /&gt;Merokok, Apa Untungnya..?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Abu Ahmad Kholif Mutaqin&lt;br /&gt;Sumber: (Rasail at-Taubah min at-Tadkhin)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mukadimah&lt;br /&gt;Berbagai wacana tentang benda yang sering dianggap sebagian orang sebagai "sumber inspirasi" alias "rokok" telah digulirkan oleh banyak orang dan kalangan. Banyak soroton yang ditujukan terhadapnya dari berbagai sisi pandang dan disiplin ilmu, mulai dari sisi syari'at, medis, sosial, dan juga ekonomi. Semua pakar sepakat bahwa rokok itu merugikan dan membahayakan. Dari sisi pandang syari'at kita semua tahu betapa banyak ulama yang telah menyatakan keharaman atau minimal kemakruhannya (hukum haramnya rokok lebih rajih/ kuat, red). Dari kalangan medis pun telah banyak kita dengar berbagai pernyataan tentang bahaya rokok terhadap kesehatan. Bahkan pada bungkus rokok dan reklamenya pun terpampang peringatan tentang bahaya merokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merokok sangat berbahaya dan merusak kesehatan, di antara bahaya merokok adalah; Mengurangi nafsu makan, menyebabkan penyakit TBC, sesak nafas, kesulitan mencerna makanan, rusaknya hati, berhentinya detak jantung, penyakit kanker, batuk, badan lemas dan kurus, luka lambung dan masih banyak bahaya-bahaya lainnya. Mungkin beberapa penyakit di atas belum tampak pada masa muda karena kuatnya daya tahan tubuh yang diberikan Allah Ta'ala. Tetapi pada masa tua, berbagai penyakit itu akan muncul, kecuali jika Allah Ta'ala menghendaki yang lain. (Rasail at-Taubah min at-Tadkhin)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di masyarakat mungkin kita juga pernah mendengar adanya perkelahian atau bahkan pembunuhan yang dipicu oleh rokok. Dan tentu masih banyak lagi peristiwa dan kasus berkaitan dengan rokok yang patut untuk kita renungi/ cermati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membunuh Pelan-Pelan&lt;br /&gt;Tidak berlebihan jika rokok dikatakan sebagai pembunuh secara perlahan-lahan, karena memang dalam kenyataan kita dapati amat banyak kasus kematian seseorang karena rokok. Tentunya yang terjadi bukan seseorang menghisap rokok lalu dia mati, namun seseorang yang mati karena menderita penyakit akibat yang ditimbulkan mengonsumsi rokok. Mungkin ada baiknya kita simak sebuah kisah tentang akhir memilukan seorang perokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia seorang pemuda berusia 25 tahun dan pecandu rokok selama bertahun-tahun. Suatu ketika ia masuk ke rumah sakit karena sakit mendadak, yakni lemah jantung. Selama berhari-hari ia dirawat di ruang gawat darurat dengan berbagai peralatan kedokteran yang canggih. Dokter yang menangani pasien tersebut menyarankan kepada para perawat agar pasiennya itu dijauhkan dari rokok, karena rokok itulah penyebab utama sakitnya, bahkan dokter memerintahkan agar setiap yang besuk diperiksa agar tidak secara sembunyi-sembunyi memberikan rokok kepadanya. Selang beberapa lama kesehatannya pulih lagi. Ia kembali melakukan kegiatan-kegiatannya. Namun satu hal, ia tidak mengindahkan nasihat dokter agar berhenti merokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, pemuda tersebut hilang, orang-orang pun sibuk mencarinya. Mereka akhirnya menemukan pemuda tersebut tergeletak tewas di sebuah kamar mandi dengan memegang rokok. Kita berlindung kepada Allah Ta'ala dari kesudahan yang demikian. (Rasail at-Taubah min at-Tadkhin)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Ta'ala telah berfirman, artinya, "Dan janganlah kamu membunuh dirimu sendiri. Sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu." (QS. an-Nisa: 29). Dalam ayat lain, "Dan janganlah kamu menjerumuskan dirimu sendiri dalam kebinasaan." (QS. al-Baqarah: 195)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Tidak boleh mendatangkan bahaya dan membalasnya dengan bahaya."(HR. Ahmad dan Ibnu Majah) di shahihkan oleh al-Albani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angka Nan Fantastis&lt;br /&gt;Pernahkah kita membayangkan bisa pergi haji? Boro-boro pergi haji, untuk kebutuhan sehari-hari saja sulitnya bukan main, termasuk kebutuhan beli rokok? Coba kita hitung sendiri, kalau kita berasumsi bahwa harga rokok perbungkus Rp. 8.000, dan sehari kita menghabiskan satu bungkus, maka berapa kita telah menabung di perusahaan rokok?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika seseorang dalam sehari menghabiskan rokok satu bungkus dengan harga Rp. 8.000,- maka dalam satu bulan dia menghabiskan uang Rp.240.000, atau dalam setahun menghabiskan Rp. 2.880.000,- dan dalam waktu dua puluh lima tahun dia menghabiskan Rp. 72.000.000,- untuk mengasapi mulut dan mengotori paru-paru. Kalau seseorang memulai merokok pada usia 20 tahun, maka dalam usia 45 tahun mungkin saja dia bisa pergi haji, jika uang yang selama ini dia bakar disimpan untuk tabungan pergi haji. Tentu persoalannya bukan hanya berhenti di sini saja, tapi lebih dari itu bagaimana kalau kita nanti ditanya pada Hari Kiamat, "Dari mana engkau memperoleh harta dan ke mana engkau membelanjakannya?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh lain lagi; Penduduk Indonesia berjumlah sekitar 250.000.000,- (dua ratus lima puluh juta) orang, seandainya dari jumlah tersebut katakanlah seperlimanya (50.000.000 orang) adalah merokok, kemudian dalam sehari mereka membelanjakan uang Rp.1.500 (senilai uang saku anak kelas 1 SD) untuk rokok, maka dalam sehari uang yang dibelanjakan untuk rokok adalah Rp. 75.000.000.000,- (Tujuh puluh lima milyar rupiah) atau 2.250.000.000.000,- (Dua triliyun dua ratus lima puluh milyar rupiah) dalam sebulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka tidaklah mengherankan kalau perusahaan perusahaan rokok mampu menjadi sponsor untuk acara panggung musik atau acara-acara hiburan lainnya yang spektakuler dan menelan biaya jutaan rupiah, sebab mereka telah disokong dan diberi nafkah oleh para perokok (dan kebanyakan kaum muslimin) yang nilainya miliaran bahkan triliyunan rupiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangat ironis memang, banyak para perokok yang mungkin mengaku dirinya sebagai orang miskin yang butuh santunan, namun kenyataannya dia seorang donatur yang mampu menyumbang ratusan ribu rupiah per bulan kepada perusahaan "penyakit" yang jelas merugikan dirinya. Sebuah angka yang jarang muncul ketika ada petugas panti asuhan atau panitia pembangunan masjid datang megetuk pintu rumahnya, padahal belum tentu mereka mendatanginya setahun sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang Awam Saja Tahu&lt;br /&gt;Pemda DKI telah mengeluarkan perda tentang larangan merokok di tempat-tempat umum tertentu. Dan secara khusus menyebutkan larangan merokok di sekitar area tempat ibadah. Para pengelola atau pengurus tempat ibadah berkewajiban menasehati atau mengingatkan siapa saja yang melakukan pelanggaran ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan apa-apa, orang pemerintahan kan notabene jarang melihat permasalahan dari sisi syar'i atau dalil nash, namun lebih pada pertimbangan ketertiban, kenyamanan dan kepatutan. Kalau semua orang, bahkan orang awam pun tahu, bahwa merokok di area tempat ibadah itu sesuatu yang bertentangan dengan kepatutan, melanggar ketertiban dan perilaku yang tidak pantas maka bagaimana bisa seseorang yang kadang dinisbatkan kepada ilmu, ustadz, kiyai, dan semisalnya ada yang tidak paham persoalan ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir Kata&lt;br /&gt;Kalau sudah jelas merokok itu tidak baik dari sudut pandang mana pun kecuali dari sudut pandang hawa nafsu, maka hanya tinggal satu hal yang tersisa, yakni berazam untuk bisa berhenti merokok, mulai sekarang juga!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan untuk mengantisipasi lahirnya generasi-generasi perokok di kalangan kaum muslimin, khususnya para pemuda dan remaja, maka di antara langkah yang dapat diambil, sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.      Tarbiyah (pendidikan) keimanan yang sungguh-sungguh untuk setiap individu masyarakat.2.      Adanya teladan yang baik saat di rumah, sekolah, dan lingkungan lainnya.3.      Melarang para guru merokok di depan murid-muridnya.4.      Penerangan yang gencar dan intensif tentang bahaya merokok.5.      Mendorong penguasa (pemerintah &amp; para ulama) untuk komitmen menutup pabrik rokok.6.      Melarang merokok di tempat-tempat kerja, stasiun, bandara, perkantoran dan tempat-tempat umum lainnya.7.      Menyebarkan fatwa para ulama yang menjelaskan tentang haramnya rokok. 8.      Menyebarkan nasihat-nasihat dan peringatan-peringatan para dokter tentang bahaya rokok.9. Peringatan tentang bahaya rokok dalam ceramah-ceramah, khutbah dan lainnya.&lt;br /&gt;10. Nasihat secara pribadi kepada perokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dikutip dari website: www.alsofwah.or.id     &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Membunuh Pelan-Pelan&lt;br /&gt;Tidak berlebihan jika rokok dikatakan sebagai pembunuh secara perlahan-lahan, karena memang dalam kenyataan kita dapati amat banyak kasus kematian seseorang karena rokok. Tentunya yang terjadi bukan seseorang menghisap rokok lalu dia mati, namun seseorang yang mati karena menderita penyakit akibat yang ditimbulkan mengonsumsi rokok. Mungkin ada baiknya kita simak sebuah kisah tentang akhir memilukan seorang perokok.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1371000015272472145-7996110101417053516?l=amma06.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amma06.blogspot.com/feeds/7996110101417053516/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1371000015272472145&amp;postID=7996110101417053516' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/7996110101417053516'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/7996110101417053516'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amma06.blogspot.com/2009/11/rokok-plus-keuntungan.html' title='rokok plus keuntungan'/><author><name>muhammad al Idsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15114300583919009618</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/SY2Uf1iBkPI/AAAAAAAAAQ0/74XOnOO9Y98/S220/Aang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/Sv56f2p-UbI/AAAAAAAAAXw/TzTm8VyPPD4/s72-c/cigarette_smoke.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1371000015272472145.post-6215081240964280445</id><published>2009-11-14T11:58:00.002+07:00</published><updated>2009-11-14T12:21:02.561+07:00</updated><title type='text'>crack folder lock dan buka locked lupa password</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/Sv4-E2dfx8I/AAAAAAAAAXo/rtthTYeNNeU/s1600-h/fl1b.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 270px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/Sv4-E2dfx8I/AAAAAAAAAXo/rtthTYeNNeU/s320/fl1b.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5403824855950804930" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;jika anda pernah menggunakan folder lock dan anda lupa password nya pasti menjengkelkan sekali. apalagi data yang anda simpan adalah data pekerjaan anda, tugas kuliah, hapalan atau media yang penting bagi anda.&lt;br /&gt;saya pernah mengalami hal demikian. lalu seperti biasa saya mencoba mencari aplikasi/software jebol password dari folder lock di paman google..&lt;br /&gt;cara mudah yang perlu digaris bahahi adalah ketika system aplikasinya sudah rusak atau di remove atau dihancurkan..tinggallah locked yang terhidden yang tak bisa dibuka passwordnya..lalu bagaimana cara membukanya.banyak aplikasi saya coba tetapi hanya ribet saja,banyak yang tidak sesuai versi ada juga yang disfungsi. saat saya try n error lama dan menghabiskan beberapa jam.. akhirnya menemukan cara mudahnya. &lt;br /&gt;locked itu tinggal di delete aja tapi warning....lihat kode password dah di delete (shift delete) lalu cancel disaat proses deleting...resikonya ada beberapa data kecil yang hilang tapi itu semua tergantung kecepatan analisis kita dalam pergerakan deleting locked tadi...tapi data saya yang 2 giga terselamatkan 1.9 gb..anda bisa mencobanya..tapi resikonya anda tanggung sendiri...&lt;br /&gt;dibawah ini ada beberapa cara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.forumbebas.com/printthread.php?tid=28627&lt;br /&gt;rick Jebol folder lock - ata_gw - 6 May 2008 02:15&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sblmny sorry trik ini mungkin dah pada tau,&lt;br /&gt;ini cara ngejebol folder lock :&lt;br /&gt;1. Buka folder yg udah di proteksi ama folder lock dan coba masukan sembarang pasword&lt;br /&gt;2. Biarin fl menunggu, buka regedit " hkey_local _machine\software\folder lock, "bar code"&lt;br /&gt;3. Rename "bar code"menjadi bar codet&lt;br /&gt;4. Kembali ke fl dan msk pass terserah apa aja&lt;br /&gt;5. Klik ok dan folder lock sudah terbuka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kemarin, dan alhamdulillah telah dilewati dengan nilai yang cukup bisa membuat ortu tersenyum..&lt;br /&gt;Sekarang saya ingin berbagi sedikit pengalaman tentang penggunaan Folder lock. Anda mungkin sudah tahu folder lock merupakan software yang digunakan untuk meproteksi suatu folder atau drive dengan password sehinga orang lain tidak bisa membuka folder atau drive tersebut. Kemarin sempat saya coba menggunakan software ini untuk memproteksi drive dikomputer saya, dan memang berhasil terproteksi dengan baik, tapi sialnya keesokan harinya entah kenapa pas saya mau unlock, folder lock nya dak ngerespon ntah kenapa, aku tidak mengerti…&lt;br /&gt;Sempat bingung banget, mau unistal pi minta password, masukin password malah hang, pingin ngsinstal ulang computer tapi kemarin ja selesai nginstal ni kompi. Saya menggunakan folder lock versi 5.9.5, sebelumnya emeng dak pernah eror, mungkin system saya juga yang dak bener atau gimana yang jelas waktu itu ane bingung menta ampun..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah beberapa hari semedi akhirnya saya dapat pencerahan..saya coba masuk melalui safe mode, pertama saya coba unprotect hasilnya juga sama, akhirya saya putuskan masuk ke C:/program files dan cari letak folder instalannya lalu saya delete tu folder dan tau apa yang terjadi?&lt;br /&gt;Perintah delete yang saya berikan dijalankan tanpa komentar apapun.. MERDEKA yup bener banget perkiraan saya kalau di safe mode servisya tidak bakalan dijalankan..dan setelah saya delete foldernya saya pergi lagi ke control panel dan uninstall programnya dan ternyata bisa..gimana dak bisa wong folder tempat programnya udah kedelete&lt;br /&gt;Yup mengkin tulisan ini tidak begitu bermutu saya hanya bisa berharap bisa sedikit bermanpaat bagi orang yang membutuhkan..&lt;br /&gt;http://emensite.blogspot.com/2009/02/cara-mudah-jebol-folder-lock.html&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FOLDER LOCK, dengan membaca namanya, kita pasti sudah bisa menebak kegunaan dari program ini,&lt;br /&gt;Sekilas tentang program ini adalah kita dapat mengunci Drive, Folder dan File pada Hardisk maupun Flashdisk&lt;br /&gt;Sehingga tidak bisa diakses oleh orang lain tanpa memasukkan kata sandi (password).&lt;br /&gt;Cara pemakaian program ini termasuk gampang, hingga banyak yang menjadikannya sebagai "pengaman".&lt;br /&gt;Namun karena kemudahan yang diberikan inilah banyak pengguna yang menggunakannya secara "default"&lt;br /&gt;artinya menggunakannya begitu saja, tanpa melakukan perubahan terhadap kondisi standar instalan.&lt;br /&gt;Jika anda termasuk pengguna yang saya maksud, segera ubah kebiasaan anda karena dengan trik berikut&lt;br /&gt;seseorang akan bisa menembus FOLDER LOCK dengan password "terserah saya"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trik ini akan berlaku jika :&lt;br /&gt;- Option MASTER KEY diaktifkan&lt;br /&gt;- Anda punya akses ke REGEDIT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Buka FOLDER LOCK dan coba masukkan sembarang password, dan hasilnya...&lt;br /&gt;2.Biarkan FOLDER LOCK dalam kondisi "menunggu", buka REGEDIT cari lokasi berikut :&lt;br /&gt;HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\FOLDER LOCK, "Bar Code"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Ubah atau Rename "Bar Code" mis. menjadi "Bar Codet"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.Kembali ke FOLDER LOCK dan masukkan password mis. "terserah saya"&lt;br /&gt;5.Klik tombol "OK" tunggu kuncinya dimasukkan kemudian dicocokkan dan... FOLDER LOCK sudah terbuka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang anda juga bisa mengganti password (AWAS,...password lama tidak akan berfungsi lagi)&lt;br /&gt;6.Tahap terakhir adalah kembalikan registry ke semula yaitu "Bar Code"&lt;br /&gt;Karena jika tidak anda lakukan maka "FOLDER LOCK" akan meminta "User" dan "Serial" saat pengistalan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya jika anda mengetahui "serial" yang digunakan saat penginstalan,&lt;br /&gt;Serial itu juga adalah "password" dari FOLDER LOCK,&lt;br /&gt;Dengan catatan kondisi install "default" (option MASTER KEY diaktifkan)&lt;br /&gt;Untuk jelasnya baca file "help.chm" bagian "MASTER KEY"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"S O L U S I"&lt;br /&gt;BAGI ANDA PENGGUNA FOLDER LOCK SEGERA NON AKTIFKAN FITUR "MASTER KEY"&lt;br /&gt;DEMI KESELAMATAN DATA-DATA ANDA DARI ORANG-ORANG SEPERTI SAYA, SORRY... MAKSUDNYA ORANG-ORANG ISENG (DAN KEMUNGKINAN TIDAK BERTANGGUNGJAWAB)&lt;br /&gt;http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=1371000015272472145&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan lain-lain ...tanya aja yah ma om google.....tq...amma&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;jika anda pernah menggunakan folder lock dan anda lupa password nya pasti menjengkelkan sekali. apalagi data yang anda simpan adalah data pekerjaan anda, tugas kuliah, hapalan atau media yang penting bagi anda.&lt;br /&gt;saya pernah mengalami hal demikian. lalu seperti biasa saya mencoba mencari aplikasi/software jebol password dari folder lock di paman google..&lt;br /&gt;cara mudah yang perlu digaris bahahi adalah ketika system aplikasinya sudah rusak atau di remove atau dihancurkan..tinggallah locked yang terhidden yang tak bisa dibuka passwordnya..lalu bagaimana cara membukanya.banyak aplikasi saya coba tetapi hanya ribet saja,banyak yang tidak sesuai versi ada juga yang disfungsi. saat saya try n error lama dan menghabiskan beberapa jam.. akhirnya menemukan cara mudahnya. &lt;br /&gt;locked itu tinggal di delete aja tapi warning....lihat kode password dah di delete (shift delete) lalu cancel disaat proses deleting...resikonya ada beberapa data kecil yang hilang tapi itu semua tergantung kecepatan analisis kita dalam pergerakan deleting locked tadi...tapi data saya yang 2 giga terselamatkan 1.9 gb..anda bisa mencobanya..tapi resikonya anda tanggung sendiri...&lt;br /&gt;dibawah ini ada beberapa cara&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1371000015272472145-6215081240964280445?l=amma06.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amma06.blogspot.com/feeds/6215081240964280445/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1371000015272472145&amp;postID=6215081240964280445' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/6215081240964280445'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/6215081240964280445'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amma06.blogspot.com/2009/11/crack-folder-lock-dan-buka-locked-lupa.html' title='crack folder lock dan buka locked lupa password'/><author><name>muhammad al Idsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15114300583919009618</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/SY2Uf1iBkPI/AAAAAAAAAQ0/74XOnOO9Y98/S220/Aang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/Sv4-E2dfx8I/AAAAAAAAAXo/rtthTYeNNeU/s72-c/fl1b.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1371000015272472145.post-9029451250727202519</id><published>2009-11-14T11:43:00.002+07:00</published><updated>2009-11-14T11:48:49.622+07:00</updated><title type='text'>restart PC</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/Sv42qvYPvJI/AAAAAAAAAXg/HoSPhc7spuA/s1600-h/2.jpeg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 137px; height: 103px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/Sv42qvYPvJI/AAAAAAAAAXg/HoSPhc7spuA/s320/2.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5403816710791740562" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;pc restart&lt;br /&gt;http://adizonne.wordpress.com/2009/02/18/pc-restart-terus/&lt;br /&gt;Adizoners…kemaren ada kawan saya yang menayakan tentang PC yang selalu merestar ketika pertama kali di yalakan, mungkin di antara kalian pernah ada yang mengalaminya kalo ya…..apa si peyebabnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nah di bawah ini ada ah salah satu contoh peyebab kasus PC restart terus:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Power Supply rusak atau ada masalah, saya pernah mengalami hal ini karena power supply mendadak mati sendiri, setelah diganti yang baru masalah ter-atasi…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Kerusakan terjadi pada UPS / Stabilizer, ini juga pernah saya alami, UPS dan stabilizer nyala, tetapi kadang2 gagal menyuplai listrik ke power supply atau tiba2 berhenti supply, akibatnya komputer lgs restart…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Mainboard (MB) dan komponen CPU ada masalah, pada Bios MB ada settingan temperatur berapa komputer bisa otomatis me-restart dirinya sendiri, saya pernah mengalaminya komputer restart terus menerus, ternyata di-cek ternyata kipas di prossessor mati, sehingga overheat dan komputer lgs me-restart ketika temperatur mencapai 50 derajat celcius (default setting)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Komputer anda terkena virus seperti Brontok dan yg lainnya, menyebabkan komputer anda mendadak restart sendiri, ketika menjalankan program tertentu atau dalam jangka waktu tertentu, bisa juga komputer anda disusupi program yang residen (bukan virus) di startup sehingga restart sendiri setelah bbrp saat…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih ada bbrp penyebab lagi, tapi yg di atas adalah yg umum terjadi, bisa juga kerusakan pada harddisk, lan card (bukan onboard), vga dan prosessor (saya pernah menemukan hal ini, ketika MB gagal membaca alat tsb, otomatis meresponnya dengan restart mendadak)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Masih ada bbrp penyebab lagi, tapi yg di atas adalah yg umum terjadi, bisa juga kerusakan pada harddisk, lan card (bukan onboard), vga dan prosessor (saya pernah menemukan hal ini, ketika MB gagal membaca alat tsb, otomatis meresponnya dengan restart mendadak)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1371000015272472145-9029451250727202519?l=amma06.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amma06.blogspot.com/feeds/9029451250727202519/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1371000015272472145&amp;postID=9029451250727202519' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/9029451250727202519'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/9029451250727202519'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amma06.blogspot.com/2009/11/restart-pc.html' title='restart PC'/><author><name>muhammad al Idsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15114300583919009618</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/SY2Uf1iBkPI/AAAAAAAAAQ0/74XOnOO9Y98/S220/Aang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/Sv42qvYPvJI/AAAAAAAAAXg/HoSPhc7spuA/s72-c/2.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1371000015272472145.post-2650606636878279452</id><published>2009-11-14T11:30:00.006+07:00</published><updated>2009-11-14T11:43:43.343+07:00</updated><title type='text'>blue screen</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/Sv4zjk6MbzI/AAAAAAAAAXY/UbSDRt6ppIM/s1600-h/images.jpeg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 137px; height: 103px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/Sv4zjk6MbzI/AAAAAAAAAXY/UbSDRt6ppIM/s320/images.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5403813289187372850" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tips Mengatasi Problem Komputer Gagal Masuk ke Windows&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyalakan atau me-restart komputer, tapi komputer hanya menampilkan error ketika mencoba masuk ke Windows adalah hal yang menjengkelkan. Artikel ini mungkin bisa membantu mengatasinya. Ketika komputer startup, dan ternyata tidak mau masuk ke Windows dengan error seperti ‘dll not found’ atau mungkin menampilkan ‘blue screen’ bisa disebabkan oleh banyak hal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;antara lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Sistem operasi Windows ada file yang secara tidak sengaja terhapus&lt;br /&gt;2. Ada virus, spyware atau trojan yang ikutan ‘loading’ ketika komputer startup&lt;br /&gt;3. Ada file (driver) rusak yang rusak, dan ketika dibaca oleh Windows gagal&lt;br /&gt;4. Ada kerusakan pada hardware, terutama pada memori komputer atau harddisk&lt;br /&gt;5. Sistem operasi Windows rusak atau belum selesai diinstalasi&lt;br /&gt;6. Ada setting BIOS yang di-setting tidak benar atau baru diubah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara mengecek dan mengatasinya adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Startup dengan menggunakan metode ’safe mode’ (tekan F5 ketika komputer pertama kali mau masuk ke Windows, lalu pilih ’safe mode’). Kalau komputer berhasil masuk ke Windows berarti ada ‘loading’ yang tidak bisa dibaca oleh Windows secara benar. Matikan ‘loading’ tersebut dengan menggunakan perintah ‘msconfig’ pada bagian startup (panggilnya di start&gt;run&gt;msconfig)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Kalau komputer tidak bisa masuk ke Windows, cara termudah adalah repair Windows. Caranya adalah masukkan CD instalasi Windows, terus ubah BIOS untuk startup lewat CD/DVD-ROM, setelah instalasi masuk ke bagian install Windows, pilihan opsi repair Windows. Kamu bisa menginstall ulang Windows ke folder baru atau menformat harddisk bila ternyata repair Windows gagal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Pastikan dahulu kamu tidak ada mengubah setting BIOS sebelumnya, kalau ada kamu sebaiknya mengembalikannya seperti semula, kalau lupa sebaiknya pilih opsi ‘Loading BIOS default’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Bila langkah-langkah di atas gagal semua, kemungkinan ada kerusakan pada hardware kamu. Kerusakan pada umumnya terletak pada memori dan harddisk. VGA dan mainboard mungkin juga bisa rusak, tapi kemungkinannya sangat kecil.&lt;br /&gt;catatan: Kerusakan driver VGA card bisa juga menyebabkan Windows tidak bisa masuk. Kamu harus startup di ’safe mode’ lalu uninstall driver VGA yang rusak dahulu, dan baru install kembali driver VGA yang benar ketika masuk ke Windows secara normal. (ketok.com)&lt;br /&gt;posted by super dedy blogs&lt;br /&gt;http://www.superdedys.com/tips-mengatasi-problem-komputer-gagal-masuk-ke-windows/&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tips Mengatasi Problem Komputer Gagal Masuk ke Windows&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyalakan atau me-restart komputer, tapi komputer hanya menampilkan error ketika mencoba masuk ke Windows adalah hal yang menjengkelkan. Artikel ini mungkin bisa membantu mengatasinya. Ketika komputer startup, dan ternyata tidak mau masuk ke Windows dengan error seperti ‘dll not found’ atau mungkin menampilkan ‘blue screen’ bisa disebabkan oleh banyak hal.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1371000015272472145-2650606636878279452?l=amma06.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amma06.blogspot.com/feeds/2650606636878279452/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1371000015272472145&amp;postID=2650606636878279452' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/2650606636878279452'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/2650606636878279452'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amma06.blogspot.com/2009/11/blue-screen.html' title='blue screen'/><author><name>muhammad al Idsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15114300583919009618</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/SY2Uf1iBkPI/AAAAAAAAAQ0/74XOnOO9Y98/S220/Aang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/Sv4zjk6MbzI/AAAAAAAAAXY/UbSDRt6ppIM/s72-c/images.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1371000015272472145.post-8211512886902772364</id><published>2009-11-09T11:26:00.001+07:00</published><updated>2009-11-09T11:30:45.492+07:00</updated><title type='text'>amalan sedikit tapi kontinu</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, yang semoga selalu dirahmati oleh Allah Ta’ala. Saat ini kita telah berada di pertengahan bulan Syawwal. Di bulan Ramadhan yang telah kita lalui dapat kita saksikan bahwa kaum muslimin begitu giat dalam beramal. Kita lihat di antara mereka gemar untuk mentadabburi Kalamullah, menghidupkan malam Ramadhan dengan shalat tarawih, juga sebagian lainnya giat untuk berbagi dengan sesama melalui kelebihan harta yang mereka miliki. Namun yang sangat disayangkan, amalan-amalan ketaatan semacam ini kadang terhenti setelah Ramadhan itu berakhir. Amalan-amalan tersebut terasa hanya musiman saja karena baru muncul dan laris manis di bulan Ramadhan, namun setelah Ramadhan berakhir akan lenyap begitu saja. Padahal amalan yang paling baik dan dicintai oleh Allah tidaklah demikian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kesempatan kali ini, kami akan mengangkat pembahasan yang cukup menarik yaitu bagaimana seharusnya kita beramal. Apakah amalan kita haruslah banyak? Ataukah lebih baik amalan kita itu rutin walaupun sedikit? Itulah yang akan kami ketengahkan ke hadapan pembaca pada tulisan yang sederhana ini. Hanya Allah yang senantiasa memberi segala kemudahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rajin Ibadah Janganlah Sesaat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai saudaraku … Perlu diketahui bahwa ibadah tidak semestinya dilakukan hanya sesaat di suatu waktu. Seperti ini bukanlah perilaku yang baik. Para ulama pun sampai mengeluarkan kata-kata pedas terhadap orang yang rajin shalat –misalnya- hanya pada bulan Ramadhan saja. Sedangkan pada bulan-bulan lainnya amalan tersebut ditinggalkan. Para ulama kadang mengatakan, “Sejelek-jelek orang adalah yang hanya rajin ibadah di bulan Ramadhan saja. Sesungguhnya orang yang sholih adalah orang yang rajin ibadah dan rajin shalat malam sepanjang tahun”. Ibadah bukan hanya dilakukan pada bulan Ramadhan, Rajab atau Sya’ban saja. Sebaik-baik ibadah adalah yang dilakukan sepanjang tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asy Syibliy pernah ditanya, ”Bulan manakah yang lebih utama, Rajab ataukah Sya’ban?” Beliau pun menjawab, ”Jadilah Rabbaniyyin dan janganlah menjadi Sya’baniyyin.” Maksudnya adalah jadilah hamba Rabbaniy yang rajin ibadah di setiap bulan, sepanjang tahun dan jangan hanya beribadah pada bulan Sya’ban saja. Kami kami juga dapat mengatakan, ”Jadilah Rabbaniyyin dan janganlah menjadi Romadhoniyyin.” Maksudnya, beribadahlah secara kontinu (ajeg) sepanjang tahun dan jangan hanya beribadah pada bulan Ramadhan saja.[1]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula amalan suri tauladan kita –Muhammad shallallahu ’alaihi wa sallam- adalah amalan yang rutin dan bukan musiman pada waktu atau bulan tertentu. Itulah yang beliau contohkan kepada kita. ’Alqomah pernah bertanya pada Ummul Mukminin ’Aisyah mengenai amalan Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam, ”Apakah beliau mengkhususkan hari-hari tertentu untuk beramal?” ’Aisyah menjawab,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لاَ. كَانَ عَمَلُهُ دِيمَةً&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Beliau tidak mengkhususkan waktu tertentu untuk beramal. Amalan beliau adalah amalan yang kontinu (ajeg).”[2]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanda Diterimanya Suatu Amalan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku ... Perlulah engkau ketahui bahwa tanda diterimanya suatu amalan adalah apabila amalan tersebut membuahkan amalan ketaatan berikutnya. Di antara bentuknya adalah apabila amalan tersebut dilakukan secara kontinu (rutin). Sebaliknya tanda tertolaknya suatu amalan (alias tidak diterima), apabila amalan tersebut malah membuahkan kejelekan setelah itu. Cobalah kita simak ungkapan para ulama yang mendalam ilmunya mengenai hal ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian ulama salaf mengatakan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مِنْ ثَوَابِ الحَسَنَةِ الحَسَنَةُ بَعْدَهَا، وَمِنْ جَزَاءِ السَّيِّئَةِ السَّيِّئَةُ بَعْدَهَا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Di antara balasan kebaikan adalah kebaikan selanjutnya dan di antara balasan kejelekan adalah kejelekan selanjutnya.”[3]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Rajab menjelaskan hal di atas dengan membawakan perkataan salaf lainnya, ”Balasan dari amalan kebaikan adalah amalan kebaikan selanjutnya. Barangsiapa melaksanakan kebaikan lalu melanjutkan dengan kebaikan lainnya, maka itu adalah tanda diterimanya amalan yang pertama. Begitu pula barangsiapa yang melaksanakan kebaikan, namun malah dilanjutkan dengan amalan kejelekan, maka ini adalah tanda tertolaknya atau tidak diterimanya amalan kebaikan yang telah dilakukan.”[4]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pentingnya Beramal Kontinu (Rutin), Walaupun Sedikit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara keunggulan suatu amalan dari amalan lainnya adalah amalan yang rutin (kontinu) dilakukan. Amalan yang kontinu –walaupun sedikit- itu akan mengungguli amalan yang tidak rutin –meskipun jumlahnya banyak-. Amalan inilah yang lebih dicintai oleh Allah Ta’ala. Di antara dasar dari hal ini adalah dalil-dalil berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari ’Aisyah –radhiyallahu ’anha-, beliau mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أَحَبُّ الأَعْمَالِ إِلَى اللَّهِ تَعَالَى أَدْوَمُهَا وَإِنْ قَلَّ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Amalan yang paling dicintai oleh Allah Ta’ala adalah amalan yang kontinu walaupun itu sedikit.” ’Aisyah pun ketika melakukan suatu amalan selalu berkeinginan keras untuk merutinkannya. [5]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari ’Aisyah, beliau mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam ditanya mengenai amalan apakah yang paling dicintai oleh Allah. Rasul shallallahu ’alaihi wa sallam menjawab,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أَدْوَمُهُ وَإِنْ قَلَّ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Amalan yang rutin (kontinu), walaupun sedikit.”[6]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;’Alqomah pernah bertanya pada Ummul Mukminin ’Aisyah, ”Wahai Ummul Mukminin, bagaimanakah Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam beramal? Apakah beliau mengkhususkan hari-hari tertentu untuk beramal?” ’Aisyah menjawab,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لاَ. كَانَ عَمَلُهُ دِيمَةً وَأَيُّكُمْ يَسْتَطِيعُ مَا كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَسْتَطِيعُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Tidak. Amalan beliau adalah amalan yang kontinu (rutin dilakukan). Siapa saja di antara kalian pasti mampu melakukan yang beliau shallallahu ’alaihi wa sallam lakukan.”[7]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antaranya lagi Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam contohkan dalam amalan shalat malam. Pada amalan yang satu ini, beliau menganjurkan agar mencoba untuk merutinkannya. Dari ’Aisyah, Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;يَا أَيُّهَا النَّاسُ عَلَيْكُمْ مِنَ الأَعْمَالِ مَا تُطِيقُونَ فَإِنَّ اللَّهَ لاَ يَمَلُّ حَتَّى تَمَلُّوا وَإِنَّ أَحَبَّ الأَعْمَالِ إِلَى اللَّهِ مَا دُووِمَ عَلَيْهِ وَإِنْ قَلَّ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Wahai sekalian manusia, lakukanlah amalan sesuai dengan kemampuan kalian. Karena Allah tidaklah bosan sampai kalian merasa bosan. (Ketahuilah bahwa) amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah amalan yang kontinu (ajeg) walaupun sedikit.”[8]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterangan Ulama Mengenai Amalan yang Kontinu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai hadits-hadits yang kami kemukakan di atas telah dijelaskan maksudnya oleh ahli ilmu sebagai berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Rajab Al Hambali mengatakan, ”Yang dimaksud dengan hadits tersebut adalah agar kita bisa pertengahan dalam melakukan amalan dan berusaha melakukan suatu amalan sesuai dengan kemampuan. Karena amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah amalan yang rutin dilakukan walaupun itu sedikit.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau pun menjelaskan, ”Amalan yang dilakukan oleh Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam adalah amalan yang terus menerus dilakukan (kontinu). Beliau pun melarang memutuskan amalan dan meninggalkannya begitu saja. Sebagaimana beliau pernah melarang melakukan hal ini pada sahabat ’Abdullah bin ’Umar.”[9] Yaitu Ibnu ’Umar dicela karena meninggalkan amalan shalat malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata padaku,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;يَا عَبْدَ اللَّهِ ، لاَ تَكُنْ مِثْلَ فُلاَنٍ ، كَانَ يَقُومُ اللَّيْلَ فَتَرَكَ قِيَامَ اللَّيْلِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wahai ‘Abdullah, janganlah engkau seperti si fulan. Dulu dia biasa mengerjakan shalat malam, namun sekarang dia tidak mengerjakannya lagi.” [10]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para salaf pun mencontohkan dalam beramal agar bisa dikontinukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al Qosim bin Muhammad mengatakan bahwa ’Aisyah ketika melakukan suatu amalan, beliau selalu berkeinginan keras untuk merutinkannya. [11]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al Hasan Al Bashri mengatakan, ”Wahai kaum muslimin, rutinlah dalam beramal, rutinlah dalam beramal. Ingatlah! Allah tidaklah menjadikan akhir dari seseorang beramal selain kematiannya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau rahimahullah juga mengatakan, ”Jika syaithon melihatmu kontinu dalam melakukan amalan ketaatan, dia pun akan menjauhimu. Namun jika syaithon melihatmu beramal kemudian engkau meninggalkannya setelah itu, malah melakukannya sesekali saja, maka syaithon pun akan semakin tamak untuk menggodamu.”[12]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka dari penjelasan ini menunjukkan dianjurkannya merutinkan amalan yang biasa dilakukan, jangan sampai ditinggalkan begitu saja dan menunjukkan pula dilarangnya memutuskan suatu amalan meskipun itu amalan yang hukumnya sunnah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hikmah Mengapa Mesti Merutinkan Amalan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, melakukan amalan yang sedikit namun kontinu akan membuat amalan tersebut langgeng, artinya akan terus tetap ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;An Nawawi rahimahullah mengatakan, ”Ketahuilah bahwa amalan yang sedikit namun rutin dilakukan, itu lebih baik dari amalan yang banyak namun cuma sesekali saja dilakukan. Ingatlah bahwa amalan sedikit yang rutin dilakukan akan melanggengkan amalan ketaatan, dzikir, pendekatan diri pada Allah, niat dan keikhlasan dalam beramal, juga akan membuat amalan tersebut diterima oleh Sang Kholiq Subhanahu wa Ta’ala. Amalan sedikit yang rutin dilakukan akan memberikan ganjaran yang besar dan berlipat dibandingkan dengan amalan yang sedikit namun sesekali saja dilakukan.”[13]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, amalan yang kontinu akan terus mendapat pahala. Berbeda dengan amalan yang dilakukan sesekali saja –meskipun jumlahnya banyak-, maka ganjarannya akan terhenti pada waktu dia beramal. Bayangkan jika amalan tersebut dilakukan terus menerus, maka pahalanya akan terus ada walaupun amalan yang dilakukan sedikit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Rajab Al Hambali mengatakan, ”Sesungguhnya seorang hamba hanyalah akan diberi balasan sesuai amalan yang ia lakukan. Barangsiapa meninggalkan suatu amalan -bukan karena udzur syar’i seperti sakit, bersafar, atau dalam keadaan lemah di usia senja-, maka akan terputus darinya pahala dan ganjaran jika ia meninggalkan amalan tersebut.”[14] Namun perlu diketahui bahwa apabila seseorang meninggalkan amalan sholih yang biasa dia rutinkan karena alasan sakit, sudah tidak mampu lagi melakukannya, dalam keadaan bersafar atau udzur syar’i lainnya, maka dia akan tetap memperoleh ganjarannya. Hal ini berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إِذَا مَرِضَ الْعَبْدُ أَوْ سَافَرَ ، كُتِبَ لَهُ مِثْلُ مَا كَانَ يَعْمَلُ مُقِيمًا صَحِيحًا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jika seseorang sakit atau melakukan safar, maka dia akan dicatat melakukan amalan sebagaimana amalan rutin yang dia lakukan ketika mukim (tidak bepergian) dan dalam keadaan sehat.”[15]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, amalan yang sedikit tetapi kontinu akan mencegah masuknya virus ”futur” (jenuh untuk beramal). Jika seseorang beramal sesekali namun banyak, kadang akan muncul rasa malas dan jenuh. Sebaliknya jika seseorang beramal sedikit namun ajeg (terus menerus), maka rasa malas pun akan hilang dan rasa semangat untuk beramal akan selalu ada. Itulah mengapa kita dianjurkan untuk beramal yang penting kontinu walaupun jumlahnya sedikit. Kadang kita memang mengalami masa semangat dan kadang pula futur (malas) beramal. Sehingga agar amalan kita terus menerus ada pada masa-masa tersebut, maka dianjurkanlah kita beramal yang rutin walaupun itu sedikit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَلِكُلِّ عَمِلٍ شِرَّةٌ ، وَلِكُلِّ شِرَّةٍ فَتْرَةٌ ، فَمَنْ يَكُنْ فَتْرَتُهُ إِلَى السُّنَّةِ ، فَقَدِ اهْتَدَى ، وَمَنْ يَكُ إِلَى غَيْرِ ذَلِكَ ، فَقَدْ ضَلَّ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Setiap amal itu pasti ada masa semangatnya. Dan setiap masa semangat itu pasti ada masa futur (malasnya). Barangsiapa yang kemalasannya masih dalam sunnah (petunjuk) Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam, maka dia berada dalam petunjuk. Namun barangsiapa yang tidak keluar dari sunnah tersebut, sungguh dia telah menyimpang.”[16]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila seorang hamba berhenti dari amalan rutinnya, malaikat pun akan berhenti membangunkan baginya bangunan di surga disebabkan amalan yang cuma sesaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al Hasan Al Bashri mengatakan, ”Sesungguhnya bangunan di surga dibangun oleh para Malaikat disebabkan amalan dzikir yang terus dilakukan. Apabila seorang hamba mengalami rasa jenuh untuk berdzikir, maka malaikat pun akan berhenti dari pekerjaannya tadi. Lantas malaikat pun mengatakan, ”Apa yang terjadi padamu, wahai fulan?” Sebab malaikat bisa menghentikan pekerjaan mereka karena orang yang berdzikir tadi mengalami kefuturan (kemalasan) dalam beramal.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, ingatlah perkataan Ibnu Rajab Al Hambali, ”Sesungguhnya Allah lebih mencintai amalan yang dilakukan secara kontinu (terus menerus). Allah akan memberi ganjaran pada amalan yang dilakukan secara kontinu berbeda halnya dengan orang yang melakukan amalan sesekali saja.”[17]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Kontinuitas Perlu Ada dalam Setiap Amalan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syaikh Ibrahim Ar Ruhailiy hafizhohullah mengatakan, ”Tidak semua amalan mesti dilakukan secara rutin, perlu kiranya kita melihat pada ajaran dan petunjuk Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam dalam hal ini.”[18]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengetahui manakah amalan yang mesti dirutinkan, dapat kita lihat pada tiga jenis amalan berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, amalan yang bisa dirutinkan ketika mukim (tidak bepergian) dan ketika bersafar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contohnya adalah puasa pada ayyamul biid (13, 14, 15 H), shalat sunnah qobliyah shubuh (shalat sunnah fajar), shalat malam (tahajud), dan shalat witir. Amalan-amalan seperti ini tidaklah ditinggalkan meskipun dalam keadaan bersafar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu ‘Abbas mengatakan, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam selalu berpuasa pada ayyamul biid (13, 14, 15 H) baik dalam keadaan mukim (tidak bersafar) maupun dalam keadaan bersafar.”[19]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnul Qayyim mengatakan, “Termasuk di antara petunjuk Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika bersafar adalah mengqoshor shalat fardhu dan tidak mengerjakan shalat sunnah rawatib qobliyah dan ba’diyah. Yang biasa beliau tetap lakukan adalah mengerjakan shalat sunnah witir dan shalat sunnah qabliyah shubuh. Beliau tidak pernah meninggalkan kedua shalat ini baik ketika bermukim dan ketika bersafar.”[20]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnul Qayyim juga mengatakan, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah meninggalkan qiyamul lail (shalat malam) baik ketika mukim maupun ketika bersafar.”[21]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, amalan yang dirutinkan ketika mukim (tidak bepergian), bukan ketika safar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contohnya adalah shalat sunnah rawatib selain shalat sunnah qobliyah shubuh sebagaimana dijelaskan oleh Ibnul Qayyim pada perkataan yang telah lewat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, amalan yang kadang dikerjakan pada suatu waktu dan kadang pula ditinggalkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contohnya adalah puasa selain hari Senin dan Kamis. Puasa pada selain dua hari tadi boleh dilakukan kadang-kadang, misalnya saja berpuasa pada hari selasa atau rabu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Initinya, tidak semua amalan mesti dilakukan secara rutin, itu semua melihat pada ajaran dan petunjuk Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penutup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ajal menjemput, barulah amalan seseorang berakhir. Al Hasan Al Bashri mengatakan, ”Sesungguhnya Allah Ta’ala tidaklah menjadikan ajal (waktu akhir) untuk amalan seorang mukmin selain kematiannya.” Lalu Al Hasan membaca firman Allah,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَاعْبُدْ رَبَّكَ حَتَّى يَأْتِيَكَ الْيَقِينُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Dan sembahlah Rabbmu sampai datang kepadamu al yaqin (yakni ajal).” (QS. Al Hijr: 99).[22] Ibnu ’Abbas, Mujahid dan mayoritas ulama mengatakan bahwa ”al yaqin” adalah kematian. Dinamakan demikian karena kematian itu sesuatu yang diyakini pasti terjadi. Az Zujaaj mengatakan bahwa makna ayat ini adalah sembahlah Allah selamanya. Ahli tafsir lainnya mengatakan, makna ayat tersebut adalah perintah untuk beribadah kepada Allah selamanya, sepanjang hidup.[23]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibadah seharusnya tidak ditinggalkan ketika dalam keadaan lapang karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;تَعَرَّفْ إِلَي اللهِ فِى الرَّخَاءِ يَعْرِفْكَ فِى الشِّدَّةِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kenalilah Allah di waktu lapang, niscaya Allah akan mengenalimu ketika susah.” [24]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah menganugerahi kita amalan-amalan yang selalu dicintai oleh-Nya. Hanya Allah yang memberi taufik. Segala puji bagi Allah yang dengan segala nikmat-Nya setiap kebaikan menjadi sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diselesaikan di Pangukan, Sleman, Senin sore, 16 Syawwal 1430 H.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel http://rumayhso.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[1] Lihat Latho-if Al Ma’arif, Ibnu Rajab Al Hambali, hal. 396-400, Daar Ibnu Katsir, cetakan kelima, 1420 H [Tahqiq: Yasin Muhammad As Sawaas]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[2] HR. Bukhari no. 1987 dan Muslim no. 783&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[3] Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, Ibnu Katsir, 8/417, Daar Thoyyibah, cetakan kedua, 1420 H [Tafsir Surat Al Lail]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[4] Latho-if Al Ma’arif, hal. 394.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[5] HR. Muslim no. 783, Kitab shalat para musafir dan qasharnya, Bab Keutamaan amalan shalat malam yang kontinu dan amalan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[6] HR. Muslim no. 782&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[7] HR. Muslim no. 783&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[8] HR. Muslim no. 782&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[9] Fathul Baari lii Ibni Rajab, 1/84, Asy Syamilah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[10] HR. Bukhari no. 1152&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[11] HR. Muslim no. 783, Kitab shalat para musafir dan qasharnya, Bab Keutamaan amalan shalat malam yang kontinu dan amalan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[12] Al Mahjah fii Sayrid Duljah, Ibnu Rajab, hal. 71. Dinukil dari Tajriidul Ittiba’ fii Bayaani Asbaabi Tafadhulil A’mal, Ibrahim bin ‘Amir Ar Ruhailiy, hal. 86, Daar Al Imam Ahmad, cetakan pertama, 1428 H.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[13] Syarh An Nawawi ‘ala Muslim, 3/133, Mawqi’ Al Islam, Asy Syamilah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[14] Lihat Fathul Baari lii Ibni Rajab, 1/84&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[15] HR. Bukhari no. 2996&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[16] HR. Thobroni dalam Al Mu’jam Al Kabir, periwayatnya shohih. Lihat Majma’ Az Zawa’id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[17] Lihat Fathul Baari lii Ibni Rajab, 1/84&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[18] Tajridul Ittiba’, hal. 89. Untuk pembahasan pada point ini, kami berusaha sarikan dari kitab tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[19] Diriwayatkan oleh An Nasa-i. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan. Lihat Al Hadits Ash Shohihah 580.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[20] Zaadul Ma’ad, 1/456, Muassasah Ar Risalah, cetakan keempat, 1407 H. [Tahqiq: Syu’aib Al Arnauth, ‘Abdul Qadir Al Arnauth]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[21] Zaadul Ma’ad, 1/311&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[22] Latho-if Al Ma’arif, hal. 398.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[23] Lihat Zaadul Masiir, Ibnul Jauzi, 4/79, Mawqi’ At Tafaasir, Asy Syamilah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[24] HR. Hakim. Syaikh Al Albani dalam Shohih wa Dho’if Al Jami’ Ash Shogir mengatakan bahwa hadits ini shohih&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dari ’Aisyah, beliau mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam ditanya mengenai amalan apakah yang paling dicintai oleh Allah. Rasul shallallahu ’alaihi wa sallam menjawab,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أَدْوَمُهُ وَإِنْ قَلَّ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Amalan yang rutin (kontinu), walaupun sedikit.”[6]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dikirim oleh Hamba Allah&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1371000015272472145-8211512886902772364?l=amma06.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amma06.blogspot.com/feeds/8211512886902772364/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1371000015272472145&amp;postID=8211512886902772364' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/8211512886902772364'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/8211512886902772364'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amma06.blogspot.com/2009/11/amalan-sedikit-tapi-kontinu.html' title='amalan sedikit tapi kontinu'/><author><name>muhammad al Idsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15114300583919009618</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/SY2Uf1iBkPI/AAAAAAAAAQ0/74XOnOO9Y98/S220/Aang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1371000015272472145.post-866989712060703638</id><published>2009-11-09T11:23:00.000+07:00</published><updated>2009-11-09T11:24:45.913+07:00</updated><title type='text'>Istiqamah</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Apakah yang disebut dengan Istiqamah?&lt;br /&gt;Apakah seorang pemuda dapat selalu istiqamah (konsisten) untuk taat kepada Allah Swt. sepanjang usianya? Tentu saja, di sini saya (penulis) tidak bermaksud untuk tergesa-gesa mengambil penilaian, karena siapa di antara kita yang tidak pernah melakukan kesalahan? Akan tetapi, yang kami maksudkan adalah bahwa kebanyakan orang mengawali hidupnya dengan ketaatan kepada Allah Swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kemudian terjerumus dalam kemaksiatan yang sangat besar. Mungkin pada awalnya di rumah ia dididik dengan sangat baik untuk selalu taat dan mendekatkan diri kepada Allah. Tapi, setelah itu pola hidupnya berbalik arah 1800 dari yang pernah ia jalani. Ia menjadi suka mengkonsumsi obat-obatan terlarang, minum minuman keras, dan tidak pernah melaksanakan shalat. Setelah itu, ia kembali lagi ke jalan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menjadi pertanyaan adalah, apakah mungkin kita mendapati seorang pemuda yang begitu pandai menjaga nafsu dan dirinya, sehingga dengan lantang berkata, “Aku tidak pernah melakukan begini atau begitu,” dan dia selalu taat kepada Allah? Ataukah hal ini mustahil dan hanya sebatas khayalan belaka?&lt;br /&gt;Pada suatu ketika Rasulullah Saw. sedang duduk. Umar bin Khaththab r.a. datang dan melihat rambut Nabi Saw. Kisah ini terjadi pada masa-masa terakhir kehidupan Rasulullah Saw. dan Umar melihat banyak rambut uban di kepada Nabi Saw.&lt;br /&gt;“Ya Rasulullah, Kamu telah beruban.” Kata Umar bermaksud mencandai beliau.&lt;br /&gt;“Benar kamu, hai Umar. Surat Hud telah mampu membuatku beruban.”&lt;br /&gt;“Mengapa begitu, ya Rasulullah?”&lt;br /&gt;“Ya Umar, dalam surat tersebut ada sebuah ayat yang membuatku beruban.”&lt;br /&gt;“Ayat yang manakah itu, ya Rasulullah?”&lt;br /&gt;“Yaitu firman Allah Swt., ‘Maka tetaplah kamu pada jalan yang benar, sebagaimana diperintahkan kepadamu dan (juga) orang yang telah taubat beserta kamu dan janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.’” (QS. Hud [11]: 112)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Renungkanlah, bagaimana mungkin orang sekaliber Nabi Saw. dapat dibuat beruban oleh ayat ini, padahal di antara kita ada orang yang sebentar saja tidak pernah memperhatikan ayat ini, bahkan mungkin di antara kita ada orang yang sama sekali belum pernah mendengar ayat ini.&lt;br /&gt;Ada seorang lelaki yang mendatangi Rasulullah Saw. sembari berkata, “Ya Rasulullah, tunjukkanlah kepadaku suatu ajaran dalam Islam yang tidak akan aku tanyakan lagi kepada siapa pun setelah kamu ini.” Beliau bersabda, “Katakan aku beriman kepada Allah kemudian istiqamahlah!” (HR. Imam Ahmad dalam Kitab Musnadnya dari Abdullah bin Sufyan, dari ayahnya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Disarikan dari Kalam minal Qalb, karya Amru Khalid)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ada seorang lelaki yang mendatangi Rasulullah Saw. sembari berkata, “Ya Rasulullah, tunjukkanlah kepadaku suatu ajaran dalam Islam yang tidak akan aku tanyakan lagi kepada siapa pun setelah kamu ini.” Beliau bersabda, “Katakan aku beriman kepada Allah kemudian istiqamahlah!” (HR. Imam Ahmad dalam Kitab Musnadnya dari Abdullah bin Sufyan, dari ayahnya)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1371000015272472145-866989712060703638?l=amma06.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.kaunee.com/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=147:istiqamah&amp;catid=40:nuansa-hati&amp;Itemid=119' title='Istiqamah'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amma06.blogspot.com/feeds/866989712060703638/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1371000015272472145&amp;postID=866989712060703638' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/866989712060703638'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/866989712060703638'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amma06.blogspot.com/2009/11/istiqamah.html' title='Istiqamah'/><author><name>muhammad al Idsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15114300583919009618</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/SY2Uf1iBkPI/AAAAAAAAAQ0/74XOnOO9Y98/S220/Aang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1371000015272472145.post-987480337554697887</id><published>2009-11-06T11:44:00.001+07:00</published><updated>2009-11-06T11:51:39.811+07:00</updated><title type='text'>rabbi</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Basahilah lidahmu dengan dzikir” duh.. sudah berapa kali saya denger hadist ini tapi …waktu yang digunakan untuk berdzikir masih sedikit, padahal Allah berfirman “AKu bersama hamba-Ku ketika dia mengingat-Ku”. Allahu Akbar. Luar biasa, mencoba untuk melakukan variasi dalam berdzikir kenapa tidak ? La illahaillallah adalah sebaik2 dzikir …wueshh pikiranpun mulai menerawang balasan apa yang akan Allah kasih jika saya mengucapkan Laillahailallah 1x apakah senilai uang 1 juta,10 juta atau 100 juta, lebih, pasti lebih dari itu di hadapan Rabbul Izzati. Subahannallah. Rugiii…..berapa sudah waktu yag hilang, uang yang hilang, istana yang tertunda di surga nanti – InnaLillahiwainaillaihi’irojiun. Ga papa kan berdagang dengan Allah.&lt;br /&gt;Imam Al Ghazali dalam risalahnya Al Asma Al Husna menuliskan kecintaan kepada Allah bisa ditingkatkan dengan tiga cara ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(i) mengingatnya&lt;br /&gt;(ii) mempercayainya&lt;br /&gt;(iii) mempertahankannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula Pak Ary Ginanjar dalam bukunya “Rahasia membangun kecerdasan Emosional dan Spiritual” beliau menulis bahwa seorang hamba bisa menjadi manusia yang luar biasa jika mau meneladani sifat-sifat Allah dengan cara mengingat-ingatnya dan meneladani sifat-sifat-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya antara hamba dengan Rabbnya ada 2 panghalang ;&lt;br /&gt;(i) ilmu dan&lt;br /&gt;(ii) ego (Aku).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perasaan jenuh, bosen, mandek atau tidak ada peningkatan terkadang datang pula, tapi ingat pesan “yang mencari akan menemukan” ada secercah harapan untuk mencari lagi, baik itu dari buku, artikel baik itu di majalah atau di internet, seminar , maupun taklim – apa saja. Alhamdulillah masih ada rasa haus yang belum terpuaskan dengan minuman yang standard. Mencoba untuk flash back ke zaman para sahabat yang memiliki tingkat keimanan yang mempesona dan berdecak kagum setiap kali membaca kisahnya, sudah tentu pengetahuan mereka tentang surga, neraka, negri akhirat dan segala sesuatu yang terjadi didalamnya berbeda dengan pengetahuan saya dan itu mungkin yang membuat tingkat keimanan saya seolah tak bergerak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ego, Aku “barang siapa yang mengenal dirinya maka dia akan mengenal Tuhannya dan barang siapa yang mengenal dirinya maka tidak ada waktu untuk mencari kesalahan orang lain”. Ada perasaan aneh menghampiri ketika mencoba berlama-lama bercermin. sudah berapa jauh saya mengenal diri saya dengan baik dan sudah berapa lama saya menyadari begitu sangat rentannya melakukan kesalahan setiap detik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi milik-Nya bukan sebaliknya menjadikan Allah sebagai milik saya dan mengikuti semua keinginaan saya – Naudzubillahiminzalik, kebodohan apalagi yang saya lakukan berlarut-larut. STOP. “Ya Rabb biarkan aku menjadi milik-Mu selamanya…menyatu bersama-Mu, biarkan jiwa ini terbakar oleh cahaya-Mu..cinta-Mu”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teringat kembali firman Allah SWT “Sesungguhnya Aku mengikuti perasaan hamba-Ku terhadap-Ku” kenapa tidak saya coba untuk mengatakan ke diri saya sendiri dengan menggunakan 3 metode dari imam Al Ghazali diatas : “saya selalu bersamaMu ya Allah” (bukannya saya ingin bersamaMu), “saya selalu mencintaiMu ya Rabb” (bukannya saya ingin mencintai-Mu), “saya selalu merindukan-Mu ya Tuhanku”. Ada perasaan puas yang mengalir, seolah-olah sesuatu yang sudah tercapai dan tinggal menikmati saja perjalanan hidup bersama Al Malik, Al Aziz. Perasaan tenang, aman, damai, bahagia yang selama ini dicaripun mulai rajin menjenguk orang pesakitan seperti saya. Wallahua’lam bi shawab. (yudha_bs@yahoo.com.sg)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;menggunakan 3 metode dari imam Al Ghazali diatas : “saya selalu bersamaMu ya Allah” (bukannya saya ingin bersamaMu), “saya selalu mencintaiMu ya Rabb” (bukannya saya ingin mencintai-Mu), “saya selalu merindukan-Mu ya Tuhanku”. Ada perasaan puas yang mengalir, seolah-olah sesuatu yang sudah tercapai dan tinggal menikmati saja perjalanan hidup bersama Al Malik, Al Aziz. Perasaan tenang, aman, damai, bahagia yang selama ini dicaripun mulai rajin menjenguk orang pesakitan seperti saya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1371000015272472145-987480337554697887?l=amma06.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://bungakehidupan.wordpress.com/2008/05/08/aku-dan-rabbku/' title='rabbi'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amma06.blogspot.com/feeds/987480337554697887/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1371000015272472145&amp;postID=987480337554697887' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/987480337554697887'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/987480337554697887'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amma06.blogspot.com/2009/11/rabbi.html' title='rabbi'/><author><name>muhammad al Idsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15114300583919009618</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/SY2Uf1iBkPI/AAAAAAAAAQ0/74XOnOO9Y98/S220/Aang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1371000015272472145.post-1759901303932387575</id><published>2009-10-10T18:28:00.002+07:00</published><updated>2009-10-10T18:32:37.556+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kesehatan'/><title type='text'>sekresi pada manusia</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;1. GINJAL&lt;br /&gt;Fungsi Ginjal dapat terganggu karena infeksi bakteri, radang,batu ginjal, dan sebagainya. Jika salah  satu ginjal tidak berfungsi atau mengalami gangguan, maka ginjal yang satunya lagi akan mengambil alih tugas ginjal yang pertarna. Namun ginjal bias rusak kedua-dua nya dan ini akan berakibat sangat fatal karena urea akan tertimbun dalam tubuh dan menyebabkan kematian. Sebagai produk sisa metabolisme gen adalah nitrogen yang berasal dari perombakan protein. Misalnya : Amonia,&lt;br /&gt;dan Urea. Zat ini beracun bagi tubuh jadi harus di keluarkan oleh ginjal melalui urine.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Struktur Ginjal:&lt;br /&gt;Manusia memiliki sepasang ginjal yang terletak di sebelah kiri dan kanan ruas-ruas’ tulang punggung di dalam rongga perut.&lt;br /&gt;- Ginjal merniliki 3 bagian:&lt;br /&gt;• Kulit Ginjal (korteks)&lt;br /&gt;• Sumsum ginjal (rnedulla)&lt;br /&gt;• Rongga Ginjal( Pelvis Renalis)&lt;br /&gt;- Kelainan dan penyakit pada Ginjal:&lt;br /&gt;a. Batu Ginjal&lt;br /&gt;Batu Ginjal terjadi karena ada nya endapan garam kalsium dalam Ginjal sehinnga menghambat keluar nya urine dan menimbulkan nyeri. Cara Mengatasi:Penyakit ini dapat di atasi dengan pernbedahan dan sinar laser. Tujuan dari  pembedahan untuk membuang endapan garam garam kalium. Tujuan menggunakan sinar laser untuk memecahkan endapan garam kalsium.&lt;br /&gt;b. Radang Ginjal (Nefritis)&lt;br /&gt;Radang Ginjal di sebut nefritis. Radang ginjal terjadi karena ada nya kerusakan nefron, khususnya glomerulus yang di sebabkan oleh infeksi bakteri. Rusak nya nefron mengakibatkon urine masuk kembali ke dalam darah dan penyerapan air menjadi terganggu sehingga timbul pembengkakan di daerah kaki.&lt;br /&gt;Penyembuhan: Penderita nefritis bisa di sembuhkan dengan cangkokan ginjal atau cuci darah secara rutin. Cuci darah biasanya di lakukan sampai penderita mendapatkan donor ginjal yang memiliki kesesuaian jaringan dengan organ penderita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Gagal Ginjal&lt;br /&gt;Gagal Ginjal terjadi jika salah satu ginjal tidak berfurigsi. Kegagalan salah satu ginjal ini akan di ambil alih tugas nya oleh ginjal lain. Namun, keadaan ini akan tetap menimbulkan resiko sangat tinggi. Karena menyebabkan penimbunan urea dalam tubuh dan kematian.&lt;br /&gt;Cara Mengatasi Penyakit ini dapat di atasi dengan cangkok ginjal atau menggunakan ginjal tiruan sampai ginjal yang asli dapat berfungsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. KULIT&lt;br /&gt;Kulit merupakan alat pengeIuaran sisa metabolisme berupa keringat juga berhubungan dengan suhu tubuh. Kelainan dan penyakit yang berhubungan dengan kulit kita temukan dalam kehidupan sehari-hari. Ada penyakit yang tidak berbahaya dan berbahaya.&lt;br /&gt;-  Fungsi Kulit&lt;br /&gt;• Pelindung tubuh dari faktor luar&lt;br /&gt;• Pengatur suhu tubuh&lt;br /&gt;• Mempengaruhi kekeringan air&lt;br /&gt;• Indera perasa&lt;br /&gt;• Tempat merubah provitamin D menjadi vitamin D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Garngguan dan Penyakit pada kulit&lt;br /&gt;a.   Biduran&lt;br /&gt;Biduran di sebabkan oleh udara dingin, alergi makanan, dan alergi bahan kimia. Biduran di tandai dengan timbulnya bentol-bentol yang tidak beraturan dan terasa gatal. Biduran dapat berlangsung beberapa jam dan dapat juga berlangsung berhari-hari.&lt;br /&gt;Cara Mencegah: Jika penyakit ini di sebabknan oleh alergi, maka cara pencegahan nya dengan menghindari bahan makanan dan produk kimia yang menyebabkan alergi. Pengobatan dapat di lakukan dengan menggunakan resep obat yang di berikan oleh dokter..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Ringworm&lt;br /&gt;Ringworm adalah sejenis jamur yang menginfeksi kulit. Infeksi ini di tandai dengan timbulnya bercak Iingkaran di kulit.&lt;br /&gt;Cara Mencegah: Pencegahan penyakit ini di lakukan dengan menjaga agar kulit tetap kering dan tidak lembab. Pengobatan nya di lakukan dengan mengkonsumsi obat anti jamur.&lt;br /&gt;c.  Psoriasis&lt;br /&gt;Psoriasis belum dapat di sembuhkan secara total, tetapi pengobatan teratur dapat menekan gejala menjadi tidak nampak. GejaIa yang di timbulkan nya adalah kulit kemerahan yang dapat terjadi di kulit kepala, sikut, punggung, dan lutut.&lt;br /&gt;d. Kanker Kulit&lt;br /&gt;Penyakit kanker kulit di sebabkan oleh penerimaan sinar matahari yang berlebihan.Penyakit ini Iebih sering menyerang orang yang berkulit putih atau terang, karena warna kulit tersebut lebih sensitif terhadap sinar matahari.&lt;br /&gt;Cara Mencegah: Pencegahan dapat di lakukan dengan tabir surya atau menghindari kontak dengan sinar matahari yang terlalu banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. HATI&lt;br /&gt;Hati merupakan kelenjar terbesar dalam tubuh berwarna merah tua. Zat yang di keluarkan adalah zat warna empedu (bilirubin). Penyakit hati bisa di sebabkan oleh infeksi virus, tidak bekerjanya hati dan empedu.&lt;br /&gt;- Kelainan dan Penyakit pada Hati&lt;br /&gt;a. Hepatitis&lt;br /&gt;Hepatitis adalah radang hati yang di sebab kan oleh virus. Virus Hepatitis ada beberapa macam, misalnya virus Hepatitis A dan Hepatitis B. Hepatitis yang di sebabkon oleh virus hepatitis B lebih berbahaya daripado Hepatitis yang di sebabkan oleh virus Hepatitis A.&lt;br /&gt;Cara Mencegah: Cara mencegahnya dengan melakukan vaksinasi.&lt;br /&gt;b. Penyokit Kuning&lt;br /&gt;Penyakit kuning di sebabkan oleh tersumbatnya saluran empedu yang rnengakibatkan cairan empedu tidak dapat di alirkan ke dalam usus dua belas Jari, Sehingga masuk ke dalam darah dan warna darah menjadi kuning. Kulit penderita tampak pucat kekuningan, dan kuku Jari pun berwarna kuning. Hal ini terjadi Karena di seluruh tubuh terdapat pembuluh darah yang mengangkut darah berwarna kekuningan karena bercampur dengan cairan empedu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.  PARU-PARU&lt;br /&gt;Paru-paru berperan pada pernafasan, pernafasan akan menghasilkan zat sisa berupa uap air dan gas karbon dioksida yang di keluarkan melalui lubang hidung. Apa yang menyebabkan orang terkena penyakit paru-paru? Penyebab utama yang membuat paru-paru tidak berfungsi secara optimal odalah infeksi, virus dan bakteri serta polusi udara.&lt;br /&gt;- Gangguan dan penyakit pada Paru-Paru&lt;br /&gt;a. Asma&lt;br /&gt;Asma di kenal dengan bengek yang di sebabkan oleh bronkospasme. Asma merupakan penyernpitan saluran pernapasan utama pada paru-paru. Gejala penyakit ini di tandai dengan susah untuk bernapas atau sesak napas. Penyakit ini tidak menular dan bersifot menurun. Kondisi lingkungan yang udara nya tidak sehat atau telah tercemar akan memicu serangan asma.&lt;br /&gt;b. Tuberculosis (TBC)&lt;br /&gt;TBC adalah penyakit yang di sebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Bakteri ini menyerang paru-paru sehingga pada bagian dalam alveolus terdapat bintil-bintil. TBC dapat menyebabkan kematian. Sebagian besar yang terinfeksi oleh bakteri tuberculosis menderita TBC tanpa mengalami gejala, hal ini di sebut latent tuberculosis. Apabila penderita latent tuberculosis tidak menerima pengobatan maka akan berkembang menjadi active tuberculosis. Active tuberculosis adalah kondisi dimana sistern kekebalan tubuh tidak mampu untuk melawan bakteri tuberculosis yang terdapat dalam tubuh, sehingga menimbulkam infeksi terutama pada bagian paru-paru. TBC dapat di atasi dengan terapi.&lt;br /&gt;- Terapi TBC yang depat di lakukan:&lt;br /&gt;• Pengguna vaksin BCG (Bacille Calmette-Guerin)&lt;br /&gt;Vaksin BCG di berikan mulai dari bayi. Perlindungan yang di berikan oleh vaksin BCG dapat bertahan untuk 10 - 15 tahun, sehingga pada usia 12-15 tahun dapat di lakukan vaksinasi ulang.&lt;br /&gt;• Pengobatan poda pasien latent tuberculosis.&lt;br /&gt;• Pengobatan pada active tuberculosis dengan menggunakan antibiotic selama kurang lebih 6 bulan tidak boleh putus.&lt;br /&gt;c. Pneumonia&lt;br /&gt;Penyakit ini di sebabkan oleh bakteri, Virus atau jamur yang menginfeksi paru-paru khususnya di alveolus. Penyakit ini meriyebabkan oksigen susah masuk Karena alveolus di penuhi oleh cairon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; Ada dua faktor yang berfungsi mengatur sekresi hormon, yaitu saraf dan faktor bahan kimia.&lt;br /&gt;a.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor Saraf&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian medula kelenjar suprarenal mendapat pelayanan dari saraf otonom. Oleh karma itu sekresinya diatur oleh saraf otonom.&lt;br /&gt;b.&lt;br /&gt; Faktor Kimia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Susunan bahan kimia atau hormon lain dalam aliran darah mempengaruhi sekresi hormon tertentu. Contohnya, sekresi insulin dipengaruhi oleh jumlah glukosa di dalam darah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1371000015272472145-1759901303932387575?l=amma06.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amma06.blogspot.com/feeds/1759901303932387575/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1371000015272472145&amp;postID=1759901303932387575' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/1759901303932387575'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/1759901303932387575'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amma06.blogspot.com/2009/10/sekresi-pada-manusia.html' title='sekresi pada manusia'/><author><name>muhammad al Idsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15114300583919009618</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/SY2Uf1iBkPI/AAAAAAAAAQ0/74XOnOO9Y98/S220/Aang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1371000015272472145.post-5810056028561180963</id><published>2009-10-10T18:21:00.004+07:00</published><updated>2009-10-10T18:35:20.677+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='university of theology'/><title type='text'>cinta sang bunga membuat bidadari surga menangis</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/StBu6M6kF-I/AAAAAAAAAW4/p2MHPUzj4go/s1600-h/sendiri.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/StBu6M6kF-I/AAAAAAAAAW4/p2MHPUzj4go/s320/sendiri.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5390930700140812258" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Subject: NHI Selasa : Hikmah Wudhu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hikmah Wudhu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah hikmah yang dapat kita peroleh dari wudhu seperti yang diuraikan Imam Al-Ghazali dalam bukunya &lt;br /&gt;"Ihya Ulumuddin". Mudah-mudahan Allah swt selalu  mencucurkan rahmat-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak di antara kita yang tidak sadar akan hakikat bahwa setiap yang dituntut&lt;br /&gt;dalam Islam mempunyai hikmahnya yang tersendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Ketika berkumur, berniatlah kamu dengan, "Ya Allah ampunilah dosa mulut dan  lidahku ini " &lt;br /&gt; Penjelasan : Kita setiap hari membicarakan hal - hal yang tidak&lt;br /&gt;bermanfaat,mencela,ghibah (membicarakan orang dari belakang),memfitnah bahkan mengadu domba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Ketika membasuh muka, berniatlah kamu dengan, "Ya Allah, putihkanlah mukaku  &lt;br /&gt;di akhirat kelak, Janganlah Kau hitamkan muka ku ini". Penjelasan : Ahli syurga mukanya putih berseri-seri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Ketika membasuh tangan kanan, berniatlah kamu dengan, "Ya Allah, berikanlah&lt;br /&gt;hisab-hisab ku di tangan kanan ku ini" Penjelasan: Ahli syurga diberikan hisab-&lt;br /&gt;hisabnya di tangan kanan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Ketika membasuh tangan kiri, berniatlah kamu dengan, "Ya Allah, janganlah Ka berikan hisab-hisab ku di tangan kiriku ini"&lt;br /&gt;. Penjelasan : Ahli neraka diberikanhisab-hisabnya di tangan kiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Ketika membasuh kepala, berniatlah kamu dengan,"Ya Allah, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lindungilah daku dari terik matahari di padang Masyar dengan ArasyMu"  &lt;br /&gt;Penjelasan : Panas di PadangMasyar macam matahari sejengkal di atas kepala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Ketika membasuh telinga, berniatlah kamu dengan,"Ya Allah, ampunilah&lt;br /&gt; dosa telinga ku ini" Penjelasan : Kita sering  mendengar orang mengumpat,&lt;br /&gt; memfitnah, mendengar lagu2 dan perkataan  berunsur maksiat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Ketika membasuh kaki kanan, berniatlah kamu dengan."Ya Allah, &lt;br /&gt;permudahkan-lah aku melintasi titian Siratul Mustaqqim". Penjelasan : Ahli syurga melintasi&lt;br /&gt;titian dengan mudah sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Ketika membasuh kaki kiri, berniatlah kamu Dengan,"Ya Allah,bawakanlah daku &lt;br /&gt; pergi ke masjid-masjid, surau-surau dan bukan tempat-tempatmaksiat" Penjelasan : Qada' dan Qadar kita di tangan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah terpikir  dalam benak kita mengapa kita mengambil wuduk sedemikian&lt;br /&gt;rupa? Pernahkah kita memikirkan segala hikmah yang kita peroleh dalam menghayat Islam?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu'alam bisshawab&lt;br /&gt;Subject: Matinya Kalbu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Tatkala Ibrahim bin Adham sedang berjalan - jalan di negeri Al Bashrah,&lt;br /&gt;dia ditanya oleh penduduk dalam negeri itu. Mereka bertanya,"Ya Ibrahim,&lt;br /&gt;mengapa do'a kami tidak diindahkan lagi, padahal bukankah Allah Ta'ala&lt;br /&gt;telah berkata dalam firmannya : " Apabila hamba-hambaKu bertanya kepadamu&lt;br /&gt;tentan Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan&lt;br /&gt;orang yang berdo'a apabila ia berdo'a kepadaKu.."&lt;br /&gt;(AlBaqarah : 186)&lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;     Ibrahim pun menjawab pertanyaan mereka. Katanya, "Wahai penduduk kota &lt;br /&gt;Al-Bashrah hal itu disebabkan karena kalbu kalian mati oleh 10 hal. Jika&lt;br /&gt;demikian bagaimana  mungkin Allah Ta'ala akan menyambut do'a kalian?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Penduduk negeri Al-Bashrah berpikir sejenak untuk mencari tahu mengenai&lt;br /&gt;sepuluh hal tersebut, tetapi mereka belum juga menemukan jawabannya.Maka&lt;br /&gt;mereka kembali bertanya kembali kepada Ibrahim, "Ya Ibrahim, apa kesepuluh hal&lt;br /&gt;yang menghambat do'a kami karena matinya kalbu ini?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   "Kesepuluh hal yang menghambat do'a kalian adalahm :&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; 1. Kalian telah mengenal Allah, tetapi tidak menunaikan hak - hak-Nya&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; 2. Kalian telah membaca Al-Qur'an tetapi tidak mengamalkan isinya&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; 3. Kalian mengaku cinta kepada Rasulullah tetapi meninggalkan sunnahnya&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; 4. Kalian mengaku benci kepada Syaitan akan tetapi menuruti ajakannya&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; 5. Kalian mengaku ingin masuk surga akan tetapi tidak pernah memenuhi&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; 6. Kalian mengaku ingin selamat dari api neraka tetapi kalian menjerumuskan&lt;br /&gt;    diri kedalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 7. Kalian meyakini bahwa kematian itu suatu kepastian, akan tetapi kalian&lt;br /&gt;    tidak pernah mempersiapkan diri menghadapinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 8. Kalian sibuk mengurusi keburukan orang, akan tetapi kalian mengabaikan&lt;br /&gt;    keburukan diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 9. Kalian setiap waktu mengubur orang mati akan tetapi setiap kali itu pula &lt;br /&gt;    kalian tidak pernah merenunginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 10.Kalian telah menikmati nikmat Allah, akan tetapi tidak pernah mensyukurinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Penduduk Bashrah merenungi jawaban Ibrahim itu, sambil senantiasa meminta&lt;br /&gt;petunjuk dan hidayah kepada Allah,minta dihidupkan dan dibersihkan kalbu mereka dari noda dan dosa yang selama ini ada. &lt;br /&gt;Subject: "Engkau Harus Bertahan, Melatiku!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Assalamu'alaikum wr wb&lt;br /&gt;Ba'da tahmid wa sholawat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;To all my sisters.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bismillaahirrahmaanirrahiim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang&lt;br /&gt;agung. (QS. Al Qalam 68:4)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai Ummul mu'minin, kabarkanlah kepada kami tentang&lt;br /&gt;akhlak Rasulullah Saw. Aisyah berkata: Bukankah engkau&lt;br /&gt;pernah membaca Al Qur'an?. Jawab: Ya, Kata Aisyah:&lt;br /&gt;Akhlak Nabi Allah itu adalah Al Qur'an. (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Aisyah binti Thalhah bahwasanya Aisyah Ummul&lt;br /&gt;mu'minin r.a pernah berkata: tidak seorangpun pernah&lt;br /&gt;kulihat mirip ucapan dan cara bicaranya dengan&lt;br /&gt;Rasulullah Saw lebih dari Fhatimah.&lt;br /&gt;Aisyah r.a berkata: Pernah kulihat ketika Fhatimah&lt;br /&gt;berjalan, jalannya itu persis dengan jalannya&lt;br /&gt;Rasulullah Saw.&lt;br /&gt;Aisyah r.a berkata: tidak kulihat seorangpun yang&lt;br /&gt;lebih afdhal sesudah Rasulullah Saw dari Fhatimah.&lt;br /&gt;(Thabrani)&lt;br /&gt;*************************&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Engkau Harus Bertahan, Melatiku!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katakanlah: "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah,&lt;br /&gt;ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni&lt;br /&gt;dosa-dosamu." Allah Maha Pengampun lagi Maha&lt;br /&gt;Penyayang. (QS. Ali Imran 3:31)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iman yang paling utama adalah bahwa engkau mencintai&lt;br /&gt;(seseorang) karena Allah dan membenci (seseorang)&lt;br /&gt;karena Allah. (At Thabrani)&lt;br /&gt;*************************&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Segar sekali engkau hari ini, Nisa.." Ayu memandang&lt;br /&gt;Nisa yang telah rapi dengan gaun muslimah coklat&lt;br /&gt;mudanya, yang dipuji hanya tersenyum dan berkata,&lt;br /&gt;"Alhamdulillah, Ayu juga..".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari libur sering dimanfaatkan kedua sahabat itu untuk&lt;br /&gt;bertukar fikiran, maklum, mereka hanya bisa bertemu&lt;br /&gt;sekali dalam seminggu atau bahkan sebulan sekali,&lt;br /&gt;karena kesibukan masing-masing. Walaupun demikian,&lt;br /&gt;komunikasi tetap berjalan. Keduanya kini sedang asyik&lt;br /&gt;bercanda di teras rumah Nisa yang sederhana. Ketika&lt;br /&gt;perbincangan sampai ke titik sentral.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kenapa tidak semua wanita Islam berusaha mencontoh&lt;br /&gt;Fhatimatuzzahra, ya Yu?" tanya Nisa penuh keheranan.&lt;br /&gt;"Mereka semua ibarat bunga dengan seribu satu macam&lt;br /&gt;warnanya. Tapi bukankah tetap Melati sebagai simbol&lt;br /&gt;kepribadian yang terindah? jumlah itu semakin langka&lt;br /&gt;kini, dan akankah mereka segera musnah ataukah memilih&lt;br /&gt;bersembunyi agar bisa menjaga diri?!".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan yang cukup menggigit itu terlontar dari&lt;br /&gt;bibir Nisa, dan Ayu mulai menanggapinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jangan tanya kenapa Nisa..tapi cobalah untuk mengerti&lt;br /&gt;akan keadaan sesungguhnya!. Banyak faktor yang&lt;br /&gt;menyebabkan mereka seperti itu. Didikan keluarga,&lt;br /&gt;lingkungan sekitar, dan pendidikan yang salah&lt;br /&gt;menjadikan mereka tidak mengerti apa sebenarnya&lt;br /&gt;tanggung jawab mereka di bumi ini. Simbol Melati&lt;br /&gt;terlalu sederhana, sedangkan masih banyak bunga lain&lt;br /&gt;yang lebih menarik dan mempesona, tentunya setiap&lt;br /&gt;wanita menginginkan yang terbaik untuk dirinya, bukan?&lt;br /&gt;karena itulah, sebagian besar dari mereka memilih&lt;br /&gt;menjadi bunga-bunga yang lain".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yach, menurut mereka baik tetapi tidak baik menurut&lt;br /&gt;Allah!" Nisa menghela nafas. Nisa sediih, Ayu..?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayu tersenyum. ?Kesedihan tidak menyelesaikan masalah,&lt;br /&gt;Nisa..?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali Nisa berusaha minta pendapat sahabatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa mereka tidak menyadari bahwa mereka tengah&lt;br /&gt;dimanfaatkan?..seharusnya dengan kekuatan rasa yang&lt;br /&gt;mereka punya, menjadikan mereka cerdas untuk mencintai&lt;br /&gt;diri dan mewujudkan akhlak bunga negeri ini!&lt;br /&gt;namun..rasa itu dipalingkan salah oleh pihak-pihak&lt;br /&gt;yang tidak bertanggung jawab!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini Ayu mulai serius menanggapi keluhan Nisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iya.., seharusnya dengan kelebihan rasa itu mereka&lt;br /&gt;mencintai Allah lebih dari segala yang ada di dunia&lt;br /&gt;ini, ya Sa? Mencintai Allah dengan mengikuti&lt;br /&gt;Rasul_Nya, berakhlak Al Qur'an (akhlak&lt;br /&gt;Fhatimatuzzahra). Mencintai Allah dengan berusaha&lt;br /&gt;membuktikannya dengan melakukan segala amal perbuatan&lt;br /&gt;yang baik untuk mengharap keridhaan_Nya dan&lt;br /&gt;menghindari segala amal perbuatan yang dibenci_Nya.&lt;br /&gt;Kita harus memikirkan bagaimana cara merangkul mereka&lt;br /&gt;dengan sedaya upaya kita, Nisa..dengan kunci&lt;br /&gt;kesabaran, ketekunan, dan menyerahkan segalanya pada&lt;br /&gt;Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat-kalimat Ayu terasa sejuk di Qalbu Nisa.&lt;br /&gt;Seketika semangatnya bangkit kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mudah-mudahan apa yang menjadi keinginan kita&lt;br /&gt;dikabulkan Allah, ya Yu..dengan perlahan menyadarkan&lt;br /&gt;mereka akan pentingnya akhlak Qur?ani. Semoga&lt;br /&gt;bunga-bunga itu akan disegani dan dihormati!".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aamiin". Ucap Ayu. Perlahan ia mengambil gitar,&lt;br /&gt;mengisyaratkan Nisa untuk bernyanyi. Nisa&lt;br /&gt;menyenandungkan syair gubahannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kau yang s'lalu kurindu, Kau yang s'lalu kuingin,&lt;br /&gt;kuharap setiap waktu, dalam Qalbuku. Kau yang s'lalu&lt;br /&gt;kucinta, kau yang s'lalu kupuja, kudamba setiap waktu&lt;br /&gt;dalam hidupku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallaah, walhamdulillaah, walaa illaa ha&lt;br /&gt;ilallaah, wallaahu akbar. 2x&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kala kupandang bintang, jauh di atas awan, betapa&lt;br /&gt;indah ciptaan_Mu Tuhan. Kala kutatap dunia, dan&lt;br /&gt;seluruh isinya, betapa besar, kuasa_Mu, Tuhan".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagu itupun berakhir, digantikan dengan suara Azan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suara Azan itu lebih indah dari nyanyian kita,&lt;br /&gt;Ayu..dan suara insan yang membaca Firman Allah jauuh&lt;br /&gt;lebih indah dari seluruh alam semesta ini!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nisa dan Ayu bergegas memenuhi panggilan Ilahi. Usai&lt;br /&gt;shalat dan berdo?a Nisa menghampiri meja kerjanya, ada&lt;br /&gt;tumpukan surat-surat melati (sahabatnya) di sana, yang&lt;br /&gt;menceritakan suka duka perjuangan mereka menghadapi&lt;br /&gt;kejamnya zaman dan keterpurukan akhlak insan dunia&lt;br /&gt;ini. Tak terasa air mata Nisa menitik, ia mendekap&lt;br /&gt;lembut surat-surat itu seakan merangkul semua&lt;br /&gt;melati-melatinya, dalam Qalbu ia berkata,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Engkau Harus Bertahan, Melatiku!".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayu melihat haru sahabatnya, kemudian menghampiri&lt;br /&gt;seraya berbisik. "Jangan sedih dan jangan takut,&lt;br /&gt;Nisa.. Allah senantiasa melindungi dan menolong&lt;br /&gt;hamba-hamba_Nya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Billaahi taufiq walhidayah&lt;br /&gt;Wassalamu?alaikum warahmatullaah wabarakaatuh&lt;br /&gt;Ratna Dewi (wiwi_praty, Qalbu)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wassalam&lt;br /&gt;~fromMilisFlp&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#Kami sadari jalan ini, khan penuh onak dan duri.... ~Izzis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;cinta kepada Allah diatas segalanya &lt;br /&gt;sama seperti cinta kepada kedua orang tua lebih besar daripada cinta kepada sdr kandung&lt;br /&gt;cinta kpd sdr kandung lebih lagi dibandingkan cinta kepada kerabat kita/sdr seiman/orang lain/ makhluq&lt;br /&gt;lain&lt;br /&gt;Islam merangkul kita dalam cinta dan persaudaraan yang erat bagaikan satu tubuh.&lt;br /&gt;cinta seiman &amp; menghormati org lain/ tdk seiman/ makhluk lain/kecuali iblis musuh tdk nyata yg terlupakan..&lt;br /&gt; nafsu dan iblis dua senjata bermata dua&lt;br /&gt;..keindahan dan cinta penuh estetika....&lt;br /&gt;tapi bagaimanakah cinta terhadap pasangan/lawan jenis atau rasa ingin memiliki baik harta,jabatan atau pasangan ?&lt;br /&gt;acapkali cinta kepada tuhan dilupakan, orang tua dan juga sdr kandung/seiman atau makhluk lain tak ternilai lagi&lt;br /&gt;dikarenakan cinta ini berbeda posisinya...orang tua yang selalu menyayangi,berusaha untuk anak&lt;br /&gt;nya, tuhan yang menciptakan, memberi semua harapan dan perbuatan, zat yang paling tinggi tempat meminta&lt;br /&gt;dan menyembah tetapi semua itu berbeda; cinta itu berbeda; cinta itu harus sesuai dengan ketetapannya.&lt;br /&gt;jangan sampai salah mengartikan cinta.. karena akan berakibat fatal&lt;br /&gt;bayangkan jika ayah mencintai anaknya seperti seorang suami mencintai isterinya..sungguh aniaya khidupan..&lt;br /&gt;begitu juga jika sebaliknya...cinta kepada Allah diatas segala-galanya maksudnya mengikuti&lt;br /&gt;syariatnya dan jangan berlebihan; ada yang menganggap bisa bersatu dengan tuhan, ada juga yang &lt;br /&gt;mengarang syair dan kata-kata hikmah yang menhghadirkan makna yang bias seolah-olah cinta tuhan itu&lt;br /&gt;seperti sepasang kekasih (ya benar dari segi positifnya)&lt;br /&gt;..saya malu menulis ini tetapi saya tidak ragu untuk mengatakan manusia&lt;br /&gt;telah berbuat aneh-aneh dan konyol, bila mereka tak tau cara/ kesempatan bermaksiat maka mereka ber andai2&lt;br /&gt;delusi atau imaginasi menyesatkan, nampak manis tetapi bagai pisau bermata dua seperti iblis dan nafsu.&lt;br /&gt; tidak sama antara cahaya lampu dengan pantulan cahaya lampu dalam cermin&lt;br /&gt;walau sumbernya sama...tidak sama antara zat yang kekal dengan yang fana..ini bukanlah tanggapan&lt;br /&gt;atas tulisan diatas tapi kekhawatiran saya akan hal-hal yang sudah terjadi..memang agak konyol&lt;br /&gt;menulis pemahaman seperti ini &lt;br /&gt;karena semua orang tahu makna cinta kepada Allah&lt;br /&gt;tau makna khauf (takut/taqwa) kepada Allah&lt;br /&gt;tau makna raja'(berharap) kepda Allah&lt;br /&gt;tapi kita tak dapat memungkiri kadang-kadang syaithan datang dalam berbagai wujud.. baik penggelinciran&lt;br /&gt;makna maupun ragam pemahaman sehingga hadirlah sifat dengki,serakah,ujub dan paling parah kesombongan..&lt;br /&gt;tidaklah pantas manusia hina dina ini sombong dan merasa benar sendiri; merasa mencintai, merasa dicintai&lt;br /&gt;bahkan ada yang mengarangnya saja agar terlepas dari syariat tuhannya..&lt;br /&gt;sang tuhan lebih berhak menilai dan&lt;br /&gt;mengadili dimana hari yaumil hisab telah ditetapkan karena dia maha melihat dan maha tau akan hamba-hambanya&lt;br /&gt;di akahir inilah sebuah kisah&lt;br /&gt;....spt cerita syaikhul abdul kadir jailani.. suatu hari ketika beliau sedang shalat&lt;br /&gt;datanglah iblis dalam bentuk cahaya dan mengaku sebagai tuhannya dan mengatakan kamu sudah sangat&lt;br /&gt;lama dan ikhlas dalam beribadah maka kamu tak perlu sembahyang seperti ini lagi..&lt;br /&gt;syeckh pun lansung melempar cahaya itu..pergi kau iblis laknatillah...nabi saja yang dijamin masuk&lt;br /&gt;surga sangat rajin beribadah dan melaksanakan syariat..bagaimana pula dengan aku ???&lt;br /&gt;jadi saya bukan ingin membahas tentang cinta..tetapi saya ingin menekankan bahwa generasi&lt;br /&gt;yang kuat dalam berbagai bidang baik ilmu maupun tecnologi akan senantiasa lahir &lt;br /&gt;dari melati-melati yang selalu ridha dengan ketentuan tuhannya, moga bunga-bunga islami itu terus harum&lt;br /&gt;membawa asa akan pencerahan..tuhan berkata; tidak ada tempat lain yang lebih pantas untuk wanita-wanita&lt;br /&gt;beriman dan bertaqwa kepadaku melainkan surga yang mengalir sungai2 dibawahnya dan mereka kekal&lt;br /&gt;di dalamnya  dan mereka selalu merasa damai dan bahagia di dalamnya... gak nyambung ya..he..he..namanya ja &lt;br /&gt;sisipan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wallahu a'lam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;amma al idsa (www.miskaweb.info/http://amma06.blogspot.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1371000015272472145-5810056028561180963?l=amma06.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amma06.blogspot.com/feeds/5810056028561180963/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1371000015272472145&amp;postID=5810056028561180963' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/5810056028561180963'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/5810056028561180963'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amma06.blogspot.com/2009/10/subject-nhi-selasa-hikmah-wudhu-hikmah.html' title='cinta sang bunga membuat bidadari surga menangis'/><author><name>muhammad al Idsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15114300583919009618</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/SY2Uf1iBkPI/AAAAAAAAAQ0/74XOnOO9Y98/S220/Aang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/StBu6M6kF-I/AAAAAAAAAW4/p2MHPUzj4go/s72-c/sendiri.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1371000015272472145.post-3349330431542424021</id><published>2009-10-10T18:20:00.000+07:00</published><updated>2009-10-10T18:21:10.495+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Muhammad Al Idsa'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;SABAR, ANTARA KATA DAN MAKNA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Innallaha ma'ashshabirin. Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang&lt;br /&gt;sabar. Sebuah kalimat yang amat sejuk. Kalimat yang mencerminkan&lt;br /&gt;kepasrahan seorang mukmin, sehingga muncul rasa sabar dan hilang segala&lt;br /&gt;keresahan dan kesempitan hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hidup sehari-hari, betapa sering kita mengucap sabar, entah&lt;br /&gt;nasihat untuk kita sendiri ataupun nasihat untuk teman atau sanak&lt;br /&gt;saudara yang tengah ditimpa musibah. Setiap kita mengalami atau melihat&lt;br /&gt;kegagalan, kesulitan dan kesedihan, selalu terucap kata sabar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang tidak salah, namun ada dimensi lain penggunaan kata sabar yang&lt;br /&gt;hampir tak disadari orang. Sesungguhnya kata sabar tak hanya tepat&lt;br /&gt;disampaikan saat menghadapi musibah, namun juga bijak bila disampaikan&lt;br /&gt;pada orang yang tengah menerima anugerah. Mengapa? Sebab sesungguhnya&lt;br /&gt;anugerah berupa kesenangan dan kenikmatan juga merupakan ujian dari&lt;br /&gt;Allah SWT yang menuntut kesabaran kita untuk menerimanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah Allah SWT telah mengatakan bahwa ujian itu bisa berupa&lt;br /&gt;kesulitan dan juga bisa berupa kesenangan. Orang yang mendapat rezeki&lt;br /&gt;berlimpah pun harus sabar menerimanya. Bukankah uang yang banyak bisa&lt;br /&gt;mendorong orang untuk melakukan kemaksiatan? Bukankah kesuksesan bisa&lt;br /&gt;mengilhami orang untuk sombong? Dan bila manusia telah terjerumus dalam&lt;br /&gt;kemaksiatan dan kesombongan, itu artinya ia telah mendapat "musibah"&lt;br /&gt;yang akibatnya akan dituai di akhirat nanti. Naudzubillahi min dzalik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, sesungguhnya pada setiap keadaan manusia selalu dituntut&lt;br /&gt;untuk sabar. Saat ditimpa musibah, harus sabar dan tabah serta tidak&lt;br /&gt;berburuk sangka pada Allah. Sebaliknya saat diberi anugerah, juga harus&lt;br /&gt;sabar dalam artian mampu menahan diri untuk tidak menenggelamkan diri&lt;br /&gt;pada kesenangan yang menipu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yusuf Qardhawi, dalam Tafsir Tematik tentang Sabar, menulis bahwa sabar&lt;br /&gt;adalah menahan diri dari hal-hal yang tidak disukai maupun hal-hal yang&lt;br /&gt;disukai. Sabar terhadap hal-hal yang tidak disukai memang lebih mudah&lt;br /&gt;karena dasarnya kita memang tidak ingin melakukannya. Sedangkan sabar&lt;br /&gt;terhadap hal-hal yang disukai adalah lebih sulit karena dasarnya kita&lt;br /&gt;selalu ingin melakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, siapa pun yang sedang ditimpa musibah seperti kelaparan dan&lt;br /&gt;penindasan harus bersabar dan tawakal kepada Allah SWT. Namun siapa pun&lt;br /&gt;yang sedang berada dalam lautan kenikmatan dan kekuasaan juga harus&lt;br /&gt;bersabar dengan nikmat Allah yang melimpah itu. Karena pada dasarnya&lt;br /&gt;semua itu adalah milik Allah, yang pada saatnya nanti pasti akan kembali&lt;br /&gt;kepada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap hamba Allah, kaya atau miskin, harus memiliki sabar dan syukur.&lt;br /&gt;Kalau orang kaya bersyukur itu baik. Tapi akan lebih baik lagi jika ia&lt;br /&gt;bersabar dengan kekayaannya sehingga selektif memmbelanjakannya.&lt;br /&gt;Sedangkan bagi si miskin, bersabar itu baik, tapi lebih baik lagi jika&lt;br /&gt;ia mampu bersyukur. Artinya ia bisa merasakan besarnya nikmat Allah yang&lt;br /&gt;telah ditetapkan untuknya walau sedikit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikutip dari sabili.ku.org&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalaamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apa itu sabar ? apakah sabar ada batasannya ? apakah sabar pada hal-hal tertentu saja.misalnya&lt;br /&gt;kita lagi duduk santai di warung kopi lalu ditampar preman ! apakah kita harus bersabar ? &lt;br /&gt;atau apakah jika agama kita dilecehkan (dicacimaki) &lt;br /&gt;kita harus sabar ?&lt;br /&gt;sabar banyak sekali definisinya atau sabar itu beragam dalam Quran maupun hadits, dan juga ada yang membagi&lt;br /&gt;nya beberapa macam kesabaran seperti sabar menurut al ghazali dan sebagainya.&lt;br /&gt;tapi saya lebih suka memaknai sabar itu sebagai tahan uji dalam aturan Allah SWT/ menahan diri dari&lt;br /&gt; ujian tuhan dalam &lt;br /&gt;bentuk kesenangan atau kesedihan (keseimbangan emosional)..dalam tanda kutip sabar yang saya maksudkan bukanlah&lt;br /&gt;bersabar dalam semua hal..tidak mungkin emosional itu dimusnahkan karena dia melekat pada sifat manusia&lt;br /&gt;tetapi sabar pada tempatnya dan marah pada tempat yang wajar/ emosional ditempatkan pada haqnya seperti juga nafsu&lt;br /&gt;ditempatkan pada letaknya jangan diturutkan hawa nafsu akan mengantarkan seseorang pada kehancuran karena ia dikendalikan&lt;br /&gt;nafsu,dan menjadi raja dalam jiwanya tetapi sebaliknya jika seseorang mampu mengendalikan nafsunya maka ia &lt;br /&gt;termasuk pemenang diantara pemenang,dengan&lt;br /&gt;nafsu juga seseorang akan memiliki peradaban/budaya yang bernilai..semua sifat manusia diciptakan oleh tuhan &lt;br /&gt;bernilai,memiliki peran berbeda sesuai kinerja masing-masing yang semuanya mengandung hikmah asalkan menjalankan&lt;br /&gt;sesuai aturan sang pencipta sifat itu sendiri..oleh karena itulah ada sifat-sifat yang harus dijauhi&lt;br /&gt;dan ada sifat-sifat yang harus di asah selalu untuk mampu menahan godaan dan sifat yang dijauhi tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wallahu a'lam&lt;br /&gt;muhammad al idsa&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;apa itu sabar ? apakah sabar ada batasannya ? apakah sabar pada hal-hal tertentu saja.misalnya&lt;br /&gt;kita lagi duduk santai di warung kopi lalu ditampar preman ! apakah kita harus bersabar ? &lt;br /&gt;atau apakah jika agama kita dilecehkan (dicacimaki) &lt;br /&gt;kita harus sabar ?&lt;br /&gt;sabar banyak sekali definisinya atau sabar itu beragam dalam Quran maupun hadits, dan juga ada yang membagi&lt;br /&gt;nya beberapa macam kesabaran seperti sabar menurut al ghazali dan sebagainya.&lt;br /&gt;tapi saya lebih suka memaknai sabar itu sebagai tahan uji dalam aturan Allah SWT/ menahan diri dari&lt;br /&gt; ujian tuhan dalam &lt;br /&gt;bentuk kesenangan atau kesedihan (keseimbangan emosional)..dalam tanda kutip sabar yang saya maksudkan bukanlah&lt;br /&gt;bersabar dalam semua hal..tidak mungkin emosional itu dimusnahkan karena dia melekat pada sifat manusia&lt;br /&gt;tetapi sabar pada tempatnya dan marah pada tempat yang wajar/ emosional ditempatkan pada haqnya seperti juga nafsu&lt;br /&gt;ditempatkan pada letaknya jangan diturutkan hawa nafsu akan mengantarkan seseorang pada kehancuran karena ia dikendalikan&lt;br /&gt;nafsu,dan menjadi raja dalam jiwanya tetapi sebaliknya jika seseorang mampu mengendalikan nafsunya maka ia &lt;br /&gt;termasuk pemenang diantara pemenang,dengan&lt;br /&gt;nafsu juga seseorang akan memiliki peradaban/budaya yang bernilai..semua sifat manusia diciptakan oleh tuhan &lt;br /&gt;bernilai,memiliki peran berbeda sesuai kinerja masing-masing yang semuanya mengandung hikmah asalkan menjalankan&lt;br /&gt;sesuai aturan sang pencipta sifat itu sendiri..oleh karena itulah ada sifat-sifat yang harus dijauhi&lt;br /&gt;dan ada sifat-sifat yang harus di asah selalu untuk mampu menahan godaan dan sifat yang dijauhi tadi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1371000015272472145-3349330431542424021?l=amma06.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amma06.blogspot.com/feeds/3349330431542424021/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1371000015272472145&amp;postID=3349330431542424021' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/3349330431542424021'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/3349330431542424021'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amma06.blogspot.com/2009/10/sabar-antara-kata-dan-makna-innallaha.html' title=''/><author><name>muhammad al Idsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15114300583919009618</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/SY2Uf1iBkPI/AAAAAAAAAQ0/74XOnOO9Y98/S220/Aang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1371000015272472145.post-2138497238555034969</id><published>2009-10-10T18:18:00.000+07:00</published><updated>2009-10-10T18:20:02.577+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='amma'/><title type='text'>tanda -tanda kematian</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Subject: the death&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;from a source...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Kematian Pedoman utk Semua&lt;br /&gt;Tanda-Tanda Saat Kematian&lt;br /&gt;a) 100 hari : Seluruh badan rasa bergegar.&lt;br /&gt;b) 60 hari : Pusat rasa bergerak-gerak.&lt;br /&gt;c) 40 hari : Daun dengan nama orang yang akan mati di arash akan jatuh&lt;br /&gt;   dan malaikat maut pun datang kepada orang dengan nama tersebut lalu&lt;br /&gt;   mendampinginya sehingga saat kematiannya. Kadang-kadang orang yang&lt;br /&gt;   akan mati itu akan merasa atau nampak kehadiran malaikat maut&lt;br /&gt;tersebut dan akan sering kelihatan seperti sedang rungsing.&lt;br /&gt;d) 7 hari : Mengidam makanan.&lt;br /&gt;e) 5 hari : Anak lidah bergerak-gerak.&lt;br /&gt;f) 3 hari : Bahagian tengah di dahi bergerak-gerak.&lt;br /&gt;g) 2 hari : Seluruh dahi rasa bergerak-gerak.&lt;br /&gt;h) 1 hari : Terasa bahagian ubun bergerak-gerak di antara waktu subuh&lt;br /&gt;   and asar.&lt;br /&gt;i) Saat akhir : Terasa sejuk dari bahagian pusat hingga ke tulang&lt;br /&gt;   solbi (di bahagian belakang badan) Seelok-eloknya bila sudah merasa&lt;br /&gt;    tanda yang akhir sekali, mengucap dalam keadaan qiam and jangan    lagi&lt;br /&gt;bercakap-cakap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;******Bila Malaikat Mencabut Nyawa******&lt;br /&gt;Baginda Rasullullah S.A.W bersabda:&lt;br /&gt;"Apabila telah sampai ajal seseorang itu maka akan masuklah satu&lt;br /&gt;kumpulan malaikat ke dalam lubang-lubang kecil dalam badan dan   kemudian&lt;br /&gt;mereka menarik rohnya melalui kedua-dua telapak kakinya   sehingga sampai&lt;br /&gt;kelutut.&lt;br /&gt;Setelah itu datang pula sekumpulan malaikat yang lain masuk menarik&lt;br /&gt;roh dari lutut hingga sampai ke perut dan kemudiannya mereka keluar.&lt;br /&gt;Datang lagi satu kumpulan malaikat yang lain masuk dan menarik rohnya&lt;br /&gt;dari perut hingga sampai ke dada dan kemudiannya mereka keluar. Dan&lt;br /&gt;akhir sekali datang lagi satu kumpulan malaikat masuk dan menarik roh&lt;br /&gt;dari dadanya hingga sampai ke kerongkong dan itulah yang dikatakan  saat&lt;br /&gt;nazak orang itu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambung Rasullullah S.A.W. lagi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau orang yang nazak itu orang yang beriman, maka malaikat Jibrail&lt;br /&gt;A.S.akan menebarkan sayapnya yang disebelah kanan sehingga orang yang&lt;br /&gt;nazak itu dapat melihat kedudukannya di syurga. Apabila orang yang&lt;br /&gt;beriman itu melihat syurga, maka dia akan lupa kepada orang yang   berada&lt;br /&gt;disekelilinginya.&lt;br /&gt;Ini adalah kerana sangat rindunya pada syurga dan melihat terus&lt;br /&gt;pandangannya kepada sayap Jibrail A.S."&lt;br /&gt;Kalau orang yang nazak itu orang munafik, maka Jibrail A.S. akan&lt;br /&gt;menebarkan sayap disebelah kiri. Maka orang yang nazak tu dapat    melihat&lt;br /&gt;kedudukannya di neraka dan dalam masa itu orang itu tidak   lagi melihat&lt;br /&gt;orang disekelilinginya. Ini adalah kerana terlalu   takutnya apabila&lt;br /&gt;melihat neraka yang akan menjadi tempat tinggalnya. &lt;br /&gt;Dari sebuah hadis bahawa apabila Allah S.W.T. menghendaki seorang&lt;br /&gt;mukmin itu dicabut nawanya maka datanglah malaikat maut.&lt;br /&gt;Apabila malaikat maut hendak mencabut roh orang mukmin itu dari arah&lt;br /&gt;mulut maka keluarlah zikir dari mulut orang mukmin itu dengan  berkata:&lt;br /&gt;"Tidak ada jalan bagimu mencabut roh orang ini melalui jalan ini&lt;br /&gt;  kerana orang ini sentiasa menjadikan lidahnya berzikir kepada Allah&lt;br /&gt;S.W.T."&lt;br /&gt;Setelah malaikat maut mendengar penjelasan itu, maka dia pun kembali&lt;br /&gt;kepada Allah S.W.T. dan menjelaskan apa yang diucapkan oleh lidah orang&lt;br /&gt;mukmin itu. Lalu Allah S.W.T. berfirman yang bermaksud:&lt;br /&gt;"Wahai malaikat maut, kamu cabutlah ruhnya dari arah lain."Sebaik saja&lt;br /&gt;malaikat maut mendapat perintah Allah S.W.T. maka malaikat maut pun   cuba&lt;br /&gt;mencabut roh orang mukmin dari arah tangan. Tapi keluarlah     sedekah dari&lt;br /&gt;arah tangan orang mukmin itu, keluarlah usapan kepala   anak-anak yatim dan&lt;br /&gt;keluar penulisan ilmu.&lt;br /&gt;Maka berkata tangan: Tidak ada jalan bagimu untuk mencabut roh orang&lt;br /&gt;mukmin dari arah ini, tangan ini telah mengeluarkan sedekah, tangan   ini&lt;br /&gt;mengusap kepala anak-anak yatim dan tangan ini menulis ilmu  pengetahuan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh kerana malaikat maut gagal untuk mencabut roh orang mukmin dari&lt;br /&gt;arah tangan maka malaikat maut cuba pula dari arah kaki. Malangnya malaikat&lt;br /&gt;maut juga gagal melakukan sebab kaki berkata: "Tidak ada jalan bagimu dari&lt;br /&gt;arah ini kerana kaki ini sentiasa berjalan berulang alik mengerjakan solat&lt;br /&gt;dengan  berjemaah dan kaki ini juga berjalan menghadiri majlis-majlis ilmu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila gagal malaikat maut, mencabut roh orang mukmin dari arah kaki,&lt;br /&gt;maka malaikat maut cuba pula dari arah telinga. Sebaik saja malaikat maut&lt;br /&gt;menghampiri telinga maka telinga pun berkata:"Tidak ada jalan bagimu  dari&lt;br /&gt;arah ini kerana telinga ini sentiasa mendengar bacaan Al-Quran dan zikir."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir sekali malaikat maut cuba mencabut orang mukmin dari arah mata&lt;br /&gt;tetapi baru saja hendak menghampiri mata maka berkata mata:"Tidak ada&lt;br /&gt;jalan bagimu dari arah ini sebab mata ini sentiasa melihat beberapa mushaf&lt;br /&gt;dan kitab-kitab dan mata ini sentiasa menangis kerana takutkan&lt;br /&gt;Allah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah gagal maka malaikat maut kembali kepada Allah S.W.T. Kemudian Allah&lt;br /&gt;S.W.T. berfirman yang bermaksud: "Wahai malaikatKu, tulis AsmaKu ditelapak&lt;br /&gt;tanganmu dan tunjukkan kepada roh orang yang beriman itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sebaik saja mendapat perintah Allah S.W.T. maka malaikat maut&lt;br /&gt;menghampiri roh orang itu dan menunjukkan Asma Allah S.W.T. Sebaik saja&lt;br /&gt;melihat Asma Allah dan cintanya kepada Allah S.W.T maka keluarlah roh&lt;br /&gt;tersebut dari  arah  mulut dengan tenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Bakar R.A. telah ditanya tentang kemana roh pergi setelah ia&lt;br /&gt;keluar dari jasad. Maka berkata Abu Bakar R.A:"Roh itu menuju ketujuh&lt;br /&gt;tempat:-&lt;br /&gt;1. Roh para Nabi dan utusan menuju ke Syurga Adnin.&lt;br /&gt;2. Roh para ulama menuju ke Syurga Firdaus.&lt;br /&gt;3. Roh mereka yang berbahagia menuju ke Syurga Illiyyina.&lt;br /&gt;4. Roh para shuhada berterbangan seperti burung di syurga mengikut&lt;br /&gt;   kehendak mereka.&lt;br /&gt;5. Roh para mukmin yang berdosa akan tergantung di udara tidak di bumi&lt;br /&gt;   dan tidak di langit sampai hari kiamat.&lt;br /&gt;6. Roh anak-anak orang yang beriman akan berada di gunung dari minyak&lt;br /&gt;   misik.&lt;br /&gt;7. Roh orang-orang kafir akan berada dalam neraka Sijjin, mereka&lt;br /&gt;   diseksa berserta jasadnya hingga sampai hari Kiamat."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah bersabda Rasullullah S.A.W: Tiga kelompok manusia yang akan&lt;br /&gt;dijabat tangannya oleh para malaikat pada hari mereka keluar dari kuburnya:-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;i. Orang-orang yang mati syahid.  &lt;br /&gt;ii. Orang-orang yang mengerjakan solat malam dalam bulan ramadhan.  iii.&lt;br /&gt;Orang berpuasa di hari Arafah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekian untuk ingatan kita bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassallam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Telah bersabda Rasullullah S.A.W: Tiga kelompok manusia yang akan&lt;br /&gt;dijabat tangannya oleh para malaikat pada hari mereka keluar dari kuburnya:-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;i. Orang-orang yang mati syahid.  &lt;br /&gt;ii. Orang-orang yang mengerjakan solat malam dalam bulan ramadhan.  iii.&lt;br /&gt;Orang berpuasa di hari Arafah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1371000015272472145-2138497238555034969?l=amma06.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amma06.blogspot.com/feeds/2138497238555034969/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1371000015272472145&amp;postID=2138497238555034969' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/2138497238555034969'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/2138497238555034969'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amma06.blogspot.com/2009/10/tanda-tanda-kematian.html' title='tanda -tanda kematian'/><author><name>muhammad al Idsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15114300583919009618</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/SY2Uf1iBkPI/AAAAAAAAAQ0/74XOnOO9Y98/S220/Aang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1371000015272472145.post-5157507807441379089</id><published>2009-10-10T18:08:00.002+07:00</published><updated>2009-10-10T18:18:19.463+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='university of theology'/><title type='text'>kehampaan spritual</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/StBtcmK3-dI/AAAAAAAAAWw/isJ5WsaGIg8/s1600-h/Aang.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 220px; height: 165px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/StBtcmK3-dI/AAAAAAAAAWw/isJ5WsaGIg8/s320/Aang.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5390929092012407250" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar al-Qawariri ra, ia bertutur,&lt;br /&gt;"Aku sama sekali belum pernah lalai dari shalat Isya berjemaah.&lt;br /&gt;Hanya di suatu malam aku kedatangan tamu, sehingga aku terlambat&lt;br /&gt;shalat Isya berjmaah. Setelah tamu pulang, aku pergi ke beberapa&lt;br /&gt;masjid di Kota Bashrah, dan kudapati semua orang sudah shalat dan&lt;br /&gt;semua pintu masjid sudah tertutup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya aku kembali ke rumah, dan aku ingat sebuah hadis yang&lt;br /&gt;mengatakan bahwa shalat berjemaah lebih utama dari shalat sendirian,&lt;br /&gt;dan berpahala 27 kali lipat. Maka aku pun shalat Isya sebanyak 27&lt;br /&gt;kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian aku tertidur dan bermimpi mengikuti lomba pacuan kuda dengan&lt;br /&gt;sekelompok orang. Kupacu kudaku demi mengejar kuda mereka, namun kudaku&lt;br /&gt;tetap tertinggal dari mereka. Lalu salah seorang dari mereka menoleh&lt;br /&gt;ke belakang, seraya berkata padaku, 'Jangan kaubuat lelah kudamu.&lt;br /&gt;Engkau tidak akan bisa mengejar kami!' Aku pun bertanya, 'Mengapa?'&lt;br /&gt;Dia menjawab, 'Karena kami shalat berjemaah, sedangkan engkau shalat&lt;br /&gt;sendirian.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu aku terbangun dan aku pun diliputi oleh kesedihan yang&lt;br /&gt;mendalam lantaran mimpi itu".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyandarkan ajaran atau amalan pada mimpi memang suatu tindakan naif,&lt;br /&gt;namun, mimpi Abdullah bin Umar al-Qawariri --guru Imam Bukhari dan&lt;br /&gt;Imam Muslim-- itu sesungguhnya mengingatkan kita akan amalan nabi dan&lt;br /&gt;para sahabatnya yang sering dianggap remeh oleh umatnya kini, yaitu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;shalat berjemaah. Diam-diam, dinamika dan aktivitas kehidupan yang&lt;br /&gt;kita jalani tiap hari telah membuat kita begitu pelit meluangkan&lt;br /&gt;waktu untuk merapatkan shaf dalam shalat berjemaah. Sementara itu,&lt;br /&gt;Alquran menyatakan, ''Dan rukuklah bersama orang-orang yang rukuk&lt;br /&gt;(yakni melakukan shalat dengan berjemaah)'' (QS 2: 43).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila nabi dan para sahabat acapkali harus disangga --karena sakit&lt;br /&gt;agar tidak absen menunaikan shalat berjemaah-- kita justru rela&lt;br /&gt;menghabiskan waktu berjam-jam di depan televisi untuk menyaksikan&lt;br /&gt;aneka hiburan, pertandingan, atau hal lainnya. Kita enggan shalat&lt;br /&gt;berjemaah. Padahal banyak manfaat yang dapat diperoleh dari ibadah&lt;br /&gt;yang menyita waktu hanya beberapa menit itu. Selain melatih disiplin&lt;br /&gt;dan memperkokoh kebersamaan, shalat berjemaah juga bisa menjadi&lt;br /&gt;warning untuk melaksanakan ketaatan-ketaatan lainnya. Dan kalau&lt;br /&gt;orang modern sering mengeluhkan kehampaan spiritual, maka&lt;br /&gt;lazimkanlah shalat berjemaah. Insya Allah, nurani kita menjadi&lt;br /&gt;kaya raya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hikmah Republika 09 Juli 2002&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bila nabi dan para sahabat acapkali harus disangga --karena sakit&lt;br /&gt;agar tidak absen menunaikan shalat berjemaah-- kita justru rela&lt;br /&gt;menghabiskan waktu berjam-jam di depan televisi untuk menyaksikan&lt;br /&gt;aneka hiburan, pertandingan, atau hal lainnya. Kita enggan shalat&lt;br /&gt;berjemaah. Padahal banyak manfaat yang dapat diperoleh dari ibadah&lt;br /&gt;yang menyita waktu hanya beberapa menit itu. Selain melatih disiplin&lt;br /&gt;dan memperkokoh kebersamaan, shalat berjemaah juga bisa menjadi&lt;br /&gt;warning untuk melaksanakan ketaatan-ketaatan lainnya. Dan kalau&lt;br /&gt;orang modern sering mengeluhkan kehampaan spiritual, maka&lt;br /&gt;lazimkanlah shalat berjemaah. Insya Allah, nurani kita menjadi&lt;br /&gt;kaya raya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1371000015272472145-5157507807441379089?l=amma06.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amma06.blogspot.com/feeds/5157507807441379089/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1371000015272472145&amp;postID=5157507807441379089' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/5157507807441379089'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/5157507807441379089'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amma06.blogspot.com/2009/10/kehampaan-spritual.html' title='kehampaan spritual'/><author><name>muhammad al Idsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15114300583919009618</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/SY2Uf1iBkPI/AAAAAAAAAQ0/74XOnOO9Y98/S220/Aang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/StBtcmK3-dI/AAAAAAAAAWw/isJ5WsaGIg8/s72-c/Aang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1371000015272472145.post-232739322340687781</id><published>2009-10-10T18:02:00.000+07:00</published><updated>2009-10-10T18:04:35.664+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Muhammad Al Idsa'/><title type='text'>berbaik sangka</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang tahu maksud Alloh ?*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Assalaamu'alaikum wR.wB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalaamu'alaikum wR.wB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dwitas&lt;br /&gt;----------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah pada suatu waktu pernah berkisah. Pada zaman sebelum&lt;br /&gt;kalian, pernah ada seorang raja yang amat dzalim. Hampir setiap orang&lt;br /&gt;pernah merasakan ke zalimannya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu ketika, raja zalim ini tertimpa penyakit yang sangat&lt;br /&gt;berat. Maka seluruh tabib yang ada pada kerajaan itu dikumpulkan.&lt;br /&gt;Dibawah ancaman pedang, mereka disuruh untuk menyembuhkannya. Namun&lt;br /&gt;sayangnya tidak ada satu tabib pun yang mampu menyembuhkannya. Hingga&lt;br /&gt;akhirnya ada seorang Rahib yang mengatakan bahwa penyakit sang raja&lt;br /&gt;itu hanya dapat disembuhkan dengan memakan sejenis ikan tertentu,&lt;br /&gt;yang sayangnya saat ini bukanlah musimnya ikan itu muncul ke&lt;br /&gt;permukaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa gembiranya raja mendengar kabar ini. Meskipun raja&lt;br /&gt;menyadari bahwa saat ini bukanlah musim ikan itu muncul ke permukaan&lt;br /&gt;namun disuruhnya juga semua orang untuk mencari ikan itu. Aneh bin&lt;br /&gt;ajaib.... walaupun belum musimnya, temyata ikan itu sangatlah mudah&lt;br /&gt;ditemukan. Sehingga akhirnya sembuhlah raja itu dari penyakitnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lain waktu dan tempat, ada seorang raja yang amat terkenal&lt;br /&gt;kebijakannya. Ia sangat dicintai oleh rakyatnya. Pada suatu ketika,&lt;br /&gt;raja yang bijaksana itu jatuh sakit. Dan ternyata kesimpulan para&lt;br /&gt;tabib sama, yaitu obatnya adalah sejenis ikan tertentu yang saat ini&lt;br /&gt;sangat banyak terdapat di permukaan laut. Karena itu mereka sangat&lt;br /&gt;optimis rajanya akan segera pulih kembali. Tapi apa yang terjadi ?&lt;br /&gt;Ikan yang seharusnya banyak dijumpai di permukaan laut itu, tidak ada&lt;br /&gt;satu pun yang nampak..! Walaupun pihak kerajaan telah mengirimkan&lt;br /&gt;para ahli selamnya, tetap saja ikan itu tidak berhasil diketemukan.&lt;br /&gt;Sehingga akhirnya raja yang bijaksana itu pun mangkat...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikisahkan para malaikat pun kebingungan dengan kejadian itu.&lt;br /&gt;Akhirnya mereka menghadap Tuhan dan bertanya, "Ya Tuhan kami, apa&lt;br /&gt;sebabnya Engkau menggiring ikan-ikan itu ke permukaan sehingga raja&lt;br /&gt;yang zalim itu selamat; sementara pada waktu raja yang bijaksana itu&lt;br /&gt;sakit, Engkau menyembunyikan ikan-ikan itu ke dasar laut sehingga&lt;br /&gt;akhirnya raja yang baik itu meninggal?" Tuhan pun berfirman, "Wahai&lt;br /&gt;para malaikat-Ku, sesungguhnya raja yang zalim itu pernah berbuat&lt;br /&gt;suatu kebaikan. Karena itu Aku balas kebaikannya itu, sehingga pada&lt;br /&gt;waktu dia datang menghadap-Ku, tidak ada lagi kebaikan sedikitpun&lt;br /&gt;yang dibawanya. Dan Aku akan tempatkan ia pada neraka yang paling&lt;br /&gt;bawah ! Sementara raja yang baik itu pernah berbuat salah kepada-Ku,&lt;br /&gt;karena itu Aku hukum dia dengan menyembunyikan ikan-ikan itu,&lt;br /&gt;sehingga nanti dia akan datang menghadap-Ku dengan seluruh&lt;br /&gt;kebaikannya tanpa ada sedikit pun dosa padanya, karena hukuman atas&lt;br /&gt;dosanya telah Kutunaikan seluruhnya di dunia!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita dapat mengambil beberapa pelajaran dari kisah bersayap&lt;br /&gt;ini. Pelajaran pertama adalah: Ada kesalahan yang hukumannya langsung&lt;br /&gt;ditunaikan Allah di dunia ini juga; sehingga dengan demikian di&lt;br /&gt;akhirat nanti dosa itu tidak diperhitungkan-Nya lagi. Keyakinan hal&lt;br /&gt;ini dapat menguatkan iman kita bila sedang tertimpa musibah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelajaran kedua adalah: Bila kita tidak pernah tertimpa musibah,&lt;br /&gt;jangan terlena. Jangan-jangan Allah 'menghabiskan' tabungan kebaikan&lt;br /&gt;kita. Keyakinan akan hal ini dapat menjaga kita untuk tidak terbuai&lt;br /&gt;dengan lezatnya kenikmatan duniawi sehingga melupakan urusan ukhrowi.&lt;br /&gt;Pelajaran ketiga adalah: Musibah yang menimpa seseorang belum&lt;br /&gt;tentu karena orang itu telah berbuat kekeliruan. Keyakinan ini akan&lt;br /&gt;dapat mencegah kita untuk tidak berprasangka buruk menyalahkannya,&lt;br /&gt;justru yang timbul adalah keinginan untuk membantu meringankan&lt;br /&gt;penderitaannya.&lt;br /&gt;Pelajaran keempat adalah: Siapa yang tahu maksud Allah ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*di quote dari INFOTEX FORUM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah pada suatu waktu pernah berkisah. Pada zaman sebelum&lt;br /&gt;kalian, pernah ada seorang raja yang amat dzalim. Hampir setiap orang&lt;br /&gt;pernah merasakan ke zalimannya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu ketika, raja zalim ini tertimpa penyakit yang sangat&lt;br /&gt;berat. Maka seluruh tabib yang ada pada kerajaan itu dikumpulkan.&lt;br /&gt;Dibawah ancaman pedang, mereka disuruh untuk menyembuhkannya. Namun&lt;br /&gt;sayangnya tidak ada satu tabib pun yang mampu menyembuhkannya. Hingga&lt;br /&gt;akhirnya ada seorang Rahib yang mengatakan bahwa penyakit sang raja&lt;br /&gt;itu hanya dapat disembuhkan dengan memakan sejenis ikan tertentu,&lt;br /&gt;yang sayangnya saat ini bukanlah musimnya ikan itu muncul ke&lt;br /&gt;permukaan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1371000015272472145-232739322340687781?l=amma06.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amma06.blogspot.com/feeds/232739322340687781/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1371000015272472145&amp;postID=232739322340687781' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/232739322340687781'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/232739322340687781'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amma06.blogspot.com/2009/10/berbaik-sangka.html' title='berbaik sangka'/><author><name>muhammad al Idsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15114300583919009618</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/SY2Uf1iBkPI/AAAAAAAAAQ0/74XOnOO9Y98/S220/Aang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1371000015272472145.post-4062293775419529229</id><published>2009-10-10T12:44:00.000+07:00</published><updated>2009-10-10T12:46:36.710+07:00</updated><title type='text'>Latihan dirimu</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;tuhan tidak mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri mengubahnya...&lt;br /&gt;bagaimanakah nasib seorang diri ..?&lt;br /&gt;orang lain takkan bisa mengubah diri ku/ ia hanya dapat memberi sugesti atau&lt;br /&gt;motivasi&lt;br /&gt;yakinlah hanya dirimu yang mampu mengubah hidupmu&lt;br /&gt;hanya saya yang mampu berbuat untuk saya&lt;br /&gt;ingatlah saya selalu tertipu dengan kenikmatan/kebahagiaan/ kesenanangan sesaat&lt;br /&gt;kesenangan sedetik,semenit,1 jam, 1 hari, 1 bulan. 1 tahun, kesenangan yang telah&lt;br /&gt;dipastikan limitnya.&lt;br /&gt;hawanafsu tidakkan mampu saya kalahkan karena dia melekat dalam tubuh yang hina ini&lt;br /&gt;yakinlah kamu mampu melawannya/menempatkannya pada posisi yang wajar dan seharusnya.&lt;br /&gt;iblis musuh yang nyata tapi tak terlihat adanya, benar-benar membuat bisikan tak&lt;br /&gt;terduga, susah mengalahkannya. tetapi tidak lebih mudah mengalahkan hawa nafsu jika iblis tiada&lt;br /&gt;dan jangan lupa nafsulah yang membuat manusia memiliki peradaban dan imaginasi yang tidak dimiliki &lt;br /&gt;makhluk lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;umumnya kesukaan setiap manusia kesenangan sesaat, lihatlah makanannya, pasangannya, imaginasinya, delusinya,&lt;br /&gt;jika kamu tak mampu mengubah dunia tak apa&lt;br /&gt;ubahlah prilaku dan sikapmu terhadap dunia&lt;br /&gt;ubahlah dunia yang ada dalam cermin dirimu&lt;br /&gt;semua kesenangan sesaat hanya membuat kebodohan, spirit akan musnah,  tinggalah khayalan kehidupan&lt;br /&gt;yang menyesatkan.&lt;br /&gt;tak usah iri melihat dunia dan isinya, they bekerja keras mendapatkannya, walau bukan they tapi pendhulunya&lt;br /&gt;telah memulainnya, mengejar dunia takkan ada garis finis, wanita, harta, tahta, akan membuat insan&lt;br /&gt;tertipu hidup di dunia, menjahui ketiga hal itu juga tidak mungkin karena melekat pada dunia dan manusia&lt;br /&gt;tapi bagaimana kita harus melawan/menempatkan dia pada posisi yang wajar dan sekufu dengan manusia itu&lt;br /&gt;sendiri.&lt;br /&gt;akupun selalu tertipu &lt;br /&gt;aku juga selalu mengulangi tipuan akan diriku&lt;br /&gt;aku benar-benar manusia bodoh dan tergila yang pernah ada&lt;br /&gt;aku berpikir sometime aku tak perlu hidup di dunia yang fana&lt;br /&gt;tapi apa hendak dikata dunia adalah ladang &lt;br /&gt;tempat bekrja dan berusaha&lt;br /&gt;tempat istirahat dan berharap&lt;br /&gt;tempat penelitian dan kajian dan etc&lt;br /&gt;ironis memang hidup didunia tak tau apa yang harus dilkukan untuk bersaing dengan manusia2 lainnya&lt;br /&gt;dalam ladang sebaagai tempat2.&lt;br /&gt;aku yakin akan mengubah diriku hanya dengan diriku ini melalui cahaya yang menerangi&lt;br /&gt;walau aku tau cahaya tersebut tak dapat menembusku karena aku adalah tembok penghalang cahaya terssebut,&lt;br /&gt;jadi aku akan mencoba bergeser sebisa mungkin untuk menerima cahaya perubahan diriku ini.&lt;br /&gt;selamat mencoba kawan.....&lt;br /&gt;dan ingat satu hal.. teori tak akan berarti apabila tidak teruji dan teori itu akan terbuang atau tersimpan &lt;br /&gt;dalam lemari besii bawah tanah yang susah untuk digali jika tidak di uji dalam laboratorium yang disebut&lt;br /&gt;dengan berbuatlah sesuatu untuk mengubah bukan berpikir atau belajar teori membaca,mendengar atau melihat saja&lt;br /&gt;itu tidaklah cukup..&lt;br /&gt;pedang yang sering diasah akan tajam tak mungkin pedang itu akan tajam sendiri jika tidak diasah.&lt;br /&gt;kecerdasan hanya diperoleh dari latihan-latihan-latihan, ujian-ujian-ujian, kesabaran dan keteguhan hati.&lt;br /&gt; takkan menyerah&lt;br /&gt;sampai nyawa hilang dikandung badan..&lt;br /&gt;good luck&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;tuhan tidak mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri mengubahnya...&lt;br /&gt;bagaimanakah nasib seorang diri ..?&lt;br /&gt;orang lain takkan bisa mengubah diri ku/ ia hanya dapat memberi sugesti atau&lt;br /&gt;motivasi&lt;br /&gt;yakinlah hanya dirimu yang mampu mengubah hidupmu&lt;br /&gt;hanya saya yang mampu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1371000015272472145-4062293775419529229?l=amma06.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amma06.blogspot.com/feeds/4062293775419529229/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1371000015272472145&amp;postID=4062293775419529229' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/4062293775419529229'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/4062293775419529229'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amma06.blogspot.com/2009/10/latihan-dirimu.html' title='Latihan dirimu'/><author><name>muhammad al Idsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15114300583919009618</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/SY2Uf1iBkPI/AAAAAAAAAQ0/74XOnOO9Y98/S220/Aang.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1371000015272472145.post-6727699230743510674</id><published>2009-10-05T12:37:00.004+07:00</published><updated>2009-10-05T20:37:03.980+07:00</updated><title type='text'>MiskaWeb (tulisan kaacaua yg belum ter-edit) do not copy</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;inilah tulisan pertama yang saya pikirkan untuk saya posting di web ujicoba saya (miska web)..dan saya akan coba memposting dulu di blogger tentunya.&lt;br /&gt;saya tidak ingin menjadi plagiat, dan saya yakin umumnya kawan-kawan di dunia lain juga berpikiran hal yg sama&lt;br /&gt;cuma karena keterbatasan waktu, susahnya merangkai kata-kata karena pembodohan bahasa oleh zaman sekarang&lt;br /&gt;sangat mengkhwatirkan; media sembrawut (saya tidak katakan semuanya), lagu-lagu aneh (aneh kata-katanya),&lt;br /&gt;cerita dan sinetron serta cakapan sehari-hari yang &lt;br /&gt;makin hari-makin berkembang serta jauh meninggalkan kaedah-kaedah bahasa ilmiah/ filologi . my be masih&lt;br /&gt;ada cara yang dipikirkan efektif oleh sastrawan yaitu sayembara menulis ilmiah, menulis buku-buku dan sebagainya.&lt;br /&gt;makanya sampai sekarang masih terselamatkan. tapi suatu hari nanti bukan tidak mungkin penulisan skripsipun &lt;br /&gt;tidak akan seilmiah sekarang jika tidak sama-sama dijaga.kata menariknya semua hal didunia ini akan binasa yang&lt;br /&gt;membedakan hanya bagaimana kita melestarikan dan menjaganya. itulah yang akan menjadikan lama dan awetnya; contoh&lt;br /&gt;nya; fir'aun, tokoh dunia yang berpengaruh/berjasa dll. semua dikenang baik fisik maupun metafisik&lt;br /&gt;di dunia juga sama terus bergeser, ada dan tiada, seprti halnya benua, begitu juga tumbuhan dan juga binatang.&lt;br /&gt;baiklah mari kita membaca sebuah kata-kata yang sudah sangat lama saya pikirkan untuk disampaikan cuma&lt;br /&gt;menunggu waktu yang tepat saja. dan anehnya tulisan ini saya sisipkan didalam sebuah pengalaman lain yang tidak &lt;br /&gt;ada hubunganya dengan hal yang ingin saya sampaikan. kesempatan ini juga unik karena ada kawan yang berbeda&lt;br /&gt;keyakinan/ agama atau faham yang kami anut atau semua latar belakang...walau ada sedikit kesamaan..&lt;br /&gt;jadi ini saya rasa waktu yang tepat merangkai kata-kata yang perlu saya sampaikan dan saya komparasi dengan&lt;br /&gt; pembicaraan dengan seorang kenalan..kenalan seorang teman..dan teman yang akan atau mudah--mudahan menjadi teman&lt;br /&gt;kepalsuan atau asli menurut pembaca. memang error bacaan ini alasannya dari awal sudah jelas saya barulah penulis &lt;br /&gt;coba-coba/ pemula yang kurang sekali mendengar atau membaca/memahami ilmu asli bukan palsu.&lt;br /&gt;sekarang mari ketopik pembicaraan..boleh dibaca berulang dan saya awali dengan catatan yang saya sinergikan dengan hal&lt;br /&gt;yang ingin saya tulis dari waktu dulu; kalau tidak ada waktu berlama-lama dalam membaca; bacalah tulisan yang dimulai dari catatan dari bawah page&lt;br /&gt;untuk menunjukkan grafik dan cara berpikir saya/alam bawah sadar/persimpangan takdir/jurang yang dalam dimulai untuk &lt;br /&gt;menanjak.&lt;br /&gt;aku tertegun dengan prinsip temanku ..mungkin hanya seorang teman atau hanya seorang kenalan saja..&lt;br /&gt;juga aku tak tau menyebutnya sebagai siapa&lt;br /&gt;tapin satu hal ingin aku ceritakan di blog pribadiku ini; dia sering berkata&lt;br /&gt;hiduplah di dunia ini walau kamu menderita tapi biarkan orang lain bahagia..tersenyum di bibirnya tanda &lt;br /&gt;asa yang penuh thariya (bias makna).dia juga berjuang laksana seorang kakak yg bertanggung jawab; jika kita menderita&lt;br /&gt;jangan biarkan adik kita/my family merasakan jua; walau terbayang keindahan yang tak realistis tapi itulah prinsip.&lt;br /&gt;dia juga mengulang kata-kata; hidup ini simple; hasilnya yang perlu; berbuatlah sesuai dengan yang dikatakan my be inilah kata-&lt;br /&gt;kata terakhir yg paling sering orang mengingatkan' aku tau aku berbeda cara memahami hidup ini&lt;br /&gt;aku juga tau dia tak pantas mengatakan itu padaku, aku  juga tahu kalau dia tak memahami dan mengenalku.&lt;br /&gt;karena aku hanya mengenalkan padanya kepalsuan akan wujudku; sama seperti orang-orang kebanyakan yang bermuka dua&lt;br /&gt;atau hanya  objek yang sedang direncanakan..tapi anehnya kata-kata itu keluar dari orang yang berbeda jauh&lt;br /&gt;keyakinannya dengan aku; saya bukannya sombong ' karena menulis  [bukan sombong/aku]' = sama saja sombong&lt;br /&gt;tapi juga bukan menafikan; yang ingin saya katakan prinsipnya sangat bagus daripada saya/ walau jika saya bandingkan&lt;br /&gt;dengan ilmu saya yg dibawah standar; kata-kata itu keluar dari orang yang tak empati dalam hakikat ilmu, tak sadar akan &lt;br /&gt;kebijaksanaan; tak tau apa itu nilai dan budaya &lt;br /&gt;namun wajahnya begitu menyatakan akan apa yg diucapkan..cuma disayangkan juga dia menceritakan kepada orang yang&lt;br /&gt;salah; makanya saya ingin menulis kembali cakapan ini. bagi saya sangat susah mengenali seseorang apalagi&lt;br /&gt;hidup di zaman 2009 dan kedepannya penuh dengan keaslian yang membingunkan.saya tak perlu menyebutkan satu persatu&lt;br /&gt;karena jika saya tulis disini takkan semua akan mampu saya sebutkan. tapi saya yakin pembaca juga mengalami sendiri hal ini&lt;br /&gt;sadar atau tidak. kenapa saya katakan bercerita pada orang yang salah karena saya telah buta, saya telah tuli dan saya&lt;br /&gt;juga telah jauh kedunia tanpa musim, kota tanpa airmata dan hidup dalam siksa kebahagiaan. saya tak punya hati dan saya &lt;br /&gt;telah menutup rapat-rapat ruang keindahan dan rasa. itulah kata2 palsu yang pantas bagi saya.&lt;br /&gt;ada hal yang ingin saya simpulkan bahwasanya hidup memang pilihan dalam islam ini dalil (menarik untuk dikaji)&lt;br /&gt;dalam agama lain dan juga filosofisnya  semua faham setuju "hidup adalah pilihan"; bahkan orang yang tidak bertuhan&lt;br /&gt;pun juga mengatakan hidup adalah pilihan/ orang arab juga mengatakan 'al ihtiaru wajibun'; memilih itu wajib.&lt;br /&gt;laksana seseorang yang membuat api unggun lalu tangannya dimasukkan ke api tersebut lalu dia tetap mendiamkan&lt;br /&gt;tangannya di api atau menariknya dengan cepat-ceapa/ refleks (stimulus-respon. itulah pilihan..pilihan bertuhan&lt;br /&gt;atau tidak, kebanyakan orang dunia percaya bahwa tuhan (zat yang maha kuasa/maha suci/maha tinggi)&lt;br /&gt; itu ada dengan alasan tidak mungkin segala sesuatu terjadi begitu saja. ada juga yang berpendapat berbeda&lt;br /&gt;bahwa manusia berasal dari makhluk hidup, makhluk hidup berasal dari apa ya ? sebuah limit bagi saya.&lt;br /&gt;saya tulis saja disini makhluk hidup terjadi dengan sendirinya..memang tidak logika cuma ada beberapa riset&lt;br /&gt;walau tidak membuktikan segalanya. anehnya memang ada orang seperti ini bagaimana cara berpikir ilmuwan tapi&lt;br /&gt;tidak ilmiah/ tidak logis. coba bayangkan sebuah benda tercipta tampa pembuat.. yang benda itu canggih sekali..&lt;br /&gt;contohnya komputer, handphone, atau yang paling sederhana, sebuah buku, sendok untuk makan,gelas-gelas kaca..etc&lt;br /&gt;tak logis mengatakan itu terjadi sendiri..bahkan saya anggap gila bila ada manusia berpikir semacam itu. tapi &lt;br /&gt;itu hanya menurut saya yang berkeyakinan ganda.maka saya menganggap diri saya orang gila yang sudah sangat parah.&lt;br /&gt;dingin hatiku sudah membeku. itulah pilihan tapi kita selalu memilih yang menjadi pertimbangan terbaik bagi kita;&lt;br /&gt; pertimbangan yang salah; pemahaman yang benar; sungguh benar dan salah&lt;br /&gt;tapi satu keyakinan yang pasti bagi saya hidup ini bukan pilihan tapi sebuah keharusan untuk patuh pada arah yang&lt;br /&gt;benar dan menerima sebuah input (masukan/theory) dan akan menghasilkan output (hasil/nilai akhir) yang memuaskan.&lt;br /&gt;dan di dalamnya/atau ditengah-tengahnya ada prose.itulah ilmu ekonomi yang kemanapun akan tetap eksis di dunia ini&lt;br /&gt;dan tak akan bisa dipisahkan karena dia melekat di dalam emosional programnya. bukan saya katakan tidak penting &lt;br /&gt;ekonomi, tapi jika anda orang ekonom coba anda pikirkan yang paling efektif dan efisien dalam kaitan global&lt;br /&gt;konsep/teori/dasar/hakikat/main map/rancangan/pondasi akan menghasilkan sebuah kreativitas yang bernilai tinggi&lt;br /&gt;disebut dengan budaya; hasil karya cipta manusia yang bernilai (estetika. inilah peran manusia di dunia bagi saya&lt;br /&gt;terangkum dalam semua perbedaan dan kegiatan tapi saya mohon jangan lupakan siapa dirimu dan untuk apa kamu ada&lt;br /&gt;dan diprogram..bukan ekonomi yang melekat di dalamnya ??? saya tertawa  terbahak-bahak dalam hati. bukan juga wanita&lt;br /&gt;bukan juga jabatan/leader..juga bukan kesenangan dalam bentuk apapun walau kata orang ini dunia bung..&lt;br /&gt;dunia dan keindahan, kesenangan dan lain sebagainya hanya melekat seperti ekonomi tadi..itulah yang saya pahami&lt;br /&gt;makanya saya ingin terus menulis apa yang saya risaukan.&lt;br /&gt;ini penting sekali, saya akan garis bawahi atau saya katakan titik&lt;br /&gt;nukleus/ titik api/ benang merahnya untuk memahami kehidupan yang masih membingungkan bagi saya&lt;br /&gt;saya akan contohkan; pahamilah baik-baik.baca berulang bila perlu;&lt;br /&gt;lihatlah sebuah robot yang diciptakan manusia, analisalah anda akan menulis atau memikirkan apa yang saya pikirkan&lt;br /&gt; tentunya semua orang berbeda cara bepikir itu wajar, kita harus sepakat prinsip berpikir sama; yaitu kritis&lt;br /&gt;berpikir mendalam, ontology-epistemology-aksiology, intuisi, empirik dan sebagainya..tetap juga&lt;br /&gt;latar belakang  dan alam bawah sadar  seseorang akan berbeda dalam rasio dan tingkat berpikir.&lt;br /&gt;semua itu tidak menjadi masalah dengan yang saya tulis ini..karena anda saya ajak dalam mimpi dan pikiran&lt;br /&gt;saya layaknya  sebuah movie "iblis biru" jika anda seorang maniak film metafisika..&lt;br /&gt; jika anda terbangun dari mimpi saya sudah pasti anda  tak perlu memikirkan seperti apa yang saya mimpikan. jika&lt;br /&gt;anda ingin melanjutkannya saya tidak bertanggung jawab dengan mimpi saya dan juga mimpi anda.&lt;br /&gt;kembali ke topik yang tadi&lt;br /&gt;jika tuan menciptakan robot dan jika seandainya diberikan robot itu kebebasan berpikir&lt;br /&gt;maka ia akan salah arah dan akan menjadi senjata pemusnah  tuannya atau jika tidak mampu ia akan menghancurkan &lt;br /&gt;diri sendiri atau menyalahi aturan program tuannya atau kemungkinan2 lainya yang sangat bervariasi.hasil dari &lt;br /&gt;imaginasi/imaginer sang robot tapi jika dia tidak &lt;br /&gt;diberikan option/pilihan dalam programnya&lt;br /&gt;maka robot itu tidak unik/ statis tidak dinamis..jadi robotnya kurang sempurna/atau bisa dikatakan robot yang &lt;br /&gt;sesuai untuk sikon dan keinginan tuannya. tapi robot yang ini diciptakan berbeda. khusus diberi pilihan dan &lt;br /&gt;mampu menerima scan memory tinggi yang bisa menghasilkan sebuah kreativitas dan rasioanalnya jalan pemikiran sendiri&lt;br /&gt;yang dibuat dari program tercanggih/ walau satu hal yang kurang yaitu nilai dan rasa/ hakikat dari hidup ini&lt;br /&gt;sang robot tak pernah akan tau.kecuali ia menembus batas-batas aturan larangan kehancuran akan programnya.kenapa&lt;br /&gt;demikian ? karena tuannya menutupi dengan emosianal program. sang robot tidak tau bahwa nilai dan rasa&lt;br /&gt;ada pada emosional programnya itu. sang robot hanya akan terus angkuh dan sombong jika ia memakai scan memory&lt;br /&gt;pilihan yang tinggi/kebebasan/kreativitas dan juga mengunci rapat-rapat nilai dan rasa itu hadir.&lt;br /&gt;karena akan lucu jika robot menangis..dimana kegeniusannya pikiran imaginer sirobot. &lt;br /&gt;tuannya hanya tersenyum, tuannya tak perlu robot bukan karena sudah ada banyak atau lainnya, tapi karena mudah&lt;br /&gt;nya ia menciptakan robot yg sesuai keinginannya. sirobot yg tadi juga tidak akan berpengaruh apa-apa &lt;br /&gt;terhadap tuannya, walau dia menembus batas aturan, menghancurkan dirinya, melakukan kesalahan, melakukan apa&lt;br /&gt;yang tidak diprogram, mengejek programnya sendiri/mengabaikannya,,error program dan sebagainya.ingin melawan tuannya&lt;br /&gt;sayang,banyak sekali kekurangan yang  tak mampu sirobot buat dengan hanya mengandalkan scan memory tertinggi&lt;br /&gt;sekalipun.tercanggih sekalipun tetap saja tuannya tau limitnya.karena diciptakan dari kehinaan sebagai objek&lt;br /&gt; ujicoba. walau bukan kehinaan/ uji coba..tuannya tidak akan menciptakan sirobot demikian karena dia tahu&lt;br /&gt;robotnya akan diberi pilihan..boleh apa saja..termasuk menghina atau memfitnah tuannya. jadi karena ujicoba tetap&lt;br /&gt;dipandang hina..jika bukan ujicoba berarti sang tuan menciptakan robot yang suci, patuh pada programnya dan &lt;br /&gt;terhindar dari mistake/trial and error (kesalahan)..tuannya mampu..tetapi sekali lagi tuan ini ingin/sengaja&lt;br /&gt;menciptakan robot yang hina untuk dimuliakan.. jadi tidak ada robot yang mampu menolak keinginan tuannya,, ibarat&lt;br /&gt;ayam potong yang kita pelihara..apakah dia mampu membantah dan tak mau dipotong ketika kita memotongnya.. begitu &lt;br /&gt;juga para robot tak mampu berkata apa-apa pada keinginan tuannya.hanya saja robot yang menemukan air mata tadi&lt;br /&gt;(menemukan program emosianal yang kembar/tak tau mana asli atau palsu.sangat sulit dibedakan) jika juga ditemukan&lt;br /&gt;oleh si robot lalu akan menjadi budaknya yang perlu kasih sayang programnya lagi, terserah tuannya disimpan dimana&lt;br /&gt;key updatesnya diperpanjang atau bisa jadi selamanya karena sudah teruji keasliannya..tau dirinya dan tuannya&lt;br /&gt;walaupun diciptakan dari kehinaan/ujicoba untuk memperoleh tempat disisi tuannya..&lt;br /&gt;yang pasti si tuan tersenyum dengan ciptaannya. ada yang disimpan ada yang dihancurkan si tuan sudah pasti tahu&lt;br /&gt;karena dia yang cipta. sedangkan yang akan di hancurkan atau menanti kehancuranya karena sang tuan&lt;br /&gt;tau akan limit program emosional sang robot, key updates sudah dijalankan hanya menunggu waktu.&lt;br /&gt;sang tuan hanya melihat saja dan mengambil kesimpulan walau sudah tau tapi tetap di uji, diberikan source kodenya&lt;br /&gt;sama seperti pembuat virus.bahkan diberi kebebasan mutlak dalam dua key updates jalannya program..key untuk&lt;br /&gt;mempertahankan/menciptakan diri sendiri atau memperbanyak robot,&lt;br /&gt;menentang/ kreativitas baru menandingi tuannya dan satu lagi  key total kehancuran&lt;br /&gt;untuk semuanya  yang ingin dimusnahkan.&lt;br /&gt;bukan tidak mampu sang tuan menciptakan robot yang patuh semua sedang dia hina (ujicoba)&lt;br /&gt;tapi hanya sebagai apa Ya ? pikiran saya mengatakan&lt;br /&gt;permainan saja..ya wajar pikiran manusia yang punya limit/batas program emosional..seperti equilibrium&lt;br /&gt;siang malam, kaya miskin, hitam, putih, cacat dan tidak dan sebagainya. tak realistis kalau kita&lt;br /&gt;katakan adil. tak adil kalau kita katakan sama..tapi mereka itu pasangan kesempurnaan atau rantai kehidupan&lt;br /&gt;jika rantai kehidupan putus..kehidupan tak lagi seimbang bisa juga dikatakan tak lagi sempurna.&lt;br /&gt;tapi jadi pertanyaan apakah sang tuan menciptakan kejahatan dalam hati sirobot ? tentu tidak. &lt;br /&gt;tapi kenapa diberikan peluang kebebasan/ hidup adalah pilihan. bukankah tuan berperan dalam menciptakan&lt;br /&gt;kejahatan pada si robot ? benar, analisalah; kejahatan diciptakan robot sendiri, tuan memberikan program&lt;br /&gt;/main menu. semua potensi bisa di kembangkan, robot sendiri yang mengembang kan virus yang menjadi racun&lt;br /&gt;memusnahkan dirinya. tuan mampu membuat robot jahat jadi adil dan logis kalau kita&lt;br /&gt;mengatakan tuhan berperan dalam memberikan kebaikan dan kejahatan si robot/ tuan memberikan kode pontensi segala&lt;br /&gt;arah..bukankah ciptaan itu sangat sempurana walau hina ? bisa jadi.tapi ini sekali lagi&lt;br /&gt;saya katakan ini adalah ujian tingkat. mungkin juga permainan uji coba, tak sanggup saya brmimpi &lt;br /&gt;makanya saya ulangi kata2 ini, limit pemikiran saya mohon maaf, &lt;br /&gt;tapi kenapa tuan harus meguji robotnya padahal dia sudah tau semua programnya ? benar, kalau kita&lt;br /&gt;lihat logikanya seorang prof doctor yg punya seorang murid yang selalu bersama dengannya, dia tau &lt;br /&gt;ilmu muridnya, bahkan hidupnya tidak luput dari penglihatan bpk prof..tapi dia juga akan melakukan ujian untuk &lt;br /&gt;murid satu-satunya itu.bukan karena sang prof tak tau muridnya, bukan juga formalitas, bukan &lt;br /&gt;juga loyalitas muridnya. tapi hanya sebuah nilai-nilai yg sulit dipahami oleh si murid..tapi sangat mudah &lt;br /&gt;bagi bpak prof untuk memberikan nila-nilai itu dan memberikan ujian.. &lt;br /&gt;mohon maaf ada yang tertinggal..si robot yang disimpan oleh tuannya  karena telah menemukan &lt;br /&gt;hakikat programnya.. kenapa ditemukan karena dia berpikir dan terus mencoba dari yang mungkin maupun tidak&lt;br /&gt;mungkin. konyol kalau robot menangis,aneh, ajaib..tapi itulah imaginasi dan intuisi sang robot&lt;br /&gt;semua itu tak lepas dari arah/ program yang dikembangkan dengan gigih oleh si robot&lt;br /&gt;teory dan pengalaman akan mendewasakan jalan pikiran sirobot.&lt;br /&gt;kenapa robot harus takut menangis ? kenapa robot harus memakan dogma/doktrin mentah-mentah robot yang menciptakan&lt;br /&gt;diri sendiri/ robot keturunan..apakah robot itu mau menambah jejak robot yang telah musnah, melawan tuannya ?&lt;br /&gt;semua itu terserah mimpi-mimpi yang anda takuti atau anda mencari.. buktikan keyakinan anda benar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jangan percaya mitos ! jangan percaya kalau tidak ada bukti kalau belum teruji ! &lt;br /&gt;bilapun orang berkata ada hal yang tak perlu dilogikakan, tidak semua hal membutuhkan alasan.&lt;br /&gt;saran saya bagi anda sebagai orang yang belajar dan berpikir buatlah perbandingan  keyakinan-keyakinan&lt;br /&gt;yang paling banyak dipercayai orang di dunia ini dan mana yang  lebih rasional dan memberikan semua&lt;br /&gt;solusi terbaik dan terlengkap dan perlu digaris bawahi juga jika pilihan agama langit ; mana yang tidak &lt;br /&gt;mungkin ciptaan manusia..? kalau ciptaan manusia agama bumi namanya (memperoleh penerangan/pencerahan). &lt;br /&gt;agama langit identik dengan rasul atau nabi yang diutus tuhan..ataupun tuhan berubah jadi manusia (saya&lt;br /&gt;tidak mau berpikiran seperti itu karena saya anggap manusia hina/ sucipun tidak bisa bersatu dengan tuhan karena&lt;br /&gt;berbeda, saya punya mimpi sendiri kalau yang ini).&lt;br /&gt;misalnya &lt;br /&gt;agama langit: ISLAM;KRISTEN;YAhudi; yang saya tahu cuman tiga ini. mungkin ada bias dalam penetapan tentang&lt;br /&gt;agama samawi oleh beberapa tokoh di dunia dengan kajian ilmiah&lt;br /&gt;agama bumi: Budha;HINDU.dan sebagainya&lt;br /&gt;kenapa saya memilih agama 5 itu karena anda bisa melihat sejarah lahirnya dan pemeluknya yang besar di dunia ini&lt;br /&gt;apa yang dipercaya banyak orang memang belum tentu benar tapi setidaknya kita melahirkan konsep&lt;br /&gt;yang berharga bagi milyaran orang. (hampir semua makhluk berpikir) kembali pada tataran nilai-nilai.&lt;br /&gt;tak perlu mengkaji semua faham (komunis, materializm,rasionalz, helenisme, animisme, dan lain-lain)&lt;br /&gt;karena anda tidak akan sanggup atau jika sanggup anda akan menghabiskan waktu anda semua&lt;br /&gt;hanya untuk mencari saja (proses)tidak ada hasil.&lt;br /&gt;saya selalu bermimpi dunia ini tak perlu diselamatkan, tapi saya juga terus bermimpi dunia ini damai yang &lt;br /&gt;sebenarnya tapi itu tak mungkin terjadi karena rantai kehidupan akan tidak seimbang&lt;br /&gt;tidak ada robot kejahatan tidak ada lagi kebaikan&lt;br /&gt;saya juga terus bermimpi biarkan rantai itu putus yang penting banyak manusia sadar siapa dirinya dan &lt;br /&gt;siapa tuannya walaupun remang-remang tapi dia (manusia) mampu menghargai manusia lain sama dengan&lt;br /&gt;menghargai Kebebasan yang saya kerucutkan (kebebasan individual) tidak mengganggu kebebasan orang lain. karena &lt;br /&gt;semua agama mendukung HAM, buktinya hidup adalah pilihan (kebebasan) tapi mereka tidak sama dalam memahaminya&lt;br /&gt;agama punya konsep masing-masing..yang pasti akan melahirkan cara berpikir yang berbeda. sama seperti kecerdasan&lt;br /&gt;intelektual dan kecerdasan budaya dibandingkan dengan kecerdasan emosional.&lt;br /&gt;diantaranya saya buat perbandingan cara berpikir;&lt;br /&gt;bukan HAM kalau maksiat di depan UMUM&lt;br /&gt;BUKAn HAM kalau telanjang di tempat UMUM&lt;br /&gt;bukan HAM berdisco/music party di tempat umum, dan lain-lain&lt;br /&gt;tempat umum (yang saya maksudkan ada yang tak setuju)&lt;br /&gt;misal HAM volum laptop saya tinggi  di kamar saya,tapi mengganggu tetangga saya alasannya HAM kenapa&lt;br /&gt;suara laptop kamu masuk kamar lain..&lt;br /&gt;boleh anda berjudi,merokok, indehoi (suka sama suka), mabuk, telanjang, disco, suka-suka anda dan sebagainya &lt;br /&gt;tapi di tempat anda sendiri (suara dan anginpun tak dapat menyebar ke ruang/tempat orang yang tidak setuju dengan&lt;br /&gt;anda) berbeda jika orang setuju..! karena orang tidak setuju punya peraturan sendiri dan jika dilanggar akan&lt;br /&gt;ada sangsi atau hukuman baik secara lansung atau tidak. bom pikiran atau bom atom akan segera hadir tanpa&lt;br /&gt;memikirkan efek lain dari tindakan itu yang akan memutuskan rantai kehidupan karena manusia tidak punya &lt;br /&gt;keseimbangan rasio (kecuali sudah sadar) ketika programnya sudah dieksekusi..inilah punca perang di dunia ini..&lt;br /&gt;makanya tidak salah jika kita mendengar ada yg berkata agama adalah polemik kehidupan&lt;br /&gt;agama bisa menghancurkan peradaban, agama bisa merubah sikap/attitude 360 derajat bersatu atau&lt;br /&gt; perpecahan/dihancurkan .. kenapa agama yang disalahkan ? padahal agama hanya arah/rambu (petunjuk) mau kemana, &lt;br /&gt;ke jurang atau ke bukit terserah kita.karena manusia masih banyak tidak sadar akan program sang tuan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hanya ini dulu yang saya tulis&lt;br /&gt;mohon maaf jika banyak kata-kata tidak berkenan&lt;br /&gt;saya menulis ini dari jam 11:26-15:10&lt;br /&gt;by muhammad al idsa&lt;br /&gt;university  of theology&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;inilah tulisan pertama yang saya pikirkan untuk saya posting di web ujicoba saya (miska web)..dan saya akan coba memposting dulu di blogger tentunya.&lt;br /&gt;saya tidak ingin menjadi plagiat, dan saya yakin umumnya kawan-kawan di dunia lain juga berpikiran hal yg sama&lt;br /&gt;cuma karena keterbatasan waktu, susahnya merangkai kata-kata karena pembodohan bahasa oleh zaman sekarang&lt;br /&gt;sangat mengkhwatirkan; media sembrawut (saya tidak katakan semuanya), lagu-lagu aneh (aneh kata-katanya),&lt;br /&gt;cerita dan sinetron serta cakapan sehari-hari yang &lt;br /&gt;makin hari-makin berkembang serta jauh meninggalkan kaedah-kaedah bahasa ilmiah/ filologi . my be masih&lt;br /&gt;ada cara yang dipikirkan efektif oleh sastrawan yaitu sayembara menulis ilmiah, menulis buku-buku dan sebagainya.&lt;br /&gt;makanya sampai sekarang masih terselamatkan. tapi suatu hari nanti bukan tidak mungkin penulisan skripsipun &lt;br /&gt;tidak akan seilmiah sekarang jika tidak sama-sama dijaga.kata menariknya semua hal didunia ini akan binasa yang&lt;br /&gt;membedakan hanya bagaimana kita melestarikan dan menjaganya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1371000015272472145-6727699230743510674?l=amma06.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amma06.blogspot.com/feeds/6727699230743510674/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1371000015272472145&amp;postID=6727699230743510674' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/6727699230743510674'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/6727699230743510674'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amma06.blogspot.com/2009/10/miskaweb.html' title='MiskaWeb (tulisan kaacaua yg belum ter-edit) do not copy'/><author><name>muhammad al Idsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15114300583919009618</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/SY2Uf1iBkPI/AAAAAAAAAQ0/74XOnOO9Y98/S220/Aang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1371000015272472145.post-5503672467637308252</id><published>2009-10-05T11:42:00.003+07:00</published><updated>2009-10-05T12:11:23.207+07:00</updated><title type='text'>keyakinan yang bagaimana menurut anda</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya merasakan manusia itu hampir sama dengan robot&lt;br /&gt;robot banyak memiliki kelebihan&lt;br /&gt;bahkah beberapa tahun sebelum 2009 sudah ada robot yang sangat mirip &lt;br /&gt;dengan manusia&lt;br /&gt;suatu saat boleh jadi pengetahuan terus berkembang robot tak bisa lagi&lt;br /&gt;dibedakan secara fisik dengan manusia. hanya control yang akan membedakan&lt;br /&gt;robot dan manusia.&lt;br /&gt;robot menggantikan pekerjaan-pekerjaan manusia&lt;br /&gt;robot juga  mudah menjadi smilling killer.(pembunuh berdarah dingin)&lt;br /&gt;robot adalah ciptaan manusia&lt;br /&gt;sama seperti komputer&lt;br /&gt;yang sama-sama kita tahu mesin itu bisa memusnahkan manusia itu sendiri.&lt;br /&gt;manusia diciptakan oleh tuhannya dan tak perlu buang-buang energy dan pikiran&lt;br /&gt;manusia tidak akan mampu menghilangkan tuhan.&lt;br /&gt;manusia dengan ciptaannya saja kadang-kadang lost control&lt;br /&gt;membuktikan manusia bertahan hidup dari ketidakkesempurnaan. berkembang biak tidak untuk&lt;br /&gt;sempurna..teori ini yang saya sebut dengan armagedon.. era hancurnya dunia musnahnya peradaban dan juga hal-hal&lt;br /&gt;lain yang diluar control manusia dan ilmunya.&lt;br /&gt;tapi kali ini kita tidak akan membahas konsep ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya akan mencoba menulis tentang keyakinan dan hawa nafsu karena tidak bisa dilepaskan antara keduanya;&lt;br /&gt;kapan dan dimana pemakaian yang tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dalam tahap seseorang telah menemukan keyakinannya mungkin tidak terlalu sulit dalam menjalankan aturan-aturan&lt;br /&gt;tuhannya..programnya berjalan lancar.&lt;br /&gt;tapi jangan lupa program robot tadi diberi kebebasan..control ini disebut iman&lt;br /&gt;ada hawa nafsu inilah keyakinan yang menjadikan manusia itu punya peradaban dan berbagai macam kreativitas di&lt;br /&gt;dunia ini. jika hawanafsu tidak ada sudah pasti monoton.tidak ada perkembangan..&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;bgaimana anda yakin anda menjadi salah satu robot yang akan disimpan atau &lt;br /&gt;diselamatkan tuannya ?&lt;br /&gt;kenapa saya suka sekali menulis robot&lt;br /&gt;apa hubunggannya istilah robot dengan kehidupan saya&lt;br /&gt;apa sih kelebihan perumpamaan robot daripada istilah-istialah lainnya yang lebih pantas&lt;br /&gt;dan lebih baik ?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1371000015272472145-5503672467637308252?l=amma06.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amma06.blogspot.com/feeds/5503672467637308252/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1371000015272472145&amp;postID=5503672467637308252' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/5503672467637308252'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/5503672467637308252'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amma06.blogspot.com/2009/10/keyakinan-yang-bagaimana-menurut-anda.html' title='keyakinan yang bagaimana menurut anda'/><author><name>muhammad al Idsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15114300583919009618</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/SY2Uf1iBkPI/AAAAAAAAAQ0/74XOnOO9Y98/S220/Aang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1371000015272472145.post-4496487196977143095</id><published>2009-09-10T16:24:00.003+07:00</published><updated>2009-09-10T16:40:19.013+07:00</updated><title type='text'>kajian yang menarik</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/SqjISmhkvOI/AAAAAAAAAWA/bS-M5nd8XOI/s1600-h/sulaiman.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/SqjISmhkvOI/AAAAAAAAAWA/bS-M5nd8XOI/s320/sulaiman.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5379769976798624994" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt; Dalam rentang perjalanan perkembangan pendidikan, Aceh masa lalu sangat miskin prestasi. Apalagi ketika dalam beberapa tahun, tingkat indeks sumberdaya manusia di Aceh hampir berada di titik nadir dalam negara Indonesia (Indonesia sendiri menjadi langganan di posisi antara ring rangking 80-110). Belum lagi pada masa konflik, sekolah dan guru turut menjadi korban. Belum lagi tsunami, yang turut memperparah kondisi pendidikan di Aceh.&lt;br /&gt;Berbagai implikasi yang ditimbulkan dari tragedi dan bencana, pada akhirnya memperlihatkan ketercapaian terbalik dari harapan adanya keistimewaan Aceh, di samping agama dan adat, juga termasuk pendidikan di dalamnya. Orang bisa membandingkan, bahwa daerah lain yang tanpa keistimewaan pun, memiliki prestasi yang lumayan bagus.&lt;br /&gt;Memaknai suasana seperti ini, jelaslah prestasi-prestasi yang ditunjukkan siswa Aceh membawa suasana gembira yang sulit dilukiskan. Dengan prestasi itu, dapat menjadi kekuatan menuju kebangkitan kembali dan memperlihatkan kepada dunia, bahwa anak-anak Aceh juga berprestasi.&lt;br /&gt;Di pihak lain, perasaan saya gelisah. Apabila dalam jangka waktu tertentu, prestasi itu selalu didominasi oleh sekolah yang sama, saya takutkan akan berimplikasi negatif kepada sekolah lainnya. Barangkali asumsi ini berbeda dengan beberapa pendapat yang menyatakan akan membawa pengaruh positif. Namun menurut saya, bila dalam waktu yang lama tidak bisa diimbangi –karena berbagai alasan, akan menyebabkan efek yang tidak baik juga. Kenyataan ini akan menyebabkan nyali siswa di sekolah lain menjadi ciut, karena memikirkan selalu akan berada di bawah prestasi anak-anak sekolah unggul. Untuk masa depan, kesenjangan akan hadir.&lt;br /&gt;Tulisan ini, ingin memetakan beberapa hal, yang nantinya, mudah-mudahan menjadi renungan semua stakeholders. Tentu, masalah pendidikan tidak hanya tanggung jawab Pemerintah, namun proses dalam pengambilan kebijakan dalam konteks ini, akan sangat mempengaruhi perkembangan kemajuan pendidikan di masa depan.&lt;br /&gt;Pikiran ini juga didasari oleh kegelisahan yang disebutkan di atas, dengan berharap dapat menjadi sebuah kontribusi pemikiran bagi pengambilan kebijakan di Aceh.&lt;br /&gt;Dalam suasana kegelisahan itu, saya berpikir tentang dua pemetaan menarik, yang saya anggap penting untuk dilihat: Pertama, seberapa banyak jumlah sekolah unggul yang sudah ada di Aceh. Katakanlah 25 sekolah unggul, berdasarkan asumsi di tiap-tiap kabupaten dan kota ada sekolah unggul, ditambah yang ada di provinsi.&lt;br /&gt;Jumlah sekolah unggul tersebut, lalu dibandingkan dengan sekitar 400 sekolah setingkat SMU/MA di Aceh. Dari bandingan ini, kemudian akan memperlihatkan angka berapa persen yang mampu mendongkrak kualitas pendidikan dan sumberdaya manusia di tingkat nasional.&lt;br /&gt;Bandingan ini juga bisa dilihat lewat berbagai level ujian yang dilaksanakan. Secara sederhana, jumlah siswa SMU/MA seluruh Aceh, lalu dilihat berapa siswa yang memperlihatkan prestasi gemilang, dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan.&lt;br /&gt;Di sinilah, ruang lahirnya kegelisahan di benak saya, sehingga berpikir bila prestasi tidak mengalir kepada siswa di sekolah lain –selain sekolah unggul dan maju, akan membawa implikasi yang kurang menguntungkan.&lt;br /&gt;Kemudian pemetaan ini menjadi sangat penting bagi saya yang akan melihat dari sudut kebijakan yang berorientasi kepada upaya menyeluruh bagi pengembangan pendidikan di Aceh yang porak-poranda karena konflik dan tsunami. Saya tegaskan, tidak hanya fokus perhatian terbesar hanya diberikan kepada sekolah unggul dan sekolah maju.&lt;br /&gt;Mungkinkah instansi yang berwenang sudah melakukan pemetaan yang seperti itu? Jadi, secara sekilas, apa yang ingin saya sampaikan sebenarnya bukanlah hal yang baru dalam konteks usaha pengembangan pendidikan secara menyeluruh di Aceh.&lt;br /&gt;Kedua, implikasi dari pemetaan yang pertama, adalah adanya keharusan untuk melakukan pemetaan jumlah lembaga pendidikan maju dan yang tidak maju. Dalam konteks ini, maju juga harus bisa diperjelas dengan alat ukur yang nyata (di atas, saya memakai asumsi, maju itu diukur dengan tingginya minat orang yang masuk dan tingginya angka tertampung di perguruan tinggi negeri).&lt;br /&gt;Katakanlah, yang dikategorikan maju itu diindikasikan dengan banyaknya orang tua yang menitipkan anaknya di lembaga pendidikan tersebut, seperti yang disebutkan di atas. Hal ini, tentu masih menyisakan pertanyaan lain, misalnya dalam hal mengukur tingkat kecerdasan anak, alat ukur apa yang dilakukan dan bagaimana mengukurnya. Alat ukur yang paling nyata adalah nilai ujian nasional dan keberhasilan dalam setiap even.&lt;br /&gt;Prasyarat pemetaan yang kedua ini adalah menghilangkan adanya politisasi ruang pendidikan untuk kepentingan elite. Harus diakui, fenomena ini sering terjadi dalam pelaksanaan Ujian Akhir Nasional (UAN). Para pengambil kebijakan, kerap memberi janji-janji untuk mempromosi pimpinan sekolah yang memiliki angka kelulusan siswa tinggi dalam ujiannya.&lt;br /&gt;Hal ini akan berbahaya ketika banyak pimpinan sekolah, ketika berusaha mengejar target tertentu, melupakan aspek yang lain semisal kejujuran. Betapa kita tidak lagi terkejut saat mengetahui dari berbagai berita suratkabar tentang adanya perilaku saling membantu dalam pelaksanaan ujian nasional.&lt;br /&gt;Proses bantu-membantu kemudian ada yang dianggap wajar, karena sebagian orang berfikir angka yang dipatok UAN tidak bisa dicapai oleh semua sekolah –karena berbagai alasan masing-masing. Di sinilah, menurut saya, kesenjangan kemampuan akan terlihat dengan sendirinya. &lt;br /&gt;Rasanya tidak mungkin angka kelulusan mata pelajaran yang ditetapkan bisa disamaratakan antara sekolah di kota dengan sekolah di gampong. Sekolah di kota lumayan banyak alat bantu dalam proses belajar-mengajar. Bandingkan dengan sekolah-sekolah di kampung, yang jangankan untuk menggunakan alat-alat bantu proses belajar-mengajar, barangkali melihat saja tidak pernah.&lt;br /&gt;Sekolah di kota sangat dekat dengan berbagai kebutuhan buku. Akses ke toko buku dekat. Berbagai pustaka tersedia. Sarana pendidikan banyak. Lalu bagaimana dengan sekolah yang di kampung? Buku-buku wajib yang seharusnya dibaca oleh seluruh siswa, tak jarang hanya dimiliki oleh guru yang memegang mata pelajaran semata.&lt;br /&gt;Pengalaman saya waktu sekolah SMU di Trienggading (Pidie), sekitar 1993-1996, kami sangat asing dengan berbagai peralatan bantu proses belajar-mengajar, sebagaimana kami pernah mendengar dari sekolah-sekolah yang berada di kota. Tahun 1995, saya menjadi utusan siswa teladan SMU Trienggading untuk ikut dalam kompetisi di tingkat kabupaten, terperangah dengan berbagai kemajuan yang didaparkan oleh siswa dari sekolah-sekolah di kota. Itu baru di tingkat kabupaten. Saat itu, saya tidak bisa membayangkan bagaimana ketika berhadapan dengan sekolah-sekolah di ibukota provinsi, bahkan ibukota negara.&lt;br /&gt;Keterperangahan itu makin menjadi-jadi saat mengikuti ujian masuk perguruan tinggi tahun 1996, di mana siswa-siswa dari daerah sangat kentara terlihat tertinggal dalam berbagai hal. Siswa di kota tahu berbagai kelompok bimbingan belajar dan secara rutin ada try out. Siswa di daerah, baru dalam lima tahun terakhir terdengar ada pelaksanaan try out untuk memperkenalkan tes masuk perguruan tinggi negeri.&lt;br /&gt;Sampai saat ini, saya masih berpikir bahwa siswa-siswa yang berasal dari sekolah tidak disebut maju atau unggul (dari kampung-kampung) dan bisa lulus tes masuk perguruan tinggi, maka itulah sebenarnya keunggulan yang paling unggul.&lt;br /&gt;Apa yang saya alami, banyak dialami siswa lain di seluruh Aceh. Pada 2006, saya berkesempatan ikut dalam Program Sastrawan Masuk Sekolah (SMS) di 32 SMU/MA seluruh Aceh, melihat bagaimana sekolah-sekolah di kampung-kampung hanya memiliki perlengkapan yang apa adanya.&lt;br /&gt;Banyak siswa yang di daerah, belum menikmati berbagai laboratorium (bahasa, fisika, kimia, biologi, dan sebagainya). Makanya wajar, pada akhirnya mereka terasing dengan perkembangan ilmu pengetahuan. Belum lagi masalah perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang berlangsung sangat cepat.&lt;br /&gt;Untuk membantu melihat hal ini, pengalaman saya yang lain, menjadi pengajar kelas diskusi menulis dan mengajar yang berlangsung pada sekitar 12 sekolah di luar Kota Banda Aceh, rata-rata peserta belum mengenal internet. Fenomena ini terlihat ketika saya meminta mereka mengirimkan karya (cerpen, puisi, opini, artikel, esai) melalui internet.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Menghapus Kesenjangan&lt;br /&gt;Saya sangat yakin, berbagai persoalan di atas, telah dipikirkan oleh pengambil kebijakan. Berbagai tawaran pikiran, juga tidak dimaksudkan untuk para pengambil kebijakan saja. Saya yakin, pengambil kebijakan tidak akan mampu berjalan sendiri dalam menyukseskan berbagai program pendidikan.&lt;br /&gt;Mengapa tawaran ini harus ada? Menurut saya, pendidikan tidak hanya berkaitan dengan fasilitas. Pendidikan juga berkaitan dengan semangat. Yang saya gelisahkan adalah ketika semangat ini akan berkurang dari siswa yang sekolah di tempat yang sedikit fasilitasnya.&lt;br /&gt;Paling tidak ada dua hal yang saya kira sangat penting diperhatikan, yakni: Pertama, menciptakan sekolah unggul di Aceh, harus dibarengi dengan usaha membuat unggul semua sekolah di Aceh. Hal ini sangat penting untuk menghilangkan jurang gap yang besar dari kualitas siswa di sekolah yang dianggap unggul dengan sekolah yang dianggap tidak unggul.&lt;br /&gt;Hal ini bisa dipergunakan untuk mengukur tingkat kecerdasan dan prestasi secara umum siswa di Aceh. Dalam tiga tahun terakhir, kita melihat ada anak Aceh yang bisa bersaing di tingkat nasional dan internasional dalam berbagai olimpiade pengetahuan. Kita harus jujur untuk melihat berapa jumlah siswa yang berprestasi itu, lalu kemudian membandingkan dengan jumlah siswa secara keseluruhan.&lt;br /&gt;Mengukur ini juga penting untuk melihat seberapa besar siswa yang akan tertampung dalam sekolah-sekolah unggul di Aceh, yang kemudian diperkirakan akan lahir siswa-siswa cerdas dibandingkan dengan jumlah sekolah-sekolah yang tidak unggul di Aceh.&lt;br /&gt;Saya hanya ingin mengungkapkan kegelisahan, bahwa jangan sampai hadirnya beberapa sekolah unggul, justru akan membuat jurang yang kian lebar, antara anak cerdas dengan yang tidak cerdas. Beberapa anak yang berprestasi gemilang membuat kita bangga dan bahagia, namun ketika dikalkulasikan, jumlah siswa yang gemilang itu ternyata sangat kecil bila dibandingkan dengan jumlah siswa yang tidak gemilang dan makin terpuruk.&lt;br /&gt;Mudah-mudahan tidak sampai kebanggaan ini membuat kita lupa, bahwa ada anak yang brilian bisa mencapai nilai 9,9 dalam kompetisi tertentu, namun di sekeliling mereka (yang jumlahnya sangat banyak itu), mungkin untuk mendapatkan angka 6 saja susah. Bila itu yang terjadi, maka di sanalah kesenjangan itu.&lt;br /&gt;Mengkalkulasi ini, sebenarnya bisa dengan memakai rumus mencari tingkat pendapatan perkapital penduduk. Harta semua orang, kemudian dibagikan dengan jumlah penduduk, maka menghasilkan pendapatan yang sekian. Padahal, ada orang yang pendapatan lebih besar dari 100 orang lain, yang kemudian juga dibagi sama. Saya kira tidak tepat kalau nanti persentase prestasi siswa di Aceh kemudian diukur dengan rumus seperti itu.&lt;br /&gt;Kedua, bila sepakat dengan ini, tentu akan ada kebijakan nyata tentang memperbanyak guru-guru berkuaitas di pedalaman. Jangan ada lagi memusatkan guru-guru berkualitas hanya di pusat kota saja. Guru-guru yang dianggap unggul di daerah, harus dikuatkan untuk selalu berada di daerah.&lt;br /&gt;Seorang guru yang meminta pindah dari suatu daerah, jangan dipermudah walau dengan kepentingan untuk memperkuat sekolah unggul yang ada di kota. Memperbanyak guru di daerah sangat penting karena jumlah terbesar siswa dan sekolah adalah berada di kampung (di daerah), bukan di kota.&lt;br /&gt;Artinya, kebijakan ke depan tidak hanya berorientasi untuk menambah sekolah unggul semata dalam meningkatkan kapasitas kecerdasan dan prestasi siswa, akan tetapi juga dibarengi dengan membuat kebijakan yang bisa membuat unggul semua sekolah yang ada di Aceh.&lt;br /&gt;Hal ini sangat penting untuk memberi ruang dan kesempatan kepada semua siswa di Aceh. Saya membayangkan bahwa kebijakan seperti ini, pada akhirnya akan menghasilkan anak-anak gampong yang siap berkompetisi dengan anak-anak kota. Kebijakan seperti ini yang memungkinkan kompetisi ikut ujian perguruan tinggi negeri atau ujian akhir nasional, akan berlangsung seimbang.&lt;br /&gt;Kondisi sekarang, secara akal sehat, tidak mungkin siswa dari kampung akan memiliki persentase tertinggi di PTN atau memiliki nilai tinggi di UAN, bila apa yang mereka dapatkan di sekolah sama sekali tidak sebanding dengan perkiraan yang akan didapat. &lt;br /&gt;Bila ini tidak diperhatikan, maka untuk satu abad kemudian pun, selalu saja siswa-siswa brilian lahir dari tempat yang sama, siswa-siswa yang selama ini memang sudah menikmati berbagai kemajuan –yang itu belum dinikmati oleh anak-anak kampung. Dengan kondisi seperti sekarang, membayangkan anak-anak dari pedalaman mampu bersaing untuk merebut tiket olimpiade, hampir tidak masuk akal.&lt;br /&gt;Belum lagi dalam dua tahun terakhir, beberapa sekolah bertaraf internasional dengan suasana kelas yang barangkali sangat berbeda hadir di Aceh. Saya hanya bisa berharap, bahwa jangan biarkan anak-anak gampong hanya menatap dari jauh melalui berbagai media tentang teman-temannya yang sekolah yang banyak fasilitasnya. Sedangkan dalam hati mereka bertanya, bagaimana bisa bersaing masuk ke sana, sedangkan jalan mereka bertaburan kekurangan.&lt;br /&gt;Inilah beberapa pokok pikiran yang rasanya penting untuk direnungkan untuk memperkuat paradigma pembangunan pendidikan di masa mendatang. Tak hanya bagi pengambil kebijakan, tapi juga semua kita. Semoga![] Sulaiman Tripa | Dosen Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;artikel ini tidak dibenarkan disebarkan tanpa izin dari situs sumbernya dan izin penulisnya, anda bisa membacanya lansung di samping kanan blog pribadi saya; link "aceh institute"  tq&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini ingin melihat konteks kebijakan dan relasinya dengan standarisasi dunia pendidikan. Ada kalanya standarisasi ini bisa mendongkrak prestasi sebagian orang, namun tanpa melakukan pemerataan fasilitas, prestasi tidak mungkin diraih oleh orang-orang yang jauh dari pusat kekuasaan.&lt;br /&gt;Akhir-akhir ini, kita di Aceh digembirakan para pelajar yang meraih medali dalam olimpiade ilmu pengetahuan di beberapa negara. Kado itu, seperti menepis anggapan bahwa tidak ada anak pandai-cerdas dari tanah yang selalu berada dalam keping-keping petaka konflik yang disusul tsunami ini.&lt;br /&gt;Sejak kehadiran sekolah unggul, baik di Banda Aceh maupun di kabupaten dan kota, menampakkan kemajuan raihan prestasi yang kian pesat. Dalam berbagai even, deretan nama-nama siswa berprestasi didominasi oleh sekolah-sekolah unggul dan sekolah maju (asumsi dari banyaknya peminat dan banyaknya yang tertampung di perguruan tinggi negeri). &lt;br /&gt;Kenyataan ini, di satu pihak sangat membahagiakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber:&lt;br /&gt;http://id.acehinstitute.org/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=600:mengajak-sekolah-kampung-berkompetisi&amp;catid=18:pendidikan&amp;Itemid=30&lt;br /&gt;oleh&lt;br /&gt;Sulaiman Tripa | Dosen Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala    &lt;br /&gt;Thursday, 10 September 2009 08:50&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1371000015272472145-4496487196977143095?l=amma06.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amma06.blogspot.com/feeds/4496487196977143095/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1371000015272472145&amp;postID=4496487196977143095' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/4496487196977143095'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/4496487196977143095'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amma06.blogspot.com/2009/09/kajian-yang-menarik.html' title='kajian yang menarik'/><author><name>muhammad al Idsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15114300583919009618</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/SY2Uf1iBkPI/AAAAAAAAAQ0/74XOnOO9Y98/S220/Aang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/SqjISmhkvOI/AAAAAAAAAWA/bS-M5nd8XOI/s72-c/sulaiman.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1371000015272472145.post-704940523440324045</id><published>2009-09-05T15:20:00.002+07:00</published><updated>2009-09-05T15:22:37.503+07:00</updated><title type='text'>driver emachines</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/SqIfm652OUI/AAAAAAAAAUw/oUk8AOOWBcg/s1600-h/emd525-emd725-NV.png"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 315px; height: 217px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/SqIfm652OUI/AAAAAAAAAUw/oUk8AOOWBcg/s320/emd525-emd725-NV.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5377895658541168962" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;f multiple drivers for a component are listed below, select the one that matches your operating system. If you're still not sure which one to download, use your system's Device Manager to identify the name and version of your installed component, then return here to select the correct driver.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; BIOS Downloads  &lt;br /&gt; Description  File Info  &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; BIOS_v1.08_DOS_WinX86X64.zip - D525 and D725 BIOS v1.08&lt;br /&gt;Supports: All Operating Systems&lt;br /&gt;Note: This file contains the BIOS update for the computer models and components listed.&lt;br /&gt; 7/20/2009&lt;br /&gt;4,755 KB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Save Driver] Save for later&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; BIOS_v1.07_DOS_WinX86X64.zip - D525 and D725 BIOS v1.05&lt;br /&gt;Supports: All Operating Systems&lt;br /&gt;Note: This file contains the BIOS update for the computer models and components listed.&lt;br /&gt; 7/20/2009&lt;br /&gt;4,788 KB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Save Driver] Save for later&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; BIOS_v1.05_DOS_WinX86X64.zip - BIOS_v1.05_DOS_WinX86X64.zip&lt;br /&gt;Supports: All Operating Systems&lt;br /&gt;Note: D525 and D725 BIOS v1.05&lt;br /&gt; 7/20/2009&lt;br /&gt;4,787 KB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Save Driver] Save for later&lt;br /&gt; Media Reader Download  &lt;br /&gt; Description  File Info  &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; CardReader_Realtek_v6.0.6000.74_XPx86.zip - Realtek Card Reader Driver v6.0.6000.74&lt;br /&gt;Supports: Windows XP&lt;br /&gt;Note: This file contains the Windows XP(32-bit) Realtek media reader driver for the computer models and components listed.&lt;br /&gt; 7/20/2009&lt;br /&gt;7,007 KB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Save Driver] Save for later&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; CardReader_Realtek_v6.0.6000.20113_Va.zip - Realtek Card Reader Driver v6.0.6000.20113&lt;br /&gt;Supports: Windows Vista (64-bit), Windows Vista (32-bit)&lt;br /&gt;Note: This file contains the Windows Vista(32 and 64-bit) Realtek media reader driver for the computer models and components listed.&lt;br /&gt; 7/20/2009&lt;br /&gt;9,655 KB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Save Driver] Save for later&lt;br /&gt; Modem Downloads  &lt;br /&gt; Description  File Info  &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Modem_Agere_v2.1.91.0_VISTAx64.zip - Agere Modem Driver v2.1.91.0&lt;br /&gt;Supports: Windows Vista (64-bit)&lt;br /&gt;Note: This file contains the Windows Vista(64-bit) Agere modem driver for the computer models and components listed.&lt;br /&gt; 7/20/2009&lt;br /&gt;756 KB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Save Driver] Save for later&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Modem_Agere_v2.1.91.0_VISTAx86.zip - Agere Modem Driver v2.1.91.0&lt;br /&gt;Supports: Windows Vista (32-bit)&lt;br /&gt;Note: This file contains the Windows Vista(32-bit) Agere modem driver for the computer models and components listed.&lt;br /&gt; 7/20/2009&lt;br /&gt;724 KB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Save Driver] Save for later&lt;br /&gt; Motherboard Downloads  &lt;br /&gt; Description  File Info  &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; AHCI_Intel_v8.5.0.1032_XPx86_Va.zip - Intel ACHI Driver v8.5.0.1032&lt;br /&gt;Supports: Windows Vista (64-bit), Windows Vista (32-bit), Windows XP&lt;br /&gt;Note: This file contains the Windows XP(32-bit) and Vista (32 and 64-bit) Intel motherboard driver for the computer models and components listed.&lt;br /&gt; 7/20/2009&lt;br /&gt;27,981 KB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Save Driver] Save for later&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Chipset_Intel_v9.0.0.1011_XPx86_Va.zip - Intel Chipset Driver v9.0.0.1011&lt;br /&gt;Supports: Windows Vista (64-bit), Windows Vista (32-bit), Windows XP&lt;br /&gt;Note: This file contains the Windows XP(32-bit) and Vista (32 and 64-bit) Intel motherboard driver for the computer models and components listed.&lt;br /&gt; 7/20/2009&lt;br /&gt;4,491 KB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Save Driver] Save for later&lt;br /&gt; Network Downloads  &lt;br /&gt; Description  File Info  &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; LAN_Atheros_v1.0.0.30_XP_v1.0.0.38_Va.zip - Atheros Network Driver v1.0.0.30 and v1.0.0.38&lt;br /&gt;Supports: Windows Vista (64-bit), Windows Vista (32-bit), Windows XP&lt;br /&gt;Note: This file contains the Windows XP(32-bit) and Vista (32 and 64-bit) Atheros network driver for the computer models and components listed.&lt;br /&gt; 7/20/2009&lt;br /&gt;2,604 KB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Save Driver] Save for later&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Wireless_Broadcom_v4.170.25.12_XPx86.zip - Broadcom Wireless Network Driver v4.170.25.12&lt;br /&gt;Supports: Windows XP&lt;br /&gt;Note: This file contains the Windows XP(32-bit) Broadcom network driver for the computer models and components listed.&lt;br /&gt; 7/20/2009&lt;br /&gt;4,235 KB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Save Driver] Save for later&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Wireless_Broadcom_v4.170.25.19_Va.zip - Broadcom Wireless Network Driver v4.170.25.19&lt;br /&gt;Supports: Windows Vista (64-bit), Windows Vista (32-bit)&lt;br /&gt;Note: This file contains the Windows Vista(32 and 64-bit) Broadcom network driver for the computer models and components listed.&lt;br /&gt; 7/20/2009&lt;br /&gt;12,232 KB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Save Driver] Save for later&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Wireless_Atheros_v5.3.0.45_XPx86.zip - Atheros Wireless Network Driver v5.3.0.45&lt;br /&gt;Supports: Windows XP&lt;br /&gt;Note: This file contains the Windows XP(32-bit) Atheros network driver for the computer models and components listed.&lt;br /&gt; 7/20/2009&lt;br /&gt;2,724 KB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Save Driver] Save for later&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Wireless_Atheros_v7.6.1.162_Va.zip - Atheros Wireless Network Driver v7.6.1.162&lt;br /&gt;Supports: Windows Vista (64-bit), Windows Vista (32-bit)&lt;br /&gt;Note: This file contains the Windows Vista(32 and 64-bit) Atheros network driver for the computer models and components listed.&lt;br /&gt; 7/20/2009&lt;br /&gt;21,768 KB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Save Driver] Save for later&lt;br /&gt; Software Downloads  &lt;br /&gt; Description  File Info  &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; LaunchManager_Dritek_v0.0.04_XPx86_Va.zip - eMachines Launch Manager v0.0.04&lt;br /&gt;Supports: Windows Vista (64-bit), Windows Vista (32-bit), Windows XP&lt;br /&gt;Note: This file contains the Windows XP(32-bit) and Vista (32 and 64-bit) eMachines application for the computer models and components listed.&lt;br /&gt; 7/20/2009&lt;br /&gt;3,331 KB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Save Driver] Save for later&lt;br /&gt; Sound Downloads  &lt;br /&gt; Description  File Info  &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Audio_Conexant_v3.62.0.0_XPx86.zip - Conexant Audio Driver v3.62.0.0&lt;br /&gt;Supports: Windows XP&lt;br /&gt;Note: This file contains the Windows XP(32-bit) Conexant audio driver for the computer models and components listed.&lt;br /&gt; 7/20/2009&lt;br /&gt;7,087 KB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Save Driver] Save for later&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Audio_Conexant_v4.91.3.0_VISTAx64.zip - Conexant Audio Driver v4.91.3.0&lt;br /&gt;Supports: Windows Vista (64-bit)&lt;br /&gt;Note: This file contains the Windows Vista(64-bit) Conexant audio driver for the computer models and components listed.&lt;br /&gt; 7/20/2009&lt;br /&gt;15,307 KB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Save Driver] Save for later&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Audio_Conexant_v4.91.3.0_VISTAx86.zip - Conexant Audio Driver v4.91.3.0&lt;br /&gt;Supports: Windows Vista (32-bit)&lt;br /&gt;Note: This file contains the Windows Vista(32-bit) Conexant audio driver for the computer models and components listed.&lt;br /&gt; 7/20/2009&lt;br /&gt;14,928 KB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Save Driver] Save for later&lt;br /&gt; Touchpad Downloads  &lt;br /&gt; Description  File Info  &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; TouchPad_Synaptics_v11.1.22.0_XP_Va.zip - Synaptics Touchpad Driver v11.1.22.0&lt;br /&gt;Supports: Windows Vista (64-bit), Windows Vista (32-bit), Windows XP&lt;br /&gt;Note: This file contains the Windows XP(32-bit) and Vista (32 and 64-bit) Synaptics touchpad driver for the computer models and components listed.&lt;br /&gt; 7/20/2009&lt;br /&gt;25,462 KB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Save Driver] Save for later&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; TouchPad_ALPS_v7.3.2015.201_XP_Va.zip - Alps Touchpad Driver v7.3.2015.201&lt;br /&gt;Supports: Windows Vista (64-bit), Windows Vista (32-bit), Windows XP&lt;br /&gt;Note: This file contains the Windows XP(32-bit) and Vista (32 and 64-bit) Alps touchpad driver for the computer models and components listed.&lt;br /&gt; 7/20/2009&lt;br /&gt;9,344 KB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Save Driver] Save for later&lt;br /&gt; Video Downloads  &lt;br /&gt; Description  File Info  &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; VGA_Intel_v6.14.10.4980_XPx86.zip - Intel VGA Driver v6.14.10.4980&lt;br /&gt;Supports: Windows XP&lt;br /&gt;Note: This file contains the Windows XP(32-bit) Intel video driver for the computer models and components listed.&lt;br /&gt; 7/20/2009&lt;br /&gt;20,448 KB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Save Driver] Save for later&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; VGA_Intel_v7.15.10.1599_VISTAx64.zip - Intel VGA Driver v6.14.10.4980&lt;br /&gt;Supports: Windows Vista (64-bit)&lt;br /&gt;Note: This file contains the Windows Vista(64-bit) Intel video driver for the computer models and components listed.&lt;br /&gt; 7/20/2009&lt;br /&gt;20,595 KB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Save Driver] Save for later&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; VGA_Intel_v7.15.10.1599_VISTAx86.zip - Intel VGA Driver v6.14.10.4980&lt;br /&gt;Supports: Windows Vista (32-bit)&lt;br /&gt;Note: This file contains the Windows Vista(32-bit) Intel video driver for the computer models and components listed.&lt;br /&gt; 7/20/2009&lt;br /&gt;21,427 KB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Save Driver] Save for later&lt;br /&gt; Webcam Downloads  &lt;br /&gt; Description  File Info  &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; WebCam_AP_Suyin_v5.0.8.1_XP_Va.zip - Suyin Webcam Driver v5.0.8.1&lt;br /&gt;Supports: Windows Vista (64-bit), Windows Vista (32-bit), Windows XP&lt;br /&gt;Note: This file contains the Windows XP(32-bit) and Vista (32 and 64-bit) Suyin webcam driver for the computer models and components listed.&lt;br /&gt; 7/20/2009&lt;br /&gt;3,354 KB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Save Driver] Save for later&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; WebCam_AP_Chicony_v1.0.4.115_XP_Va.zip - Chicony Webcam Driver v1.0.4.115&lt;br /&gt;Supports: Windows Vista (64-bit), Windows Vista (32-bit), Windows XP&lt;br /&gt;Note: This file contains the Windows XP(32-bit) and Vista (32 and 64-bit) Chicony webcam driver for the computer models and components listed.&lt;br /&gt; 7/20/2009&lt;br /&gt;2,772 KB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Save Driver] Save for later&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; WebCam_Chicony_v5.8.49001.2_XPx86.zip - Chicony Webcam Driver v5.8.49001.2&lt;br /&gt;Supports: Windows XP&lt;br /&gt;Note: This file contains the Windows XP(32-bit) Chicony webcam driver for the computer models and components listed.&lt;br /&gt; 7/20/2009&lt;br /&gt;6,737 KB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Save Driver] Save for later&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; WebCam_Suyin_v5.8.48.500_XPx86.zip - Suyin Webcam Driver v5.8.48.500&lt;br /&gt;Supports: Windows XP&lt;br /&gt;Note: This file contains the Windows XP(32-bit) Suyin webcam driver for the computer models and components listed.&lt;br /&gt; 7/20/2009&lt;br /&gt;6,807 KB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Save Driver] Save for later&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;multiple drivers for a component are listed below, select the one that matches your operating system. If you're still not sure which one to download, use your system's Device Manager to identify the name and version of your installed component, then return here to select the correct driver.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1371000015272472145-704940523440324045?l=amma06.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://support.gateway.com/support/drivers/search.asp?st=pn&amp;param=EMD725&amp;site=emachines' title='driver emachines'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amma06.blogspot.com/feeds/704940523440324045/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1371000015272472145&amp;postID=704940523440324045' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/704940523440324045'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/704940523440324045'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amma06.blogspot.com/2009/09/driver-emachines.html' title='driver emachines'/><author><name>muhammad al Idsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15114300583919009618</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/SY2Uf1iBkPI/AAAAAAAAAQ0/74XOnOO9Y98/S220/Aang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/SqIfm652OUI/AAAAAAAAAUw/oUk8AOOWBcg/s72-c/emd525-emd725-NV.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1371000015272472145.post-1079370772240701607</id><published>2009-09-02T16:35:00.001+07:00</published><updated>2009-10-10T17:56:39.876+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='amma'/><title type='text'>Apa itu file PDF dan bagaimana membuatnya?</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Mencegah anak anda surfing ke situs porno.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggunaan internet dari hari ke hari bertambah secara eksponensial. Jumlah situspun dari hari semakin bertambah termasuk situs porno yang memuat gambar statis, video porno sampai ke sex online on demand.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain pendidikan agama, pendidikan sex, pendekatan kasih sayang, pengarahan, komunikasi terbuka yang telah diberikan oleh orang tua kepada si anak, sebagai orang tua kita patut was-was akan pengaruh dan perkembangan sisi negatif dari internet ini. Berbagai barikade perlu dipasang agar anak kita tidak sampai kecanduan surfing  ke situs porno yang akan mempengaruhi perkembangan jiwa dan perlikau si anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya aplikasi atau software ini dibuat oleh WRAAC.org, suatu organisasi non-profit. Organisasi ini didirikan oleh para orang tua yang berasal dari beragam latar belakang yang memiliki keluarga dan anak serta memiliki kekuatiran yang sama terhadap anak-anak mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daripada anda tidak melakukan apa-apa, mari coba download aplikasinya di http://parentalcontrolbar.org/ . Semoga artikel ini bermanfaat!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Apa itu file PDF dan bagaimana membuatnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dokumen atau file PDF telah menjadi standar dunia sebagai dokumen elektronik (digital). Kita boleh membuat dokumen asal dengan memakai Word atau Excel terlebih dahulu. Biasanya dokumen asal tersebut kita beri format, layout, grafik, font serta gambar tertentu, bukan? Setelah dokumen asal yang kita buat tersebut sudah sempurna, maka kita dapat mengkonversi file tersebut yang tadinya ber-extension .doc atau .xls ke .pdf. Bila file PDF ini anda kirim ke orang lain, maka orang lain akan membaca/melihat dokumen tersebut seperti apa yang anda lihat atau buat terdahulu di Word maupun Excel. Sekali lagi anda tidak perlu kuatir, sepanjang file tersebut sudah dikonversi ke pdf maka format, layout dan lain-lainnya dari dokumen asal sudah final/tetap (tidak berubah lagi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu, untuk merubah dokumen asal tersebut kita memerlukan software atau aplikasi tertentu. Software atau aplikasi ini sudah banyak beredar di pasaran. Salah satunya ialah  Adobe Acrobat (hati-hati ya, bukan Adobe Acrobat Reader yang dapat kita download gratis dari website Adobe). Selain Adobe Acrobat, kita juga bisa memakai PDF2Click, PDF Converter dan banyak lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membaca file PDF tersebut, kita harus memiliki software-nya juga yaitu Adobe Acrobat Reader. Software yang satu ini bisa di-download gratis dari website Adobe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkat kata untuk mengkonversi dokumen ke PDF kita perlu membeli software-nya. Sedangkan untuk membaca tidak perlu biaya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1371000015272472145-1079370772240701607?l=amma06.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amma06.blogspot.com/feeds/1079370772240701607/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1371000015272472145&amp;postID=1079370772240701607' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/1079370772240701607'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/1079370772240701607'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amma06.blogspot.com/2009/09/situs-porno-apa-itu-file-pdf-dan.html' title='Apa itu file PDF dan bagaimana membuatnya?'/><author><name>muhammad al Idsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15114300583919009618</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/SY2Uf1iBkPI/AAAAAAAAAQ0/74XOnOO9Y98/S220/Aang.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1371000015272472145.post-7879939593234213246</id><published>2009-08-27T13:18:00.000+07:00</published><updated>2009-08-27T13:19:39.959+07:00</updated><title type='text'>Puasa Tetapi Tidak Shalat</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Al Lajnah Ad Da’imah lil Buhuts Ilmiyyah wal Ifta’ (Komisi Fatwa di Saudi Arabia) pernah ditanya:&lt;br /&gt;“Apabila seseorang hanya semangat melakukan puasa dan shalat di bulan Ramadhan,  namun setelah Ramadhan berakhir dia meninggalkan shalat, apakah puasanya di bulan Ramadhan diterima?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Shalat merupakan salah satu rukun Islam. Shalat merupakan rukun Islam terpenting setelah dua kalimat syahadat. Dan hukum shalat adalah wajib bagi setiap individu. Barangsiapa meninggalkan shalat karena menentang kewajibannya atau meninggalkannya karena menganggap remeh dan malas-malasan, maka dia telah kafir. Adapun orang yang melakukan puasa Ramadhan dan mengerjakan shalat hanya di bulan Ramadhan saja, maka orang seperti ini berarti telah melecehkan agama Allah. (Sebagian salaf mengatakan), “Sejelek-jelek kaum adalah yang mengenal Allah (rajin ibadah, pen) hanya pada bulan Ramadhan saja.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, tidak sah puasa seseorang yang tidak melaksanakan shalat di luar bulan Ramadhan. Bahkan orang seperti ini (yang meninggalkan shalat) dinilai kafir dan telah melakukan kufur akbar, walaupun orang ini tidak menentang kewajiban shalat. Orang seperti ini tetap dianggap kafir menurut pendapat ulama yang paling kuat. Karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sendiri telah bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الْعَهْدُ الَّذِى بَيْنَنَا وَبَيْنَهُمُ الصَّلاَةُ فَمَنْ تَرَكَهَا فَقَدْ كَفَرَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Perjanjian antara kami dan mereka (orang kafir) adalah mengenai shalat, barangsiapa meninggalkannya maka dia telah kafir.” (HR. Ahmad, Abu Daud, At Tirmidzi, An Nasa’i, Ibnu Majah dengan sanad yang shahih dari Buraidah Al Aslamiy)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;رَأْسُ الأَمْرِ الإِسْلاَمُ وَعَمُودُهُ الصَّلاَةُ وَذِرْوَةُ سَنَامِهِ الْجِهَادُ فِي سَبِيْلِ اللهِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Inti (pokok) segala perkara adalah Islam, tiangnya (penopangnya) adalah shalat, dan puncaknya adalah jihad di jalan Allah.” (HR. Tirmidzi dengan sanad shahih dari Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;بَيْنَ الرَّجُلِ وَبَيْنَ  الْكُفْرِ وَ الشِّرْكِ تَرْكُ الصَّلاَةِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pembatas antara seorang muslim dengan kekafiran dan kesyirikan adalah meninggalkan shalat.” (HR. Muslim dari Jabir bin ‘Abdillah Al Anshoriy)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan banyak hadits yang semakna dengan hadits-hadits di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa billahit taufiq, wa shallallahu ‘ala Nabiyyina Muhammad wa alihi wa shohbihi wa sallam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al Lajnah Ad-Daimah Lil Buhuts Al ‘Ilmiyyah wal Ifta’&lt;br /&gt;Ditandatangani oleh ‘Abdullah bin Mani’ dan ‘Abdullah bin Ghodyan selaku anggota, ‘Abdur Rozaq ‘Afifi selaku Wakil Ketua dan ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz selaku Ketua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Sumber: Fatawa Al Lajnah Ad Da-imah Lil Buhuts Ilmiyyah wal Ifta', pertanyaan ke-3, Fatawa no. 102, 10/139-141]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kita menyimak tulisan di atas, sudah selayaknya seorang muslim menjaga amalan shalat agar amalan lainnnya pun menjadi teranggap dan bernilai di sisi Allah. Kadar Islam seseorang akan dinilai dari penjagaan dirinya terhadap shalat. Imam Ahmad –rahimahullah- mengatakan, “Setiap orang yang meremehkan perkara shalat, berarti telah meremehkan agama. Seseorang memiliki bagian dalam Islam sebanding dengan penjagaannya terhadap shalat lima waktu. Seseorang yang dikatakan semangat dalam Islam adalah orang yang betul-betul memperhatikan shalat lima waktu. Kenalilah dirimu, wahai hamba Allah. Waspadalah! Janganlah engkau menemui Allah, sedangkan engkau tidak memiliki bagian dalam Islam. Kadar Islam dalam hatimu, sesuai dengan kadar shalat dalam hatimu.” (Lihat Ash Sholah, hal. 12)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, sudah saatnya seorang hamba yang sering melalaikan shalat untuk bertaubat sebenar-benarnya dengan ikhlas karen Allah, menyesali dosa yang telah dia lakukan, kembali rutin mengerjakan shalat dan bertekad untuk tidak meninggalkannya lagi. Semoga Allah memudahkan kita dalam melakukan ketaatan kepada-Nya dan menerima setiap taubat kita. Amin Yaa Mujibas Sa’ilin. [Muhammad Abduh Tuasikal]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penerjemah: Muhammad Abduh Tuasikal&lt;br /&gt;Artikel www.muslim.or.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin -rahimahullah- pernah ditanya: “Apa hukum orang yang berpuasa namun meninggalkan shalat?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau rahimahullah menjawab:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Puasa yang dilakukan oleh orang yang meninggalkan shalat tidaklah diterima karena orang yang meninggalkan shalat adalah kafir dan murtad. Dalil bahwa meninggalkan shalat termasuk bentuk kekafiran adalah firman Allah Ta’ala,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;فَإِنْ تَابُوا وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَآَتَوُا الزَّكَاةَ فَإِخْوَانُكُمْ فِي الدِّينِ وَنُفَصِّلُ الْآَيَاتِ لِقَوْمٍ يَعْلَمُونَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jika mereka bertaubat, mendirikan sholat dan menunaikan zakat, maka (mereka itu) adalah saudara-saudaramu seagama. Dan Kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi kaum yang mengetahui.” (Qs. At Taubah [9]: 11)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan lain adalah sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;بَيْنَ الرَّجُلِ وَبَيْنَ الشِّرْكِ وَالْكُفْرِ تَرْكُ الصَّلاَةِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pembatas antara seorang muslim dengan kesyirikan dan kekafiran adalah meninggalkan shalat.” (HR. Muslim no. 82)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الْعَهْدُ الَّذِى بَيْنَنَا وَبَيْنَهُمُ الصَّلاَةُ فَمَنْ تَرَكَهَا فَقَدْ كَفَرَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Perjanjian antara kami dan mereka (orang kafir) adalah mengenai shalat. Barangsiapa meninggalkannya maka dia telah kafir.” (HR. Ahmad, At Tirmidzi, An Nasa’i, Ibnu Majah. Dikatakan shahih oleh Syaikh Al Albani)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat yang mengatakan bahwa meninggalkan shalat merupakan suatu kekafiran adalah pendapat mayoritas sahabat Nabi bahkan dapat dikatakan pendapat tersebut adalah ijma’ (kesepakatan) para sahabat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘Abdullah bin Syaqiq –rahimahullah- (seorang tabi’in yang sudah masyhur) mengatakan, “Para sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah pernah menganggap suatu amalan yang apabila seseorang meninggalkannya akan menyebabkan dia kafir selain perkara shalat.” [Perkataan ini diriwayatkan oleh At Tirmidzi dari 'Abdullah bin Syaqiq Al 'Aqliy; seorang tabi'in. Hakim mengatakan bahwa hadits ini bersambung dengan menyebut Abu Hurairah di dalamnya. Dan sanad (periwayat) hadits ini adalah shohih. Lihat Ats Tsamar Al Mustathob fi Fiqhis Sunnah wal Kitab, hal. 52, -pen]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, apabila seseorang berpuasa namun dia meninggalkan shalat, puasa yang dia lakukan tidaklah sah (tidak diterima). Amalan puasa yang dia lakukan tidaklah bermanfaat pada hari kiamat nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penerjemah: Muhammad Abduh Tuasikal&lt;br /&gt;Artikel www.muslim.or.id&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Oleh sebab itu, kami katakan, “Shalatlah kemudian tunaikanlah puasa.” Adapun jika engkau puasa namun tidak shalat, amalan puasamu akan tertolak karena orang kafir (karena sebab meninggalkan shalat) tidak diterima ibadah dari dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Sumber: Majmu' Fatawa wa Rosa-il Ibnu 'Utsaimin, 17/62, Asy Syamilah]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1371000015272472145-7879939593234213246?l=amma06.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amma06.blogspot.com/feeds/7879939593234213246/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1371000015272472145&amp;postID=7879939593234213246' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/7879939593234213246'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/7879939593234213246'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amma06.blogspot.com/2009/08/puasa-tetapi-tidak-shalat.html' title='Puasa Tetapi Tidak Shalat'/><author><name>muhammad al Idsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15114300583919009618</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/SY2Uf1iBkPI/AAAAAAAAAQ0/74XOnOO9Y98/S220/Aang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1371000015272472145.post-8376648639956492405</id><published>2009-08-27T13:15:00.000+07:00</published><updated>2009-08-27T13:17:44.816+07:00</updated><title type='text'>Dzikir-Dzikir di Bulan Ramadhan</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dzikir-Dzikir di Bulan Ramadhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dzikir Ketika Melihat Hilal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melihat hilal beliau membaca,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;اللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالْيُمْنِ وَالإِِيمَانِ ، وَالسَّلامَةِ وَالإِِسْلامِ ، رَبِّي وَرَبُّكَ اللَّهُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Allahumma ahillahu ‘alayna bilyumni wal iimaani was salaamati wal islaami. Robbii wa Robbukallah. [Ya Allah, tampakkan bulan itu kepada kami dengan membawa keberkahan dan keimanan, keselamatan dan Islam. Rabbku dan Rabbmu (wahai bulan sabit) adalah Allah]” (HR. Ahmad, Tirmidzi, dan Ad Darimi. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan  bahwa hadits ini hasan karena memiliki penguat dari hadits lainnya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ucapan Ketika Dicela atau Diganggu (Diusilin) Orang Lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;فَإِنْ سَابَّكَ أَحَدٌ أَوْ جَهُلَ عَلَيْكَ فَلْتَقُلْ : إِنِّي صَائِمٌ ، إِنِّي صَائِمٌ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apabila ada seseorang yang mencelamu atau berbuat usil padamu, katakanlah padanya, “Inni shoo-imun, inni shoo-imun [Aku sedang puasa, aku sedang puasa]“.” (HR. Ibnu Majah dan Hakim. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih). An Nawawi mengatakan, “Termasuk yang dianjurkan adalah jika seseorang dicela oleh orang lain atau diajak berkelahi ketika dia sedang berpuasa, maka katakanlah “Inni shoo-imun, inni shoo-imun [Aku sedang puasa, aku sedang puasa]“, sebanyak dua kali atau lebih. (Al Adzkar, 183)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Do’a Ketika Berbuka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika berbuka membaca,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dzahabazh zhoma-u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah [Rasa haus telah hilang dan urat-urat telah basah, dan pahala telah ditetapkan insya Allah]” (HR. Abu Daud. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun mengenai do’a berbuka yang biasa tersebar di tengah-tengah kaum muslimin: “Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa ‘ala rizqika afthortu….”, perlu diketahui bahwa ada beberapa riwayat yang membicarakan do’a ketika berbuka semacam ini. Di antaranya adalah dalam Sunan Abu Daud no. 2357, Ibnus Sunni dalam ‘Amalul Yaum wal Lailah no. 481 dan no. 482. Namun hadits-hadits yang membicarakan hal ini adalah hadits-hadits yang lemah. Di antara hadits tersebut ada yang mursal yang dinilai lemah oleh para ulama pakar hadits. Juga ada perowi yang meriwayatkan hadits tersebut yang dinilai lemah dan pendusta oleh para ulama pakar hadits. (Lihat Dho’if Abu Daud no. 2011 dan catatan kaki Al Adzkar yang ditakhrij oleh ‘Ishomuddin Ash Shobaabtiy)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Do’a Kepada Orang yang Memberi Makan dan Minum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam diberi minum, beliau pun mengangkat kepalanya ke langit dan mengucapkan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أَللَّهُمَّ أَطْعِمْ مَنْ أَطْعَمَنِى وَأَسْقِ مَنْ سْقَانِى&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Allahumma ath’im man ath’amanii wasqi man saqoonii” [Ya Allah, berilah ganti makanan kepada orang yang memberi makan kepadaku dan berilah minuman kepada orang yang memberi minuman kepadaku] (HR. Muslim no. 2055)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Do’a Ketika Berbuka Puasa di Rumah Orang Lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika disuguhkan makanan oleh Sa’ad bin ‘Ubadah, beliau mengucapkan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أَفْطَرَ عِنْدَكُمُ الصَّائِمُونَ وَأَكَلَ طَعَامَكُمُ الأَبْرَارُ وَصَلَّتْ عَلَيْكُمُ الْمَلاَئِكَةُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Afthoro ‘indakumush shoo-imuuna wa akala tho’amakumul abroor wa shollat ‘alaikumul malaa-ikah [Orang-orang yang berpuasa berbuka di tempat kalian, orang-orang yang baik menyantap makanan kalian dan malaikat pun mendo'akan agar kalian mendapat rahmat].” (HR. Abu Daud dan Ibnu Majah. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Do’a Setelah Shalat Witir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa pada saat witir membaca surat “Sabbihisma Robbikal a’laa” (surat Al A’laa), “Qul yaa ayyuhal kaafiruun” (surat Al Kafirun), dan “Qul huwallahu ahad” (surat Al Ikhlas). Kemudian setelah salam beliau mengucapkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Subhaanal malikil qudduus”, sebanyak tiga kali dan beliau mengeraskan suara pada bacaan ketiga. (HR. Abu Daud dan An Nasa-i. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga mengucapkan di akhir witirnya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِرِضَاكَ مِنْ سَخَطِكَ وَبِمُعَافَاتِكَ مِنْ عُقُوبَتِكَ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْكَ لاَ أُحْصِى ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Allahumma inni a’udzu bika bi ridhooka min sakhotik wa bi mu’afaatika min ‘uqubatik, wa a’udzu bika minka laa uh-shi tsanaa-an ‘alaik, anta kamaa atsnaita ‘ala nafsik” [Ya Allah, aku berlindung dengan keridhoan-Mu dari kemarahan-Mu, dan dengan kesalamatan-Mu dari hukuman-Mu dan aku berlindung kepada-Mu dari siksa-Mu. Aku tidak mampu menghitung pujian dan sanjungan kepada-Mu, Engkau adalah sebagaimana yang Engkau sanjukan kepada diri-Mu sendiri]. (HR. Abu Daud, Tirmidzi, An Nasa-i dan Ibnu Majah. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Do’a di Malam Lailatul Qadar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangat dianjurkan untuk memperbanyak do’a pada lailatul qadar, lebih-lebih do’a yang dianjurkan oleh suri tauladan kita –Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam- sebagaimana terdapat dalam hadits dari Aisyah. Beliau radhiyallahu ‘anha berkata, “Katakan padaku wahai Rasulullah, apa pendapatmu, jika aku mengetahui suatu malam adalah lailatul qadar. Apa yang aku katakan di dalamnya?” Beliau menjawab, “Katakanlah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّى&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu anni’ [Ya Allah sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf lagi Maha Mulia yang menyukai permintaan maaf, maafkanlah aku].” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal (http://rumaysho.com)&lt;br /&gt;Dipublikasikan oleh muslim.or.id&lt;br /&gt;Shalat ini dinamakan tarawih yang artinya istirahat karena orang yang melakukan shalat tarawih beristirahat  setelah melaksanakan shalat empat raka’at. Shalat tarawih termasuk qiyamul lail atau shalat malam. Akan tetapi shalat tarawih ini dikhususkan di bulan Ramadhan. Jadi, shalat tarawih ini adalah shalat malam yang dilakukan di bulan Ramadhan. (Lihat Al Jaami’ li Ahkamish Sholah, 3/63 dan Al Mawsu’ah Al Fiqhiyyah Al Kuwaitiyyah, 2/9630)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun shalat tarawih tidak disyariatkan untuk tidur terlebih dahulu dan shalat tarawih hanya khusus dikerjakan di bulan Ramadhan. Sedangkan shalat tahajjud menurut mayoritas pakar fiqih adalah shalat sunnah yang dilakukan setelah bangun tidur dan dilakukan di malam mana saja. (Al Mawsu’ah Al Fiqhiyyah Al Kuwaitiyyah, 2/9630)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ulama sepakat bahwa shalat tarawih hukumnya adalah sunnah (dianjurkan). Bahkan menurut Ahnaf, Hanabilah, dan Malikiyyah, hukum shalat tarawih adalah sunnah mu’akkad (sangat dianjurkan). Shalat ini dianjurkan bagi laki-laki dan perempuan. Shalat tarawih merupakan salah satu syi’ar Islam. (Al Mawsu’ah Al Fiqhiyyah Al Kuwaitiyyah, 2/9631)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keutamaan Shalat Tarawih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, akan mendapatkan ampunan dosa yang telah lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Barangsiapa melakukan qiyam Ramadhan karena iman dan mencari pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari no. 37 dan Muslim no. 759). Yang dimaksud qiyam Ramadhan adalah shalat tarawih sebagaimana yang dituturkan oleh An Nawawi. (Syarh Muslim, 3/101)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits ini memberitahukan bahwa shalat tarawih bisa menggugurkan dosa dengan syarat karena iman yaitu membenarkan pahala yang dijanjikan oleh Allah dan mencari pahala dari Allah, bukan karena riya’ atau alasan lainnya. (Fathul Bari, 6/290)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang dimaksud “pengampunan dosa” dalam hadits ini adalah bisa mencakup dosa besar dan dosa kecil berdasarkan tekstual hadits, sebagaimana ditegaskan oleh Ibnul Mundzir. Namun An Nawawi mengatakan bahwa yang dimaksudkan pengampunan dosa di sini adalah khusus untuk dosa kecil. (Lihat Fathul Bari, 6/290)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, shalat tarawih bersama imam seperti shalat semalam penuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Dzar, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengumpulkan keluarga dan para sahabatnya. Lalu beliau bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إِنَّهُ مَنْ قَامَ مَعَ الإِمَامِ حَتَّى يَنْصَرِفَ كُتِبَ لَهُ قِيَامُ لَيْلَةً&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Siapa yang shalat bersama imam sampai ia selesai, maka ditulis untuknya pahala qiyam satu malam penuh.” (HR. Ahmad dan Tirmidzi. Syaikh Al Albani dalam Al Irwa’ 447 mengatakan bahwa hadits ini shahih).  Hal ini sekaligus merupakan anjuran agar kaum muslimin mengerjakan shalat tarawih secara berjama’ah dan mengikuti imam hingga selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, shalat tarawih adalah seutama-utamanya shalat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ulama-ulama Hanabilah (madzhab Hambali) mengatakan bahwa seutama-utamanya shalat sunnah adalah shalat yang dianjurkan dilakukan secara berjama’ah. Karena shalat seperti ini hampir serupa dengan shalat fardhu. Kemudian shalat yang lebih utama lagi adalah shalat rawatib (shalat yang mengiringi shalat fardhu, sebelum atau sesudahnya). Shalat yang paling ditekankan dilakukan secara berjama’ah adalah shalat kusuf (shalat gerhana) kemudian shalat tarawih. (Al Mawsu’ah Al Fiqhiyyah Al Quwaitiyyah, 2/9633)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tarawih Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Salamah bin ‘Abdirrahman, dia mengabarkan bahwa dia pernah bertanya pada ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, “Bagaimana shalat malam Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam di bulan Ramadhan?” ‘Aisyah mengatakan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مَا كَانَ رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – يَزِيدُ فِى رَمَضَانَ وَلاَ فِى غَيْرِهِ عَلَى إِحْدَى عَشْرَةَ رَكْعَةً&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah menambah jumlah raka’at dalam shalat malam di bulan Ramadhan dan tidak pula dalam shalat lainnya lebih dari 11 raka’at.” (HR. Bukhari no. 1147 dan Muslim no. 738)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Jabir bin ‘Abdillah radhiyallahu ‘anhu, beliau menuturkan, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah shalat bersama kami di bulan Ramadhan sebanyak 8 raka’at lalu beliau berwitir. Pada malam berikutnya, kami pun berkumpul di masjid sambil berharap beliau akan keluar. Kami terus menantikan beliau di situ hingga datang waktu fajar. Kemudian kami menemui beliau dan bertanya, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya kami menunggumu tadi malam, dengan harapan engkau akan shalat bersama kami.” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Sesungguhnya aku khawatir kalau akhirnya shalat tersebut menjadi wajib bagimu.” (HR. Ath Thabrani, Ibnu Hibban dan Ibnu Khuzaimah. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa derajat hadits ini hasan. Lihat Shalat At Tarawih, hal. 21)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;As Suyuthi mengatakan, “Telah ada beberapa hadits shahih dan juga hasan mengenai perintah untuk melaksanakan qiyamul lail di bulan Ramadhan dan ada pula dorongan untuk melakukannya tanpa dibatasi dengan jumlah raka’at tertentu. Dan tidak ada hadits shahih yang mengatakan bahwa jumlah raka’at tarawih yang dilakukan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah 20 raka’at. Yang dilakukan oleh beliau adalah beliau shalat beberapa malam namun tidak disebutkan batasan jumlah raka’atnya. Kemudian beliau pada malam keempat tidak melakukannya agar orang-orang tidak menyangka bahwa shalat tarawih adalah wajib.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Hajar Al Haitsamiy mengatakan, “Tidak ada satu hadits shahih pun yang menjelaskan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melaksanakan shalat tarawih 20 raka’at. Adapun hadits yang mengatakan “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa melaksanakan shalat (tarawih) 20 raka’at”, ini adalah hadits yang sangat-sangat lemah.” (Al Mawsu’ah Al Fiqhiyyah Al Quwaitiyyah, 2/9635)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Hajar Al Asqolani mengatakan, “Adapun yang diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah dari hadits Ibnu ‘Abbas bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam shalat di bulan Ramadhan 20 raka’at ditambah witir, sanad hadits itu adalah dho’if. Hadits ‘Aisyah yang mengatakan bahwa shalat Nabi tidak lebih dari 11 raka’at juga bertentangan dengan hadits Ibnu Abi Syaibah ini. Padahal ‘Aisyah sendiri lebih mengetahui seluk-beluk kehidupan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pada waktu malam daripada yang lainnya. Wallahu a’lam.” (Fathul Bari, 6/295)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah Raka’at Shalat Tarawih yang Dianjurkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah raka’at shalat tarawih yang dianjurkan adalah tidak lebih dari 11 atau 13 raka’at. Inilah yang dipilih oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagaimana disebutkan dalam hadits-hadits yang telah lewat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘Aisyah mengatakan, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah menambah jumlah raka’at dalam shalat malam di bulan Ramadhan dan tidak pula dalam shalat lainnya lebih dari 11 raka’at.” (HR. Bukhari no. 1147 dan Muslim no. 738)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Ibnu ‘Abbas, beliau berkata,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;كَانَ صَلاَةُ النَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – ثَلاَثَ عَشْرَةَ رَكْعَةً . يَعْنِى بِاللَّيْلِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Shalat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam di malam hari adalah 13 raka’at.” (HR. Bukhari no. 1138 dan Muslim no. 764). Sebagian ulama mengatakan bahwa shalat malam yang dilakukan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah 11 raka’at. Adapun dua raka’at lainnya adalah dua raka’at ringan yang dikerjakan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai pembuka melaksanakan shalat malam, sebagaimana hal ini dikatakan oleh Ibnu Hajar dalam Fathul Bari (4/123, Asy Syamilah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bolehkah Menambah Raka’at Shalat Tarawih Lebih Dari 11 Raka’at?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mayoritas ulama terdahulu dan ulama belakangan, mengatakan  bahwa boleh menambah raka’at dari yang dilakukan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu ‘Abdil Barr mengatakan, “Sesungguhnya shalat malam tidak memiliki batasan jumlah raka’at tertentu. Shalat malam adalah shalat nafilah (yang dianjurkan), termasuk amalan dan perbuatan baik. Siapa saja boleh mengerjakan sedikit raka’at. Siapa yang mau juga boleh mengerjakan banyak.” (At Tamhid, 21/70)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang membenarkan pendapat ini adalah dalil-dalil berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;صَلاَةُ اللَّيْلِ مَثْنَى مَثْنَى فَإِذَا خِفْتَ الصُّبْحَ فَأَوْتِرْ بِوَاحِدَةٍ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Shalat malam adalah dua raka’at dua raka’at. Jika engkau khawatir masuk waktu shubuh, lakukanlah shalat witir satu raka’at.” (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;فَأَعِنِّى عَلَى نَفْسِكَ بِكَثْرَةِ السُّجُودِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bantulah aku (untuk mewujudkan cita-citamu) dengan memperbanyak sujud (shalat).” (HR. Muslim no. 489)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;فَإِنَّكَ لاَ تَسْجُدُ لِلَّهِ سَجْدَةً إِلاَّ رَفَعَكَ اللَّهُ بِهَا دَرَجَةً وَحَطَّ عَنْكَ بِهَا خَطِيئَةً&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya engkau tidaklah melakukan sekali sujud kepada Allah melainkan Allah akan meninggikan satu derajat bagimu dan menghapus satu kesalahanmu.” (HR. Muslim no. 488)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari dalil-dalil di atas menunjukkan beberapa hal:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, Pilihan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang memilih shalat tarawih dengan 11 atau 13 raka’at ini bukanlah pengkhususan dari tiga dalil di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan pertama, perbuatan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah mengkhususkan ucapan beliau sendiri, sebagaimana hal ini telah diketahui dalam ilmu ushul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan kedua, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah melarang menambah lebih dari 11 raka’at. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan, “Shalat malam di bulan Ramadhan tidaklah dibatasi oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan bilangan tertentu. Yang dilakukan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah beliau tidak menambah di bulan Ramadhan atau bulan lainnya lebih dari 13 raka’at, akan tetapi shalat tersebut dilakukan dengan raka’at yang panjang. …Barangsiapa yang mengira bahwa shalat malam di bulan Ramadhan memiliki bilangan raka’at tertentu yang ditetapkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, tidak boleh ditambahi atau dikurangi dari jumlah raka’at yang beliau lakukan, sungguh dia telah keliru.” (Majmu’ Al Fatawa, 22/272)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan ketiga, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak memerintahkan para sahabat untuk melaksanakan shalat malam dengan 11 raka’at. Seandainya hal ini diperintahkan tentu saja beliau akan memerintahkan sahabat untuk melaksanakan shalat 11 raka’at, namun tidak ada satu orang pun yang mengatakan demikian. Oleh karena itu, tidaklah tepat mengkhususkan dalil yang bersifat umum yang telah disebutkan di atas. Dalam ushul telah diketahui bahwa dalil yang bersifat umum tidaklah dikhususkan dengan dalil yang bersifat khusus kecuali jika ada pertentangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa melakukan shalat malam dengan bacaan yang panjang dalam setiap raka’at. Di zaman setelah beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, orang-orang begitu berat jika melakukan satu raka’at begitu lama. Akhirnya, ‘Umar memiliki inisiatif agar shalat tarawih dikerjakan dua puluh raka’at agar bisa lebih lama menghidupkan malam Ramadhan, namun dengan bacaan yang ringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan, “Tatkala ‘Umar mengumpulkan manusia dan Ubay bin Ka’ab sebagai imam, dia melakukan shalat sebanyak 20 raka’at kemudian melaksanakan witir sebanyak tiga raka’at. Namun ketika itu bacaan setiap raka’at lebih ringan dengan diganti raka’at yang ditambah. Karena melakukan semacam ini lebih ringan bagi makmum daripada melakukan satu raka’at dengan bacaan yang begitu panjang.” (Majmu’ Al Fatawa, 22/272)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keenam, telah terdapat dalil yang shahih bahwa ‘Umar bin Al Khottob pernah mengumpulkan manusia untuk melaksanakan shalat tarawih, Ubay bin Ka’ab dan Tamim Ad Daari ditunjuk sebagai imam. Ketika itu mereka melakukan shalat tarawih sebanyak 21 raka’at. Mereka membaca dalam shalat tersebut ratusan ayat dan shalatnya berakhir ketika mendekati waktu shubuh. (Diriwayatkan oleh ‘Abdur Razaq no. 7730, Ibnul Ja’di no. 2926, Al Baihaqi 2/496. Sanad hadits ini shahih. Lihat Shahih Fiqh Sunnah, 1/416)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga terdapat dalil yang menunjukkan bahwa mereka melakukan shalat tarawih sebanyak 11 raka’at. Dari As Saa-ib bin Yazid, beliau mengatakan bahwa ‘Umar bin Al Khottob memerintah Ubay bin Ka’ab dan Tamim Ad Daariy untuk melaksanakan shalat tarawih sebanyak 11 raka’at. As Saa-ib mengatakan, “Imam membaca ratusan ayat, sampai-sampai kami bersandar pada tongkat karena saking lamanya. Kami selesai hampir shubuh.” (HR. Malik dalam Al Muqatho’, 1/137, no. 248. Sanadnya shahih. Lihat Shahih Fiqih Sunnah 1/418)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai Pendapat Mengenai Jumlah Raka’at Shalat Tarawih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, shalat tarawih 11 atau 13 raka’at yang dilakukan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bukanlah pembatasan. Sehingga para ulama dalam pembatasan jumlah raka’at shalat tarawih ada beberapa pendapat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat pertama, yang membatasi hanya sebelas raka’at. Alasannya karena inilah yang dilakukan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Inilah pendapat Syaikh Al Albani dalam kitab beliau Shalatut Tarawaih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat kedua, shalat tarawih adalah 20 raka’at (belum termasuk witir). Inilah pendapat mayoritas ulama semacam Ats Tsauri, Al Mubarok, Asy Syafi’i, Ash-haabur Ro’yi, juga diriwayatkan dari ‘Umar, ‘Ali dan sahabat lainnya. Bahkan pendapat ini adalah kesepakatan (ijma’) para sahabat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al Kasaani mengatakan, “‘Umar mengumpulkan para sahabat untuk melaksanakan qiyam Ramadhan lalu diimami oleh Ubay bin Ka’ab radhiyallahu Ta’ala ‘anhu. Lalu shalat tersebut dilaksanakan 20 raka’at. Tidak ada seorang pun yang mengingkarinya sehingga pendapat ini menjadi ijma’ atau kesepakatan para sahabat.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ad Dasuuqiy dan lainnya mengatakan, “Shalat tarawih dengan 20 raka’at inilah yang menjadi amalan para sahabat dan tabi’in.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu ‘Abidin mengatakan, “Shalat tarawih dengan 20 raka’at inilah yang dilakukan di timur dan barat.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘Ali As Sanhuriy mengatakan, “Jumlah 20 raka’at inilah yang menjadi amalan manusia dan terus menerus dilakukan hingga sekarang ini di berbagai negeri.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al Hanabilah mengatakan, “Shalat tarawih 20 raka’at inilah yang dilakukan dan dihadiri banyak sahabat. Sehingga hal ini menjadi ijma’ atau kesepakatan sahabat. Dalil yang menunjukkan hal ini amatlah banyak.” (Lihat Al Mawsu’ah Al Fiqhiyyah Al Kuwaitiyyah, 2/9636)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat ketiga, shalat tarawih adalah 39 raka’at dan sudah termasuk witir. Inilah pendapat Imam Malik. Beliau memiliki dalil dari riwayat Daud bin Qois, dikeluarkan oleh Ibnu Abi Syaibah dan riwayatnya shahih. (Lihat Shahih Fiqh Sunnah, 1/419)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat keempat, shalat tarawih adalah 40 raka’at dan belum termasuk witir. Sebagaimana hal ini dilakukan oleh ‘Abdurrahman bin Al Aswad shalat malam sebanyak 40 raka’at dan beliau witir 7 raka’at. Bahkan Imam Ahmad bin Hambal melaksanakan shalat malam di bulan Ramadhan tanpa batasan bilangan sebagaimana dikatakan oleh ‘Abdullah. (Lihat Kasyaful Qona’ ‘an Matnil Iqna’, 3/267)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan dari pendapat-pendapat yang ada adalah sebagaimana dikatakan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah, “Semua jumlah raka’at di atas boleh dilakukan. Melaksanakan shalat malam di bulan Ramadhan dengan berbagai macam cara tadi itu sangat bagus. Dan memang lebih utama adalah melaksanakan shalat malam sesuai dengan kondisi para jama’ah. Kalau jama’ah kemungkinan senang dengan raka’at-raka’at yang panjang, maka lebih bagus melakukan shalat malam dengan 10 raka’at ditambah dengan witir 3 raka’at, sebagaimana hal ini dipraktekkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sendiri di bulan Ramdhan dan bulan lainnya. Dalam kondisi seperti itu, demikianlah yang terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun apabila para jama’ah tidak mampu melaksanakan raka’at-raka’at yang panjang, maka melaksanakan shalat malam dengan 20 raka’at itulah yang lebih utama. Seperti inilah yang banyak dipraktekkan oleh banyak ulama. Shalat malam dengan 20 raka’at adalah jalan pertengahan antara jumlah raka’at shalat malam yang sepuluh dan yang empat puluh. Kalaupun seseorang melaksanakan shalat malam dengan 40 raka’at atau lebih, itu juga diperbolehkan dan tidak dikatakan makruh sedikitpun. Bahkan para ulama juga telah menegaskan dibolehkannya hal ini semisal Imam Ahmad dan ulama lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, barangsiapa yang menyangka bahwa shalat malam di bulan Ramadhan memiliki batasan bilangan tertentu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sehingga tidak boleh lebih atau kurang dari 11 raka’at, maka sungguh dia telah keliru.” (Majmu’ Al Fatawa, 22/272)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari penjelasan di atas kami katakan, hendaknya setiap muslim bersikap arif dan bijak dalam menyikapi permasalahan ini.  Sungguh tidak tepatlah kelakuan sebagian saudara kami yang berpisah dari jama’ah shalat tarawih setelah melaksanakan shalat 8 atau 10 raka’at karena mungkin dia tidak mau mengikuti imam yang melaksanakan shalat 23 raka’at atau dia sendiri ingin melaksanakan shalat 23 raka’at di rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang keluar dari jama’ah sebelum imam menutup shalatnya dengan witir juga telah meninggalkan pahala yang sangat besar. Karena jama’ah yang mengerjakan shalat bersama imam hingga imam selesai –baik imam melaksanakan 11 atau 23 raka’at- akan memperoleh pahala shalat seperti shalat semalam penuh. “Siapa yang shalat bersama imam sampai ia selesai, maka ditulis untuknya pahala qiyam satu malam penuh.” (HR. Ahmad dan Tirmidzi. Syaikh Al Albani dalam Al Irwa’ 447 mengatakan bahwa hadits ini shahih). Semoga Allah memafkan kami dan juga mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang Paling Bagus adalah yang Panjang Bacaannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah penjelasan di atas, tidak ada masalah untuk mengerjakan shalat 11 atau 23 raka’at. Namun yang terbaik adalah yang dilakukan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, namun berdirinya agak lama. Dan boleh juga melakukan shalat tarawih dengan 23 raka’at dengan berdiri yang lebih ringan sebagaimana banyak dipilih oleh mayoritas ulama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أَفْضَلُ الصَّلاَةِ طُولُ الْقُنُوتِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sebaik-baik shalat adalah yang lama berdirinya.” (HR. Muslim no. 756)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Hurairah, beliau berkata,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عَنِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- أَنَّهُ نَهَى أَنْ يُصَلِّىَ الرَّجُلُ مُخْتَصِرًا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang seseorang shalat mukhtashiron.” (HR. Bukhari dan Muslim). Ibnu Hajar –rahimahullah- membawakan hadits  di atas dalam kitab beliau Bulughul Marom, Bab “Dorongan agar khusu’ dalam shalat.” Sebagian ulama menafsirkan ikhtishor (mukhtashiron) dalam hadits di atas adalah shalat yang ringkas (terburu-buru), tidak ada thuma’ninah ketika membaca surat, ruku’ dan sujud. (Lihat Syarh Bulughul Marom, Syaikh ‘Athiyah Muhammad Salim, 49/3, Asy Syamilah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, tidak tepat jika shalat 23 raka’at dilakukan dengan kebut-kebutan, bacaan Al Fatihah pun kadang dibaca dengan satu nafas. Bahkan kadang pula shalat 23 raka’at yang dilakukan lebih cepat selesai dari yang 11 raka’at. Ini sungguh suatu kekeliruan. Seharusnya shalat tarawih dilakukan dengan penuh khusyu’ dan thuma’ninah, bukan dengan kebut-kebutan. Semoga Allah memberi taufik dan hidayah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Setiap Dua Raka’at&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pakar fiqih berpendapat bahwa shalat tarawih dilakukan dengan salam setiap dua raka’at. Karena tarawih termasuk shalat malam. Sedangkan shalat malam dilakukan dengan dua raka’at salam dan dua raka’at salam. Dasarnya adalah sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;صَلاَةُ اللَّيْلِ مَثْنَى مَثْنَى&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Shalat malam adalah dua raka’at dua raka’at.” (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ulama-ulama Malikiyah mengatakan, “Dianjurkan bagi yang melaksanakan shalat tarawih untuk melakukan salam setiap dua raka’at dan dimakruhkan mengakhirkan salam hingga empat raka’at. … Yang lebih utama adalah salam setelah dua raka’at.” (Lihat Al Mawsu’ah Al Fiqhiyyah Al Kuwaitiyyah, 2/9640)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istirahat Tiap Selesai Empat Raka’at&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ulama sepakat tentang disyariatkannya istirahat setiap melaksanakan shalat tarawih empat raka’at. Inilah yang sudah turun temurun dilakukan oleh para salaf. Namun tidak mengapa kalau tidak istirahat ketika itu. Dan juga tidak disyariatkan untuk membaca do’a tertentu ketika melakukan istirahat. Inilah pendapat yang benar dalam madzhab Hambali. (Lihat Al Inshof, 3/117)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dasar dari hal ini adalah perkataan ‘Aisyah yang menjelaskan tata cara shalat malam Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;يُصَلِّى أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ فَلاَ تَسْأَلْ عَنْ حُسْنِهِنَّ وَطُولِهِنَّ ، ثُمَّ يُصَلِّى أَرْبَعًا فَلاَ تَسْأَلْ عَنْ حُسْنِهِنَّ وَطُولِهِنَّ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melaksanakan shalat 4 raka’at, maka janganlah tanyakan mengenai bagus dan panjang raka’atnya. Kemudian beliau melaksanakan shalat 4 raka’at lagi, maka janganlah tanyakan mengenai bagus dan panjang raka’atnya.” (HR. Bukhari no. 3569 dan Muslim no. 738)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai catatan penting, tidaklah disyariatkan membaca dzikir-dzikir tertentu atau do’a tertentu ketika istirahat setiap melakukan empat raka’at shalat tarawih, sebagaimana hal ini dilakukan sebagian muslimin di tengah-tengah kita yang mungkin saja belum mengetahui bahwa hal ini tidak ada tuntunannya dalam ajaran Islam. (Lihat Shahih Fiqih Sunnah, 1/420)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ulama-ulama Hambali mengatakan, “Tidak mengapa jika istirahat setiap melaksanakan empat raka’at shalat tarawih ditinggalkan. Dan tidak dianjurkan membaca do’a-do’a tertentu ketika waktu istirahat tersebut karena tidak adanya dalil yang menunjukkan hal ini.” (Lihat Al Mawsu’ah Al Fiqhiyyah Al Kuwaitiyyah, 2/9639)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surat yang Dibaca Ketika Shalat Tarawih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada riwayat mengenai bacaan surat tertentu dalam shalat tarawih yang dilakukan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Jadi, surat yang dibaca boleh berbeda-beda sesuai dengan keadaan. Imam dianjurkan membaca bacaan surat yang tidak sampai membuat jama’ah bubar meninggalkan shalat. Seandainya jama’ah senang dengan bacaan surat yang panjang-panjang, maka itu lebih baik berdasarkan riwayat-riwayat yang telah kami sebutkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada anjuran dari sebagian ulama semacam ulama Hanafiyah dan Hambali untuk mengkhatamkan Al Qur’an di bulan Ramadhan dengan tujuan agar manusia dapat mendengar seluruh Al Qur’an ketika melaksanakan shalat tarawih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesalahan-Kesalahan Dalam Shalat Tarawih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Menyeru Jama’ah dengan “Ash Sholaatul Jaami’ah”. Ulama-ulama hanabilah berpendapat bahwa tidak ada ucapan untuk memanggil jama’ah dengan ucapan “Ash Sholaatul Jaami’ah”. Menurut mereka, ini termasuk perkara yang diada-adakan (baca: bid’ah). (Lihat Al Mawsu’ah Al Fiqhiyyah, 2/9634)&lt;br /&gt;   2. Dzikir Jama’ah dengan Dikomandoi. Syaikh Abdul ‘Aziz bin Baz rahimahullah tatkala menjelaskan mengenai dzikir setelah shalat mengatakan, “Tidak diperbolehkan para jama’ah membaca dizkir secara berjama’ah. Akan tetapi yang tepat adalah setiap orang membaca dzikir sendiri-sendiri tanpa dikomandai oleh yang lain. Karena dzikir secara berjama’ah (bersama-sama) adalah sesuatu yang tidak ada tuntunannya dalam syari’at Islam yang suci ini.” (Majmu’ Fatawa Ibnu Baz, 11/189).&lt;br /&gt;   3. Bubar Sebelum Imam Selesai Shalat Malam. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Siapa yang shalat (malam) bersama imam hingga ia selesai, maka ditulis untuknya pahala melaksanakan shalat satu malam penuh.” (HR. Ahmad dan Tirmidzi, Shahih). Jika seseorang bubar terlebih dahulu sebelum imam selesai, maka dia akan kehilangan pahala yang disebutkan dalam hadits ini. Jika imam melaksanakan shalat tarawih ditambah shalat witir, makmum pun seharusnya ikut menyelesaikan bersama imam. Itulah yang lebih tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian sedikit pembahasan kami seputar shalat tarawih. Semoga Allah memberi taufik kepada kita agar dapat menghidupkan malam Ramadhan dengan shalat tarawih dan amalan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa shallaatu wa salaamu ‘ala Nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi wa shohbihi ajma’in. Alhamdulillahi robbil ‘alamin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal (http://rumaysho.com)&lt;br /&gt;Dipublikasikan oleh www.muslim.or.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Demikian sedikit pembahasan kami seputar shalat tarawih. Semoga Allah memberi taufik kepada kita agar dapat menghidupkan malam Ramadhan dengan shalat tarawih dan amalan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wa shallaatu wa salaamu ‘ala Nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi wa shohbihi ajma’in. Alhamdulillahi robbil ‘alamin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal (http://rumaysho.com)&lt;br /&gt;Dipublikasikan oleh www.muslim.or.id&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1371000015272472145-8376648639956492405?l=amma06.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amma06.blogspot.com/feeds/8376648639956492405/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1371000015272472145&amp;postID=8376648639956492405' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/8376648639956492405'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/8376648639956492405'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amma06.blogspot.com/2009/08/dzikir-dzikir-di-bulan-ramadhan.html' title='Dzikir-Dzikir di Bulan Ramadhan'/><author><name>muhammad al Idsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15114300583919009618</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/SY2Uf1iBkPI/AAAAAAAAAQ0/74XOnOO9Y98/S220/Aang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1371000015272472145.post-1900012972590999952</id><published>2009-08-27T13:13:00.001+07:00</published><updated>2009-08-27T13:14:30.900+07:00</updated><title type='text'>Fatwa MUI tentang Penetapan Awal Ramadhan, Syawal &amp; Dzulhijjah</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Fatwa MUI tentang Penetapan Awal Ramadhan, Syawal &amp; Dzulhijjah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEPUTUSAN FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA&lt;br /&gt;Nomor 2 Tahun 2004&lt;br /&gt;Tentang&lt;br /&gt;PENETAPAN AWAL RAMADHAN, SYAWAL, DAN DZULHIJJAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Majelis Ulama Indonesia,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENIMBANG:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * (a) bahwa umat Islam Indonesia dalam melaksanakan puasa Ramadan, salat Idul Fitr dan Idul Adha, serta ibadah-ibadah lain yang terkait dengan ketiga bulan tersebut terkadang tidak dapat melakukannya pada hari dan tanggal yang sama disebabkan perbedaan dalam penetapan awal bulan-bulan tersebut;&lt;br /&gt;    * (b) bahwa keadaan sebagaimana tersebut pada huruf a dapat menimbulkan citra dan dampak negatif terhadap syi’ar dan dakwah Islam;&lt;br /&gt;    * (c) bahwa Ijtima’ Ulama Komisi Fatwa se-Indonesia pada tanggal 22 Syawwal 1424 H/16 Desember 2003 telah menfatwakan tentang penetapan awal bulan Ramadhan, Syawwal, dan Dzulhijjah, sebagai upaya mengatasi hal di atas;&lt;br /&gt;    * (d) bahwa oleh karena itu, Majelis Ulama Indonesia memandang perlu menetapkan fatwa tentang penetapan awal bulan Ramadhan, Syawwal, dan Dzulhijjah dimaksud untuk dijadikan pedoman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENGINGAT:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Firman Allah SWT (Subhanahu wa Ta’ala), antara lain :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * (QS Yunus [10]: 5) : Dia-lah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapkan-Nya manzilah-manzilah (tempat-tempat) bagi perjalanan bulan itu, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan waktu…&lt;br /&gt;    * (QS. an-Nisa’ [4]: 59) : Hai orang-orang yang beriman, taatlah kepada Allah, taatlah kepada Rasul dan ulil-amri di antara kamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Hadis-hadis Nabi s.a.w. (shallallahu ‘alaihi wa sallam), antara lain :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * (H.R. Bukhari Muslim dari Ibnu Umar) : “Janganlah kamu berpuasa (Ramadhan) sehingga melihat tanggal (satu Ramadhan) dan janganlah berbuka (mengakhiri puasa Ramadhan) sehingga melihat tanggal (satu Syawwal). Jika dihalangi oleh awan/mendung maka kira-kirakanlah”.&lt;br /&gt;    * (Bukhari Muslim dari Abu Hurairah) : “Berpuasalah (Ramadhan) karena melihat tanggal (satu Ramadhan). Dan berbukalah (mengakhiri puasa Ramadhan) karena melihat tanggal (satu Syawwal). Apabila kamu terhalangi, sehingga tidak dapat melihatnya maka sempurnakanlah bilangan Sya’ban tiga puluh hari”.&lt;br /&gt;    * (H.R. Bukhari dari Irbadh bin Sariyah) : “Wajib bagi kalian untuk taat (kepada pemimpin), meskipun yang memimpin kalian itu seorang hamba sahaya Habsyi”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Qa’idah fiqh: “Keputusan pemerintah itu mengikat (wajib dipatuhi) dan menghilangkan silang pendapat”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MEMPERHATIKAN:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Pendapat para ulama ahli fiqh; antara lain pendapat Imam al-Syarwani dalam Hasyiyah al-Syarwani.&lt;br /&gt;   2. Keputusan Ijtima Ulama Komisi Fatwa se-Indonesia tentang penetapan awal bulan Ramadhan, Syawwal, dan Dzulhijjah, tanggal 22 Syawwal 1424/16 Desember 2003.&lt;br /&gt;   3. Keputusan Rapat Komisi Fatwa MUI, tanggal 05 Dzulhijjah 1424/24 Januari 2004.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan memohon ridha Allah SWT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MEMUTUSKAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENETAPKAN : FATWA TENTANG PENETAPAN AWAL RAMADHAN, SYAWAL, DAN DZULHIJJAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama : Fatwa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Penetapan awal Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah dilakukan berdasarkan metode ru’yah dan hisab oleh Pemerintah RI cq Menteri Agama dan berlaku secara nasional.&lt;br /&gt;   2. Seluruh umat Islam di Indonesia wajib menaati ketetapan Pemerintah RI tentang penetapan awal Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah.&lt;br /&gt;   3. Dalam menetapkan awal Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah, Menteri Agama wajib berkonsultasi dengan Majelis Ulama Indonesia, ormas-ormas Islam dan Instansi terkait.&lt;br /&gt;   4. Hasil rukyat dari daerah yang memungkinkan hilal dirukyat walaupun di luar wilayah Indonesia yang mathla’nya sama dengan Indonesia dapat dijadikan pedoman oleh Menteri Agama RI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Fatwa MUI tentang Penetapan Awal Ramadhan, Syawal &amp; Dzulhijjah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEPUTUSAN FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA&lt;br /&gt;Nomor 2 Tahun 2004&lt;br /&gt;Tentang&lt;br /&gt;PENETAPAN AWAL RAMADHAN, SYAWAL, DAN DZULHIJJAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Majelis Ulama Indonesia,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENIMBANG:&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1371000015272472145-1900012972590999952?l=amma06.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amma06.blogspot.com/feeds/1900012972590999952/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1371000015272472145&amp;postID=1900012972590999952' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/1900012972590999952'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/1900012972590999952'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amma06.blogspot.com/2009/08/fatwa-mui-tentang-penetapan-awal.html' title='Fatwa MUI tentang Penetapan Awal Ramadhan, Syawal &amp; Dzulhijjah'/><author><name>muhammad al Idsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15114300583919009618</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/SY2Uf1iBkPI/AAAAAAAAAQ0/74XOnOO9Y98/S220/Aang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1371000015272472145.post-8580977398938287080</id><published>2009-08-19T14:12:00.007+07:00</published><updated>2009-09-06T12:49:26.183+07:00</updated><title type='text'>samurai x himura battosai kenshin</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/SoutzhIIRXI/AAAAAAAAAUo/lAExzHkOnAo/s1600-h/sujiro,shishio+makoto,kens.jpeg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 84px; height: 126px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/SoutzhIIRXI/AAAAAAAAAUo/lAExzHkOnAo/s320/sujiro,shishio+makoto,kens.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5371578081146848626" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Samurai X memiliki judul asli Rurouni Kenshin ialah manga dan anime karya Nobuhiro Watsuki yang berlatar belakang awal dari era Meiji di Jepang. Manga ini terbit di majalah mingguan Shonen Jump dan telah dibukukan menjadi 28 seri buku. Di Indonesia manga ini diterbitkan oleh Elex Media Komputindo pada tahun 2002 dengan judul Samurai X.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manga ini bercerita tentang seorang samurai dari kelompok Chosu yang telah berhasil memenangkan pertempuran pada zaman ke-shogun-an Tokugawa yang pada akhirnya membentuk zaman baru di Jepang yang disebut zaman Meiji. Pada zaman Meiji, seseorang tidak lagi diperbolehkan membawa pedang di jalanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masa ini, Kenshin Himura atau lebih dikenal sebagai "Hitokiri Battousai" atau Batosai si pembantai, menyesali perbuatannya di masa lampau yang telah membunuh banyak orang, dan dia bersumpah untuk tidak membunuh seorangpun di masa ini. Untuk itu Kenshin menggunakan pedang "Sakabatou", yang bermata tajam terbalik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama Samurai X pertama kali digunakan oleh ADV Films dalam merilis anime Rurouni Kenshin di Amerika. Nama ini diambil dari tanda codet berbentuk X di wajah Kenshin.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;  Tokoh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  * Tokoh utama&lt;br /&gt;  1. Kenshin Himura&lt;br /&gt;  2. Kaoru Kamiya&lt;br /&gt;  3. Sanosuke Sagara&lt;br /&gt;  4. Yahiko Myojin&lt;br /&gt;  5. Megumi Takani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; * Tokoh tambahan&lt;br /&gt;  1. Seijuro Hiko&lt;br /&gt;  2. Eiji Mishima&lt;br /&gt;  3. Misao Makimachi&lt;br /&gt;  4. Makoto Shishio&lt;br /&gt;  5. Aoshi Shinomori&lt;br /&gt;  6. Enishi Yukishiro&lt;br /&gt;  7. Hajime Saito&lt;br /&gt;  8. Sojiro Seta&lt;br /&gt;  9. Tsukayama Yutaro&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Lagu Tema&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  * Lagu pembuka&lt;br /&gt;  1. "Sobakasu" oleh Judy &amp; Mary (Episode 1-38)&lt;br /&gt;  2. "½" oleh Kawamoto Makoto (Episode 39-82)&lt;br /&gt;  3. "Kimi ni Fureru Dake de" oleh Curio (Episode 83-95)&lt;br /&gt;  * Lagu penutup&lt;br /&gt;  1. "Tactics" oleh The Yellow Monkey (Episode 1-12)&lt;br /&gt;  2. "Namida wa Shitte iru" oleh Mayo Suzukaze (Episode 13-27)&lt;br /&gt;  3. "Heart of Sword ~ Yoake Mae" oleh T.M. Revolution (Episode 28-38, 43-49)&lt;br /&gt;  4. "Fourth Avenue Cafe" oleh L'Arc~en~Ciel (Episode 39-42)&lt;br /&gt;  5. "It's Gonna Rain" oleh Bonnie Pink (Episode 50-66)&lt;br /&gt;  6. "1/3 no Junjo na Kanjo" oleh Siam Shade (Episode 67-82)&lt;br /&gt;  7. "Dame!" oleh You Izumi (Episode 83-95)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Di Indonesia, Film "Samurai X" atau nama aslinya "Robby" versi animasi/kartun ditayangkan pertama kalinya di channel "SCTV/Surya Citra Televisi" bekerjasama dengan channel luar negeri "ANIMAX" sebagai alternatif program anak-anak pada hari Senin-Jumat pukul 15:00-16:00 wib. Mulai tayang pada Senin, 6 Maret 2000 s/d Kamis, 14 Juli 2000 dengan rating dan respon penonton anak-anak dan remaja(PG-PG13-Teenager) yang memuaskan. Didistribusikan oleh perusahaan film "Columbia Pictures/Sony Pictures Television". Ini baru serial "samurai-x" musim pertama. musim kedua sampai kelima belum tayang di indonesia. OST.Samurai-X cukup laris dan akrab ditelinga pendengar musik Japanese-Music. Aslinya ada 95 episode musim pertama, tapi didistribusikan di indonesia cuma 85 episode. Karena ada SENSOR dan demand marketing. Beberapa tahun kemudian, RCTI, ANTV, Trans TV menayang ulang kembali serial ini hingga akhir 2005. Namun kini kembali ditayangkan oleh Global TV setiap hari pkl.18:30 WIB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Biografi Tokoh Utama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; -Rorouni Kenshin, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  adalah seorang samurai legendaris, nama lainnya adalah KenshinHimura.Untuk beberapa tahun ia hidup menjadi Battousai,Si Pembantai.. Ia adalah yang terbaik dari semua pembunuh bayaran yang terbaik. Ia memiliki tehnik yang sempurna. Dia sukses berkat Shishio Hiko Seijuro. Kenshin adalah satu-satunya pembantai yang ditakutkan pada masa Revolusi Meji. Setelah peperangan berakhir dan kematian istrinya Tomoe Himura, dia berjanji tidak akan membunuh lagi karena memorinya telah mati. Dia menjuluki dirinya dengan Kenshin dan menjadi seorang pengembara, menggunakan pedang dengan mata pisau terbalik, dan dilahirkan hanya untuk menjaga orang yang dia cintai. Dia memiliki gaya berpedang Hiten Mitsurugi Ryu dari Seijuro Hiko.&lt;br /&gt;Beberapa tahun, dia melihat, merasakan, dan hidup dari darah para musuhnya. Pembunuhan terjadi dari ketakutan dan perlawanan dia. Dia ingin keluar dari hidup ini, dan ingin hidup damai. Pengembara samurai itu telah melupakan masa lalunya dan kini ia menjalani hidupnya yang sekarang. Si samurai tidak pernah menggunakan pedangnya lagi. Dia telah memiliki pedang baru, mata pedang terbalik dia berjanji tidak akan membunuh lagi. Tapi suatu waktu, Battousai tidak pernah mati. Dalam pengembaraannya Kenshin Himura menemukan tentang kota Tokyo dan Kyoto, berjumpa dengan musuh dan sahabat-sahabatnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Kaoru Kamiya,&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  Profil : &lt;br /&gt;  Umur : 17 tahun&lt;br /&gt;  Tanggal lahir : 2 Juni 1862&lt;br /&gt;  Pekerjaan : Guru Kendo&lt;br /&gt;  Keluarga : Kamiya Koshijiro (ayah, almarhum)&lt;br /&gt;  Kenshin Himura (suami)&lt;br /&gt;  Himura Kenji (putra)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;adalah seorang gadis yatim piatu. Dialah guru dari sekolah kendo dari Tokyo bernama Kamiya Kasshin-Ryu.Dialah asisten pelatih dari gaya pedang Kamiya Kasshin. Sekolah mulai kehilangan semua siswa bila imposter mulai membunuh sejumlah besar orang dan mengklaim sebagai "Hitokiri Battosai dari Kamiya Kasshin-Ryu”. . Kaoru mendapatkannya tetapi sebelum dia dibunuh dia diselamatkan oleh Hitokiri Battosai, sekarang menjadi pengembara Kenshin Himura kepadanya dia menawarkan untuk tinggal di dojo sebagai catatan Kenshin dialah orang yang lemah lembut, bukan dari hitokiri. Selanjutnya Kaoru jatuh cinta kepada Kenshin, yang selalu salah berkomitmen tentang masa lalunya, dan dia percaya bahwa dirinya tidak pantas bahagia. Setelah insiden Gohei, tempat latihannya dibuka kembali hanya dengan 1 murid, dan selanjutnya 2. Beranjak dewasa dia sangat dekat dengan Kenshin. Dia menikah dengan kenshin dan dikaruniakan seorang anak yang diberi nama Kenji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Sanosuke Sagara,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Profil :&lt;br /&gt;  Kelamin : Laki-laki&lt;br /&gt;  Umur : 19 tahun&lt;br /&gt;  Ciri-ciri : Rambut cokelat, Mata coklat&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dalah anggota Sekihoutai, sekelompok bersenjata yang mengajak warga untuk mendukung pemerintahan Meiji. Di akhir revolusi, Ishin-shishi (imperialis) mengecap Sekihoutai sebagai penipu, penyebar isu tidak benar tentang pajak, dan akhirnya seluruh anggota Sekihoutai dieksekusi. Sanosuke merupakan satu-satunya anggota yang masih hidup. Sejak itu Sanosuke hidup sebagai petarung dan sangat membenci imperialis.&lt;br /&gt;Bertahun-tahun ia mengembara melewati Edo. Suatu hari ia bertemu seseorang bernama Gohei, dan ditawari untuk membunuh Kenshin. Melihat Battousai merupakan imperialis terkuat, ia menyetujuinya.Saat bertarung dengan Kenshin, Sano terkalahkan oleh jurus Kenshin,Hitten Mitsurugi, yang juga merusak zanbatoe-nya. Walaupun sebenarnya Sano memiliki kekuatan yang sangat besar dan stamina tinggi.&lt;br /&gt;Akhirnya Sano memutuskan untuk bergabung dengan Kenshin dan teman-temannya karena ia melihat karakter Kenshin sangat mirip dengan idola masa kecilnya, Kapten Sagara ( yang namanya digunakan sebagi nama belakang Sano),&lt;br /&gt; Dia belajar banyak tentang futail no kiwami dari biksu Anji. Setelah menjadi buronan di jepang dia pindah ke cina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Yahiko Myojin, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Profil : &lt;br /&gt;  Usia : 10 tahun&lt;br /&gt;  Tanggal lahir : 6 Agustus 1868 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  adalah ketua perkumpulan pickpocket dan menjadi murid kenshin dan kaoru. Cita-citanya ingin menjadi seperti kenshin dan melindungi apa yang dia cintai. Dan selanjutnya dia yang mewariskan pedang mata terbalik milik kenshin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Megumi,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  adalah dokter wanita yang pintar. Dia berubah hidupnya setelah diselamatkan oleh sanosuke ketika dia mencoba untuk bunuh diri. Dia wanita yang cerewet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biografi Tokoh Tambahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; - Aoshi Shinomori, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Adalah pemimpin depan group Oniwaban. Dia adalah tentara sewaan dalam Revolusi. Dia harus mengalahkan Battousai si pembantai. Setelah dikalahkan oleh Kenshin, Aoshi belajar tentang kehidupan dan kehidupan itu untuk apa. Aoshi lebih baik diam dan menyimpan pemikirannya untuk dia sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Hajime Saitou, &lt;br /&gt;adalah pemimpin 3 pasukan dari Shinsengumi pada Revolusi Meji. Dia melawan Battousai Si pembantai. Tehnik pedangnya adalah Gatostu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;- Seijuro Hiko,&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  adalah generasi kelima dari Hiten Mitsurugi Ryuu. Dia memberikan nama kenshin yang sebelumnya adalah Shinta, karena nama itu tidak cocok untuk pejuang. Dia mengajarkan kenshin ilmu pedang Hiten Mitsurugi Ryuu, KuzoRyuu Sen dan Amakekeru Ryuu No Hirameki. Dia senang memnggil kenshin dengan sebutan “Murid yang bodoh”..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Shishio Makato,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  adalah musuh besar Battousai si pembantai.&lt;br /&gt;- amma al idsa = saujiro generasi ke 8 Hiten Mitsurugi Ryu dari Seijuro Hiko tapi belum masuk dvd .he..he..&lt;br /&gt;amurai X&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Samurai X memiliki judul asli Rurouni Kenshin ialah manga dan anime karya Nobuhiro Watsuki yang berlatar belakang awal dari era Meiji di Jepang. Manga ini terbit di majalah mingguan Shonen Jump dan telah dibukukan menjadi 28 seri buku. Di Indonesia manga ini diterbitkan oleh Elex Media Komputindo pada tahun 2002 dengan judul Samurai X.&lt;br /&gt;Nama Samurai X pertama kali digunakan oleh ADV Films dalam merilis anime Rurouni Kenshin di Amerika. Nama ini diambil dari tanda codet berbentuk X di wajah Kenshin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tokoh&lt;br /&gt;Tokoh utama&lt;br /&gt;Kenshin Himura&lt;br /&gt;Kaoru Kamiya&lt;br /&gt;Sanosuke Sagara&lt;br /&gt;Yahiko Myojin&lt;br /&gt;Megumi Takani&lt;br /&gt;Tokoh tambahan&lt;br /&gt;Seijuro Hiko&lt;br /&gt;Makoto Shishio&lt;br /&gt;Aoshi Shinomori&lt;br /&gt;Enishi Yukishiro&lt;br /&gt;Hajime Saito&lt;br /&gt;Sojiro Seta&lt;br /&gt;[sunting]&lt;br /&gt;Lagu Tema&lt;br /&gt;Lagu pembuka&lt;br /&gt;“Sobakasu” oleh Judy &amp; Mary (Episode 1-38)&lt;br /&gt;“½” oleh Kawamoto Makoto (Episode 39-82)&lt;br /&gt;“Kimi ni Fureru Dake de” oleh Curio (Episode 83-95)&lt;br /&gt;Lagu penutup&lt;br /&gt;“Tactics” oleh The Yellow Monkey (Episode 1-12)&lt;br /&gt;“Namida wa Shitte iru” oleh Mayo Suzukaze (Episode 13-27)&lt;br /&gt;“Heart of Sword ~ Yoake Mae” oleh T.M. Revolution (Episode 28-38, 43-49)&lt;br /&gt;“Fourth Avenue Cafe” oleh L’Arc~en~Ciel (Episode 39-42)&lt;br /&gt;“It’s Gonna Rain” oleh Bonnie Pink (Episode 50-66)&lt;br /&gt;“1/3 no Junjō na Kanjō” oleh Siam Shade (Episode 67-82)&lt;br /&gt;“Dame!” oleh You Izumi (Episode 83-95)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah&lt;br /&gt;Di tujuh tahun era meiji (1878), si pengembara pedang telah mengembara di tokyo. Dia membawa Sakabatou (pedang dengan mata pedang terbalik), dan dia memiliki tanda X di pipi kirinya. Dia hanya selalu sendiri dan sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak tau bagaimana, seorang gadis yang bernama Kaoru Kamiya menuduh dan meng-klaim dia sebagai sang legendaris Hitokiri Battousai. Orang ini yang membunuh orang-orang yang ada dalam keluarga kaoru. Ketika dia menyelamatkannya dari kematian, gadis ini mengajak tinggal di Doujo ( tempat latihan beladiri )miliknya, karena alasan dia tidak memiliki tempat tinggal. Inilah awal kelanjutan cerita dari Kenshin Himura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum restorasi Meiji, Kenshin Himura dikenal dengan nama Hitokiri (Pembunuh) Battousai. Di jaman itu dia adalah pembunuh terkenal untuk group Reformist yang bernama Ishin Shishi. Tidak tau kenapa, ketika pemerintahan yang lama jatuh, Hitokiri Battousai menghilang. Kenshin mengembara ke negara lain selama 11 tahun lamanya; dunia menyatakan bahwa dia telah hilang atau mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Kenshin bertemu Kaoru, dia tidak beridentitas Hitokiri Battousai lagi. Pedang dia bukan pedang biasa, tapi dengan mata pedang terbalik (Sakabatou), maksudnya dia tidak akan bisa membunuh orang lagi, tetapi di gunakan untuk mempertahankan dirinya. Kenshin adalah seseorang yang ingin mencoba melupakan masa lalunya, dan membuat masa depan baru sendiri. Dengan bantuan Kaoru dan beberapa orang yang ia temui, ia mendapatkan perubahan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KAMIYA DOUJO&lt;br /&gt;Kaoru Doujo membuka lagi sekolah beladiri. Setelah kedatangan Kenshin, kenshin dan Kaoru menolong seorang anak yang bernama Yahiko Myojin. Yahiko sedang terdesak oleh salah satu gang, kaoru hendak menolongnya tetapi mereka terlalu banyak. Kenshin langsung respon dan menyelamatkan mereka berdua. Ketika anak itu berkata kepada kenshin, bahwa dirinya ingin seperti kenshin, kenshin langsung menyambutnya bahwa dia tidak akan mengajari siapa pun bagaimana cara mumbunuh dan dia bertanya kepada Kaoru apakah dia mau mengajari anak itu, dan akhirnya Kaoru setuju untuk mengajari beladiri berpedang kepada anak itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sanosuke orang pertama yang datang ke doujo itu. Sangat kuat, Sanosuke menggunakan pedang Zanba raksasa. Pedang ini di desain susah dalam penggunaannya, tetapi Sanosuke sangat mampu menggunakan pedang itu secara normal. Ketika sekelompok orang mabuk berat di sebuah restoran dan membuat onar, sanosuke langsung menantang mereka dan akhirnya sanosukepun menang. Setelah itu, Sanosuke menantang Kenshin, tetapi dia menolaknya. Sementara itu, salah satu dari pengunjung bar menyewa siapa saja yg bisa membunuh Kenshin. Setelah perkelahian terjadi, Kenshin menang. Selanjutnya mereka berdua menjadi teman dan tinggal di doujo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan yang terakhir adalah megumi. Dia adalah seorang doctor muda, dia bekerja pada doctor lain yang menyuplai Opium kepada para penjahat. Ketika doctor itu mati, megumi yang mengambil alih, bagaimana cara membuat obat-obatan. Setelah kenshin menemukannya dia baru menjadi dokter klinik dan membantu di doujo itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LATAR BELAKANG CERITA&lt;br /&gt;Rurouni Kenshin berlatar belakang pada era Meiji, pada waktu 1868. Itu adalah saat-saat perubahan baik untuk jepang. Politik dan Ekonomi sangat berperan penting dalam cerita kenshin ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ROBOHNYA PASUKAN SHOGUN ERA TOKUGAWA&lt;br /&gt;Sebelum restorasi meiji, jepang memiliki pasukan shogun selama 200 tahun lebih. Setelah pertarungan dengan Sekigahara, pada tahun 1600-an, Tokugawa Ieyasu menyatukan jepang dan menyatakan dirinya sebagai Shogun, memerintah negara jepang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah periode Tokugawa (1600-1858), di jepang terbagi menjadi tiga kelas kedudukan, yaitu : Bangsawan, Samurai dan Petani. Bangsawan membuat peraturan, Samurai menjalankan peraturan itu, Petani mematuhi peraturan itu. Tidak tau mengapa, petani memproduksi makanan untuk makan ketiga kelas itu. Pajak datangnya dari beras, dan dari pajak itu di berikan ke daimyo (pemimpin daerah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mulainya periode Tokugawa, munculah “kelas ke-empat” yaitu Pedagang. Para pedagang itu tertindas karena mereka tidak memberikan atau menghasilkan apa-apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu ketika Laksamana Perry berlayar menuju teluk Tokyo dan di perintah oleh jepang untuk membuka jalur perdagangan, para petani jepang merasa tidak senang, mereka berhutang dan kelas samurai hampir lemah tak berdaya, dan pemerintah dapat menanggulangi bebannya sendiri. Pedagang salah satunya yang dapat memegang peranan penting dalam kekuasaan. Akhirnya, pemerintah pun mengetahui bahwa mereka tidak dapat menolah US.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RESTORASI MEIJI&lt;br /&gt;Bagaimana pun, banyak perdebatan yg terjadi pada awal revolusi. Rakyat menilai pemerintahan sangat lemah, sejak mereka menerima keberadaan US. Banyak masyarakat takut bahwa hubungan pembaharuan dengan dunia luar akan mengakibatkan bencana. Pemberontak Ishin lahir dari kejadian ini, dan menginginkan jepang kembali seperti sebelumnya. Motto mereka “ SONNO JOI ” (“hormati kaisar dan usir kaum primitif”) dan inilah rencana yg akan mereka lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi mereka hanya mendapatkan pada bagian awal saja. Pemberontakan Ishin ( dimana Kenshin dan Shishio adalah bagian dari Ishin) menyatakan legitimasinya kepada kaisar, dan mengembalikan tahta kepadanya. Setelah semua itu, imperialisme melanda seluruh asia termasuk indonesia, tapi jepang tidak ingin dijadikan koloni negara eropa. Sehingga mereka memutuskan ikut bersaing memperebutkan kekuasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenshin tidak berperang untuk Ishin, tapi untuk dirinya sendiri, dia tidak ingin berperang terus, dan berperang hanya untuk melindungi dirinya dan orang yang dia sayangi. Kenshin tidak pernah menemukan kedamaian pada era Meiji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beda cerita dengan Saito. Sejak dia bertemu dengan shisengumi, dia mengikuti ajaran kepercayaan “San Zoku An” (ajaran sesat). Kepercayaan inilah yang membuat dia masuk pasukan keamanan Meiji. Munculah ide untuk menjatuhkan kenshin. Setelah berdirinya pemerintahan yang ter legistimasi, para pemimpin memutuskan bahwa Shishio telah mengetahui banyak; pengetahuan sangat berbahaya dan dapat menghancurkan pemerintahan meiji. Jadi mereka berencana ingin membakar Shishio.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MANGA&lt;br /&gt;Manganya muncul pada tahun 1994, dan dibuat secara series oleh Watsuki Nobuhiro. Menurut pengarang, bahwa ceritanya hanya berjalan 10 volume, dan bisa di persempit lagi menjadi 3 atau 4 volume saja, kenyataannya manga tersebut laris di pasaran dan di perpanjang menjadi 23 volume.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenshin menjadi inspirasi pembuatan oleh watsuki. Setelah beberapa pertimbangan, akhirnya dia memilih bahwa latar belakang dari cerita manga yang dibuatnya yaitu pada era meiji, karena dia terinspirasi dari cerita novel yang dia pernah baca. Ketika dia merencanakan untuk membuat manga menjadi 10 series, dia memutuskan untuk menggunakan cerita 11 tahun periode meiji, karena selama 11 tahun itu banyak terjadi peristiwa-peristiwa yang seru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana pun, masih ada cerita lainnya dalam manga rurouni kenshin selain era meiji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ANIME&lt;br /&gt;Di tv seriesnya dapat di bagi menjadi 2 bagian. Pertama Tokyo chapter, menceritakan kenshin dan tokoh utamnya membangun Kamiya Doujo. Setelah para tokoh di perkenalkan, baru ceritanya menceritakan individu setiap tokohnya; banyak cerita yang tidak tercantum dalam manganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, Kyoto chapter bermula dari kenshin datang ke Kyoto untuk mencegah Shishio dari pengaruh pemerintahan Meiji. Cerita lainnya adalah dia meninggalkan teman2nya di kamiya doujo dan mendapat teman baru di Kyoto, dia menolak bantuan dari teman2 barunya karena dia tidak ingin merepotkan dan di pengaruhi oleh teman2nya. Dia harus menjadi Hitokiri ( pembantai)lagi. Tentu saja, Kaoru dan yang lainnya tidak boleh ikut dia pergi ke Kyoto. Chapter kyoto ini sangat dipengaruhi dari cerita manganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tv seriesnya bejalan 94 episode, (sebenarnya 95 episode, 1 episode tidak ditayangkan). Ketika sampai episode 26, ceritanya mulai berjalan seru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Movienya yang berjudul REQUIEM FOR THE ISHIN SHISHI dirilis dibioskop pada tahun 1997. dalam Film itu, Shigure adlah salah satunya dari sekian banyak orang yang percaya bahwa pemerintahan meiji banyak kasusnya. Sekali lagi, pengkhianatan yang membuat pemerintahan Meiji jatuh sangat mempengaruhi dalam cerita RUROUNI KENSHIN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OVAnya menceritakan kelanjutan dari cerita TV seriesnya. Ovanya memiliki 2 series, yang pertama memiliki 4 episode dan ova keduanya 2 episode. Ova pertama menceritakan kenshin sejak awal mula dia menjadi Hitokiri, nama aslinya adalah Shinta, keluarganya dibantai dan dia di selamatkan oleh Seijuro Hiko dan dia menganti nama shinta menjadi Kenshin Himura. Dia belajar pedang dari seijuro dengan jurus berpedang Hiten Mitsurugi. Ova 2 menceritakan tentang kenshin yang ingin meninggalkan sifat Batousainya hingga ia memiliki penyakit, dan meninggalkan Sakabatou-nya (pedangnya) yang kemudian di wariskan kepada Yahiko Myojin. Di dalam ova 2 ini anak kenshin yang bernama Kenji Himura juga di ceritakan, dia sangat benci kepada Kenshin tapi dia belajar Hiten Mitsurugi kepada Seijuro Hiko. Kenji diwariskan Pedang Sakabatou-nya tetapi dia menolak, akhirnya setelah Yahiko memenangkan pertarungan dengan kenji akhirnya kenji menerima pedang itu. Dalam Ova2, ini adalah cerita akhir dari RUROUNI KENSHIN, Kenshin Himura meninggal dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“X” berarti “TIDAK”&lt;br /&gt;RUROUNI KENSHIN di liris di amerika dan diganti judulnya menjadi SMURAI X, sangat susah meliris cerita ini di Amerika karena permusuhan yang terjadi sejak lama antara Amerika dan Jepang. Oleh sebab itu “X” diartikan “NO” (tidak), jadi SAMURAI “NO” (samurai “tidak”).&lt;br /&gt;Judul : Rurouni Kenshin, SAMURAI X&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Total Episode : 95 Episode, 6 OVA Episode&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Genre : Action, Komedi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun : 1996&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Produksi : Media Blaster, Anime Work&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Creator : Nobuhiro Watsuki&lt;br /&gt;Karakter Pemain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Himura Kenshin (Hitokiri Battousai)&lt;br /&gt;Umur : 28&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggal Lahir : 20 Juni 1849&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ciri-ciri : Tanda X di pipinya, rambut merah dan kimono berwarna pink&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknik Berkelahi : “Hiten Mitsurugi Ryu”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tinggi : 158 cm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berat : 48 kg&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Golongan darah : AB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senjata : Reverse edge Sakabatou&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang Yang Disukainya : Kamiya Kaoru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepribadian : Kemauan hidupnya sangat kuat dan itulah yang membuatnya dapat mengalahkan musuh-musuhnya. Ia juga menghargai hidup manusia dan bersedia untuk berkorban untuk menyelamatkan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sagara Sanosuke&lt;br /&gt;Umur : 19&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggal Lahir : Pebruari 1860&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ciri-ciri : Rambutnya jabrik, selalu memakai ikat kepala merah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknik berkelahi : “Kamiya Kasshin Ryu”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tinggi : 182 cm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berat : 71 kg&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Golongan Darah : B&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senjata : Tinjunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang Yang Disukainya : Magdaria&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepribadian : Keras Kepala, bertindak sebelum berpikir, karena ia yakin kalau dia dapat mengalahkan semua musuhnya, tidak jarang juga ia akhirnya kalah berkelahi dan mempermalukan dirinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biografi Singkat : Ia bergabung dengan perkumpulan Sekihoutai sewaktu ia masih kecil. Ia sangat mendambakan Kapten Sagara sehingga ia menggunakan nama kaptennya sebagai namanya. Ketika pemerintahan Meiji memenangkan peperangan, mereka memfitnah perkumpulan Sekihoutai dan memperlakukan mereka sebagai pengkhianat dan menyalahkan mereka sebagai sumber kekacauan. Kapten Sagara terbunuh setelah ia tewas tertembak tetapi sebelumnya ia berhasil menyelamatkan Sano dengan melemparnya ke sungai. Setelah beberapa hari, Sano datang ke pusat kota dan melihat kepala dari Sagara di pajang di tengah-tengah keramaian. Sampai saat ini, Sano masih menaruh dendam kepada pemerintajan Meiji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamiya Kaoru “Raccoon Girl”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umur : 17&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggal Lahir : Juni 1862&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ciri-ciri : ikat kepala warna pink&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknik berkelahi : “Kamiya Kashin Ryu Kendo”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tinggi : 155 cm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berat : 41 kg&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Golongan darah : O&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senjata : Shinai (Bamboo Sword)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang Yang Disukainya : Himura Kenshin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepribadian : Sifatnya yang manis tetapi juga gampang marah, bagaimanapun juga..ia adalah seorang yang baik hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biografi Singkat : Tinggal seorang diri di Kamiya Dojo sebelum Kenshin datang. Ayahnya adalah seorang pencipta teknik bertarung Kamiya Kasshin Ryu Kendo. Ia mengambil alih usaha ayahnya setelah ayahnya meninggal. Dr. Genzai dan cucunya sering menengok Kaoru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yojin Yahiko&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umur : 10&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggal Lahir : Januari 1869&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ciri-ciri : rambut jabrik, bertubuh kecil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknik berkelahi : “Kamiya Kasshin Ryu”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tinggi : 128 cm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berat : 23 kg&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Golongan Darah : B&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senjata : Shinai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang Yang Disukainya : Tsubame&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepribadian : sangat mudah marah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biografi Singkat : Ayahnya adalah seorang samurai yang tewas demi membela negeranya. Ibunya meninggal karena sakit keras. Kemudian sebuah kelompok mengambilnya dan menyuruhnya bekerja sebagai tukang copet.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Seta Soujiro. ‘The Smiling Killer’, itulah sebutan kepadanya. Disebutkan juga bahwa kelebihan utama yang dimiliki Soujiro yang jarang dimiliki oleh orang lain adalah kemampuannya dalam mengendalikan emosi. Dia tidak pernah ragu untuk menjalankan segala perintah yang diberikan kepadanya, bahkan selalu menjalankannya dengan senyuman diwajahnya. Kita tentu heran bagaimana seseorang bisa mempunyai kemampuan bersikap seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau menengok kembali diawal kisah hidupnya pada saat ia masih anak kecil, ia adalah seorang anak haram yang kehadirannya tidak diharapkan oleh saudara-saudara orangtuanya yang telah lebih dulu meninggal. Tiap hari ia disuruh kerja yang berat-berat, tiap hari juga ia selalu dimarahi bahkan sanpai dipukuli. Namun ia selalu menghadapinya dengan tersenyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan alasannya bersikap seperti itu bahwa dengan tersenyum, rasa sakit yang ia alami saat dipukul akan menjadi berkurang. Suatu sikap hidup yang LUAR BIASA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan menganggap bahwa kisah itu hanyalah kisah kartun fiksi yang kosong tanpa makna. Ada kebenaran sejati dalam apa yang dialami Soujiro. Betapa kebanyakan dari kita menganggap bahwa sesuatu yang tidak baik, menyakitkan, melukai adalah sesuatu yang mutlak negatif sifatnya. Padahal tidak demikian adanya. Kita tidak bisa memilih takdir tempat kita hidup. Kita hanya punya pilihan dalam sikap hidup. Bukanlah takdir yang akan mengubah hidup kita, namun sikap kitalah yang akan mengubah segalanya. Kita bisa memilih tersenyum, maka rasa sakit kita akan berkurang. Atau kita bisa memilih untuk meratap yang malah akan membuat rasa sakit itu bertambah pedih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk tersenyum pada saat segalanya berjalan menyenangkan sesuai keinginan kita itu soal mudah. Namun, butuh kecerdasan dan keberanian besar untuk tersenyum pada saat mengalami kemalangan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1371000015272472145-8580977398938287080?l=amma06.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amma06.blogspot.com/feeds/8580977398938287080/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1371000015272472145&amp;postID=8580977398938287080' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/8580977398938287080'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/8580977398938287080'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amma06.blogspot.com/2009/08/samurai-x-himura-battosai-kenshin.html' title='samurai x himura battosai kenshin'/><author><name>muhammad al Idsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15114300583919009618</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/SY2Uf1iBkPI/AAAAAAAAAQ0/74XOnOO9Y98/S220/Aang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/SoutzhIIRXI/AAAAAAAAAUo/lAExzHkOnAo/s72-c/sujiro,shishio+makoto,kens.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1371000015272472145.post-7787882967194341258</id><published>2009-07-15T10:26:00.004+07:00</published><updated>2009-09-06T12:51:50.441+07:00</updated><title type='text'>istilah-istilah dalam filsafat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/SqNN7mZXsWI/AAAAAAAAAU4/EFkeysGCz74/s1600-h/filsa1.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 95px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/SqNN7mZXsWI/AAAAAAAAAU4/EFkeysGCz74/s320/filsa1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5378228066325082466" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;A&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;absolut - aktivisme - antinomi - a priori - a posteriori - atomisme - atribut - axioma -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dasein - dekonstruktivisme - deduksi - dialektik - Ding an sich - dualisme - darwinism&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;empirisme - epikurisme - epifenomenalisme - epistemologi - estetika - etik - existentialisme -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;F&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;fenomenologie -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;H&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hedonisme - hermeneutik - historisme - holisme - humanisme - feminisme&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;idealisme - ide - induksi - innatisme&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;K&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kategori - kausalitas - klasifikasi - konseptualisme - konotasi/denotasi - kosmos -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;L&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;logika -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;M&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;materialisme - metafisika - metodologi - monisme -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;N&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;neo-platonisme - nominalisme -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;O&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ontologi -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pancasila - paradigma - paradox - personalisme - pluralisme - positivisme - postmodernisme - pragmatisme - poststrukturalisme&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;R&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;rationalisme - realisme - relativisme - res cogitans/res extensa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;S&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;skolastika - sofisme - stoisisme - substansi - silogisme - sistem- strukturalisme sosialis sosialisme&lt;br /&gt;Tanggung jawab ilmu menyangkut juga hal-hal yang akan dan telah diakibatkan ilmu dimasa lalu, sekarang maupun akibatnya di masa mendatang, berdasarkan keputusan bebas manusia dalam kegiatannya. Penemuan baru dalam ilmu terbukti ada yang dapat mengubah sesuatu aturan nilai-nilai hidup baik alam maupun manusia. Hal ini tentu menuntut tanggung jawab untuk selalu menjaga agar yang diwujudkan dalam perubahan tersebut akan merupakan perubahan yang terbaik bagi perkembangan ilmu itu sendiri maupun bagi perkembangan eksistensi manusia secara utuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggung jawab etis tidak hanya menyangkut upaya penerapan ilmu secara tepat dalam kehidupan manusia, melainkan harus menyadari apa yang seharusnya dilakukan atau tidak dilakukan untuk memperkokoh kedudukan serta martabat manusia seharusnya, baik dalam hubungannya sebagai pribadi, dalam hubungan dengan lingkungannya maupun sebagai makhluk yang bertanggung jawab terhadap Khaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi perkembangan ilmu akan mempengaruhi nili-nilai kehidupan manusia tergantung dari manusianya itu sendiri, karena ilmu dilakukan oleh manusia dan untuk kepentingan manusia dalam kebudayaannya. Kemajuan di bidang ilmu memerlukan kedewasaan manusia dalam arti yang sesungguhnya, karena tugas terpenting ilmu adalah menyediakan bantuan agar manusia dapat bersungguh-sungguh mencapai pengertian tentang martabat dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Mengapa Ilmu Tidak Dapat Terpisahkan dengan Nilai-nilai Hidup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilmu dapat berkembang dengan pesat menunjukkan adanya proses yang tidak terpisahkan dalam perkembangannya dengan nilai-nilai hidup. Walaupun ada anggapan bahwa ilmu harus bebas nilai, yaitu dalam setiap kegiatan ilmiah selalu didasarkan pada hakikat ilmu itu sendiri. Anggapan itu menyatakan bahwa ilmu menolak campur tangan faktor eksternal yang tidak secara hakiki menentukan ilmu itu sendiri, yaitu ilmu harus bebas dari pengandaian, pengaruh campur tangan politis, ideologi, agama dan budaya, perlunya kebebasan usaha ilmiah agar otonomi ilmu terjamin, dan pertimbangan etis menghambat kemajuan ilmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kenyataannya, ilmu bebas nilai dan harus menjadi nilai yang relevan, dan dalam aktifitasnya terpengaruh oleh kepentingan tertentu. Nilai-nilai hidup harus diimplikasikan oleh bagian-bagian praktis ilmu jika praktiknya mengandung tujuan yang rasional. Dapat dipahami bahwa mengingat di satu pihak objektifitas merupakan ciri mutlak ilmu, sedang dilain pihak subjek yang mengembangkan ilmu dihadapkan pada nilai-nilai yang ikut menentukan pemilihan atas masalah dan kesimpulan yang dibuatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap kegiatan teoritis ilmu yang melibatkan pola subjek-subjek selalu mengandung kepentingan tertentu. Kepentingan itu bekerja pada tiga bidang, yaitu pekerjaan yang merupakan kepentingan ilmu pengetahuan alam, bahasa yang merupakan kepentingan ilmu sejarah dan hermeneutika, dan otoritas yang merupakan kepentingan ilmu sosial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan bahasan diatas menjawab pertanyaan mengapa ilmu tidak dapat dipisahkan dengan nilai-nilai hidup. Ditegaskan pula bahwa dalam mempelajari ilmu seperti halnya filsafat, ada tiga pendekatan yang berkaitan dengan kaidah moral atau nilai-nilai hidup manusia, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pendekatan Ontologis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ontologi adalah cabang filsafat yang membicarakan tentang yang ada. Dalam kaitan dengan ilmu, landasan ontologis mempertanyakan tentang objek yang ditelaah oleh ilmu. Secara ontologis ilmu membatasi lingkup penelaahan keilmuannya hanya pada daerah yang berada dalam jangkauan pengalaman manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kaitannya dengan kaidah moral atau nilai-nilai hidup, maka dalam menetapkan objek penelaahan, kegiatan keilmuan tidak boleh melakukan upaya yang bersifat mengubah kodrat manusia, merendahkan martabat manusia, dan mencampuri permasalahan kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Pendekatan Epistemologi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Epistemologis adalah cabang filsafat yang membahas tentang asal mula, sumber, metode, struktur dan validitas atau kebenaran pengetahuan. Dalam kaitannya dengan ilmu, landasan epistemologi mempertanyakan proses yang memungkikan dipelajarinya pengetahuan yang berupa ilmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kaitannya dengan moral atau nilai-nilai hidup manusia, dalam proses kegiatan keilmuan, setiap upaya ilmiah harus ditujukan untuk menemukan kebenaran, yang dilakukan dengan penuh kejujuran, tanpa mempunyai kepentingan langsung tertentu dan hak hidup yang berdasarkan kekuatan argumentasi secara individual. Jadi ilmu merupakan sikap hidup untuk mencintai kebenaran dan membenci kebohongan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Pendekatan Aksiologi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aksiologi adalah cabang filsafat yang mempelajari tentang nilai secara umum. Sebagai landasan ilmu, aksiologi mempertanyakan untuk apa pengetahuan yang berupa ilmu itu dipergunakan. Pada dasarnya ilmu harus digunakan dan dimanfaatkan untuk kemaslahatan manusia. Dalam hal ini ilmu dapat dimanfaatkan sebagai sarana atau alat dalam meningkatkan taraf hidup manusia dengan memperhatikan kodrat manusia, martabat manusia, dan kelestarian atau keseimbangan alam. Untuk itu ilmu yang diperoleh dan disusun dipergunakan secara komunal dan universal. Komunal berarti ilmu merupakan pengetahuan yang menjadi milik bersama, setiap orang berhak memanfaatkan ilmu menurut kebutuhannya. Universal berarti bahwa ilmu tidak mempunyai konotasi ras, ideologi, atau agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://id.shvoong.com/tags/filsafat-ilmu/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Hubungan Ilmu dengan Nilai-nilai Hidup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi membutuhkan dimensi etis sebagai pertimbangan dan mempunyai pengaruh terhadap proses perkembangan lebih lanjut ilmu dan teknologi. Tanggung jawab etis merupakan sesuatu yang menyangkut kegiatan keilmuan maupun penggunaan ilmu, yang berarti dalam pengembangannya harus memperhatikan kodrat dan martabat manusia, menjaga keseimbangan ekosistem, bersifat universal, bertanggungjawab pada kepentingan umum, dan kepentingan generasi mendatang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1371000015272472145-7787882967194341258?l=amma06.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amma06.blogspot.com/feeds/7787882967194341258/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1371000015272472145&amp;postID=7787882967194341258' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/7787882967194341258'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/7787882967194341258'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amma06.blogspot.com/2009/07/istilah-istilah-dalam-filsafat.html' title='istilah-istilah dalam filsafat'/><author><name>muhammad al Idsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15114300583919009618</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/SY2Uf1iBkPI/AAAAAAAAAQ0/74XOnOO9Y98/S220/Aang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/SqNN7mZXsWI/AAAAAAAAAU4/EFkeysGCz74/s72-c/filsa1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1371000015272472145.post-9076276890182024763</id><published>2009-07-15T10:14:00.003+07:00</published><updated>2009-09-06T12:53:53.147+07:00</updated><title type='text'>Amnesia dan imsonia</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/SqNOaI-Y3yI/AAAAAAAAAVA/KOiBdo07AQw/s1600-h/am+dan+im.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 116px; height: 116px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/SqNOaI-Y3yI/AAAAAAAAAVA/KOiBdo07AQw/s320/am+dan+im.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5378228591003229986" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Amnesia (dari Bahasa Yunani Ἀμνησία) adalah kondisi terganggunya daya ingat. Penyebab amnesia dapat berupa organik atau fungsional. Penyebab organik dapat berupa kerusakan otak, akibat trauma atau penyakit, atau penggunaan obat-obatan (biasanya yang bersifat sedatif). Penyebab fungsional adalah faktor psikologis, seperti halnya mekanisme pertahanan ego. Amnesia dapat pula terjadi secara spontan, seperti terjadi pada transient global amnesia[1]. Jenis amnesia global ini umum terjadi mulai usia pertengahan sampai usia tua, terutama pada pria, dan biasanya berlangsung kurang dari 24 jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dampak lain dari amnesia adalah ketidakmampuan membayangkan masa depan. Penelitian terakhir yang dipublikasikan dalam jaringan di Proceedings of the National Academy of Sciences menunjukkan bahwa amnesia dengan kerusakan pada hippocampus tidak dapat membayangkan masa depan[2]. Hal ini terjadi karena bila seorang yang normal membayangkan masa depan, mereka menggunakan pengalaman masa lalu untuk mengkonstruksi skenario yang mungkin dihadapi. Sebagai contoh, seseorang yang mencoba membayangkan apa yang akan terjadi dalam pesta yang hendak didatanginya akan menggunakan pengalaman pesta sebelumnya untuk membantu mengkonstruksi kejadian di masa depan.&lt;br /&gt;Bentuk amnesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   * Anterograde amnesia: kejadian baru dalam ingatan jangka pendek tidak ditransfer ke ingatan jangka panjang yang permanen. Penderitanya tidak akan bisa mengingat apapun yang terjadi setelah munculnya amnesia ini walaupun baru berlalu sesaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   * Retrograde amnesia: ketidakmampuan memunculkan kembali ingatan masa lalu yang lebih dari peristiwa lupa biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua kategori amnesia tersebut dapat muncul bersamaan pada pasien yang sama. Contohnya seperti pada pengendara sepeda motor yang tidak mengingat akan pergi kemana dia sebelum tabrakan (retrograde amnesia), juga melupakan tentang kejadian di rumah sakit dua hari setelahnya (anterograde amnesia).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Insomnia adalah gejala[1] kelainan dalam tidur berupa kesulitan berulang untuk tidur atau mempertahankan tidur walaupun ada kesempatan untuk itu. Gejala tersebut biasanya diikuti gangguan fungsional saat bangun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Insomnia sering disebabkan oleh adanya suatu penyakit atau akibat adanya permasalahan psikologis. Dalam hal ini, bantuan medis atau psikologis akan diperlukan. Salah satu terapi psikologis yang efektif menangani insomnia adalah terapi kognitif.[2] Dalam terapi tersebut, seorang pasien diajari untuk memperbaiki kebiasaan tidur dan menghilangkan asumsi yang kontra-produktif mengenai tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak penderita insomnia tergantung pada obat tidur dan zat penenang lainnya untuk bisa beristirahat. Semua obat sedatif memiliki potensi untuk menyebabkan ketergantungan psikologis berupa anggapan bahwa mereka tidak dapat tidur tanpa obat tersebut.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1371000015272472145-9076276890182024763?l=amma06.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amma06.blogspot.com/feeds/9076276890182024763/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1371000015272472145&amp;postID=9076276890182024763' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/9076276890182024763'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/9076276890182024763'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amma06.blogspot.com/2009/07/amnesia-dari-bahasa-yunani-adalah.html' title='Amnesia dan imsonia'/><author><name>muhammad al Idsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15114300583919009618</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/SY2Uf1iBkPI/AAAAAAAAAQ0/74XOnOO9Y98/S220/Aang.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/SqNOaI-Y3yI/AAAAAAAAAVA/KOiBdo07AQw/s72-c/am+dan+im.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1371000015272472145.post-4370213252677008001</id><published>2009-07-15T10:05:00.001+07:00</published><updated>2009-07-15T10:14:29.374+07:00</updated><title type='text'>lingkungan hidup</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;PENCEMARAN AIR Apakah Pencemaran Air itu ? Bagaimana Pengendaliannya ? Apakah produksi bersih &amp; pencegahan ? Proses pembersihan diri dlm air sungai Sumber &amp; Karakteristik Limbah Air Dampak terhadap lingkungan Peraturan pengelolaan limbah Cara pengelolaan Limbah di kota Hiraki dlm pencegahan pencemaran Manfaat produksi bersih&lt;br /&gt;Pencemaran Air&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Pencemaran air adalah masuknya atau di masukannya makhluk hidup, zat, energi dan atau komponen lain ke dalam air oleh kegiatan manusia sehingga kualitas air turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan air tidak berfungsi lagi sesuai dengan peruntukkanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Pencemaran air dapat dikelompokkan ke dalam dua kategori yaitu: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber Langsung Sumber Tidak Langsung&lt;br /&gt;# Sumber Langsung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Sumber – sumber langsung adalah buangan (effluent) yang berasal dari sumber pencemarnya yaitu limbah hasil pabrik atau suatu kegiatan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;(limbah non domestik)&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;dan limbah domestik berupa buangan tinja dan buangan air bekas cucian,serta sampah. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Pencemaran terjadi karena buangan ini langsung di buang ke dalam badan air, (system) seperti sungai , kanal, parit atau selokan .. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Sumber Tidak Langsung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Sumber – sumber tidak langsung adalah kontaminan yang masuk melalui air tanah akibat adanya pencemaran pada air permukaan baik &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;dari limbah industri maupun dari limbah domestik.. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Mengingat bahwa air adalah komponen dari lingkungan hidup, maka pencemaran air merupakan bagian dari pencemaran lingkungan hidup. Pencemaran air perlu di kendalikan karena akibat pencemaran air dapat mengurangi pemanfaatan air sebagai modal dasar dan faktor utama pembangunan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Istilah pencemaran air terbentuk akibat adanya cairan bekas pakai yang di alirkan kembali begitu saja ke perairan terbuka, dan menimbulkan berbagai dampak yang merugikan masyarakat ataupun lingkungan.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Proses Pembersihan Diri dalam Air Sungai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Apabila kualitas air sungai telah kembali ke kondisi semula yaitu sebelum terjadinya pencemaran air, maka di katakan bahwa sungai telah melakukan proses pembersihan diri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Proses pembersihan atau pemulihan diri air sungai adalah proses penguraian bahan organik, maupun kontaminan lainnya yang ada di dalamnya secara alamiah melalui proses fisik, kimia, &amp; biologis.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Proses pemulihan diri ada beberapa proses yaitu : proses pengenceran, pengendapan, penyaringan, kimiawi dan biokimia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Proses pengenceran : Proses terjadinya pengurangan kadar kontaminan dalam air karena adanya penambahan jumlah air di dalamnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Proses pengendapan : mengendapnya partikel padatan yang ada dalam air sungai karena gaya gravitasi bumi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Proses kimia yang terjadi biasanya di sebabkan karena adanya reaksi oksidasi, reduksi dari senyawa kimia yang ada dalam sungai. Reaksi ini menghasilkan senyawa kimia yang stabil dan tidak membahayakan lingkungan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Proses penguraian bahan organik ini memerlukan oksigen terlarut dan mikroorganisme . Oksigen terlarut tersebut karena di manfaatkan untuk menguraikan bahan organik, maka kadar oksigen tersebut akan berkurang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Dengan demikian melalui proses pengenceran, pengendapan, oksidasi reduksi, biokimia dan penyaringan, Kadar kontaminan dalam air sungai dapat menurun. Kondisi ini di sebut daya pembersihan diri sungai… &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * A. Sumber Limbah Cair &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Limbah cair domestik terdiri dari air limbah yang berasal dari perumahan dan pusat perdagangan maupun perkantoran, hotel, rumah sakit, tempat” umum, lalu lintas, dll. BOD5 (biological oxygen dmand) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Limbah Cair Industri adalah limbah yg berasal dari induatri. Sifat-sifat air limbah industri relative bervariasi tergantung dari bahan baku yg di gunakan, pemakaian air dalam proses, dan bahan aditif yang digunakan selama proses produksi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Limbah Cair Pertanian berasal dari buangan air irigasi yg disalurkan kembali ke saluran drainase atau meresap ke dalam tanah. Limbah ini akan mempengruhi tingkat kekeruhan BOD5, COD ,pH . tetapi juga kadar unsure N, P, dan pestisida, insektisida &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Limbah Pertambangan berasal dari buangan pemrosesan yang terjadi diarea pertambangan misalnya tambang emas. Limbah ini akan mempengaruhi tingkat kekeruhan BOD5,COD,pH, tetapi juga kadar kimia yg digunakan dalam proses penambangan.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber &amp; Karakteristik Limbah Cair&lt;br /&gt;#&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * B. Karakteristik Limbah Cair &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Karakteristik limbah cair dinyatakan dalam bentuk kualitas limbah cair dan jumlah aliran limbah cair yang dihasilkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Kualitas limbah cair diukur terhadap kadar fisik, kimiawi dan biologis. Parameter yg diukur antara lain sebagai berikut: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Parameter fisik berupa padatan (partikel padat) yg ada dalam air (padatan total,padatan tersuspensi dan padatan terlarut) ;warna;bau dan temperature &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Parameter kimia selain berupa kadar BOD5,COD, dan TOC yang menggambarkan kadar bahan organik dalam limbah, juga senyawa yg terkait dengan anomia bebas, nitrogen organik, nitrit, nitrat, fosfor organik dan fosfor anorganik,sulfat,klorida,belerang,logam berat (Fe,Al,Mn dan Pb), dan gas (H2O,CO2,O2, dan CH4) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Parameter biologis juga merupakan hal penting karena ada beribu-ribu bakteri per millimeter dalam air limbah yg belum diolah. Jenis bakteri yg diukur adalah bakteri golongn Coli.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Dampak Pencemaran Air terhadap Lingkungan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Dampak pencemaran air terhadap kesehatan manusia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Limbah cair berdampak pada kesehatan manusia. Pengaruh langsung terhadap kesehatan, umpamanya, tergantung sekali pada kualitas air yang terkontaminasi dalam hal ini berfungsi sebagai media penyalur ataupun penyebar penyakit. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Peran air sebagai pembawa penyakit menular bermacam-macam : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * 1. Air sebagai media untuk hidup mikroba patogen &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * 2. Air sebagai sarang insekta penyebar penyakit &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * 3. Jumlah air bersih yang tersedia tak cukup &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * 4. Air sebagai media untuk hidup vector penyebar penyakit &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Dampak tehadap fungsi sungai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Adanya air limbah yang masuk ke dalam saluran drainase atau sungai akan mencemari air sungai tersebut. Pencemaran air mengakibatkan air sungai tidak lagi berfungsi sesuai peruntukkannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Akibat dari pencemaran air adalah: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * - air tidak dapat dimanfaatkan sesuai peruntukkannya, dan jika dimanfaatkan maka diperlukan pengolahan khusus yang menyebabkan peningkatan biaya pengoperasian &amp; pemeliharaan sungai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * - air menjadi penyebab timbulnya penyakit.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Dampak Pencemaran Air Terhadap Air Tanah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Dampak Pencemaran Air Terhadap Rantai Makanan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Rantai makanan dalam air akan terganggu akibat adanya pencemaran air. Dengan banyaknya zat pencemaran yang ada di dalam air, menyebabkan menurunnya kadar oksigen di dalam air tersebut. Beberapa jenis ikan maupun tumbuh-tumbuhan yang ada dalam air akan mati karena kekurangan oksigen. Demikian pula apabila zat pencemar tersebut beracun dan berbahaya, maupun terjadinya kenaikan suhu iar, beberapa jenis biota akan mati, sehingga keseimbangan rantai makanan terganggu. Disisi lain akibat matinya bakteri-bakteri, maka proses pembersihan diri secara alamiah yang seharusnya dapat terjadi menjadi terhambat, atau dengan kata lain daya pembersih diri sungai sangat kecil.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dampak Pencemaran Air terhadap Lingkungan&lt;br /&gt;#&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Pengendalian pencemaran air adalah upaya pencegahan dan penanggulangan pencemaran air serta pemulihan kualitas air untuk menjamin agar sesuai dengan baku mutu air. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Tujuan pengelolaan limbah cair adalah untuk mengendalikan agar tidak terjadi pencemaran air atau menghasilkan zero pollution ( tidak ada polutan dalam air ). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Pendekatan yang dilakukan dalam pengelolaan pencemaran air mencakup pendekatan non teknis dan pendekatan teknis . &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Pendekatan non teknis yang dimaksud adalah penerbitan peraturan sekaligus sosialisasi peraturan yang digunakan sebagai landasan hukum bagi pengelola badan air maupun penghasil limbah dalam mengendalikan limbah maupun mengelola limbahnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Pendekatan teknis berupa penyediaan / pengadaan sarana dan prasarana penanganan limbah serta monitoring dan evaluasi.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengelolaan Limbah Cair Untuk Pengendalian Pencemaran Air&lt;br /&gt;# Yang di Atur dalam Peraturan Pengelolaan Limbah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Hal yang diatur antara lain adalah mengenai sistem penanganan limbah, baku mutu efluen limbah, baku mutu badan air penerima, monitoring dan evaluasi, pelaporan, dan sangsi, serta organisasi pengelola. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Peraturan yang digunakan sebagai landasan hukum bagi pengelola dalam pencemaaran air, terutama yang bersangkutan baku mutu lingkungan.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Pengelolaan Limbah Cair Di Kota&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Sistem Penanganana Limbah Domestik &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Limbah yang berasal dari rumah tangga, bangunan kantor, bangunan sekolah, maupun bangunan lainnya pada prinsipnya di lokalisasi agar tidak menyebar kemana-mana. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Kita mengenal dua cara penanganan limbah domestik di lingkungan perkotaan menurut lokasi penempatan bak pengolahan limbah cair yaitu sistem penannganan limbah setempat dan terpusat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Skema Penangan Limbah Cair Dengan Sistem Setempat.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumah Tangki Septik dan Bidang Resapan Truk Tinja Instalalasi Pengelolahan Lumpur Tinja Beberapa Rumah Tangki Septik Bersama Truk Tinja Instalalasi Pengelolahan Lumpur Tinja&lt;br /&gt;#&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Skema Penanganan Limbah Di Kawasan Industri Sistem Terpusat.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Daerah Pemukiman 2. Daerah Industri 3. Daerah Perdagangan 4. Daerah Perkantoran Bak Kontrol Jaringan Rlool Kota Instalasi Pengelolaan Limbah Cair Badan Air Penerima&lt;br /&gt;#&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Sistem Penanganan Limbah Industri &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Penanganan Limbah Industri Sistem Setempat &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Sekitar tahun 1970 limbah industri ditangani dengan membuat instalasi pengolahan limbah industri di tempat (end of pipe). Model ini disebut sebagai penanganan limbah industri dengan system setempat. Pengolahan terhadap limbah industri ini memerlukan biaya yang tidak kecil,sehingga brepengaruh terhadap harga jual barang produksinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Kemudian para industriawan melakukan berbagai upaya,agar limbah yang dihasilkan sesedikit mungkin dan dengan memanfaatkan kembali limbah yang ada. Cara ini disebut dengan istilah ‘produksi bersih’.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Skema Penanganan Limbah Di Kawasan Industri Sistem Terpusat.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Industri A Industri B Industri C IPAL Industri Industri E Industri D Pengelolaan Pendahuluan sungai&lt;br /&gt;#&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Produksi bersih didefinisikan sebagai strategi pengelolaan lingkungan yang bersifat preventif,proaktif,terpadu dan diterapkan secar kontinyu pada setiap kegiatan mulai dari hulu sampai dengan ke hilir yang terkait dengan proses produksi terhadap suatu produk barang atau jasa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Tujuannya adalah untuk meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya alam, mencegah terjadinya prncemaran lingkungan dan mengurangi terbentuknya limbah mulai dari sumbernya sehingga dapat memperkecil resiko terhadap kesehatan dan keselamatan manusia serta kerusakan lingkungan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Pencegahan pencemaran adalah upaya dalam mencapai produksi bersih. Dalam konsep ini limbah didefinisikan sebagai sumber daya yang tidak pada tempatnya.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;APAKAH PRODUKSI BERSIH &amp; PENCEGAHANNYA&lt;br /&gt;# Hirarkhi Pencegahan Pencemaran Peng urangan Daur ulang &amp;Peman- faatan kembali Mengelola limbah Membuang Limbah&lt;br /&gt;# Manfaat Produksi Bersih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Beberapa keuntungan dalam penerapan/pelaksanaan Produksi Bersih adalah : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Penggunaan sumberdaya alam lebih efisien. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Mengurangi atau mencegah terbentuknya bahan pencemar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Mencegah berpindahnya pencemar dari satu media ke media lainnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Terhindar dari biaya pemulihan lingkungan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Produk yang dihasilkan dapat bersaing di pasar internasional. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Mengurangi resiko terhadap kesehatan manusia dan lingkungan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Mendorong dikembangkannya teknologi pengurangan limbah pada sumbernya dan produk akrab lingkungan.. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;PENCEMARAN AIR Apakah Pencemaran Air itu ? Bagaimana Pengendaliannya ? Apakah produksi bersih &amp; pencegahan ? Proses pembersihan diri dlm air sungai Sumber &amp; Karakteristik Limbah Air Dampak terhadap lingkungan Peraturan pengelolaan limbah Cara pengelolaan Limbah di kota Hiraki dlm pencegahan pencemaran Manfaat produksi bersih&lt;br /&gt;Pencemaran Air&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1371000015272472145-4370213252677008001?l=amma06.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amma06.blogspot.com/feeds/4370213252677008001/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1371000015272472145&amp;postID=4370213252677008001' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/4370213252677008001'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/4370213252677008001'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amma06.blogspot.com/2009/07/lingkungan-hidup.html' title='lingkungan hidup'/><author><name>muhammad al Idsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15114300583919009618</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/SY2Uf1iBkPI/AAAAAAAAAQ0/74XOnOO9Y98/S220/Aang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1371000015272472145.post-1477597554207958222</id><published>2009-07-15T09:52:00.001+07:00</published><updated>2009-07-15T13:49:43.645+07:00</updated><title type='text'>kelemahan-kelemahan uji BOD</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Polusi Air&lt;br /&gt;Polusi air adalah penyimpangan sifat-sifat air dari keadaan normal, bukan dari kemurniaanny. Air yang tersebar dialam tidak pernah dapat dalam bentuk murni, tetapi bukan berarti semua air sudah sudah berpolusi. Air permukaan dan air sumur biasanya mengandung bahan-bahan metal terlarut seperti Na, Mg, Ca, dan Fe. Air yang mengandung komponen-komponen tersebut dalam jumlah tinggi disebut air sadah.&lt;br /&gt;Air yang tidak berpolusi tidak selalu merupakan air murni, tetapi adalah air yang tidak mengandung bahan-bahan asing tertentu dalam jumlah melebihi batas yang ditetapkan sehingga air tersebut dapat digunakan secara normal untuk keperluan tertentu. Adanya benda-benda asing yang mengakibatkan air tersebut tidak dapat digunakan secara normal disebut polusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Polutan Air&lt;br /&gt;Ciri-ciri air yang mengalami polusi sangat bervariasi tergantung dari jenis dan polutannya atas komponen yang mengakibatkan polusi. Tanda-tanda polutan air yang berbeda disebabkan oleh sumber dan jenis polutan yang berbeda-beda. Polutan air dapat dikelompokkan atas 9 prup berdasarkan perbedaan sifat-sifatnya sebagai berikut:&lt;br /&gt;1.Padatan&lt;br /&gt;2.Bahan-bahan yang membutuhkan oksigen&lt;br /&gt;3.Mikroorganisme&lt;br /&gt;4.Komponen organik sitetik&lt;br /&gt;5.Nutrien tanaman&lt;br /&gt;6.Minyak&lt;br /&gt;7.Senyawa anorganik dan mineral&lt;br /&gt;8.Bahan radioaktif&lt;br /&gt;9.Panas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suhu&lt;br /&gt;Kenaikan suhu air akan menimbulkan beberapa akibat beberapa akibat sebagai berikut:&lt;br /&gt;1.Jumlah oksigen terlarut di dalam air menurun&lt;br /&gt;2.Kecepatan ikan dan hewan air lainnya terganggu&lt;br /&gt;3.kecepatan reaksi kimia meningkat&lt;br /&gt;4.jika batas suhu yang mematikan terlampaui, ikan dan hewan air lainnya mungkin akan mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warna, bau dan rasa&lt;br /&gt;Warna air yang tidak normal biasanya menunjukkan adanya polusi. Warna air dapat dibedakan atas dua macam yaitu warna sejati (true color) yang disebabkan oleh bahan-bahan terlarut, dan warna semu (Apparent color), yang sesuai disebabkan adanya bahan-bahan terlarut juga karena adanya bahan-bahyan tersuspensin, termasuk diantaranya yang bersifat koloid.&lt;br /&gt;Bau air tergantung dari sumber airnya. Bau air dapat disebabkan oleh bahan-bahan kimia, ganggang, plamkton atau tumbuhan dan hewan air, baik yang hidup maupun yang sudah mati.&lt;br /&gt;Air yang normasl sebenarnya tidak mempunyai rasa. Timbulnya rasa yang menyimpang biasanya disebabkan oleh adanya polusi, dan rasa yang menyimpang tersebut biasanya dihubungkan dengan baunya karena pengujian terhadap rasa air jarang dilakukan. Air yang mempunyai bau tidak normal juga dianggap mempunyai rasa yang tidak normal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padatan&lt;br /&gt;Air yang terpolusi selalu mengandung padatan yang dapat dibedakan atas empat kelompok berdasarkan besar partikelnya dan sifat-sifat lainnya, terutama kelarutannya yaitu:&lt;br /&gt;1.Padatan terendap (sedimen)&lt;br /&gt;2.Padatan tersuspensi dan koloid&lt;br /&gt;3.Padatan terlarut&lt;br /&gt;4.Minyak dan lemak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAHAN BUANGAN YANG MEMERLUKAN OKSIGEN&lt;br /&gt;Oksigen terlarut&lt;br /&gt;Oksigen terlarut merupakan kebutuhan dasar untuk kehidupan tanaman dann hewan didalam air. Biota air yang hangat memerlukan O2 terlarut minimal 5 ppm, sedangkan biota air dingin memerlukan O2 terlarut mendekati jenuh. Konsentrasi O2 terlarut minimal untuk kehidupan biota tidak boleh kurang dari 6 ppm.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BOD (Biochemical Oxygen Demand)&lt;br /&gt;BOD menunjukkan jumlah O2 terlarut yang dibutuhkan oleh organisme hidup untuk memecah / mengoksidasi bahan-bahan buangan di dalam air. Uji BOD mempunyai beberapa kelemahan, diantaranya adalah:&lt;br /&gt;1.Dalam uji BOD ikut terhitung O2 konsumsi oleh bahan-bahan anorganik / bahan-bahan tereduksi lainnya yang disebut juga “intermediete oxygen demand”.&lt;br /&gt;2.Uji BOD memerlukan waktu yang cukup lama yaitu minimal 5 hari.&lt;br /&gt;3.Uji BOD yang dilakukan 5 hari masih belum dapat menunjukkan nilai total BOD melainkan hanya kira-kira 6% dari total BOD.&lt;br /&gt;4.Uji BOD tergantung dari adanya senyawa penghambat didalam air tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;COD (Chemical Oxygen Demand)&lt;br /&gt;COD adalah sesuatu uji yang menentukan jumlah O2 yang dibutuhkan oleh bahan oksidan, misalnya iodium dikromat, untuk mengoksidasi bahan-bahan organik yang terdapat didalam air. Uji COD biasanya menghasilkan nilai kebutuhan O2 yang lebih tinggi daripada uji BOD karena bahan-bahan yang stabil terhadap reaski biologi dan mikrooganisme dapat ikut teroksidasi dalam uji COD 96% hasil uji COD yang dilakukan selama 10 menit kira-kira akan setara dengan hasil uji BOD selama 5 hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mikroorganisme&lt;br /&gt;Mikrobiologi Air&lt;br /&gt;Mikroorganisme yang terdapat di dalam air berasal dari berbagai sumber seperti udara, tanah, sampah, lumpur, tanaman hidup/mati (bangkai), kotoran manusia/hewan, bahan organik lainnya. Patogen yang sering ditemukan didalam air terutama adalah bakteri-bakteri penyebab infeksi saluran pencernaan seperti Vibrio cholerae penyebab penyakit kolera, Shigella dysentriae penyebab penyakit disentri basiler dan lain-lain. Untuk mencegah penyebaran penyakit melalui air perlu dilakukan kontrol terhadap polusi air.&lt;br /&gt;Jumlah dan jenis mikrooganisme yang terdapat di dalam air bervariasi bergantung dari berbagai faktor. Faktor-faktor tersebut adalah:&lt;br /&gt;1.Sumber air&lt;br /&gt;Jumlah dan jenis mikroorganisme di dalam air dipengaruhi oleh sumber air tersebut, misalnya air atmosfer (air hujan/salju), air permukaan (danau, sungai), air tanah (sumur, mata air), air tergenang (air laut), dsb.&lt;br /&gt;2.Komponen nutrien dalam air&lt;br /&gt;Air, terutama air buangan sering mengandung komponen-komponen yang dibutuhkan oleh spesies mikroorganisme tertentu. Semua air secara alamiah juga mengandung mineral-mineral yang cukup untuk kehidupan mikroorganisme didalam air.&lt;br /&gt;3.Komponen beracun&lt;br /&gt;Komponen beracun yang terdapat di dalam air mempengaruhi jumlah dan jenis mikroorganisme di dalam air tersebut.&lt;br /&gt;4.Organisme air&lt;br /&gt;Adanya organisme lain di dalam air dapat mempengaruhi jumlah dan jenis mikroorganisme air sebagai contoh plankton merupakan organisme yang makan bakteri, ganggang dan plankton lainnya, sehingga adanya plankton dapat mengurangi jumlah organisme-organisme tersebut.&lt;br /&gt;5.Faktor fisik&lt;br /&gt;Jumlah dan jenis mikroorganisme juga dipengaruhi oeh faktor-faktor fisik seperti: suhu, pH, tekanan osmotik, tekanan hidrostatik, aerasi, dan penetrasi sinar matahari. Jumlah dan jenis mikroorganisme didalam air buangan selain dipengaruhi oleh faktor-faktor diatas juga dipengaruhi oleh jenis polutan air tersebut. Misalnya air yang terpolusi oleh kotoran hewan dan manusia mengandung bakteri-bakteri yang berasal dari kotoran seperti Esherchia coli, Streptokoki fekal, Clostridium perfringens.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bakteri Indikator Polusi&lt;br /&gt;Bakteri indikator polusi/ indikator sanitasi adalah bakteri yang dapat digunakan sebagai petunjuk adanya polusi feses/kotoran manusia / hewan, karena organisme tersebut merupakan organisme komensal yang terdapat didalam saluran pencernaan manusia maupun hewan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LOGAM BERAT&lt;br /&gt;Merkuri&lt;br /&gt;Sifat-sifat Merkuri&lt;br /&gt;Merkuri merupakan elemen alami, oleh karena itu sering mencemari lingkungan. Komponen merkuri banyak tersebar dikarang-karang, tanah, udara, air dan organisme hidup melalui proses-proses fisik kimia dan biologi yang komplek. Sifat-sifat kimia dan fisik merkuri membuat logam tersebut banyak digunakan untuk keperluan ilmiah dan industri. Beberapa sifat tersebut adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;1.merkuri merupakan satu-satunya logam yang berbentuk cair pada suhu kamar (25°C) dan mempunyai titik buku terendah dari semua logam, yaitu -39°C.&lt;br /&gt;2.Kisaran suhu dimana merkuri terdapat dalam bentuk cair sangat lebar, yaitu 396°C, dan pada kisaran suhu ini merkuri mengembang secara merata.&lt;br /&gt;3.Merkuri mempunyai volatiilitas yang tertinggi dari semua logam.&lt;br /&gt;4.Ketahanan listrik merkuri sangat rendah sehingga merupakan konduktor yang terbaik dari semua logam.&lt;br /&gt;5.Merkuri dan komponen-komponennya bersifat racun terhadap semua makhluk hidup.&lt;br /&gt;Kegunaan Merkuri&lt;br /&gt;Merkuri digunakan dalam berbagai bentuk dan untuk berbagai keperluan, misalnya industri Ixhlor alkali, merupakan industri yang merupakan industri yang menggunakan merkuri yang terbesar, penggunaan kedua yang terbesar dari merkuri adalah dalam produksi alat-alat listrik untuk berbagai keperluan, cat, instrumen, sebagai katalis, kedokteran gigi, pertanian, alat-alat laboratorium, obat-obatan, industri kertas , amalgan dan sebagainya. Penggunaan merkuri dan komponen-komponennya sebagai fungisida merupakan kegunaan ketiga terbesar dari merkuri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencemaran Merkuri di dalam air dan lingkungan&lt;br /&gt;Penggunaan merkuri didalam industri sering-sering menyebabkan pencemaran lingkungan, baik melalui air buangan maupun melalui sistem ventilisasi udara. Merkuri yang terbuang kesungai dan pantai atau badan air disekitar industri-industri tersebut kemudian dapat mengkontaminasi ikan-ikan dan makhluk air lainnya termasuk ganggang dan tanaman air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TIMBAL&lt;br /&gt;Sifat-sifat Timbal&lt;br /&gt;Timbal banyak digunakan untuk berbagai keperluan karena sifat-sifatnya sebagai berikut:&lt;br /&gt;1.Timbal mempunyai titik cair rendah sehingga jika digunakan dalam bentuk cair dibutuhkan teknik yang cukup sederhana dan tidak mahal.&lt;br /&gt;2.Timbal merupakan logam yang lunak sehingga mudah diubah menjadi berbagai bentuk.&lt;br /&gt;3.Sifat kimia timbal menyebabkan logam ini dapat berfungsi sebagai lapisan pelindung jika kontak dengan udara lembab.&lt;br /&gt;4.Densitas timbal lebih tinggi dibandingkan dengan logam lainnya kecuali emas dan merkuri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegunaan Timbal&lt;br /&gt;Penggunaan timbal terbesar adalah produksi baterai penyimpan untuk mobil, dimana digunakan timbal metalik dan komponen-komponennya. Penggunaan lainnya dari timbal adalh untuk produk-produk logam seperti amunisi, pelapis kabel, pipa dan solder, bahan kimia, pewarna dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber Polusi Timbal&lt;br /&gt;Timbal yang mencemari udara terdapat dalam 2 bentuk, yaitu berbentuk gas dan partikel-partikel. Gas timbal terutama berasal dari pembakaran bahan aditif bensin dari kendaraan bermotor yang terdiri dari tetraetil Pb dan tetrametil Pb. Partikel-partikel Pb diudara berasal dari sumber-sumber lain seperti pabrik-pabrik aktif Pb dan Pb okside, pembakaran arang dsb. Polusi Pb yang terbesar bersal dari pembakaran bensin, dimana dihasilkan berbagai komponen Pb, terutama PbBrCl dan PbBrCl, 2PbO.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keracunan Pb&lt;br /&gt;Daya racun Pb didalam tubuh diantaranya disebabkan oleh penghambatan enzim oleh ion-ion Pb2+. Pb yang tertinggal didalam ion tubuh, baik dari udara maupun melalui makanan/minuman, akan mengumpul terutama didalam skeleton (90-95%). Tulang berfungsi sebagai tempat pengumpulan Pb karena sifat-sifat iion Pb2+ yang hampir sama dengan Ca2+ .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penanganan Air Buangan&lt;br /&gt;Bentuk kontrol polusi air yang paling umum dilakukan di dalam industri-industri terdiri dari sistem buangan dan penanganan air buangan. Air buangan dikumpulkan melalui sistem buangan yang keluar dari tempat pengolahan limbah tersebut diharapkan mutunya sudah memenuhi syarat untuk dibuang kembali kedalam suplai air minum. Proses penanganan air buangan pada prinsipnya terdiri dari 3 tahap, yaitu proses penanganan primer (penyaringan, pengendapan, pemisahan endapan) sekunder (penyaringan trikel dan lumpur aktif) dan tersier/lanjut.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Polusi Air&lt;br /&gt;Polusi air adalah penyimpangan sifat-sifat air dari keadaan normal, bukan dari kemurniaanny. Air yang tersebar dialam tidak pernah dapat dalam bentuk murni, tetapi bukan berarti semua air sudah sudah berpolusi. Air permukaan dan air sumur biasanya mengandung bahan-bahan metal terlarut seperti Na, Mg, Ca, dan Fe. Air yang mengandung komponen-komponen tersebut dalam jumlah tinggi disebut air sadah.&lt;br /&gt;Air yang tidak berpolusi tidak selalu merupakan air murni, tetapi adalah air yang tidak mengandung bahan-bahan asing tertentu dalam jumlah melebihi batas yang ditetapkan sehingga air tersebut dapat digunakan secara normal untuk keperluan tertentu. Adanya benda-benda asing yang mengakibatkan air tersebut tidak dapat digunakan secara normal disebut polusi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1371000015272472145-1477597554207958222?l=amma06.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amma06.blogspot.com/feeds/1477597554207958222/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1371000015272472145&amp;postID=1477597554207958222' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/1477597554207958222'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/1477597554207958222'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amma06.blogspot.com/2009/07/kelemaha-kelemahan-uji-bod.html' title='kelemahan-kelemahan uji BOD'/><author><name>muhammad al Idsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15114300583919009618</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/SY2Uf1iBkPI/AAAAAAAAAQ0/74XOnOO9Y98/S220/Aang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1371000015272472145.post-2604329965986339547</id><published>2009-07-12T19:02:00.002+07:00</published><updated>2009-07-12T19:18:22.749+07:00</updated><title type='text'>tentang turjuman al mustafid dan tafsir di indonesia</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Keseluruhan kitab tafsir yang dibuat pada masa sahabat, tabiin, dan tabiit tabiin (pengikut tabiin) ditulis dalam bahasa Arab. Kitab tafsir seperti ini hanya mampu dibaca oleh orang yang mempunyai kemampuan dan pengetahuan bahasa Arab yang cukup. Padahal, tujuan tafsir adalah untuk memperjelas makna kata-kata dan pemahaman teks Alquran yang juga menggunakan bahasa Arab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memudahkan umat Islam Indonesia dalam memahami isi dan kandungan Alquran, usaha penerjemahan dan penafsiran Alquran dengan bahasa Indonesia juga dilakukan, baik oleh perorangan maupun kelompok. Penerjemahan dan penafsiran Alquran oleh ulama di Tanah Air tidak hanya dilakukan ke dalam bahasa Indonesia, tetapi juga dalam bahasa daerah dan bahasa Melayu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara ulama Indonesia yang secara perorangan telah menyusun tafsir Alquran adalah H Oemar Bakry (ahli tafsir, ulama, dan mubaligh dari Sumatra Barat) melalui buku berjudul Tafsir Rahmat. Selain itu, umat Islam di Indonesia juga mengenal nama Buya Hamka dengan kitab Tafsir al-Azhar dan Quraish Shihab dengan Tafsir al-Misbah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Departemen Agama secara institusional telah mengadakan upaya penerjemahan dan penafsiran Alquran. Buku terjemahan Alquran dan tafsir yang dikeluarkan oleh Departemen Agama masing-masing berjudul Alquran dan Terjemahannya serta Alquran dan Tafsirnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulisan kitab terjemahan dan tafsir Alquran dalam bahasa Indonesia, bahasa daerah, dan bahasa Melayu sebenarnya sudah dimulai pada abad ke-17 M. Pada masa itu, Syekh Abdur Rauf Singkel--seorang ulama asal Singkel, Aceh--menyusun sebuah kitab tafsir pertama berbahasa Melayu yang diberi judul Turjuman al-Mustafid.&lt;br /&gt;Upaya penerjemahan dan penafsiran Alquran dalam bahasa Melayu diteruskan pada periode selanjutnya oleh Muhammad bin Umar yang terkenal dengan nama Syekh Nawawi al-Bantani al-Jawi. Kitab Tafsir al-Munir li Ma'alim at-Tanzil al-Musfir 'an Wujuh Mahasin at-Ta'wil yang disusun Syekh Nawawi ini diterbitkan di Makkah pada permulaan tahun 1880-an. Hingga kini, sudah beberapa kali dicetak ulang dan banyak beredar di kawasan Timur Tengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, pada abad ke-19 M hingga memasuki abad ke-20 M, mulai bermunculan berbagai macam kitab terjemahan dan tafsir Alquran karya para ulama di dalam negeri. Di antaranya, Al-Quran Karim dan Terjemahan Maknanya karya Prof H Mahmud Yunus yang dirilis pada 1967. Tafsir ini hanya terdiri atas satu jilid, namun penafsirannya mencakup 30 juz.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 1974, umat Islam di Indonesia mulai mengenal kitab tafsir dalam bahasa daerah melalui Al-Kitab al-Mubin Tafsir Alquran berbahasa Sunda yang disusun oleh KH MHD Ramli. Kemudian, di tahun 1977, muncul kitab tafsir dalam bahasa Jawa karya Prof KH R Muhammad Adnan yang berjudul Tafsir Alquran Suci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulisan tafsir Alquran dalam bahasa Indonesia secara lebih lengkap dalam satu jilid baru dilakukan oleh H Oemar Bakry melalui kitab Tafsir Rahmat yang terbit pada tahun 1981. Penafsiran dalam kitab ini dilakukan berdasarkan urutan surah dan ayat dalam Alquran tanpa mengelompokkan ayat sesuai dengan masalah yang dikandungnya. Yang membedakan kitab Tafsir Rahmat dengan kitab-kitab tafsir karya ulama Indonesia sebelumnya adalah setiap surah yang akan ditafsirkan didahului oleh suatu pendahuluan yang berisi uraian tentang nama atau nama-nama lain surah tersebut, jumlah ayat, hubungan antarsurah, dan pokok isi surah. Penafsiran surah diakhiri dengan penutup yang berisi kesimpulan mengenai kandungannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada perkembangan berikutnya, masyarakat Muslim Indonesia juga mengenal Tafsir al-Azhar yang disusun oleh Hamka yang terbit pada tahun 1983. Kitab ini terdiri atas 15 jilid dan setiap jilid berisi penafsiran dua juz Alquran. Di setiap awal surah yang ditafsirkan, diuraikan lebih dahulu beberapa hal yang berkaitan dengan surah dan pokok isinya. Selain itu, setiap ayat juga disertai dengan terjemahannya. Masalah pokok yang terkandung dalam ayat-ayat tertentu diuraikan dan ditafsirkan secara panjang lebar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain kitab tafsir yang disusun secara perorangan, Muslim di Tanah Air juga mengenal karya tafsir yang dibuat secara kelompok atau oleh lembaga. Di antaranya Alquran dan Terjemahannya yang disusun oleh Yayasan Penyelenggara Penerjemah Alquran atas penunjukan oleh Departemen Agama RI. Alquran dan Terjemahannya terbit pertama kali tahun 1971 dan sejak tahun 1990 terjemahannya telah mengalami revisi. dia/berbagai sumber(www.republika.co.id)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Keseluruhan kitab tafsir yang dibuat pada masa sahabat, tabiin, dan tabiit tabiin (pengikut tabiin) ditulis dalam bahasa Arab. Kitab tafsir seperti ini hanya mampu dibaca oleh orang yang mempunyai kemampuan dan pengetahuan bahasa Arab yang cukup. Padahal, tujuan tafsir adalah untuk memperjelas makna kata-kata dan pemahaman teks Alquran yang juga menggunakan bahasa Arab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memudahkan umat Islam Indonesia dalam memahami isi dan kandungan Alquran, usaha penerjemahan dan penafsiran Alquran dengan bahasa Indonesia juga dilakukan, baik oleh perorangan maupun kelompok. Penerjemahan dan penafsiran Alquran oleh ulama di Tanah Air tidak hanya dilakukan ke dalam bahasa Indonesia, tetapi juga dalam bahasa daerah dan bahasa Melayu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1371000015272472145-2604329965986339547?l=amma06.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.ltqdewandakwah.co.cc' title='tentang turjuman al mustafid dan tafsir di indonesia'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amma06.blogspot.com/feeds/2604329965986339547/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1371000015272472145&amp;postID=2604329965986339547' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/2604329965986339547'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/2604329965986339547'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amma06.blogspot.com/2009/07/tentang-turjuman-al-mustafid-dan-tafsir.html' title='tentang turjuman al mustafid dan tafsir di indonesia'/><author><name>muhammad al Idsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15114300583919009618</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/SY2Uf1iBkPI/AAAAAAAAAQ0/74XOnOO9Y98/S220/Aang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1371000015272472145.post-68917090216073086</id><published>2009-07-12T18:55:00.001+07:00</published><updated>2009-07-12T18:58:13.329+07:00</updated><title type='text'>makna Israiliyyat</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Israiliyyat dalam Kitab TaIfSsLirA A-MnIwYaYrA -BTa 2id6h(a2w) (i2004): 23 - 37 23&lt;br /&gt;Israiliyyat dalam Kitab Tafsir Anwar Baidhawi&lt;br /&gt;MAZLAN IBRAHIM&lt;br /&gt;AHMED KAMEL MOHAMAD&lt;br /&gt;ABSTRAK&lt;br /&gt;Islam merupakan agama yang syumul merangkumi seluruh aspek kehidupan&lt;br /&gt;manusia. Sejajar dengan itu, al-Quran diturunkan sebagai kitabullah yang&lt;br /&gt;mempunyai panduan dan hidayah kepada seluruh umat manusia lengkap&lt;br /&gt;dengan segala isi kandungannya sama ada dari segi akidah, ibadah,&lt;br /&gt;perundangan, akhlak, sejarah dan sebagainya. al-Quran dinukilkan secara&lt;br /&gt;mutawatir dan merupakan kitab yang sentiasa dipelihara isi kandungannya&lt;br /&gt;oleh Allah (s.w.t.) daripada diseleweng oleh musuh Allah (s.w.t.). Namun begitu&lt;br /&gt;tidak dinafikan bahawa terdapat sesetengah para pentafsir dahulu atau masa&lt;br /&gt;kini memasukkan beberapa unsur-unsur Israiliyyat di dalam pentafsiran&lt;br /&gt;mereka. Unsur ini banyak dikesan terutamanya dalam menggambarkan perihal&lt;br /&gt;cerita-cerita para nabi dan rasul, dan faktor ini adalah antara penyebab&lt;br /&gt;berlakunya kelemahan dalam Tafsir Ma’thur. Kajian ini cuba menganalisis&lt;br /&gt;kitab tafsir Melayu lama karangan Syeikh Abd. Al-Rauf bin Ali al-Fansuri al-&lt;br /&gt;Singkili, yang merupakan antara kitab-kitab tafsir berbahasa Melayu yang&lt;br /&gt;dipelajari di surau-surau serta pondok-pondok bukan sahaja di Indonesia&lt;br /&gt;bahkan juga di Malaysia. Kajian ini akan menjelaskan tentang biodata&lt;br /&gt;pengarang terlebih dahulu, dan kemudiannya diikuti dengan pengenalan&lt;br /&gt;kitab dan terakhir ialah analisa terhadap riwayat-riwayat Israiliyyat yang&lt;br /&gt;terdapat di dalamnya. Selayaknya kitab ini diberi perhatian dan penumpuan&lt;br /&gt;bagi menilai sama ada ia juga dipengaruhi oleh riwayat-riwayat Israiliyyat&lt;br /&gt;ataupun tidak. Semoga masyarakat yang cintakan al-Quran mampu mendalami&lt;br /&gt;tafsiran-tafsirannya tanpa terpengaruh dengan riwayat-riwayat Israiliyyat&lt;br /&gt;yang batil yang tidak berdasarkan kepada sanad yang sahih.&lt;br /&gt;ABSTRACT&lt;br /&gt;Islam is a perfect religion which is covered all aspects of human life. In respect&lt;br /&gt;to this, al-Quran as kitabullah has been revealed to all mankinds as a guideline&lt;br /&gt;in their life which is cover the aspect of aqidah, ibadah, law, akhlaq, history and&lt;br /&gt;others. Al-Quran is revealed through mutawatir method and is guaranteed by&lt;br /&gt;Allah Almighty from any amendments. However there is exist the mufassiruun&lt;br /&gt;who has moulded their interpretations with Israiliyyat. These elements are&lt;br /&gt;used whenever the mufassiruun explains about the story of the prophets. As a&lt;br /&gt;result of these, the Tafsir Ma’thur is considered very weak. Therefore this&lt;br /&gt;24 Isla-miyya-t 26(2)&lt;br /&gt;article will analyse one of the well-known tafsir which is written in Malay by&lt;br /&gt;Syeikh Abd. al-Rauf bin Ali al-Fansuri al-Singkili namely Tafsir Anwar&lt;br /&gt;Baidhawi. This tafsir is widely circulated among the students in Indonesia’s&lt;br /&gt;and Malaysia’s pondok. The discussion of this book will be devided into three&lt;br /&gt;parts. First, the writer will discuss about the background of Syeikh Abd. Al-&lt;br /&gt;Rauf bin Ali al-Fansuri al-Singkili. It follows with the introduction of the kitab.&lt;br /&gt;Finally the writer will analyse the verses which is influenced by the Israiliyyat.&lt;br /&gt;This article comes to the conclusion that a thorough examinations towards the&lt;br /&gt;Malay kitab tafsir should be done intensively in order to ensure that the&lt;br /&gt;Muslims community are not influenced by the Israilliyyat interpretation.&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;Al-Quran merupakan satu mukjizat yang sesuai untuk semua zaman, keadaan,&lt;br /&gt;dan juga tempat. Oleh itu, ia memerlukan satu penafsiran yang kukuh untuk&lt;br /&gt;memudahkan orang awam memahami kandungan al-Quran dan seterusnya dapat&lt;br /&gt;menghayati segala isi kandungannya. Penafsiran yang dilakukan tidak berhatihati&lt;br /&gt;akan memudahkan unsur-unsur Israiliyyat dan khurafat memasuki ke dalam&lt;br /&gt;kitab-kitab tafsir. Unsur-unsur Israiliyyat ini menyerap masuk ke dalam kitab&lt;br /&gt;tafsir kerana sikap ambil mudah pentafsir. Mereka terus menukilkan tafsir tanpa&lt;br /&gt;mengira kesahihan cerita tersebut.&lt;br /&gt;Islam adalah agama yang syumul. Segala pengajaran, arahan dan larangannya&lt;br /&gt;adalah merangkumi seluruh aspek kehidupan manusia. Sejajar dengan itu, al-&lt;br /&gt;Quran diturunkan sebagai kitabullah yang mempunyai panduan dan hidayah&lt;br /&gt;kepada seluruh umat manusia, lengkap dengan segala isi kandungannya sama&lt;br /&gt;ada dari segi aqidah, ibadah, perundangan, akhlak, sejarah dan sebagainya. Al-&lt;br /&gt;Quran dinukilkan secara mutawatir dan merupakan kitab yang sentiasa dipelihara&lt;br /&gt;isi kandungannya oleh Allah daripada diseleweng oleh musuh-musuh-Nya.&lt;br /&gt;Namun begitu, terdapat sesetengah para pentafsir dahulu atau masa kini yang&lt;br /&gt;memasukkan unsur-unsur Israiliyyat dalam pentafsiran mereka. Unsur-unsur ini&lt;br /&gt;banyak dikesan terutamanya dalam menggambarkan perihal cerita-cerita para&lt;br /&gt;nabi dan rasul. Faktor ini adalah antara penyebab berlakunya kelemahan dalam&lt;br /&gt;tafsir ma’thur.&lt;br /&gt;Artikel ini bertujuan untuk menganalisa kitab tafsir Melayu Tafsir Anwar&lt;br /&gt;Baidhawi karangan Abd. Al-Rauf bin Ali al-Fansuri al-Singkili atau Sheikh&lt;br /&gt;Abdurrauf yang ditafsirkan secara lengkap tiga puluh juzuk. Kitab ini ditulis&lt;br /&gt;dalam bahasa Melayu tulisan Jawi lama. Tafsir ini masih dicetak hingga sekarang.&lt;br /&gt;Ia dicetak dalam tiga penggal, dan yang terbaru sekali ia dicetak hanya dalam&lt;br /&gt;satu jilid tebal. Kitab tafsir ini menjadi pilihan kerana ia merupakan antara kitabkitab&lt;br /&gt;tafsir berbahasa Melayu yang dipelajari di surau-surau, masjid-masjid serta&lt;br /&gt;pondok-pondok di Malaysia. Kitab ini wajar diberi perhatian dan penumpuan&lt;br /&gt;bagi menilai sama ada ia juga dipengaruhi oleh kisah-kisah Israiliyyat ataupun&lt;br /&gt;Israiliyyat dalam Kitab Tafsir Anwar Baidhawi 25&lt;br /&gt;tidak. Artikel ini bertujuan membincangkan tafsiran-tafsiran al-Quran secara&lt;br /&gt;terperinci, tanpa terpengaruh dengan kisah-kisah Israiliyyat yang tidak&lt;br /&gt;berdasarkan kepada sanad yang sahih.&lt;br /&gt;PENGERTIAN ISRAILIYYAT&lt;br /&gt;Perkataan Israiliyyat adalah diambil daripada kata jamac. Mufradnya adalah&lt;br /&gt;diambil daripada kata Israiliyyah, yang dinisbahkan kepada Bani Israil (keturunan&lt;br /&gt;Israil). Manakala Israil pada asalnya adalah nama Nabi Allah Yaakob (a.s.) yang&lt;br /&gt;membawa maksud Abdullah atau hamba Allah. Bani Israil atau keturunan Israil&lt;br /&gt;ialah keturunan Nabi Yaakob (a.s.) yang berkembang hingga kepada Nabi Musa&lt;br /&gt;(a.s.) dan seterusnya nabi-nabi yang datang silih berganti, sehinggalah&lt;br /&gt;keturunannya yang terakhir iaitu Nabi Isa (a.s.).&lt;br /&gt;Keturunan Nabi Yaakob (a.s.) atau Bani Israil sejak beberapa zaman yang&lt;br /&gt;lalu dikenali dengan panggilan Yahudi. Keturunan yang beriman kepada Nabi&lt;br /&gt;Isa (a.s.) pula dikenali dengan nama Nasara atau Nasrany. Manakala yang beriman&lt;br /&gt;dengan Nabi Muhammad (s.a.w.) pula telah menjadi sebahagian daripada umat&lt;br /&gt;Islam dan dikenali dengan Muslim ahl al-Kitab (Abu Syaybah 1408: 12).&lt;br /&gt;Israiliyyat menurut istilah ahli tafsir ialah kisah-kisah Yahudi yang menyerap&lt;br /&gt;masuk ke dalam masyarakat Islam melalui tafsir al-Quran yang banyak berlaku di&lt;br /&gt;zaman tabi’in. Namun ulama tafsir dan hadith menggunakan istilah Israiliyyat&lt;br /&gt;terhadap perkara-perkara yang lebih luas, iaitu setiap kisah termasuk cerita lama&lt;br /&gt;yang diadakan, dimasukkan ke dalam tafsir. Bahkan sesetengah ulama tafsir dan&lt;br /&gt;hadith menganggap Israiliyyat adalah setiap kisah yang dicipta dan disampai&lt;br /&gt;oleh musuh-musuh Islam ke dalam tafsir dengan tujuan untuk merosakkan&lt;br /&gt;kesucian Islam (al-Dhahabi 1990: 13).&lt;br /&gt;RIWAYAT ISRAILIYYAT&lt;br /&gt;Secara umumnya, riwayat Israiliyyat boleh dibahagikan kepada tiga bahagian;&lt;br /&gt;1. Israiliyyat yang sahih dan bertepatan dengan nas-nas al-Quran dan al-&lt;br /&gt;Sunnah. Israiliyyat daripada bahagian ini harus diriwayatkan berdasarkan&lt;br /&gt;Hadith Nabi (s.a.w.) yang bermaksud (al-Bukhari t.th., 1: 258):&lt;br /&gt;Sampaikan daripada aku walaupun satu ayat. Perkatakanlah tentang kisah-kisah&lt;br /&gt;Bani Israil dan ianya bukan menjadi satu kesalahan. Dan sesiapa berdusta terhadapku&lt;br /&gt;maka disediakan baginya tempat di dalam neraka.&lt;br /&gt;2. Israiliyyat yang bercanggah dengan nas yang Qatci daripada al-Quran dan&lt;br /&gt;juga al-Sunnah, serta menyalahi lojik akal. Israiliyyat daripada bahagian ini&lt;br /&gt;tidak harus diriwayatkan.&lt;br /&gt;26 Isla-miyya-t 26(2)&lt;br /&gt;3. Israiliyyat yang ‘Maskut cAnhu’ iaitu yang tidak disokong oleh nas al-&lt;br /&gt;Quran dan juga al-Sunnah iaitu ia bukan dari bahagian pertama dan juga&lt;br /&gt;bahagian kedua. Bahagian ini tidak perlu kita membenarkannya dan&lt;br /&gt;tidak juga mendustakannya. Tetapi harus diriwayatkannya (al-Zahabi t.th.,&lt;br /&gt;1: 178).&lt;br /&gt;PENGARUH ISRAILIYYAT KE ATAS KITAB TAFSIR&lt;br /&gt;Kemasukan Israiliyyat ke dalam tafsir bermula dengan kemasukan thaqafah&lt;br /&gt;(peradaban) Bani Israil (yang berhijrah ke Semenanjung Arab) ke dalam thaqafah&lt;br /&gt;Arabiyyah di zaman Jahiliyyah. Bangsa Yahudi ini membawa bersama-sama&lt;br /&gt;mereka ilmu-ilmu dan pengetahuan yang diambil daripada kitab-kitab agama&lt;br /&gt;mereka, dan segala perkara yang berkaitan dengannya daripada huraian-huraian,&lt;br /&gt;dan juga yang mereka warisi daripada satu generasi ke satu generasi daripada&lt;br /&gt;nabi-nabi mereka dan pendita-pendita mereka. Mereka mempunyai tempat yang&lt;br /&gt;dinamakan al-midras iaitu sekolah-sekolah tempat mereka mempelajari setiap&lt;br /&gt;perkara yang diwarisi. Mereka juga mempunyai tempat-tempat ibadah dan syiar&lt;br /&gt;agama mereka.&lt;br /&gt;Kemudian, datang ajaran Islam dan kitab Allah (s.w.t.) yang terkandung di&lt;br /&gt;dalamnya ilmu dan agama. Seruan Islam lahir dan tersebar di kalangan penduduk&lt;br /&gt;Semenanjung Arab. Pada zaman Rasulullah (s.a.w.) pusat negara Islam adalah&lt;br /&gt;Madinah al-Munawwarah. Untuk mendidik para sahabat, majlis-majlis ilmu pada&lt;br /&gt;zaman Rasulullah (s.a.w.) ini dilakukan di Masjid Madinah. Di kota Madinah dan&lt;br /&gt;di sekitarnya tinggal bermukim beberapa golongan Yahudi seperti Bani Qainuqa’,&lt;br /&gt;Bani Quraizah, Bani al-Nadir, Yahudi Khaibar, Taima’ dan Fadak.&lt;br /&gt;Terdapat di kalangan ulama Yahudi atau ahli Kitab di Madinah yang memeluk&lt;br /&gt;Islam seperti Abdullah b. Salam (r.a.). Beliau dan orang sepertinya menjadi tempat&lt;br /&gt;rujukan kepada sahabat untuk bertanya secara terperinci tentang kisah-kisah&lt;br /&gt;yang sama yang juga disebut di dalam kitab-kitab al-Quran dan Taurat. Namun&lt;br /&gt;para sahabat tidak menerima bulat-bulat apa yang diceritakan kepada mereka.&lt;br /&gt;Malah mereka menapisnya dengan akal dan juga syarak. Mereka hanya menerima&lt;br /&gt;apa yang diterima oleh akal dan syarak dan menolak sekiranya bercanggah dengan&lt;br /&gt;keduanya. Seterusnya mereka berdiam diri terhadap perkara-perkara yang tidak&lt;br /&gt;jelas tentang benar dan salahnya.&lt;br /&gt;Ibn Khaldun (1968, 1: 786-787) menyatakan apabila timbul keinginan di&lt;br /&gt;kalangan orang-orang Arab untuk mengetahui tentang permulaan kejadian&lt;br /&gt;makhluk dan rahsia kejadian, mereka cenderung bertanya ahli kitab dari kalangan&lt;br /&gt;Yahudi dan Nasrani. Majoriti mereka adalah dari suku bangsa Humair. Apabila&lt;br /&gt;mereka memeluk Islam, pengaruh daripada ajaran agama mereka yang berkaitan&lt;br /&gt;dengan asal kejadian makhluk, cerita-cerita tentang peperangan dan sebagainya&lt;br /&gt;masih kuat dalam diri mereka. Antara golongan mereka ialah Ka’ab b. al-Ahbar,&lt;br /&gt;Wahab b. Munabbih, dan Abdullah b. Salam. Kerana inilah cerita-cerita Israiliyyat&lt;br /&gt;Israiliyyat dalam Kitab Tafsir Anwar Baidhawi 27&lt;br /&gt;yang terdapat dalam kitab-kitab tafsir dipenuhi dengan riwayat-riwayat daripada&lt;br /&gt;mereka.&lt;br /&gt;PENGARUH ISRAILIYYAT TERHADAPAQIDAH UMAT ISLAM&lt;br /&gt;Terdapat sebahagian daripada kisah-kisah Israiliyyat yang boleh menyebabkan&lt;br /&gt;kekeliruan dan mengganggu kemurnian ajaran Islam. Antara kisah-kisah tersebut&lt;br /&gt;ialah yang berbentuk dongeng dan khurafat, yang bersalahan dengan akal dan&lt;br /&gt;syarak. Kisah-kisah ini boleh mengakibatkan kesan berikut;&lt;br /&gt;1. Dalam Israiliyyat terdapat unsur penafian terhadap sifat maksum para anbiya’&lt;br /&gt;dan mursalin, dan menggambarkan mereka menolak kelazatan dan kenikmatan&lt;br /&gt;pemberian Tuhan kepada kekejian dan keaiban yang tidak layak bagi manusia&lt;br /&gt;biasa, sebagai anugerah Tuhan kerana dilantik menjadi nabi. Sebagai contoh&lt;br /&gt;apa yang digambarkan oleh kisah Israiliyyat tersebut terhadap apa yang&lt;br /&gt;menimpa Nabi Allah Ayub (a.s.).&lt;br /&gt;2. Israiliyyat hampir-hampir menghilangkan kepercayaan umat Islam terhadap&lt;br /&gt;sebahagian ulama salaf dari kalangan sahabat dan Tabi’in. Bukan sedikit&lt;br /&gt;dongeng Israiliyyat yang disandarkan riwayatnya kepada segolongan&lt;br /&gt;daripada salafus salih yang terkenal dengan kepercayaan orang dan&lt;br /&gt;keadilannya. Mereka juga terkenal di kalangan orang-orang Islam dengan&lt;br /&gt;tafsir dan Hadith. Antara yang ditohmah ialah Abu Hurairah, Abdullah bin&lt;br /&gt;Salam, Ka’ab al-Ahbar dan Wahab bin Munabih.&lt;br /&gt;3. Israiliyyat juga hampir-hampir memalingkan manusia dari tujuan asal&lt;br /&gt;penurunan al-Quran dan melalaikan mereka daripada meneliti dan memahami&lt;br /&gt;maksud ayat-ayat al-Quran, lalai daripada mengambil manfaat dan iktibar,&lt;br /&gt;serta nasihat-nasihat yang terkandung di dalamnya atau membahaskan&lt;br /&gt;tentang hukum-hukum yang terdapat di dalamnya. Memalingkan mereka&lt;br /&gt;kepada perkara sia-sia yang tiada kebaikan padanya. Contohnya membahaskan&lt;br /&gt;warna anjing Ashabul Kahfi dan namanya, tentang tongkat Nabi&lt;br /&gt;Musa (a.s.), daripada pokok apakah ianya dibuat, tentang nama budak kecil&lt;br /&gt;yang dibunuh oleh Khidir dan sebagainya.&lt;br /&gt;Inilah antara kesan terhadap aqidah umat Islam dan juga terhadap kesucian&lt;br /&gt;ajaran Islam hasil daripada riwayat Israiliyyat. Kaum Yahudi berusaha dengan&lt;br /&gt;bersungguh-sungguh untuk merosakkan aqidah umat Islam dan melemahkan&lt;br /&gt;kepercayaan mereka terhadap pegangan suci mereka terhadap al-Quran dan al-&lt;br /&gt;Sunnah. Mereka juga berusaha untuk menggoncang kepercayaan umat Islam&lt;br /&gt;terhadap Salafussoleh yang telah berperanan untuk memikul risalah umat Islam&lt;br /&gt;dan menyebarkannya ke setiap penjuru Timur dan Barat. Oleh itu, umat Islam&lt;br /&gt;seharusnya memberi perhatian dan mengambil berat terhadap penyerapan&lt;br /&gt;Israiliyyat dalam tafsir-tafsir dan menghapuskannya (al-Dhahabi 1990: 29-34).&lt;br /&gt;28 Isla-miyya-t 26(2)&lt;br /&gt;PENULIS TAFSIR&lt;br /&gt;Abd. al-Rauf bin Ali al-Fansuri al-Singkili atau Sheikh Abdurrauf Sheikhkuala,&lt;br /&gt;merupakan seorang tokoh agama, ahli tasawuf, negarawan dan karyawan. Beliau&lt;br /&gt;dilahirkan di Singkel, utara Fansur (Pantai Barat Sumatera). Mengenai tarikh&lt;br /&gt;kelahiran beliau tersebut, terdapat beberapa riwayat yang berbeza. Ada yang&lt;br /&gt;menyatakan bahawa beliau dilahirkan pada tahun 1001H/1592M, ada yang&lt;br /&gt;menyatakan bahawa beliau dilahirkan pada 1024H/1615M, dan ada yang&lt;br /&gt;menyatakan bahawa beliau dilahirkan pada tahun 1029H/1620M. Bagaimanapun,&lt;br /&gt;tidak terdapat percanggahan tentang tarikh wafatnya iaitu beliau meninggal&lt;br /&gt;dunia pada tahun 1106H/1695M di Kuala Sungai Aceh (Mahayuddin 1986: 44).&lt;br /&gt;Abd. al-Rauf mendapat pendidikan awal daripada bapanya, Sheikh Ali al-Fansuri&lt;br /&gt;sehingga beliau menguasai ilmu-ilmu asas agama dan bahasa Arab. Abd. al-&lt;br /&gt;Rauf turut berguru dengan bapa saudaranya, Sheikh Hamzah Fansuri di Dayah&lt;br /&gt;Oboh Simpang Kiri (Singkel) dan dengan Sheikh Shamsuddin Sumarani di Pasai.&lt;br /&gt;Beliau melanjutkan pelajarannya ke Semenanjung Tanah Arab iaitu di Makkah,&lt;br /&gt;Madinah, Yamman, Baitulmaqdis dan Istanbul. Dalam tempoh hampir dua puluh&lt;br /&gt;tahun di luar negeri, Abd. al-Rauf telah mempelajari pelbagai ilmu seperti fikah,&lt;br /&gt;hadith, tafsir, mantiq, falsafah, geografi, ilmu falak, ilmu tauhid, sejarah dan&lt;br /&gt;perubatan. Di samping itu, beliau mempelajari ilmu tasawuf mengikut tarekat&lt;br /&gt;Shattariyyah dan tarekat Qadariyyah sehingga beliau dikurniakan ijazah daripada&lt;br /&gt;dua tarekat tersebut. Dengan itu, beliau dikurniakan gelaran “Sheikh” yang&lt;br /&gt;bermaksud “pemimpin tarekat” (Mahayuddin 1986: 45).&lt;br /&gt;Pada bulan Rabiulawal 1071H/1661M Abd. al-Rauf dilantik menjadi Kadi&lt;br /&gt;Malikul Adil atau Mufti Kerajaan Aceh Darussalam pada zaman pemerintahan&lt;br /&gt;Ratu Safiatuddin dan kekal dengan jawatan itu hingga ke zaman Sultanah Sri&lt;br /&gt;Ratu Kamalatuddin Shah (1098H/1688M-1109H/1699M). Beliau banyak&lt;br /&gt;menghasilkan buku, antaranya ialah kitab cUmdah al-Ahkam mengenai hukumhukum&lt;br /&gt;Islam; al-Tarjuman al-Musafid atau Tafsir Anwar Baidhawi, tafsir al-&lt;br /&gt;Quran yang pertama dalam bahasa Melayu; Bayan Tajalli, yang membahas&lt;br /&gt;masalah falsafah ketuhanan, iaitu faham wahdah al-wujud yang berdasarkan&lt;br /&gt;manusia dan martabat tujuh sebagai gambaran Tuhan yang ditentang oleh Abd.&lt;br /&gt;al-Rauf; Daqa’iq al-Huruf, mengenai rahsia-rahsia huruf; Shicr Macrifah,&lt;br /&gt;kumpulan sajak yang membahas masalah ketuhanan, dan Hidayah al-Balaghah&lt;br /&gt;cala Jumcat al-Mukhasamah, iaitu kitab hukum Islam mengenai sengketa. Bagi&lt;br /&gt;mengenang jasa beliau yang begitu besar dalam bidang pendidikan, pada 2&lt;br /&gt;September 1961 namanya telah diabadikan menjadi nama sebuah universiti di&lt;br /&gt;Darussalam iaitu Universiti Sheikhkuala (Mahayuddin 1986: 44-46).&lt;br /&gt;Abdul Malik Abdul Karim (Hamka) (1999 1: 24) telah menyentuh mengenai&lt;br /&gt;ketokohan Shaykh Abdul Rauf Fansuri dalam pendahuluan kitab tafsir beliau,&lt;br /&gt;Tafsir al-Azhar. Beliau menyatakan:&lt;br /&gt;Bahawa usaha menterjemah dan mentafsirkan al-Quran menerusi penulisan Tafsir al-&lt;br /&gt;Azhar ialah sebagai menyambung dan meneruskan usaha yang telah dirintis oleh para&lt;br /&gt;Israiliyyat dalam Kitab Tafsir Anwar Baidhawi 29&lt;br /&gt;ulama terdahulu, termasuk kitab tafsir yang ditulis oleh Shaykh Abdul Rauf Fansuri pada&lt;br /&gt;abad ke-11H/17M.&lt;br /&gt;TARJUMAN AL-MUSTAFID&lt;br /&gt;Tarjuman al-Mustafid adalah sebuah kitab terjemahan yang dilakukan oleh&lt;br /&gt;Shaykh Abdul Rauf terhadap kitab tafsir Arab berjudul Tafsir Anwar al-Tanzil&lt;br /&gt;wa Asrar al-Ta’wil, karangan Imam al-Qadi al-Baydawi. Ia juga mungkin&lt;br /&gt;merupakan terjemahan daripada Tafsir Jalalayn.&lt;br /&gt;Setelah penelitian dibuat terhadap kedua-dua kitab tafsir tersebut, didapati&lt;br /&gt;banyak perbezaan. Hasil penelitian menunjukkan bahawa Abd. al-Rauf tidak&lt;br /&gt;menterjemah keseluruhan kitab Tafsir Anwar al-Tanzil karya al-Baydawi , tetapi&lt;br /&gt;ia dijadikan sebagai rujukan utama beliau, di samping kitab-kitab tafsir lain seperti&lt;br /&gt;Tafsir al-Khazin dan Tafsir al-Jalalayn.&lt;br /&gt;Pendapat ini dikuatkan lagi dengan kenyataan seorang daripada penyunting&lt;br /&gt;kitab tafsir ini sendiri, iaitu Shaykh Ahmad al-Fatani dalam cetakan pertama.&lt;br /&gt;Beliau berkata “inilah yang dinamakan Tarjuman al-Mustafid bi al-Jawi yang&lt;br /&gt;diterjemahkan dengan bahasa Jawi yang diambil sesetengah maknanya dari Tafsir&lt;br /&gt;al-Baydawi (Wan Mohd. Shaghir 2001: 160). Kenyataan Shaykh Ahmad ini&lt;br /&gt;menunjukkan pihak penyunting sendiri telah menggunakan lafaz ‘sesetengah’&lt;br /&gt;yang membawa maksud bukan semua isi kandungan kitab Shaykh Abdul Rauf&lt;br /&gt;Fansuri telah disalin dan diterjemah daripada kitab Tafsir Anwar al-Tanzil karya&lt;br /&gt;al-Baydawi.&lt;br /&gt;Sebagai penulis tafsir paling awal di Nusantara, karya beliau tersebar ke&lt;br /&gt;seluruh wilayah Melayu-Indonesia. Bahkan cetakan edisinya diedar sehingga&lt;br /&gt;ke Afrika Selatan. Cetakan edisi-edisinya tidak hanya diterbitkan di Singapura,&lt;br /&gt;Penang, Jakarta dan Bombay tetapi juga diterbitkan di Timur Tengah. Disebabkan&lt;br /&gt;Tarjuman Mustafid diterbitkan di Timur Tengah maka ia mencerminkan ketinggian&lt;br /&gt;nilai karya ini serta ketinggian intelektual al-Singkili. Edisi terakhir beliau diterbitkan&lt;br /&gt;di Jakarta pada tahun 1981 (Azyumardi Azra Mizan 1995: 203).&lt;br /&gt;Abd. al-Rauf banyak memberi sumbangan kepada perkembangan tafsir al-&lt;br /&gt;Quran di Nusantara. Beliau meletakkan dasar bagi batasan antara tarjamah dan&lt;br /&gt;tafsir. Ini mendorong beliau menelaah dengan lebih mendalam karya-karya tafsir&lt;br /&gt;dalam bahasa Arab. Tafsir Tarjuman al-Mustafid merupakan satu-satunya tafsiran&lt;br /&gt;lengkap al-Quran di Tanah Melayu selama tiga abad, sebelum munculnya tafsirtafsir&lt;br /&gt;baru di wilayah Melayu Indonesia. Namun ini tidak bererti tafsir tersebut&lt;br /&gt;telah kehilangan daya tarikannya.&lt;br /&gt;ISRAILIYYAT DALAM KITAB TAFSIR ANWAR AL-BAIDHAWI&lt;br /&gt;Artikel ini melihat satu sudut sahaja daripada kandungan kitab ini, iaitu yang&lt;br /&gt;berkaitan dengan riwayat-riwayat Israiliyyat. Riwayat-riwayat Israiliyyat yang&lt;br /&gt;bertentangan dengan akal dan syarak boleh mengurangkan nilai tafsiran tersebut&lt;br /&gt;30 Isla-miyya-t 26(2)&lt;br /&gt;kerana ia tidak diperlukan dalam memahami ayat. Lebih daripada itu, ia boleh&lt;br /&gt;merosakkan pemikiran umat Islam khususnya mereka yang membaca tafsir-tafsir&lt;br /&gt;yang mengandungi riwayat-riwayat Israiliyyat tersebut. Artikel ini juga&lt;br /&gt;mengemukakan riwayat-riwayat Israiliyyat yang terdapat di dalam tafsiran ini&lt;br /&gt;sebagai satu usaha bagi memudahkan kalangan pembaca bagi membezakan&lt;br /&gt;antara tafsiran al-Quran yang sebenar dengan riwayat Israiliyyat.&lt;br /&gt;BEBERAPA KISAH ISRAILIYYAT DALAM TAFSIR&lt;br /&gt;Antara kisah-kisah Israiliyyat yang terdapat dalam kitab Tafsir Anwar Baidhawi&lt;br /&gt;ialah:&lt;br /&gt;1. Kisah Talut dan Jalut Kisah ini diceritakan oleh Allah (s.w.t.) dalam al-&lt;br /&gt;Quran bermaksud:&lt;br /&gt;Dan nabi mereka berkata lagi kepada mereka: Sesungguhnya tanda kerajaan Talut itu ialah&lt;br /&gt;datangnya kepada kamu peti tabut yang mengandungi (sesuatu yang memberi)&lt;br /&gt;ketenteraman jiwa dari Tuhan kamu, dan (berisi) sebahagian dari apa yang telah ditinggalkan&lt;br /&gt;oleh keluarga nabi-nabi Musa dan Harun, peti tabut itu dibawa oleh oleh malaikat,&lt;br /&gt;sesungguhnya peristiwa kembalinya tabut itu mengandungi satu tanda keterangan bagi&lt;br /&gt;kamu, jika benar kamu orang yang beriman (al-Baqarah 2: 248).&lt;br /&gt;Abd. Rauf Fansuri mentafsirkan ayat ini dengan katanya (al-Fansuri t.th.: 7):&lt;br /&gt;Dan telah berkata bagi mereka itu Nabi mereka itu tatkala dituntut mereka itu daripadanya&lt;br /&gt;tanda atas kerajaan Thalut itu bahawasanya tanda kerajaannya bahawa didatangkan akan&lt;br /&gt;kamu suatu peti di dalamnya ketetapan bagi segala hati kamu daripada Tuhan kamu dan&lt;br /&gt;yang mati daripada peninggalan Musa dan Harun pada hal menanggung akan dia segala&lt;br /&gt;malaikat. Tersebut di dalam Khazin adalah peti itu di dalamnya rupa segala nabi yang&lt;br /&gt;diturunkan Allah Taala ia atas Adam maka turun temurun hingga datang kepada Musa dan&lt;br /&gt;adalah mereka itu menuntut kemenangan pada Allah Taala dengan berkat peti itu atas&lt;br /&gt;seteru mereka itu dan dihantarkan mereka itu peti itu di hadapan mereka itu maka tatap&lt;br /&gt;(melihat) mereka itu kepadanya tatkala perang dan ditaruh di dalamnya oleh Musa,&lt;br /&gt;Taurat dan mata bendanya di taruh Harun di dalamnya tengkoloknya maka tatkala mati&lt;br /&gt;Musa tinggalah peti itu pada padang maka tatkala ditentu oleh mereka itu akan tanda&lt;br /&gt;kerajaan Thalut maka ditengking akan dia oleh malaikat antara langit dan bumi pada hal&lt;br /&gt;mereka itu menilik kepadanya hingga dihantarkan malaikat akan peti itu pada Thalut&lt;br /&gt;maka percayalah mereka itu akan kerajaan Thalut.&lt;br /&gt;Tafsiran ini jelas menunjukkan terdapatnya unsur-unsur Israiliyyat. Ini dapat&lt;br /&gt;dilihat menerusi tafsiran ayat yang dilakukan oleh pengarang mengenai kerajaan&lt;br /&gt;Talut. Dalam al-Quran, Allah (s.w.t.) ada menceritakan tentang kerajaan Talut,&lt;br /&gt;dan peti Tabut. Peti Tabut ini diceritakan sebagai tempat menyimpan kitab Taurat,&lt;br /&gt;tetapi tidaklah sampai kepada mempunyai segala nama dan rupa nabi-nabi dari&lt;br /&gt;Adam (a.s.) hingga Musa (a.s.).&lt;br /&gt;Israiliyyat dalam Kitab Tafsir Anwar Baidhawi 31&lt;br /&gt;Kitab tafsir Fi Zilal al-Qur’an juga mentafsirkan ayat tentang kerajaan&lt;br /&gt;Talut. Dalam kitab tafsir Fi Zilal al-Qur’an ini, diceritakan bahawa malaikat&lt;br /&gt;membawa peti yang berisi kitab Taurat kepada Talut. Peti tersebut ialah peninggalan&lt;br /&gt;daripada keluarga Nabi Musa (a.s.) dan Harun (a.s.). Apabila Nabi Musa (a.s.)&lt;br /&gt;wafat, pihak musuh mengambil peti tersebut. Terdapat juga pendapat yang&lt;br /&gt;menyatakan bahawa peti yang mengandungi naskah Taurat itu adalah pemberian&lt;br /&gt;daripada Allah Taala kepada Nabi Musa (a.s.) di Bukit Tur (Sayyid Qutb 1972:&lt;br /&gt;268).&lt;br /&gt;2. Kisah Nabi Sulaiman (a.s.) dengan Puteri Balqis Firman Allah (s.w.t.)&lt;br /&gt;dalam al-Quran bermaksud:&lt;br /&gt;Setelah itu dikatakan kepadanya, dipersilakan masuk ke dalam istana ini. Maka tatkala ia&lt;br /&gt;melihatnya, disangkanya halaman istana itu sebuah kolam air, serta iapun menyingsingkan&lt;br /&gt;pakaian dari dua betisnya. Nabi Sulaiman berkata, sebenarnya ini adalah sebuah istana&lt;br /&gt;yang diperbuat licin berkilat dari kaca. Mendengar yang demikian, Balqis berdoa: Wahai&lt;br /&gt;Tuhanku, sesungguhnya aku telah menganiaya diri sendiri dan sekarang aku menegaskan&lt;br /&gt;bahawa aku berserah diri memeluk Islam bersama-sama Nabi Sulaiman kepada Allah&lt;br /&gt;Tuhan sekalian alam (al-Naml 27: 44).&lt;br /&gt;Pengarang kitab Tafsir Anwar Baidhawi mentafsirkan maksud ayat ini&lt;br /&gt;dengan menyatakan:&lt;br /&gt;Tatkala dikhabarkan oleh jin kakinya seperti kaki keldai maka disuruh Sulaiman segala&lt;br /&gt;syaitan berbuat halaman dari kaca supaya dicubainya dengan tiada menyuruh membukakan&lt;br /&gt;kainnya maka tatkala disumbatkan oleh Balqis kainnya maka tahulah ia akan baik kakinya&lt;br /&gt;(al-Fansuri t.th.: 305).&lt;br /&gt;Selain daripada itu, pengarang kitab Tafsir Anwar Baidhawi ini juga&lt;br /&gt;menyatakan bahawa:&lt;br /&gt;Tatkala berkehendak kepada Sulaiman mengahwin dia maka benci ia akan bulu betisnya&lt;br /&gt;dan dibubuh oleh segala syaitan baginya kapur maka dihilangkannya ia dengan dia… (al-&lt;br /&gt;Fansuri t.th.: 305).&lt;br /&gt;Sayyid Qutb (1974: 150-151) mentafsirkan ayat ini dengan menyatakan&lt;br /&gt;bahawa apabila Puteri Balqis tiba di istana Nabi Sulaiman, maka baginda pun&lt;br /&gt;dipersilakan masuk. Perkara yang memeranjatkan Balqis ialah keadaan istana&lt;br /&gt;tersebut yang diperbuat daripada kaca. Lantai istana itu dibina di atas air, dan ini&lt;br /&gt;membuatkan ia kelihatan seakan-akan seperti sebuah kolam air. Oleh kerana&lt;br /&gt;baginda menyangka bahawa baginda akan mengharungi sebuah kolam, baginda&lt;br /&gt;pun menyingsingkan kainnya. Keadaan ini menyebabkan Nabi Sulaiman&lt;br /&gt;menjelaskan rahsianya dengan berkata: “Sesungguhnya istana ini adalah sebuah&lt;br /&gt;istana yang dibuat dengan cara yang halus iaitu dari bahan kaca”.&lt;br /&gt;Ibn Kathir (1966: 238-239) pula menjelaskan bahawa ketika Puteri Balqis&lt;br /&gt;dipersilakan masuk ke dalam istana yang lantainya diperbuat daripada kaca dan&lt;br /&gt;kelihatan seperti sebuah kolam air, baginda masuk sambil menyingkapkan kainnya.&lt;br /&gt;Setelah itu Nabi Sulaiman (a.s.) pun berkata: “Sesungguhnya bukanlah air yang&lt;br /&gt;32 Isla-miyya-t 26(2)&lt;br /&gt;engkau pijak, lantai ini sangat licin kerana diperbuat daripada kaca”. Puteri Balqis&lt;br /&gt;yang sangat kagum dengan struktur binaan istana tersebut, kemudiannya memeluk&lt;br /&gt;Islam.&lt;br /&gt;Manakala menurut al-Maraghi (1974: 144-145), sebelum ketibaan Balqis,&lt;br /&gt;Sulaiman telah menyuruh bala tenteranya untuk membina sebuah istana besar&lt;br /&gt;yang lantainya diperbuat dari kaca putih yang licin. Di bawahnya terdapat air&lt;br /&gt;yang mengalir dengan pelbagai ikan dan lain-lain. Apabila Balqis tiba, Sulaiman&lt;br /&gt;menyambutnya di istana dan duduk di ruang tengah. Ketika Balqis hendak&lt;br /&gt;mendekati Sulaiman, Balqis menyangka lantai itu adalah air. Lalu Balqispun&lt;br /&gt;menyingsingkan kainnya supaya pakaiannya tidak basah seperti mana yang&lt;br /&gt;biasa dilakukan oleh orang yang menyeberangi air. Ketika itu Sulaiman pun&lt;br /&gt;berkata kepada Balqis: “Sesungguhnya apa yang kamu sangkakan air itu bukanlah&lt;br /&gt;air, tetapi ia adalah sebuah istana yang diperbuat daripada kaca”. Balqis segera&lt;br /&gt;menutupi betisnya dan beliau berasa amat kagum dengan ciptaan itu. Setelah&lt;br /&gt;itu, barulah Balqis menyedari bahawa ada lagi kerajaan lain yang lebih berkuasa&lt;br /&gt;dari kerajaannya. Sulaiman lantas menyeru Balqis supaya menyembah Allah dan&lt;br /&gt;meninggalkan penyembahan selain daripada-Nya.&lt;br /&gt;Pengarang kitab Tafsir Anwar Baidhawi didapati mentafsirkan ayat 44, surah&lt;br /&gt;al-Naml dengan menyatakan bahawa jin telah mengkhabarkan kepada Sulaiman&lt;br /&gt;tentang kaki Puteri Balqis adalah seperti kaki keldai. Sulaiman lantas&lt;br /&gt;memerintahkan para syaitan supaya membina sebuah halaman dalam istana yang&lt;br /&gt;seakan-akan sebuah kolam air supaya Sulaiman dapat memastikan kebenaran&lt;br /&gt;cerita itu. Apabila Balqis berjalan di atas halaman yang dibina itu sambil&lt;br /&gt;menyingsingkan kainnya, maka Sulaiman mendapati kaki Balqis sebenarnya&lt;br /&gt;berkeadaan baik. Menurut riwayat ini juga, ketika Balqis menyingsing kainnya&lt;br /&gt;itu, Sulaiman terpandang akan bulu betisnya. Sulaiman tidak suka melihatnya&lt;br /&gt;lalu syaitan menghilangkannya dengan kapur.&lt;br /&gt;Apabila riwayat Tafsir Anwar Baidhawi ini dibandingkan dengan pendapat&lt;br /&gt;para ahli tafsir seperti al-Fansuri, Sayyid Qutb, Ibn Kathir dan al-Maraghi, didapati&lt;br /&gt;tidak ada satu pun tafsiran daripada ahli tafsir yang menyentuh tentang perkara&lt;br /&gt;ini apatah lagi membenarkannya. Tafsiran para ahli tafsir didapati hanya&lt;br /&gt;menjelaskan tentang kekaguman Balqis terhadap istana yang dibina oleh Nabi&lt;br /&gt;Sulaiman (a.s.). Rasa kagum ini melahirkan keinsafan dan telah menyedarkan&lt;br /&gt;Balqis bahawa ada lagi kuasa lain yang lebih hebat daripada kekuasaannya.&lt;br /&gt;Fenomena ini akhirnya membawa Balqis kepada Islam. Kisah yang menyatakan&lt;br /&gt;bahawa Balqis menyingkap kainnya ketika berjalan di dalam istana Sulaiman&lt;br /&gt;kerana menyangka beliau sedang menyeberangi sebuah kolam air juga adalah&lt;br /&gt;diakui kebenarannya oleh para ahli tafsir.&lt;br /&gt;Bagaimanapun, tidak ada riwayat yang menyatakan bahawa ketika Balqis&lt;br /&gt;menyingsing kainnya, Sulaiman telah terpandang bulu betis Balqis dan&lt;br /&gt;membencinya serta tidak ada juga riwayat yang menjelaskan bahawa kaki Balqis&lt;br /&gt;adalah seperti kaki keldai seperti yang didakwa oleh pengarang kitab Tafsir&lt;br /&gt;Anwar Baidhawi.&lt;br /&gt;Israiliyyat dalam Kitab Tafsir Anwar Baidhawi 33&lt;br /&gt;3. Kisah Nabi Syu’aib (a.s.) dan Nabi Musa (a.s.) Firman Allah (s.w.t.) dalam&lt;br /&gt;al-Quran bermaksud:&lt;br /&gt;Musa menjawab, perjanjian itu adalah antaraku denganmu (tetap dihormati bersama)&lt;br /&gt;yang mana sahaja dari dua tempoh itu aku tunaikan, maka janganlah aku disalahkan. Dan&lt;br /&gt;Allah jualah menjadi pengawas di atas apa yang kita katakan (al-Qasas 28: 28).&lt;br /&gt;Pengarang kitab Tafsir Anwar Baidhawi didapati mentafsirkan ayat 28, surah&lt;br /&gt;al-Qasas ini dengan satu kisah, iaitu: Menurut kata mufassir, setelah selesainya&lt;br /&gt;akad Nabi Shu’aib (a.s.) telah menyuruh anak perempuannya memberi kepada&lt;br /&gt;Nabi Musa (a.s.) satu tongkat untuk menyelamatkan baginda daripada segala&lt;br /&gt;binatang yang buas ketika menjaga kambing. Pengarang kitab Tafsir Anwar&lt;br /&gt;Baidhawi ini juga didapati meriwayatkan bahawa tongkat semua nabi berada&lt;br /&gt;pada tangan Nabi Shu’aib. Manakala tongkat yang berada pada anak perempuan&lt;br /&gt;Nabi Shu’aib (a.s.) adalah tongkat Nabi Adam (a.s.) yang diperbuat daripada&lt;br /&gt;sejenis kayu, yang bernama As Asol yang diambil daripada syurga, kemudian&lt;br /&gt;diambil oleh Nabi Musa (a.s.) dengan pengetahuan Nabi Shu’aib (al-Fansuri&lt;br /&gt;t.th.: 320).&lt;br /&gt;Apabila dirujuk kepada kitab-kitab yang peka terhadap persoalan Israiliyyat,&lt;br /&gt;seperti Sayyid Qutub (1974: 58-59), di dapati beliau mentafsirkan ayat 28, surah&lt;br /&gt;al-Qasas ini dengan menyatakan bahawa apabila Nabi Musa (a.s.) menerima&lt;br /&gt;tawaran dan perjanjian itu mengikut syarat-syarat yang ditetapkan oleh Nabi&lt;br /&gt;Syu’aib (a.s.), maka Nabi Musa (a.s.) pun berkata: “Dan mana-mana sahaja&lt;br /&gt;daripada dua tempoh kerja itu saya tunaikan maka hendaklah tidak ada apa-apa&lt;br /&gt;tuntutan yang lain lagi ke atas saya. Dan Allah juga yang menjadi saksi di atas&lt;br /&gt;apa yang kita katakan ini”. Ertinya apabila cukup tempoh selama lapan tahun&lt;br /&gt;Nabi Musa (a.s.) bekerja maka hendaklah tidak ada lagi tuntutan yang lain&lt;br /&gt;melebihi tugas-tugas kerja tersebut kerana kerja yang lebih itu hanyalah&lt;br /&gt;merupakan kerja sukarela sahaja. Nabi Musa (a.s.) telah membuat penjelasan ini&lt;br /&gt;sesuai dengan kejujuran hatinya dan ketegasan sahsiahnya, sedangkan beliau&lt;br /&gt;sendiri telah berniat untuk menunaikan kerja yang lebih baik.&lt;br /&gt;Ibn Kathir (1966: 274) pula menyatakan bahawa di dalam ayat sebelumnya&lt;br /&gt;iaitu ayat 27, surah al-Qasas, Nabi Syu’aib telah menerima cadangan puterinya&lt;br /&gt;supaya mengambil Musa (a.s.) bekerja dengan baginda, lalu Nabi Syu’aib (a.s.)&lt;br /&gt;pun memanggil Nabi Musa (a.s.) dan berkata:&lt;br /&gt;Wahai Musa, aku ingin mengahwinkan engkau dengan salah seorang daripada puteriku ini&lt;br /&gt;dengan mas kahwinnya engkau hendaklah bekerja denganku selama lapan tahun. Jika&lt;br /&gt;engkau hendak memanjangkan tempoh kerjamu selama sepuluh tahun, maka itu aku&lt;br /&gt;anggap sebagai kerja sukarela dan aku tidak memaksa.&lt;br /&gt;Kemudian dalam ayat 28, surah al-Qasas ini, Nabi Musa (a.s.) menjawab:&lt;br /&gt;Aku menerima tawaranmu ini dengan perjanjian sebagaimana yang engkau tetapkan iaitu&lt;br /&gt;bekerja selama lapan tahun dan sekiranya aku bersetuju, aku boleh memanjangkan masa&lt;br /&gt;kerjaku sehingga sepuluh tahun. Allahlah yang menjadi saksi atas apa yang telah kita&lt;br /&gt;ucapkan.&lt;br /&gt;34 Isla-miyya-t 26(2)&lt;br /&gt;Al-Maraghi (1974: 52-53) dalam mengutarakan pendapatnya berhubung&lt;br /&gt;maksud ayat 28, surah al-Qasas ini menyatakan bahawa Nabi Musa (a.s.) telah&lt;br /&gt;berkata:&lt;br /&gt;Apa yang engkau syaratkan kepadaku adalah untukmu dan apa yang engkau syaratkan&lt;br /&gt;kepadaku untuk mengahwini di antara salah seorang daripada puterimu adalah untukku.&lt;br /&gt;Kita masing-masing tidak boleh keluar dari syarat yang telah kita persetujui ini”. Kemudian&lt;br /&gt;Nabi Musa (a.s.) menyambung lagi: “Apabila aku telah menyempurnakan lapan atau&lt;br /&gt;sepuluh tahun untuk mengembala kambing, itu bermakna aku telah menyempurnakan&lt;br /&gt;syaratmu. Oleh itu, engkau tidak berhak yang lebih daripada itu. Dan sesungguhnya&lt;br /&gt;Allahlah yang menjadi saksi kepada perjanjian kita.&lt;br /&gt;Dalam mentafsirkan ayat 28, surah al-Qasas ini, para ahli tafsir tidak pernah&lt;br /&gt;menyebut tentang adanya tongkat yang diberikan oleh anak perempuan Nabi&lt;br /&gt;Syu’aib (a.s.) kepada Nabi Musa (a.s.). Apatah lagi tentang asal-usul tongkat&lt;br /&gt;tersebut yang dikatakan salah satu daripada tongkat nabi-nabi dan berasal dari&lt;br /&gt;syurga. Al-Quran hanya menceritakan tentang akad perjanjian yang berlaku di&lt;br /&gt;antara Nabi Syu’aib (a.s.) dan Nabi Musa (a.s.). Dalam perjanjian tersebut, Nabi&lt;br /&gt;Syu’aib telah berjanji akan mengahwinkan Nabi Musa (a.s.) dengan salah seorang&lt;br /&gt;daripada anak perempuannya sekiranya Nabi Musa (a.s.) bersetuju untuk bekerja&lt;br /&gt;selama lapan tahun bersama baginda dan syarat ini dipersetujui oleh Nabi Musa&lt;br /&gt;(a.s.).&lt;br /&gt;4. Kisah Nabi Musa (a.s.) dengan Firaun Firman Allah dalam al-Quran yang&lt;br /&gt;bermaksud:&lt;br /&gt;Dan Firaun pula berkata, hai pembesar kaumku, aku tidak mengetahui ada bagi kamu&lt;br /&gt;Tuhan selain daripadaku. Oleh itu wahai Hamman, bakarkanlah untukku batu-bata serta&lt;br /&gt;binalah untukku bangunan yang tinggi supaya aku boleh naik untuk melihat Tuhan Musa&lt;br /&gt;yang dikatakan itu. Dan sesungguhnya aku percaya Musa daripada kalangan orang-orang&lt;br /&gt;yang berdusta (al-Qasas 28: 38).&lt;br /&gt;Al-Fansuri telah mentafsirkan ayat 38, surah al-Qasas ini dengan katanya:&lt;br /&gt;Tersebut di dalam al-Khazin, tatkala selesailah mereka membina mahligai (tangga) seperti&lt;br /&gt;yang disuruh itu, maka naiklah Firaun ke atas dan disuruhnya panah ke langit. Setelah&lt;br /&gt;anak panah itu kembali kepadanya, didapati anak panah itu berlumuran dengan darah&lt;br /&gt;dan Firaun mengatakan bahawa beliau telah membunuh Tuhan Musa (al-Fansuri t.th.:&lt;br /&gt;322).&lt;br /&gt;Dalam mentafsirkan ayat 38, surah al-Qasas ini, pengarang kitab Tafsir Anwar&lt;br /&gt;Baidhawi menyatakan bahawa ketika Nabi Musa (a.s.) menyeru Firaun kepada&lt;br /&gt;Islam, Firaun telah mempersendakan kata-kata Nabi Musa (a.s.). Dalam usaha&lt;br /&gt;untuk menimbulkan keraguan terhadap kebenaran kata-kata Nabi Musa (a.s.),&lt;br /&gt;beliau telah memerintahkan pembesarnya yang bernama Hamman supaya&lt;br /&gt;membina sebuah binaan yang tinggi menjulang ke langit untuk mencari Tuhan&lt;br /&gt;Nabi Musa (a.s.). Setelah itu, Firaun menaiki tangga tersebut lalu memanah ke&lt;br /&gt;langit. Menurut riwayat ini lagi, apabila anak panah itu kembali kepadanya, anak&lt;br /&gt;Israiliyyat dalam Kitab Tafsir Anwar Baidhawi 35&lt;br /&gt;panah tersebut dipenuhi dengan darah. Firaun kemudian mendakwa bahawa&lt;br /&gt;beliau telah membunuh Tuhan Nabi Musa (a.s.).&lt;br /&gt;Cerita ini jelas bertentangan dengan tafsiran yang dibuat oleh para ahli&lt;br /&gt;tafsir yang muktabar. Menurut tafsiran mereka, ayat 38, surah al-Qasas ini adalah&lt;br /&gt;menceritakan tentang keangkuhan Firaun yang mengaku dirinya sebagai Tuhan&lt;br /&gt;serta berlaku zalim terhadap rakyatnya. Justeru itu, apabila Nabi Musa (a.s.)&lt;br /&gt;mendakwa ada Tuhan selain daripadanya, dia berasa tercabar lalu memerintahkan&lt;br /&gt;pembesarnya untuk membina sebuah binaan yang tinggi menjulang ke langit.&lt;br /&gt;Tujuannya adalah untuk mencari Tuhan Nabi Musa (a.s.). Sebenarnya, katakata&lt;br /&gt;Firaun ini bukanlah menunjukkan kesungguhannya melainkan sekadar hanya&lt;br /&gt;untuk mempersendakan Tuhan Nabi Musa (a.s.) dan pada masa yang sama&lt;br /&gt;bertujuan untuk menimbulkan keraguan di kalangan rakyatnya terhadap&lt;br /&gt;kebenaran dakwaan Nabi Musa (a.s.).&lt;br /&gt;Namun begitu, tidak ada riwayat yang menyatakan bahawa Firaun telah&lt;br /&gt;naik ke langit untuk mencari Tuhan Nabi Musa (a.s.) dan memanah ke langit lalu&lt;br /&gt;apabila anak panah itu kembali kepada Firaun, anak panah itu berlumuran darah&lt;br /&gt;sebagaimana yang didakwa oleh pengarang kitab Tafsir Anwar Baidhawi. Hal&lt;br /&gt;ini jelas membuktikan kepalsuan cerita ini.&lt;br /&gt;Sayyid Qutb (1974: 67) dalam mentafsirkan ayat ini menyatakan bahawa&lt;br /&gt;Allah telah menceritakan tentang Firaun yang telah menyeru kepada pembesarnya&lt;br /&gt;dengan menyatakan: “Wahai pembesar-pembesarku, setahu aku kamu tidak&lt;br /&gt;mempunyai Tuhan yang lain selain daripadaku”. Kata-kata Firaun ini&lt;br /&gt;berlandaskan kisah dongeng yang terkenal di Mesir dalam menghubungkan&lt;br /&gt;raja-raja dengan tuhan-tuhan dan juga berdasarkan kuasa paksaan yang tidak&lt;br /&gt;membenarkan para hambanya berfikir dan bercakap. Mereka sedar bahawa Firaun&lt;br /&gt;hanya seorang manusia sama seperti mereka yang akan hidup dan mati, namun&lt;br /&gt;apabila Firaun mengeluarkan kata-kata seperti ini, mereka hanya mampu&lt;br /&gt;mendengar tetapi tidak mampu membantah.&lt;br /&gt;Kemudian dia berpura-pura menunjukkan kesungguhan hendak mengetahui&lt;br /&gt;hakikat yang sebenar dengan mencari Tuhan Musa (a.s.), sedangkan tujuannya&lt;br /&gt;yang sebenar adalah untuk mengejek dan menyenda. Katanya: “Wahai Hamman!&lt;br /&gt;Bakarlah untukku tanah liat, kemudian binakan untukku satu bangunan yang&lt;br /&gt;tinggi supaya aku dapat naik melihat Tuhan Musa di langit”. Kemudian dengan&lt;br /&gt;kata-kata mengejek pula dia berpura-pura meragui kebenaran Musa, tetapi dia&lt;br /&gt;terus mencari dan menyiasat untuk mendapatkan hakikat sebenar.&lt;br /&gt;Menurut pendapat Ibn Kathir (1966: 282-283 ) pula, ayat 38, surah al-Qasas&lt;br /&gt;ini menjelaskan tentang gaya hidup Firaun yang sombong dan kejam terhadap&lt;br /&gt;rakyatnya. Tidak cukup dengan itu, beliau turut mengingkari kenabian Nabi&lt;br /&gt;Musa (a.s.) dan menganggap dirinya sebagai Tuhan yang wajib disembah oleh&lt;br /&gt;manusia. Beliau berkata:&lt;br /&gt;Wahai sekalian rakyatku, aku tidak mengetahui dan mengenal Tuhan bagimu selain aku&lt;br /&gt;dan aku telah memerintahkan kepada Hamman supaya membina sebuah gedung yang&lt;br /&gt;tinggi menjulang ke langit agar aku dapat melihat Tuhan Musa. Aku yakin bahawa dia&lt;br /&gt;36 Isla-miyya-t 26(2)&lt;br /&gt;adalah seorang pendusta yang mengatakan ada Tuhan selain aku serta menyuruh sekelian&lt;br /&gt;kamu menyembah Tuhannya itu.&lt;br /&gt;Dalam pada itu, al-Maraghi berpendapat bahawa kata-kata Firaun itu secara&lt;br /&gt;zahirnya menunjukkan kebijaksanaannya. Beliau berharap dengan kata-kata itu&lt;br /&gt;rakyatnya akan menerima dirinya sebagai Tuhan. Ada dua kalimah yang&lt;br /&gt;diucapkan oleh Firaun iaitu: “Aku tidak mengetahui ada Tuhan bagi kalian selain&lt;br /&gt;aku” dan “Akulah Tuhan kalian yang maha tinggi”. Maksudnya Firaun&lt;br /&gt;menganggap tidak ada Tuhan selainnya tetapi rakyatnya menyembah Tuhan&lt;br /&gt;Musa dan membenarkan kata-kata yang dibawa oleh Nabi Musa (a.s.).&lt;br /&gt;Bagaimanapun, menurut ar-Razi seperti yang dinukilkan oleh al-Maraghi&lt;br /&gt;berhubung ayat 38, surah al-Qasas ini, pengakuan Firaun sebagai Tuhan tidak&lt;br /&gt;bermaksud bahawa beliau mengaku dirinya sebagai pencipta langit, bumi, laut,&lt;br /&gt;gunung dan manusia kerana baginya, setiap orang yang berakal sudah tentu&lt;br /&gt;mengetahui hal itu. Tetapi yang dimaksudkan oleh beliau ialah kewajipan&lt;br /&gt;menyembah kepadanya.&lt;br /&gt;KESIMPULAN&lt;br /&gt;Kitab Tafsir Anwar Baidhawi adalah sebuah kitab yang mengandungi banyak&lt;br /&gt;kisah-kisah Isra’iliyyat. Apa yang dibincangkan dalam artikel ini hanyalah&lt;br /&gt;sebahagian kecil daripadanya sahaja. Kisah-kisah Israiliyyat adalah kisah-kisah&lt;br /&gt;yang bukan sahaja boleh merosakkan tafsiran yang sahih, malah ia juga boleh&lt;br /&gt;mencetuskan kekeliruan di kalangan umat Islam. Bagaimanapun, kitab Tafsir&lt;br /&gt;Anwar Baidhawi ini adalah antara kitab tafsir dalam bahasa Melayu yang banyak&lt;br /&gt;digunapakai oleh masyarakat Melayu dalam usaha mereka untuk memahami tafsir&lt;br /&gt;kitab Allah (s.w.t.). Sebagai cadangan bagi menangani isu kekeliruan di kalangan&lt;br /&gt;umat Islam, penjelasan atau tafsiran hendaklah disertakan sama ada di akhir&lt;br /&gt;kisah-kisah tersebut bagi menyatakan bahawa apa yang diriwayatkan tersebut&lt;br /&gt;adalah dari periwayatan Israiliyyat, atau yang paling baik pengarang tidak&lt;br /&gt;menukilkan atau memasukkan kisah-kisah tersebut di dalam kitab-kitab tafsiran&lt;br /&gt;mereka. Cadangan ini perlu diberi perhatian dan diambil tindakan oleh semua&lt;br /&gt;pihak yang terlibat dalam pentafsiran kitab Allah (s.w.t.). Ini adalah kerana&lt;br /&gt;golongan sasaran yang akan membaca kitab-kitab tafsir mereka adalah mungkin&lt;br /&gt;terdiri daripada kalangan orang Melayu yang tidak mempunyai pengetahuan&lt;br /&gt;mengenai Israiliyyat yang menyebabkan mereka menyangka bahawa itulah tafsiran&lt;br /&gt;sebenar terhadap kisah-kisah yang terdapat di dalam al-Quran.&lt;br /&gt;RUJUKAN&lt;br /&gt;Abdul Malik Abdul Karim Amrullah, Haji. 1999. Tafsir al-Azhar. Singapura: Pustaka&lt;br /&gt;Nasional PTE LTD.&lt;br /&gt;Abdullah Basmeih. 1980. Tafsir pimpinan al-Rahman. Kuala Lumpur: Darulfikr.&lt;br /&gt;Israiliyyat dalam Kitab Tafsir Anwar Baidhawi 37&lt;br /&gt;al-Bukhari, Abu Abdullah Muhammad b. Ismail. t.th. Matan al-Bukhari bi hasyiah al-&lt;br /&gt;Sindi. Misr: Mitbaah Faisal Isa al-Babi al-Halabi.&lt;br /&gt;al-Fansuri, Abd. Rauf bin Muhammad Ali. t.th. Tafsir Anwar al-Baidhawi. Thailand:&lt;br /&gt;Maktabah Wa Mitbaah Muhammad Nahdi Wa Awladuh.&lt;br /&gt;al-Maraghi, Ahmad Mustafa. 1974. Tafsir al-Maraghi. Beirut: Dar al-cArabiyyah.&lt;br /&gt;Al-Qurtubi, Abi Abdullah Muhammad bin Ahmad al-Ansari. t.th. al-Jamic al-ahkam al-&lt;br /&gt;Qur’an. Qaherah: Dar al-Bayan li al-Turath.&lt;br /&gt;al-Suyuti, cAbdul Rahman Jalaluddin. 1983. al-Darul al-Mansur fi tafsir al-Qur’an .&lt;br /&gt;Lubnan: Dar al-Fikr.&lt;br /&gt;Ibn Kathir, Ismail bin Kathir al-Qurasyi al-Dimasyqi. 1970. Tafsir al-Qur’an al-cAzim.&lt;br /&gt;Beirut: Dar al-Fikr.&lt;br /&gt;Ibn Khaldun. Abd al-Rahman b. Khaldun al-Maghribi. 1968. Muqaddimah Ibn Khaldun.&lt;br /&gt;Beirut: Dar Maktabah al-Hayat.&lt;br /&gt;Mahayuddin Hj. Yahya. 1986. Ensiklopedia sejarah Islam. Bangi: Penerbit Universiti&lt;br /&gt;Kebangsaan Malaysia.&lt;br /&gt;Muhammad b. Muhammad Abu Shahbah. 1408H. al-Israiliyyat wa al-mawducat fi Kutub&lt;br /&gt;al-tafsir. Qaherah: Maktabah al-Sunnah.&lt;br /&gt;Muhammad Hussin al-Zahabi. 1990. al-Israiliyyat fi al-Tafsir wa al-Hadith. Qaherah:&lt;br /&gt;Maktabah Wahbah.&lt;br /&gt;Muhammad Hussin al-Zahabi. t.th. al-Tafsir wa al-mufassirun. Qaherah: Maktabah&lt;br /&gt;Wahbah.&lt;br /&gt;Rozali Adam. 1985. Al-Quran di antara tafsir dan Isra’iliyyat. Kuala Lumpur: Dewan&lt;br /&gt;Bahasa dan Pustaka.&lt;br /&gt;Sayyid Qutb. 1994. Fi zilal al-Qur’an. Beirut: Dar al-Shuruq.&lt;br /&gt;Jabatan Usuluddin dan Falsafah&lt;br /&gt;Fakulti Pengajian Islam&lt;br /&gt;Universiti Kebangsaan Malaysia&lt;br /&gt;43600 UKM Bangi&lt;br /&gt;Selangor Darul Ehsan&lt;br /&gt;Malaysia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Islam merupakan agama yang syumul merangkumi seluruh aspek kehidupan&lt;br /&gt;manusia. Sejajar dengan itu, al-Quran diturunkan sebagai kitabullah yang&lt;br /&gt;mempunyai panduan dan hidayah kepada seluruh umat manusia lengkap&lt;br /&gt;dengan segala isi kandungannya sama ada dari segi akidah, ibadah,&lt;br /&gt;perundangan, akhlak, sejarah dan sebagainya. al-Quran dinukilkan secara&lt;br /&gt;mutawatir dan merupakan kitab yang sentiasa dipelihara isi kandungannya&lt;br /&gt;oleh Allah (s.w.t.) daripada diseleweng oleh musuh Allah (s.w.t.). Namun begitu&lt;br /&gt;tidak dinafikan bahawa terdapat sesetengah para pentafsir dahulu atau masa&lt;br /&gt;kini memasukkan beberapa unsur-unsur Israiliyyat di dalam pentafsiran&lt;br /&gt;mereka. Unsur ini banyak dikesan terutamanya dalam menggambarkan perihal&lt;br /&gt;cerita-cerita para nabi dan rasul, dan faktor ini adalah antara penyebab&lt;br /&gt;berlakunya kelemahan dalam Tafsir Ma’thur. Kajian ini cuba menganalisis&lt;br /&gt;kitab tafsir Melayu lama karangan Syeikh Abd. Al-Rauf bin Ali al-Fansuri al-&lt;br /&gt;Singkili, yang merupakan antara kitab-kitab tafsir berbahasa Melayu yang&lt;br /&gt;dipelajari di surau-surau serta pondok-pondok bukan sahaja di Indonesia&lt;br /&gt;bahkan juga di Malaysia. Kajian ini akan menjelaskan tentang biodata&lt;br /&gt;pengarang terlebih dahulu, dan kemudiannya diikuti dengan pengenalan&lt;br /&gt;kitab dan terakhir ialah analisa terhadap riwayat-riwayat Israiliyyat yang&lt;br /&gt;terdapat di dalamnya. Selayaknya kitab ini diberi perhatian dan penumpuan&lt;br /&gt;bagi menilai sama ada ia juga dipengaruhi oleh riwayat-riwayat Israiliyyat&lt;br /&gt;ataupun tidak. Semoga masyarakat yang cintakan al-Quran mampu mendalami&lt;br /&gt;tafsiran-tafsirannya tanpa terpengaruh dengan riwayat-riwayat Israiliyyat&lt;br /&gt;yang batil yang tidak berdasarkan kepada sanad yang sahih.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1371000015272472145-68917090216073086?l=amma06.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://amma06.blogspot.com/feeds/68917090216073086/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1371000015272472145&amp;postID=68917090216073086' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/68917090216073086'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1371000015272472145/posts/default/68917090216073086'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://amma06.blogspot.com/2009/07/makna-israiliyyat.html' title='makna Israiliyyat'/><author><name>muhammad al Idsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15114300583919009618</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_5U0PVffWfOw/SY2Uf1iBkPI/AAAAAAAAAQ0/74XOnOO9Y98/S220/Aang.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1371000015272472145.post-989424453846580101</id><published>2009-07-12T18:55:00.000+07:00</published><updated>2009-07-12T18:56:27.635+07:00</updated><title type='text'>makna Israiliyyat dalam Kitab Tafsir Anwar Baidhawi</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Israiliyyat dalam Kitab TaIfSsLirA A-MnIwYaYrA -BTa 2id6h(a2w) (i2004): 23 - 37 23&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MAZLAN IBRAHIM&lt;br /&gt;AHMED KAMEL MOHAMAD&lt;br /&gt;ABSTRAK&lt;br /&gt;Islam merupakan agama yang syumul merangkumi seluruh aspek kehidupan&lt;br /&gt;manusia. Sejajar dengan itu, al-Quran diturunkan sebagai kitabullah yang&lt;br /&gt;mempunyai panduan dan hidayah kepada seluruh umat manusia lengkap&lt;br /&gt;dengan segala isi kandungannya sama ada dari segi akidah, ibadah,&lt;br /&gt;perundangan, akhlak, sejarah dan sebagainya. al-Quran dinukilkan secara&lt;br /&gt;mutawatir dan merupakan kitab yang sentiasa dipelihara isi kandungannya&lt;br /&gt;oleh Allah (s.w.t.) daripada diseleweng oleh musuh Allah (s.w.t.). Namun begitu&lt;br /&gt;tidak dinafikan bahawa terdapat sesetengah para pentafsir dahulu atau masa&lt;br /&gt;kini memasukkan beberapa unsur-unsur Israiliyyat di dalam pentafsiran&lt;br /&gt;mereka. Unsur ini banyak dikesan terutamanya dalam menggambarkan perihal&lt;br /&gt;cerita-cerita para nabi dan rasul, dan faktor ini adalah antara penyebab&lt;br /&gt;berlakunya kelemahan dalam Tafsir Ma’thur. Kajian ini cuba menganalisis&lt;br /&gt;kitab tafsir Melayu lama karangan Syeikh Abd. Al-Rauf bin Ali al-Fansuri al-&lt;br /&gt;Singkili, yang merupakan antara kitab-kitab tafsir berbahasa Melayu yang&lt;br /&gt;dipelajari di surau-surau serta pondok-pondok bukan sahaja di Indonesia&lt;br /&gt;bahkan juga di Malaysia. Kajian ini akan menjelaskan tentang biodata&lt;br /&gt;pengarang terlebih dahulu, dan kemudiannya diikuti dengan pengenalan&lt;br /&gt;kitab dan terakhir ialah analisa terhadap riwayat-riwayat Israiliyyat yang&lt;br /&gt;terdapat di dalamnya. Selayaknya kitab ini diberi perhatian dan penumpuan&lt;br /&gt;bagi menilai sama ada ia juga dipengaruhi oleh riwayat-riwayat Israiliyyat&lt;br /&gt;ataupun tidak. Semoga masyarakat yang cintakan al-Quran mampu mendalami&lt;br /&gt;tafsiran-tafsirannya tanpa terpengaruh dengan riwayat-riwayat Israiliyyat&lt;br /&gt;yang batil yang tidak berdasarkan kepada sanad yang sahih.&lt;br /&gt;ABSTRACT&lt;br /&gt;Islam is a perfect religion which is covered all aspects of human life. In respect&lt;br /&gt;to this, al-Quran as kitabullah has been revealed to all mankinds as a guideline&lt;br /&gt;in their life which is cover the aspect of aqidah, ibadah, law, akhlaq, history and&lt;br /&gt;others. Al-Quran is revealed through mutawatir method and is guaranteed by&lt;br /&gt;Allah Almighty from any amendments. However there is exist the mufassiruun&lt;br /&gt;who has moulded their interpretations with Israiliyyat. These elements are&lt;br /&gt;used whenever the mufassiruun explains about the story of the prophets. As a&lt;br /&gt;result of these, the Tafsir Ma’thur is considered very weak. Therefore this&lt;br /&gt;24 Isla-miyya-t 26(2)&lt;br /&gt;article will analyse one of the well-known tafsir which is written in Malay by&lt;br /&gt;Syeikh Abd. al-Rauf bin Ali al-Fansuri al-Singkili namely Tafsir Anwar&lt;br /&gt;Baidhawi. This tafsir is widely circulated among the students in Indonesia’s&lt;br /&gt;and Malaysia’s pondok. The discussion of this book will be devided into
